26.7 C
Jakarta
Sabtu, Mei 9, 2026

Latest Posts

Sukabumi Dorong Lulusan Siap Kerja Global, PASIM Perkuat Pelatihan dan Migrant Center

Wartain.com || Upaya menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompetitif di pasar kerja global terus diperkuat di Kota Sukabumi. Hal ini terlihat dalam kunjungan kerja Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Afriansyah Noor, ke SMK PASIM Sukabumi Go Global, yang didampingi langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, Sabtu (17/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula SMK PASIM tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Universitas Nasional PASIM dan Kementerian Ketenagakerjaan RI, peresmian PASIM Training Center, serta penguatan peran Migrant Center sebagai pusat pelatihan dan penyiapan tenaga kerja berstandar internasional.

Dalam pemaparannya, Yayasan PASIM menyebutkan bahwa lulusan dan peserta program penempatan kerja telah terserap di berbagai negara, mulai dari Jepang, Jerman, dan kawasan Eropa, hingga Turki serta sejumlah negara di Timur Tengah. Program tersebut menjadi bagian dari Migrant Center Kemnaker dan KP2MI yang menitikberatkan pada peningkatan kompetensi, pelatihan terstandar, serta perlindungan pekerja migran Indonesia.

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan bahwa penguatan kualitas tenaga kerja menjadi strategi utama Pemerintah Kota Sukabumi dalam menekan angka pengangguran. Menurutnya, keberadaan PASIM memberikan kontribusi nyata dalam menjembatani kebutuhan dunia kerja dengan kesiapan lulusan.

“PASIM hadir bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menyiapkan tenaga kerja terlatih dan siap bersaing, baik di dalam maupun luar negeri,” ujar Ayep Zaki.

Ia menambahkan, keterbatasan sektor industri di Kota Sukabumi menuntut adanya terobosan melalui kerja sama regional dan program kerja migran yang legal, terlatih, serta terlindungi oleh regulasi.

Sementara itu, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menekankan pentingnya keberlanjutan program pasca-penandatanganan MoU. Ia mengingatkan agar kerja sama tersebut diterjemahkan ke dalam program konkret yang berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja.

Wamenaker juga menyampaikan arahan Presiden RI agar dunia pendidikan memperkuat penguasaan sains, teknologi, engineering, dan matematika (STEM) sebagai fondasi mencetak tenaga kerja profesional di sektor formal, termasuk manufaktur, hospitality, dan industri jasa.

“Perubahan pola pikir generasi muda menjadi kunci dalam menghadapi bonus demografi. PASIM hadir sebagai institusi pendidikan yang memiliki kapasitas dan inovasi untuk mendukung agenda nasional penurunan pengangguran,” ucapnya

Melalui kolaborasi erat antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan lembaga pendidikan, program pelatihan dan penempatan tenaga kerja diharapkan mampu berjalan berkelanjutan serta memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kualitas SDM dan pertumbuhan ekonomi Kota Sukabumi.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.