Wartain.com || Aparat gabungan menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi, Kelurahan Nyomplong, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Senin (6/4/2026). Kegiatan ini melibatkan unsur TNI, Polri, serta Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sukabumi.
Petugas dari Koramil 0607-07 Warudoyong, Polsek Warudoyong, dan BNNK Sukabumi melakukan pemeriksaan menyeluruh di blok hunian warga binaan. Razia difokuskan pada upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di dalam lapas.
Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, menjelaskan bahwa pelaksanaan sidak dilakukan dengan pendekatan humanis namun tetap tegas sesuai prosedur.
“Seluruh blok hunian kami periksa secara menyeluruh dengan tetap mengedepankan profesionalitas dan standar operasional yang berlaku,” ujarnya.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak semestinya berada di dalam lapas. Di antaranya perangkat elektronik, benda berbahan logam, serta barang lain yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan. Semua barang tersebut telah diamankan untuk proses pendataan dan penindakan lebih lanjut.
Selain razia, kegiatan juga diisi dengan tes urine yang dilakukan oleh BNNK Sukabumi. Sebanyak 105 warga binaan dan 35 pegawai lapas menjalani pemeriksaan tersebut.
“Hasilnya, seluruh yang diperiksa dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika,” kata Budi.
Ia menegaskan, barang-barang hasil temuan akan dimusnahkan sesuai ketentuan yang berlaku. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif untuk menjaga kondisi lapas tetap aman dan kondusif.
“Ini adalah upaya deteksi dini agar potensi gangguan keamanan bisa dicegah sejak awal. Sekaligus bentuk komitmen kami mendukung program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tahun 2026,” jelasnya.
Budi menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah konsisten dalam mewujudkan lingkungan lapas yang bersih dari peredaran narkoba.
Sidak ini juga dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, sekaligus menjadi momentum memperkuat pengawasan dan pembinaan di dalam lapas.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
