Wartain.com – Kejutan besar mewarnai hari ketiga turnamen bulu tangkis bergengsi Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Pasangan ganda putra non-unggulan Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, secara luar biasa sukses menumbangkan ganda putra utama Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.
Tidak tanggung-tanggung, Raymond/Nikolaus mengandaskan perlawanan Aaron Chia/Soh Wooi Yik yang merupakan unggulan kedua turnamen ini lewat permainan dua gim langsung (straight game). Pasangan muda masa depan Indonesia ini menang dengan skor meyakinkan yang kembar, yakni 21-14 dan 21-14, untuk mengamankan tiket perempat final.
Sejak awal gim pertama dimulai, Raymond/Nikolaus tampil tanpa beban dan langsung menerapkan skema permainan menekan. Kombinasi bola-bola cepat di depan net dari Nikolaus serta kejelian Raymond dalam mengeksekusi peluang di lini belakang berhasil membuat pertahanan Aaron/Soh kedodoran dan frustrasi.
Kekalahan Aaron Chia/Soh Wooi Yik, yang merupakan mantan Juara Dunia 2022 dan peraih medali olimpiade, menjadi salah satu upset terbesar dalam turnamen ini. Keberhasilan Raymond/Nikolaus meredam ganda top dunia tersebut membuktikan bahwa regenerasi sektor ganda putra Indonesia berjalan dengan sangat baik di bawah naungan PBSI.
Kunci kemenangan telak ini diakui Raymond/Nikolaus berasal dari kedisiplinan menjaga area pertahanan serta keberanian melemparkan pukulan spekulatif yang mengejutkan lawan. Atmosfer Istora Senayan yang bergemuruh riuh juga diakui sempat membuat lawan gugup dan banyak melakukan kesalahan elementer.
Gelaran Polytron Indonesia Open 2026 sendiri merupakan turnamen BWF World Tour dengan level tertinggi, yakni Super 1000, yang berlangsung pada 2–7 Juni 2026. Berkat kemenangan sensasional ini, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin akan menantang wakil tangguh lainnya di babak 8 besar pada Jumat (5/6/2026) demi memperebutkan tiket ke semifinal.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Yosep)
