26.7 C
Jakarta
Kamis, Juni 4, 2026

Latest Posts

Ganda Putra Indonesia Rontok di Hari Kedua Polytron Indonesia Open 2026, Fajar/Fikri Kaget Dihajar China

Raymond/Joaquin & Sabar/Reza Jadi Sisa Harapan Merah Putih di Istora Senayan

Wartain.com – Hari kedua Polytron Indonesia Open 2026, Rabu 3/6/2026, jadi hari berat buat ganda putra Indonesia. Istora Senayan yang biasanya jadi kandang, malah jadi saksi gugurnya para andalan satu per satu.

Dari 10 wakil Indonesia yang main, cuma 4 yang lolos. Sisa 6 langsung pulang. Yang paling bikin kaget: Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Pasangan ranking 2 dunia yang baru naik pekan ini, tumbang di babak awal.

Fajar/Fikri kalah telak dari ganda pelapis China Chen Bo Yang/Liu Yi 13-21, 14-21. Pola main taktis mereka nggak keluar. Malah banyak error sendiri, bola kebuang sia-sia. Defense rapat China bikin mereka buntu.

Fajar minta maaf ke suporter. “Terima kasih untuk yang sudah dukung kami. Mohon maaf kami belum bisa maju ke babak selanjutnya,” ucapnya di mixed zone Istora.

Dia juga angkat topi buat lawan. “Lawan bermain sangat siap sekali, sangat baik. Mereka menjalankan pola permainan defense balik serang dan mempunyai pertahanan sangat rapat,” imbuh Fajar. China emang datang dengan strategi matang.

Tumbangnya Fajar/Fikri bikin ganda putra Indonesia kehilangan tumpuan utama. Sebelumnya 3 pasangan lain juga sudah kandas: Leo/Daniel, Rahmat/Rian Ardianto, dan Devin/Ali Faathir. Praktis lumbung poin merah putih jebol.

Beruntung, masih ada junior yang nyala. Raymond Indra/Nikolaus Joaquin jadi penyejuk. Mereka main lepas tanpa beban, hajar pasangan Jepang Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi 21-9, 21-13. Dua gim langsung, skor telak.

Gaya Raymond/Joaquin emang menggebu. Serangan deras, nggak takut mati. Mungkin karena nggak ada beban “senior harus menang”. Hasilnya malah lebih enteng.

Nikolaus Joaquin santai nanggepin situasi. “Tersisa dua atau berapa sih saya nggak mau terlalu memikirkan. Sekarang bagaimana caranya menampilkan permainan terbaik,” katanya. Fokus ke lapangan, bukan drama.

“Intinya mau dinikmati saja setiap pertandingannya. Saya bersama Raymond juga mau membuktikan kalau ganda putra Indonesia masih bisa bersaing di sini,” tegas Joaquin. Mental juara mulai kebentuk.

Satu lagi harapan tersisa: Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani. Mereka ikut melaju ke 16 besar, nemenin Raymond/Joaquin. Jadi tinggal 2 pasangan yang bawa nama ganda putra Indonesia.

PR besar buat PBSI + pelatih. Evaluasi pola main Fajar/Fikri dan senior lain wajib cepat. Kalau Raymond/Joaquin + Sabar/Reza bisa tembus jauh, minimal harga diri ganda putra Indonesia di Polytron Open tetap terjaga. Istora nunggu kejutan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.