26.7 C
Jakarta
Minggu, Juni 14, 2026

Latest Posts

AS dan Iran Capai Kesepakatan Lisan, Selat Hormuz Dibuka dan Sanksi Minyak Dilonggarkan

Wartain.com – Amerika Serikat dan Iran dilaporkan mencapai kesepakatan lisan untuk mengakhiri perang yang berlangsung beberapa bulan terakhir. Rancangan kesepakatan yang diperoleh Reuters mencakup pembukaan aset miliaran dolar Teheran, pelonggaran sanksi minyak, dan dibukanya kembali Selat Hormuz.

Dalam draf nota kesepahaman, AS akan mulai membuka akses terhadap miliaran dolar aset Iran yang selama ini dibekukan. Washington juga akan memberikan pelonggaran sanksi ekspor minyak Teheran sebagai langkah awal pencairan hubungan.

Sebagai imbalannya, Iran setuju membuka kembali Selat Hormuz. Selat strategis itu ditutup Iran setelah serangan AS dan Israel pada Februari lalu. Komando Pusat AS CENTCOM memastikan jalur pelayaran komersial di kawasan tersebut tetap terbuka.

Kedua negara juga sepakat menghentikan blokade. AS akan menghentikan blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Iran membuka kembali akses Selat Hormuz yang vital bagi 20% pasokan minyak dunia.

Isu nuklir menjadi agenda lanjutan. Program nuklir Iran akan dibahas dalam masa negosiasi 60 hari ke depan. Washington menuntut pembongkaran program nuklir dan pemusnahan cadangan uranium yang telah diperkaya tinggi.

Iran menolak tuntutan itu. Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi menegaskan Teheran hanya ingin mempertahankan uranium dalam bentuk yang telah diencerkan. “Iran adalah pemenang perang dengan AS,” kata Araqchi kepada televisi pemerintah Iran.

Pakistan disebut berperan sebagai mediator perundingan. Negara tersebut memfasilitasi komunikasi langsung antara delegasi AS dan Iran hingga mencapai rancangan teks perjanjian yang disetujui kedua pihak.

Seorang pejabat senior AS menyatakan kesepakatan memenuhi tujuan utama Presiden Donald Trump. “Kesepakatan ini memenuhi tujuan utama Presiden Trump dan menempatkan negosiasi pada posisi yang sangat baik,” ujarnya kepada Reuters.

Penandatanganan awal ditargetkan paling cepat Minggu 14/6/2026. Jenewa, Swiss, disebut sebagai lokasi paling mungkin. Pejabat AS yang enggan disebut nama memastikan kedua pihak sudah menyetujui teks dan berharap kesepakatan awal ditandatangani dalam beberapa hari ke depan.

Meski diplomatik berjalan maju, ketegangan militer belum mereda. Reuters melaporkan pasukan AS menembak jatuh sejumlah drone bunuh diri Iran yang terbang menuju Selat Hormuz. Drone dinilai mengancam lalu lintas pelayaran komersial.

Kabar kesepakatan disambut positif pasar global. Harga minyak mentah Brent turun lebih dari 3 persen ke level terendah hampir dua bulan. Bursa saham dunia menguat seiring harapan berakhirnya konflik di Teluk.

Israel menyatakan tidak terlibat. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menegaskan negaranya tidak akan menjadi bagian dari kesepakatan. Israel juga mempertahankan kebebasan bertindak terhadap ancaman yang dianggap membahayakan keamanannya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.