Wartain.com – Duka menyelimuti keluarga dan warga Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, setelah seorang penjual sayur keliling bernama Asep Yusuf (50) meninggal dunia akibat tertabrak kereta api, Minggu (14/6/2026) sore.
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB di jalur rel kereta api kawasan Kampung Cijambe, Desa Kompa, tepatnya di belakang Perumahan BMI. Saat kejadian, korban diduga tengah berjalan pulang usai beraktivitas mencari nafkah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kereta api yang melintas saat itu bergerak dari arah Bogor menuju Sukabumi. Korban yang berada di sekitar rel diduga tidak menyadari datangnya kereta hingga akhirnya tertabrak.
Ketua RT 01 RW 05 Desa Bojongkokosan, Ruli, mengaku langsung mendatangi lokasi setelah menerima kabar dari warga. Ia membenarkan bahwa korban merupakan salah satu warganya yang dikenal sebagai pedagang sayur keliling.
“Saya mendapat informasi melalui telepon dan langsung menuju lokasi. Korban merupakan warga kami yang sehari-hari berjualan sayuran dari kampung ke kampung,” ujarnya.
Kepergian Asep Yusuf meninggalkan kesedihan mendalam bagi warga sekitar. Ketua RW setempat, Asep, mengenang korban sebagai sosok pekerja keras yang selama ini berjuang memenuhi kebutuhan keluarganya.
Menurutnya, sebelum berjualan sayur, korban juga pernah menekuni berbagai pekerjaan lain untuk mencari penghasilan, termasuk menjajakan mainan anak-anak ke sekolah dan lembaga pendidikan usia dini.
“Beliau dikenal rajin bekerja dan selalu berusaha mencari nafkah untuk keluarganya. Apa pun pekerjaan yang bisa dilakukan, dijalani dengan sungguh-sungguh,” kata Asep.
Sejumlah warga menduga korban tidak mendengar suara peringatan dari kereta api yang melintas karena mengalami gangguan pendengaran. Kondisi tersebut disebut telah dialami korban dalam beberapa waktu terakhir.
“Pendengarannya memang kurang baik, jadi kemungkinan tidak menyadari ada kereta yang datang,” ujar salah seorang warga.
Usai kejadian, petugas bersama warga segera melakukan evakuasi terhadap korban. Jenazah kemudian dibawa untuk penanganan lebih lanjut, sementara pihak berwenang melakukan pendataan dan penyelidikan terkait peristiwa tersebut.
Kejadian ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya kehati-hatian saat berada di sekitar jalur rel kereta api. Masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan kondisi sekitar dan memastikan tidak ada kereta yang melintas sebelum menyeberang atau beraktivitas di dekat rel guna menghindari terjadinya kecelakaan serupa.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
