26.7 C
Jakarta
Sabtu, Juni 20, 2026

Latest Posts

PT Amerta Indah Otsuka dan TNGHS Perkuat Konservasi, 3.500 Pohon Endemik Akan Ditanam di Halimun Salak

Wartain.com – Upaya pelestarian lingkungan kembali mendapat dukungan dari sektor swasta. PT Amerta Indah Otsuka bersama Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) menjalin kerja sama strategis dalam rangka rehabilitasi ekosistem kawasan konservasi, perlindungan satwa liar, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar taman nasional.

Kolaborasi tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antara dunia usaha dan pengelola kawasan konservasi dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam sekaligus memperkuat fungsi ekologis hutan yang memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat.

Board of Director PT Amerta Indah Otsuka, Sudarmadi Widodo, menyampaikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari komitmen perusahaan yang terus dijalankan secara berkelanjutan. Menurutnya, keberlangsungan hidup manusia sangat bergantung pada kondisi lingkungan yang sehat dan terjaga.

“Pelestarian lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha. Kawasan konservasi yang terjaga akan memberikan manfaat besar bagi generasi saat ini maupun masa depan,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026).

Kerja sama antara PT Amerta Indah Otsuka dan TNGHS bukanlah hal baru. Sebelumnya, melalui Program Satu Hati yang berlangsung pada periode 2012 hingga 2019, perusahaan telah berkontribusi dalam penanaman dan adopsi lebih dari 28 ribu pohon di kawasan TNGHS dengan tingkat keberhasilan tumbuh yang tinggi.

Sebagai kelanjutan dari program tersebut, PT Amerta Indah Otsuka kembali menyalurkan dukungan pendanaan sebesar Rp371 juta untuk periode 2026–2029. Dana tersebut akan digunakan untuk rehabilitasi kawasan konservasi seluas 4,9 hektare yang berada di Blok Cisaat.

Pada tahap awal pelaksanaan program, sebanyak 3.500 pohon endemik akan ditanam, di antaranya jenis puspa dan rasamala yang dikenal memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan pegunungan.

Tak hanya fokus pada penghijauan, kerja sama ini juga diarahkan untuk mendukung pelestarian keanekaragaman hayati. Upaya tersebut mencakup perlindungan habitat satwa langka yang hidup di kawasan TNGHS, seperti Macan Tutul Jawa dan Elang Jawa yang menjadi simbol penting konservasi di Indonesia.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan kualitas ekosistem hutan di kawasan Gunung Halimun Salak semakin terjaga, sekaligus memberikan manfaat ekologis dan sosial bagi masyarakat sekitar secara berkelanjutan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.