26.7 C
Jakarta
Selasa, Juni 23, 2026

Latest Posts

Isu Pelayanan Berbelit dan Tak Gratis, Dirut RSUD Al-Mulk Sukabumi: itu Tidak Benar

Bisnisnews.net  – RSUD Al-Mulk di Jalan Pelabuhan 2 Km 6, Lembursitu, kembali disorot warga. Tiga isu utama muncul ke permukaan: pelayanan tidak optimal, proses berbelit-belit, dan layanan yang dulunya gratis kini berbayar.

Rumah sakit tipe D Pratama yang diresmikan Januari 2015 itu langsung buka suara. Direktur Utama dr. Deni Purnama yang baru enam bulan menjabat membantah semua tuduhan. Ia justru memaparkan sejumlah capaian selama masa kepemimpinannya.

“Isu yang beredar itu tidak benar. Justru kami terus berusaha meningkatkan kualitas pelayanan, dan hasilnya sudah terlihat nyata,” tegas dr. Deni Purnama saat ditemui di kantornya, Senin 21/06/2026.

Salah satu bukti perbaikan, menurut dr. Deni, adalah naiknya skor kepercayaan masyarakat. Indeks kepuasan pasien RSUD Al-Mulk naik dari 4,1 menjadi 5. Kenaikan itu dinilai mencerminkan perubahan nyata di lapangan.

Prestasi lain yang dibanggakan RSUD Al-Mulk adalah penghargaan Public Service of the Year tingkat Jawa Barat dari Markplus Institute. Penghargaan ini diberikan untuk layanan publik yang dinilai inovatif dan berdampak.

RSUD Al-Mulk juga mengapresiasi capaian Pemerintah Kota Sukabumi yang meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP 12 kali berturut-turut. Menurut dr. Deni, penghargaan itu jadi cermin tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel, termasuk di rumah sakit milik Pemkot.

Isu paling sensitif adalah dugaan layanan sudah tidak gratis. dr. Deni meluruskan: warga Kota Sukabumi masih mendapat layanan kesehatan gratis yang ditanggung penuh oleh Pemkot Sukabumi.

Untuk memangkas antrean dan birokrasi, RSUD Al-Mulk meluncurkan Program CETEC. Pasien cukup melakukan rekapitulasi data dengan menunjukkan e-KTP dan Kartu Keluarga. Petugas akan mencatat dan memverifikasi data secara cepat.

“Dengan inovasi CETEC ini, kami ingin memangkas birokrasi dan mempermudah warga. Jadi anggapan bahwa kami terlalu birokratis atau layanan sudah berbayar itu sama sekali tidak benar,” kata dr. Deni.

Melalui CETEC, warga yang berhak atas jaminan kesehatan pemerintah bisa langsung dilayani tanpa biaya tambahan. Sistem ini dibuat untuk memotong rantai administrasi yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

dr. Deni menegaskan RSUD Al-Mulk terus berbenah di berbagai lini. Layanan medis dasar dan penunjang tetap beroperasi, sambil menjaga standar mutu dan keselamatan pasien sesuai regulasi Kementerian Kesehatan.

“Kami terus berbenah dan berprestasi demi kesehatan masyarakat Sukabumi,” pungkas dr. Deni. Hingga kini, manajemen RSUD Al-Mulk fokus menjaga kepercayaan publik yang disebutnya sudah pulih dan meningkat.***

Editor : Aab Abdul Malik

(DH)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.