26.7 C
Jakarta
Minggu, Juni 28, 2026

Latest Posts

HMI Sukabumi Cetak Kader Kritis-Adaptif, KAHMI Siap Kawal Perjuangan Daerah

Oleh: Ferry Gustaman/Koordinator Presidium MD KAHMI Sukabumi

Wartain.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) terus meneguhkan jati dirinya sebagai kawah candradimuka kader kritis dan adaptif. Nilai itu ditanamkan sejak Basic Training Batra, yang memancing nalar rasional setiap kader untuk peka terhadap kondisi sosial, keagamaan, dan politik.

Sejak latihan dasar, kader HMI digembleng berpikir kritis dan rasional. Pembiasaan ini membuat kader HMI “gerah” melihat persoalan di sekitarnya, terutama yang menyangkut keadilan sosial dan moralitas umat.

Setiap gerak langkah kader HMI berpedoman pada Nilai-nilai Dasar Perjuangan (NDP). NDP menjadi pisau analisis pergerakan, sehingga setiap ucapan, perbuatan, dan kebijakan harus selaras dengan nilai dasar tersebut.

Dalam konteks ke-Sukabumi-an, nalar kritis kader dituntut lebih sensitif. Kabupaten Sukabumi sebagai wilayah terluas se-Jawa Bali memiliki kompleksitas masalah sosial yang harus dibaca dengan tepat.

Salah satu fenomena yang disorot adalah maraknya peredaran obat-obatan terlarang. HMI minimal menjaga anggotanya agar tidak terjerumus, sekaligus menyebarluaskan dakwah anti-narkoba di tengah masyarakat.

Selain itu, kader HMI juga dituntut mencegah dan mendukung gerakan anti-LGBT serta perilaku lain yang tidak sesuai ajaran Islam. Sikap ini lahir dari kesadaran menjaga moralitas umat sesuai NDP.

Dengan luas wilayah dan potensi besarnya, kader HMI Sukabumi didorong mengisi setiap lini pembangunan. Melalui pelatihan-pelatihan, HMI menyiapkan kader siap memimpin daerah, memimpin umat, dan menjaga moral publik.

Semangat “Sukabumi Mubarokah” menjadi jargon pengikat. Sinergitas HMI dengan berbagai elemen dinilai penting sebagai salah satu penopang pembangunan Kabupaten Sukabumi ke depan.

Mengutip pemikiran Cak Nur, HMI harus berperan sebagai oposisi loyalis. Artinya, HMI menjadi mitra kritis pemerintah: mendukung kebijakan yang pro rakyat, dan bersikap kritis terhadap kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat.

Peran adaptif juga ditekankan dalam konteks perkaderan internal maupun eksternal. Kader dituntut fleksibel menghadapi perubahan zaman tanpa meninggalkan identitas dan nilai dasar perjuangan.

Sebagai alumni HMI sekaligus Koordinator Presidium Majelis Daerah KAHMI Sukabumi, saya ucapkan selamat atas pelantikan adik-adik HMI Cabang Sukabumi. Ini awal tanggung jawab baru untuk bergerak nyata.

Tugas alumni melalui KAHMI adalah mengawal setiap langkah kebijakan adik-adik. Mari bergerak adaptif, kritis, dan solutif. Dengan begitu HMI-KAHMI Sukabumi akan terus relevan mengisi pembangunan dan menjaga marwah umat.***

Yakin Usaha Sampai.

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.