Wartain.com – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya dalam mendukung rencana pembangunan Bumi Perkemahan (Buper) terbesar di Kabupaten Sukabumi yang berlokasi di Kampung Halimun, Desa Warungkiara, Kecamatan Warungkiara. Saat ini proyek tersebut masih memasuki tahap survei pendahuluan.
Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, mengatakan pihaknya turut serta dalam survei lapangan di kawasan Situ Halimun, Desa Warungkiara, pada Jumat (10/7/2026). Survei tersebut dilakukan bersama Dinas Pertanahan dan Tata Ruang serta tim Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kabupaten Sukabumi.
Menurut Uus, kegiatan survei tahap awal ini difokuskan pada pengecekan titik koordinat lahan yang akan digunakan. Hal ini penting untuk memastikan batas dan kesesuaian peruntukan lahan sebelum masuk ke tahap perencanaan lebih lanjut.
Dalam rencana awal, total luas area yang saat ini merupakan bagian dari lahan HGU PT. Sugih Mukti mencapai 10 hektar. Dari luasan tersebut, 5 hektar akan diperuntukkan sebagai Bumi Perkemahan, dan 5 hektar lainnya dikembangkan menjadi areal wisata.
“Keterlibatan Dinas PU dalam kegiatan persiapan bumi perkemahan ini berkaitan dengan akses jalan kabupaten menuju lokasi,” ujar Uus Pirdaus. Pihaknya akan memastikan infrastruktur jalan penunjang dapat mendukung aktivitas perkemahan dan wisata nantinya.
Pembangunan Buper di Kampung Halimun diharapkan menjadi pusat kegiatan kepramukaan terbesar di Sukabumi. Lokasinya yang berada di kawasan Situ Halimun juga dinilai potensial untuk pengembangan wisata alam dan edukasi lingkungan.
Dengan konsep dual fungsi, yakni perkemahan dan wisata, pemerintah daerah menargetkan lokasi ini dapat menarik minat pelajar, organisasi, hingga wisatawan umum. Diharapkan dapat menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar Desa Warungkiara.
Dinas PU akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan kajian teknis jalan, drainase, dan fasilitas dasar lainnya. Penataan akses menjadi prioritas agar pengunjung dapat menjangkau lokasi dengan aman dan nyaman.
Sementara itu, Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Sukabumi menyambut baik rencana ini. Buper baru diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan karakter generasi muda sekaligus pusat kegiatan daerah.
Tahap selanjutnya setelah survei pendahuluan adalah penyusunan masterplan, pembebasan atau perjanjian pemanfaatan lahan, dan perencanaan detail teknis oleh tim gabungan.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap pembangunan ini dapat berjalan lancar dan menjadi contoh sinergi antara pemerintah, dunia usaha melalui HGU PT. Sugih Mukti, dan organisasi kemasyarakatan seperti Pramuka.
Untuk saat ini, masyarakat diimbau bersabar hingga seluruh proses administrasi dan perencanaan selesai. Dinas PU memastikan akan terus memantau perkembangan pembangunan infrastruktur pendukung Buper Kampung Halimun.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Dul)
