Wartain.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Hal tersebut ditandai dengan keikutsertaan Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, SH., MM., dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penyediaan Lahan KDKMP yang diselenggarakan secara virtual oleh Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jumat (31/7/2026), dari Pendopo Sukabumi.
Rapat koordinasi tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil pembahasan pada tingkat kementerian sekaligus menjadi forum evaluasi dan pemantauan terhadap implementasi Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh wilayah Indonesia.
Program KDKMP sendiri merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dijalankan pemerintah berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 117 Tahun 2025. Program ini diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan koperasi yang didukung oleh sarana dan prasarana memadai, termasuk ketersediaan lahan.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Fasilitasi Perencanaan, Keuangan, dan Aset Pemerintahan Desa Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Dr. Bahri, S.STP., M.Si., mengungkapkan bahwa pemerintah menargetkan pembentukan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.
Menurutnya, operasional tahap awal telah dimulai dengan peluncuran 1.061 koperasi oleh Presiden di Desa Melawak, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur. Setelah peluncuran tersebut, pemerintah daerah diharapkan segera menuntaskan berbagai persiapan, terutama terkait penyediaan lahan sebagai salah satu aspek penting dalam pengembangan koperasi.
Melalui rakor ini, pemerintah pusat kembali menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan agar pelaksanaan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dapat berjalan efektif, tepat sasaran, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat desa di seluruh Indonesia.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Intan)
