Wartain.com – Rasa cemas dan harapan menyelimuti kalangan jurnalis di Sukabumi menyusul hilangnya lima jurnalis bersama tiga kru kapal di Perairan Selat Sunda saat menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau.
Sebagai bentuk solidaritas terhadap rekan seprofesi, puluhan jurnalis di Sukabumi menggelar doa bersama di Halaman Gedung Juang ’45, Kota Sukabumi, Jumat (11/9/2026). Doa bersama digelar untuk mendoakan keselamatan para korban yang hingga kini masih dalam pencarian.
Ketua IJTI Korda Sukabumi Raya, Apit Haeruman, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan moral sekaligus doa dari insan pers di Sukabumi bagi para jurnalis dan kru kapal yang hilang serta keluarga yang tengah menanti kabar.
«“Kami dari teman-teman jurnalis Sukabumi, PWI, IJTI, dan AJI, juga beberapa insan pers melakukan doa bersama dan ada menyalakan lilin juga sebagai bentuk harapan kita jurnalis yang sedang bertugas melakukan peliputan di bencana alam erupsi Gunung Anak Krakatau,” ucap Apit.»
Menurutnya, para jurnalis Sukabumi berharap proses pencarian yang dilakukan tim SAR dapat segera menemukan seluruh korban dalam kondisi selamat.
«“Mudah-mudahan mereka masih diberikan keselamatan dan ada harapan bisa kembali ke rumah karena kita tahu bahwa hari ini erupsi Gunung Anak Krakatau masih terjadi. Semoga tim SAR berhasil menemukan mereka dalam kondisi selamat,” ucapnya.»
Peristiwa tersebut turut menjadi perhatian serius bagi insan pers, mengingat para jurnalis menjalankan tugas di tengah situasi bencana untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Doa bersama tersebut menjadi wujud solidaritas sekaligus pengingat bahwa tugas jurnalistik di lapangan memiliki risiko keselamatan yang tidak ringan.
Para jurnalis Sukabumi pun berharap lima jurnalis dan tiga kru kapal yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan dan kembali berkumpul bersama keluarga.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
