Wartain.com || Seorang pelukis asal Sukabumi, Edwin Do, melelang karya lukis berjudul Bangkit dari Arus sebagai bentuk kepedulian terhadap korban banjir di Aceh, Sumatra. Lukisan tersebut berhasil dilelang dengan nilai Rp5 juta dan seluruh hasilnya akan disalurkan untuk membantu para korban bencana.
Edwin menjelaskan, lukisan tersebut dibuat sebagai respons atas peristiwa banjir yang melanda Aceh. Ia mengaku tergerak untuk menghadirkan karya seni yang tidak hanya bersifat estetis, tetapi juga memiliki dampak sosial. “Saya ingin membuat karya yang merespons peristiwa yang sedang terjadi dan bisa bermanfaat bagi sesama,” ujarnya, Minggu (21/12/2025).
Proses pembuatan lukisan Bangkit dari Arus memakan waktu selama tiga hari. Dalam karya tersebut, Edwin menghadirkan simbol sebuah tangan yang mengarah ke atas sebagai lambang harapan dan semangat untuk bangkit di tengah situasi sulit. Menurutnya, simbol tersebut menggambarkan keyakinan bahwa harapan tidak akan pernah hilang meski diterpa bencana.
Gagasan untuk melelang lukisan tersebut muncul setelah Edwin berdiskusi dengan rekannya, Andika. Dari diskusi itu, muncul kesepakatan untuk menjadikan karya seni sebagai media penggalangan bantuan bagi korban banjir. Edwin berharap langkah ini dapat mendorong seniman lain, khususnya di Sukabumi, untuk ikut berkontribusi melalui karya masing-masing.
Lelang lukisan Bangkit dari Arus dilaksanakan secara daring selama 2×24 jam. Lelang dibuka dengan harga awal Rp500 ribu, dengan kenaikan penawaran minimal Rp500 ribu. Hingga penutupan lelang, lukisan tersebut terjual dengan nilai Rp5 juta.
Edwin menegaskan, seluruh hasil lelang akan disalurkan kepada korban banjir di Aceh melalui lembaga yang terpercaya. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana sekaligus menjadi wujud solidaritas dari dunia seni terhadap sesama.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
