26.7 C
Jakarta
Sabtu, September 19, 2026

Latest Posts

Camat Ikhsan: Ngalongok Dulur di Lembur Hadirkan Beragam Pelayanan untuk Masyarakat

Wartain.com – Kecamatan Jampangtengah menjadi pit stop pertama dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 melalui program Ngalongok Dulur di Lembur 2026. Kegiatan dipusatkan di Alun-Alun Jampangtengah, Sabtu (19/9/2026).

Camat Jampangtengah Ikhsan Muchlis Sani mengatakan, kegiatan tersebut menghadirkan berbagai pelayanan publik dan kegiatan sosial yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini kita laksanakan kegiatan Ngalongok Dulur di Lembur 2026, pit stop Alun-Alun Jampangtengah,” ujar Ikhsan.

Menurutnya, salah satu kegiatan utama yang digelar adalah Festival Bonsai. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, pasar murah, pelayanan administrasi kependudukan, pelayanan keluarga berencana, kesehatan hewan, SIM Keliling hingga Samsat Keliling.

“Di Alun-Alun Jampangtengah kita melaksanakan kegiatan pertama Festival Bonsai. Kemudian juga ada pelayanan-pelayanan kepada masyarakat mulai dari cek kesehatan gratis, pasar murah, pelayanan dari Dukcapil, pelayanan KB, kesehatan hewan, dan juga ada SIM Keliling serta Samsat Keliling,” jelasnya.

Tak hanya pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga menyalurkan sejumlah bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut meliputi sembako, kursi roda, bantuan bagi anak-anak yang terindikasi stunting, bantuan sektor pertanian, serta bantuan kepada warga yang terdampak musibah kebakaran.

Ikhsan mengapresiasi kehadiran Bupati Sukabumi H. Asep Japar beserta jajaran, Forkopimda dan unsur terkait yang hadir secara langsung di tengah masyarakat Jampangtengah untuk membuka sekaligus meninjau pelaksanaan kegiatan.

Ia berharap Festival Bonsai dapat dilaksanakan secara rutin. Menurutnya, Jampangtengah memiliki potensi bonsai yang cukup besar untuk dikembangkan menjadi salah satu sektor industri kreatif.

“Kita berharap festival bonsai ini dilaksanakan rutin, karena memang ternyata Jampangtengah punya potensi terkait dengan bonsai ini menjadi salah satu industri kreatif yang potensial,” katanya.

Ikhsan menilai pengembangan bonsai tidak hanya dapat memperkenalkan potensi Jampangtengah dan Kabupaten Sukabumi secara lebih luas, tetapi juga berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi para petani dan pengrajin.

“Mudah-mudahan bisa lebih dikenal lagi oleh masyarakat luas, tidak hanya di Sukabumi, tentunya bisa dikenal secara nasional. Pada akhirnya masyarakat, para petani dan juga pengrajin bisa merasakan dampak ekonomi,” ungkapnya.

Penataan Alun-Alun Jampangtengah

Dalam kesempatan tersebut, Ikhsan juga menyambut baik informasi terkait rencana Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui perangkat daerah terkait untuk melanjutkan penataan Alun-Alun Jampangtengah.

Menurutnya, penataan tersebut diharapkan dapat semakin meningkatkan fungsi dan manfaat ruang publik bagi masyarakat.

“Kita mendengar informasi rencananya memang Pemda melalui Dinas PU akan melanjutkan penataan Alun-Alun Jampangtengah. Tentunya mudah-mudahan penataan ke depan bisa semakin menambah kemanfaatan area publik di Jampangtengah,” ujarnya.

Ia berharap pengembangan kawasan tersebut dapat mendukung berbagai aktivitas positif masyarakat, mulai dari olahraga, kegiatan perekonomian hingga aktivitas kreatif dan sosial lainnya.

“Penambahan dan penataan selanjutnya akan menambah bagaimana kemanfaatan aktivitas masyarakat di Jampangtengah. Masyarakat bisa beraktivitas mulai dari kegiatan olahraga, perekonomian, dan juga kegiatan karya lainnya,” pungkasnya.

Ikhsan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan Ngalongok Dulur di Lembur 2026 di Jampangtengah. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.***

Editor: Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.