Wartain.com – Warga dikejutkan dengan penemuan tengkorak dan tulang belulang manusia di aliran Sungai Cikole, kawasan perkebunan warga di Kampung Tangsel, RT 001/RW 001, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Minggu (27/9/2026) pagi.
Temuan tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 07.30 WIB oleh seorang warga bernama Epul. Saat itu, saksi tengah berada di sekitar aliran sungai yang kondisinya sedang kering.
Plt Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, IPDA Ade Ruli Bahtiarudin, mengatakan saksi kemudian melihat bagian tubuh manusia yang telah menjadi tengkorak dan tulang belulang di dasar sungai.
“Saat melihat adanya tengkorak dan tulang belulang manusia, saksi kemudian melaporkan temuan tersebut kepada pihak desa dan berkoordinasi dengan petugas piket siaga Polsek Sukalarang,” kata Ade.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan lokasi serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Dari keterangan salah seorang saksi, sekitar tiga bulan sebelum penemuan tersebut, sempat terlihat seorang perempuan yang diduga mengalami gangguan jiwa berkeliaran di sekitar kawasan perkebunan.
Perempuan tersebut disebut beberapa kali meminta makanan kepada petani dan warga yang berada di sekitar lokasi. Namun, setelah sekitar satu pekan, keberadaannya tidak lagi diketahui.
“Informasi dari saksi, sekitar tiga bulan sebelumnya memang sempat terlihat seorang perempuan yang diduga mengalami gangguan jiwa berada di sekitar perkebunan dan meminta makanan kepada warga maupun petani. Setelah itu saksi tidak lagi melihat keberadaan perempuan tersebut,” ujar Ade.
Meski demikian, polisi belum memastikan apakah tulang belulang yang ditemukan tersebut berkaitan dengan perempuan yang pernah terlihat warga. Identitas korban maupun penyebab kematiannya masih dalam proses penyelidikan dan identifikasi.
Petugas kemudian mengevakuasi jenazah berupa tengkorak dan tulang belulang tersebut ke RSUD R. Syamsudin S.H. Kota Sukabumi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Jenazah telah dievakuasi ke RSUD R. Syamsudin S.H. Kota Sukabumi untuk dilakukan pemeriksaan dan proses identifikasi,” kata Ade.
Polisi juga masih melakukan pendalaman terhadap keterangan para saksi serta mengumpulkan informasi lain untuk mengungkap identitas dan penyebab kematian korban.***(RAF)
Editor: Aab Abdul Malik
