26.7 C
Jakarta
Sabtu, Mei 9, 2026

Latest Posts

Rumah UMKM Aspak, Jadi Wadah Pengrajin Sepatu dan Sandal di Kabupaten Sukabumi 

Wartain.com, Sukabumi || Rumah Usaha Kecil Mikro (UKM) Asosiasi pengrajin alas kaki (Aspak) Sukabumi merupakan wadah untuk para pengusaha dan pengrajin alas kaki khususnya di sepatu.

Tentunya sepatu produk yang asli Sukabumi dengan merk BAR-Q, yang sudah ada Haki dan sudah masuk UMKM juara.

Aspak berdiri sejak tahun 2020 sampai sekarang dan menjadi salah satu asosiasi besar di Jawa Barat.

Rumah UKM Sukabumi berada di sebelah gedung Dekranasda di Jl. Cikiray Kidul, Sukamanah, Kec. Cisaat, Kabupaten Sukabumi, dan  diketuai lleh Satrio.

Asep M Ikbal dengan nama beken Ua Asep (53) sebagai penanggung jawab Rumah UKM menyebutkan rencana kedepan ada UMKM yang dititipkan seperti batik dan sedikit show untuk menjahitnya, namun sementara sepatu dulu.

Rumah Usaha Kecil Mikro (UKM) Asosiasi pengrajin alas kaki (aspak) sukabumi merupakan wadah untuk para pengusaha dan pengrajin alas kaki khususnya di Sepatu (foto : wartain.com/Intan)

“Saat ini hanya 1 produk sepatu dengan merk BAR-Q dari Sukabumi, Sepatu yang ditunjuk dari Pemda ke dinas. Kalau distribusi ke toko baru ke aneka jaya depan mall, di matahari juga pernah,” tutur Asep.

Asep juga menyebut dalam perminggu bisa 100 pasang sebulan 400 pasang oleh 2 orang dengan omset sekitar 12 juta.

“Kendala nya di SDM pertama buka masih sama orang Sukabumi, tapi orang-orang dari Sukabumi udah terlalu tua sehingga dalam mengejar target sempat tertinggal. Makanya saya sempat bekerjasama dengan orang Cibaduyut dalam pengerjaan nya sudah menggunakan mesin, kualitas pun jadi lebih bagus,” tambah Asep.

“Saya sempat sekolah di Cibaduyut jadi bisa memantau pembuatan3nya disini agar menarik pembeli, Kami menerima pemesanan dengan desain tertentu dan sesuai request customer,” ucapnya.

Ia juga berharap, kedepan bisa mengembangkan lagi usahanya, salahsatunya adalah dengan membuat lembaga kursus dalam pembuatan sepatu.

“Harapan kita juga bisa membuat lembaga kursus sepatu, agar dapat dilirik perusahaan besar. Persyaratannya dari dinas pendidikan sama perindustrian izin-izinnya baru kita bisa membuat lembaga kursus agar bersertifikat,” pungkasnya.***

Foto : wartain.com/Intan

Editor : Aab Abdul Malik

Reporter : Intan/Fadila

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.