26.7 C
Jakarta
Rabu, April 29, 2026

Latest Posts

Pj Wali Kota Sukabumi Optimis Inflasi di Kota Sukabumi Tetap Terkendali pada 2024

Wartain.com || Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Dwimingguan Pengendalian Inflasi Daerah pada Kamis 15/02/2024, di Ruang Pertemuan Tapem Setda Kota Sukabumi.

Upaya pengendalian inflasi di Jawa Barat dilakukan melalui berbagai langkah, salah satunya adalah koordinasi antar pemerintah daerah melalui rakor Dwimungguan. Rakor ini menjadi wadah untuk membahas perkembangan inflasi di setiap daerah dan merumuskan solusi bersama.

Inflasi menjadi salah satu isu utama yang terus dihadapi oleh pemerintah, termasuk di Kota Sukabumi. Penjabat Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji merasa optimis inflasi di Kota Sukabumi akan tetap terkendali pada tahun 2024.

Dalam pengantar rakor, Biro Perekonomian Setda Jabar Yuke Mauliani Septina menegaskan bahwa pengendalian inflasi menjadi prioritas utama.

“Jika inflasi tidak dikendalikan, daya beli masyarakat akan turun dan kemiskinan akan semakin meningkat,” ungkapnya.

Target inflasi Jawa Barat di tahun 2024 adalah 2,5%. Target ini lebih optimis dibandingkan dengan tahun 2023.

Pada Januari 2023 lalu, inflasi Jawa Barat tercatat sebesar 6%. Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan tarif air minum menjadi salah satu faktor utama inflasi di awal tahun lalu.

Namun, inflasi di Jawa Barat terus melandai selama tahun 2023. Pada Januari 2024, inflasi Jawa Barat  berdasarkan hitungan year of year (y-on-y) sebesar 3,2%, sedangkan Kota Sukabumi mencatat inflasi sebesar 2,57%.

Harga beberapa komoditas strategis seperti beras, cabai merah, cabai rawit, dan daging ayam mengalami kenaikan di beberapa daerah di Jawa Barat. Hampir seluruh kabupaten kota mengalami kenaikan harga beras, sedangkan harga komoditas di Kota Sukabumi masih tergolong stabil.

Pengendalian inflasi di Jawa Barat dihadapkan dengan beberapa tantangan, antara lain: ketidakpastian kondisi global seperti  krisis energi, faktor domestik seperti disparitas pasokan dan distribusi barang, serta gejolak harga pangan.

Pemerintah Jawa Barat terus melakukan berbagai langkah strategis untuk mengendalikan inflasi, antara lain: memperkuat koordinasi antar pemerintah daerah, melakukan operasi pasar untuk menstabilkan harga pangan, meningkatkan produksi pangan melalui program-program pertanian, memperkuat sistem distribusi barang.

Pemerintah Kota Sukabumi sendiri optimis bahwa inflasi di tahun 2024 dapat dikendalikan dengan kerja sama dan sinergi dari semua pihak. Upaya pengendalian inflasi ini penting untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat. Penurunan daya beli masyarakat dan meningkatnya angka kemiskinan menjadi konsekuensi yang harus dihindari.***

Foto: Dokpim Kota Sukabumi

Editor: Raka A. Firmansyah

(Red)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.