Wartain.com || Kondisi sejumlah ruas jalan di Kota Sukabumi menuai keluhan dari masyarakat. Tak sedikit jalan berlubang dan rusak yang dinilai membahayakan pengguna, bahkan beberapa di antaranya disebut telah menyebabkan kecelakaan lalu lintas hingga korban mengalami luka-luka.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki membenarkan bahwa masih terdapat jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kota Sukabumi dalam kondisi belum optimal.
“Untuk jalan yang menjadi tanggung jawab Pemkot Sukabumi, target kami rampung dalam kurun waktu tiga tahun ke depan,” ujar Ayep, Minggu (18/1/2026).
Ia menjelaskan, perbaikan yang direncanakan tidak hanya berfokus pada badan jalan semata, melainkan mencakup seluruh infrastruktur pendukung.
“Penanganannya menyeluruh. Selain jalan, ada drainase, trotoar, sampai penerangan jalan umum. Semua akan kami benahi secara bertahap,” jelasnya.
Ayep menyebutkan, secara persentase kondisi jalan kota yang rusak saat ini hanya sekitar 20 persen, sementara 80 persen lainnya dinilai sudah dalam kondisi baik. Dengan capaian tersebut, Kota Sukabumi tidak lagi menjadi prioritas utama bantuan perbaikan jalan dari Kementerian Pekerjaan Umum.
“Karena sebagian besar jalannya sudah baik, maka pembiayaan perbaikan akan lebih mengandalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya untuk sektor infrastruktur,” katanya.
Selain jalan kota, Ayep juga mengakui masih banyak keluhan warga terkait kerusakan jalan yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun Pemerintah Pusat.
Untuk itu, pihaknya berkomitmen akan lebih proaktif berkoordinasi dengan pemerintah di atasnya agar kerusakan tersebut segera ditangani.
“Untuk jalan provinsi dan nasional yang rusak, kami akan segera menyurati pemerintah provinsi maupun pusat agar dapat dilakukan perbaikan secepatnya,” tandas Ayep.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
