26.7 C
Jakarta
Minggu, Juli 5, 2026
Beranda blog Halaman 115

Drama Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Melaju, Mutiara Hitam Tertahan di Tengah Amuk Massa

0

Wartain.com – Stadion Lukas Enembe, Jayapura, menjadi saksi bisu pecahnya kerusuhan hebat usai laga krusial babak play-off Liga 2 Championship antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC pada Jumat (8/5/2026) sore. Kekalahan tipis 0-1 yang diderita tuan rumah memicu kemarahan ribuan suporter yang kecewa lantaran tim kebanggaan mereka, Mutiara Hitam, dipastikan gagal promosi ke kasta tertinggi BRI Super League musim depan. Sabtu, 9 Mei 2026.

Pertandingan penentu tiket terakhir promosi ini berlangsung sengit sejak sepak mula. Gol tunggal kemenangan Adhyaksa FC dicetak oleh penyerang asing Adilson Silva pada masa injury time babak pertama (45+1′) setelah memanfaatkan umpan matang dari Hashim Kipuw. Meski Persipura mendominasi penguasaan bola di babak kedua melalui aksi Jeam Kelly Sroyer dan Ramai Rumakiek, disiplinnya pertahanan tim tamu membuat skor 0-1 bertahan hingga peluit panjang ditiup wasit.

Sesaat setelah pertandingan berakhir pukul 19.00 WIT, situasi mulai tidak terkendali. Ribuan suporter yang berada di tribun mulai melemparkan botol mineral, petasan, hingga flare ke arah lapangan sebagai bentuk protes atas hasil minor tersebut. Tak lama berselang, massa yang tersulut emosi mulai menjebol pagar pembatas dan melakukan invasi ke tengah lapangan, memaksa para pemain Adhyaksa FC dan perangkat pertandingan dievakuasi petugas keamanan menggunakan tameng Brimob.

Kericuhan merembet hingga ke luar area stadion. Berdasarkan pantauan di lokasi, massa yang beringas mulai merusak fasilitas publik dan membakar setidaknya 20 unit kendaraan, termasuk mobil operasional milik kepolisian dan kendaraan pribadi warga yang terparkir di area stadion. Kepulan asap hitam membumbung tinggi di sekitar kompleks olahraga Sentani, menciptakan suasana mencekam di tengah upaya aparat memukul mundur massa menggunakan gas air mata.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, mengonfirmasi bahwa tindakan anarkis ini murni dipicu oleh kekecewaan mendalam suporter atas kegagalan Persipura kembali ke kasta tertinggi sejak terdegradasi tahun 2022 lalu. “Aparat keamanan telah berupaya maksimal melakukan pengamanan, namun jumlah massa yang besar dan emosional membuat situasi sempat sulit dikendalikan. Saat ini kami fokus pada sterilisasi area dan pendataan kerusakan,” ujarnya kepada awak media.

Dengan hasil ini, Adhyaksa FC resmi mengukir sejarah sebagai tim debutan yang berhasil promosi ke BRI Super League 2026/2027 menyusul PSS Sleman dan Garudayaksa FC. Sementara itu, Persipura Jayapura harus rela kembali berlaga di kasta kedua untuk musim ketiga berturut-turut, sebuah catatan pahit bagi klub pemegang empat gelar juara Liga Indonesia tersebut.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Disnakertrans Sukabumi Keluarkan Himbauan, Minta Pencari Kerja Waspada Loker Bodong

0
Oplus_131072

Wartain.com – Maraknya kasus penipuan berkedok lowongan kerja membuat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi angkat bicara. Modus yang digunakan pelaku semakin beragam, mulai dari meminta uang pendaftaran, menjanjikan penempatan cepat, hingga mencatut nama perusahaan besar. Kondisi ini merugikan masyarakat, terutama pencari kerja yang sedang butuh pekerjaan.

Untuk mencegah korban semakin banyak, Disnakertrans Kabupaten Sukabumi mengeluarkan himbauan resmi. Himbauan ini ditujukan agar warga lebih selektif, kritis, dan hanya mengakses informasi lowongan dari kanal yang terpercaya. Langkah preventif ini penting agar proses mencari kerja tetap aman dan bebas pungutan liar.

Berikut 4 poin himbauan dari Disnakertrans Kabupaten Sukabumi:

1. Cari Kerja Melalui Akun Resmi ‘Siap Kerja’

Disnakertrans meminta masyarakat memanfaatkan platform resmi milik pemerintah, yaitu akun ‘Siap Kerja’, untuk mendapatkan informasi lowongan kerja yang valid dan terverifikasi.

2. Laporkan Jika Ada Indikasi Pungli atau Penipuan  

Apabila menemukan indikasi pungutan liar atau penipuan berkedok lowongan kerja, masyarakat diimbau berani melapor ke aparat berwenang atau langsung ke Disnakertrans.

3. Jangan Mudah Tergiur Tawaran Pekerjaan

Warga diminta tidak langsung percaya dengan tawaran kerja yang menjanjikan gaji besar, proses cepat, atau meminta uang di awal. Cek dan pastikan legalitas perusahaan perekrut.

4. Cek Info Loker di Medsos Resmi Disnakertrans Kab. Sukabumi  

Untuk memastikan kebenaran informasi lowongan, masyarakat bisa mengecek update loker melalui media sosial resmi Disnakertrans Kabupaten Sukabumi.

Disnakertrans menegaskan, perlindungan terhadap pencari kerja jadi prioritas utama. Setiap laporan yang masuk terkait pungli atau loker fiktif akan ditindaklanjuti bersama aparat penegak hukum. Masyarakat diminta tidak takut melapor karena identitas pelapor akan dirahasiakan.

Dengan mengikuti himbauan ini, diharapkan warga Sukabumi bisa terhindar dari modus penipuan rekrutmen. Disnakertrans juga mengajak perusahaan untuk membuka lowongan secara transparan melalui kanal resmi agar tercipta ekosistem ketenagakerjaan yang sehat dan aman bagi semua pihak.***

Editor : Aab Abdul Malik

(SRM)

Veda Ega Pratama Siap Tampil Maksimal di Le Mans, Target Jadi yang Terbaik

0
Oplus_131072

Wartain.com – Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menyatakan kesiapannya tampil habis-habisan di seri Le Mans, Prancis. Rider Astra Honda Racing Team itu bertekad meraih hasil terbaik di ajang JuniorGP yang digelar di Sirkuit Bugatti, Le Mans.

Veda datang ke Le Mans dengan modal positif. Pada seri sebelumnya di Estoril, Portugal, ia sukses finis di posisi 5 besar setelah duel ketat dengan pebalap Eropa. Hasil itu menambah kepercayaan dirinya menghadapi trek legendaris Le Mans.

“Persiapan sudah maksimal. Fisik, mental, dan setting motor terus kami perbaiki bareng tim. Target saya jelas, jadi yang terbaik di Le Mans,” ujar Veda, Kamis (8/5/2026).

Sirkuit Bugatti Le Mans dikenal punya karakter stop and go dengan banyak tikungan lambat dan zona pengereman keras. Veda mengaku sudah mempelajari data dan video balap untuk beradaptasi cepat dengan layout sirkuit.

Tim Astra Honda juga melakukan evaluasi besar setelah seri Estoril. Fokus utama ada di peningkatan akselerasi keluar tikungan dan stabilitas saat late braking. Veda optimistis perubahan itu akan cocok dengan karakter Le Mans.

Ini jadi kali pertama Veda balapan di Le Mans untuk kelas JuniorGP. Meski rookie, ia tak mau sekadar jadi penggembira. Pengalaman balap di Eropa musim lalu jadi bekal penting menghadapi tekanan dan cuaca yang berubah-ubah.

Musim 2026 jadi musim kedua Veda di JuniorGP. Sejauh ini grafik performanya terus naik. Ia kini berada di posisi 6 klasemen sementara dengan 28 poin, hanya terpaut 15 poin dari pemuncak klasemen.

Veda sadar persaingan di JuniorGP sangat ketat. Pebalap Spanyol dan Italia mendominasi 10 besar. Namun ia yakin dengan kerja keras dan dukungan tim, pebalap Indonesia bisa bersaing di barisan depan.

Dukungan dari Tanah Air juga jadi motivasi tambahan. Veda mengaku banyak dapat pesan semangat dari fans Indonesia. “Saya mau buktikan anak Indonesia bisa kompetitif di Eropa. Le Mans jadi pembuktian,” tegasnya.

Balapan JuniorGP Le Mans akan digelar Minggu (11/5/2026). Veda akan start dari sesi kualifikasi Sabtu untuk menentukan posisi grid. Jika mampu tampil konsisten, peluang naik podium sangat terbuka.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Megawati Hangestri Berpeluang Perkuat Hyundai Hillstate di V-League 2026–2027

0
Oplus_131072

Wartain.com – Peluang Megawati Hangestri Pertiwi untuk kembali merumput di Liga Voli Korea Selatan (V-League) 2026–2027 bersama Hyundai Hillstate semakin terbuka. Sinyal positif itu disampaikan langsung pelatih Hillstate, Kang Sung-hyung, usai menyaksikan penampilan Megawati.

Kang Sung-hyung datang langsung ke Indonesia untuk memantau kondisi Megawati saat membawa Jakarta Pertamina Enduro menjuarai Proliga 2026 di GOR Amongrogo, Yogyakarta. Hasil observasi itu jadi bahan pertimbangan klub merekrut Megawati sebagai pemain kuota Asia musim depan.

“Kami datang untuk melihat langsung kondisi Mega, termasuk kebugaran dan cederanya,” ujar Kang seperti dilansir dalam video YouTube Mega Volley. Menurutnya, kondisi Megawati saat ini tidak mengkhawatirkan.

“Sepertinya bukan masalah besar,” tambah Kang. Sebelumnya, Megawati sempat mengalami cedera lutut saat membela JungKwanJang Red Sparks di V-League.

Meski tampil solid bersama Pertamina Enduro, Kang menilai performa Megawati masih bisa lebih maksimal. “Jika diberi porsi serangan lebih banyak, performanya bisa lebih terlihat. Selama ini dia lebih sering jadi opsi kedua,” jelasnya.

Hyundai Hillstate kini lebih selektif dalam merekrut pemain asing. Klub asal Suwon itu belajar dari pengalaman musim lalu saat merekrut Wipawee Srithong dari Thailand. Pemain itu gagal tampil optimal karena cedera hingga kontraknya diputus di tengah jalan.

Karena itu, ada beberapa faktor utama yang jadi pertimbangan Hillstate sebelum resmi mengontrak pemain. Pertama, kondisi kesehatan pemain harus stabil dan tidak rentan cedera. Kedua, pemain harus mampu beradaptasi dengan sistem permainan dan siap menjalankan peran yang diberikan.

Ketiga, klub ingin menghindari kesalahan rekrutmen seperti musim lalu. Dengan penilaian positif dari pelatih, peluang Megawati bergabung dengan Hyundai Hillstate kian besar. Jika semua proses lancar, ia akan jadi salah satu tumpuan asing di skuad Hillstate musim depan.

Kehadiran Megawati di V-League dinilai bisa jadi contoh bagi pevoli Indonesia lain yang ingin berkarier di luar negeri. Tampil di liga yang lebih kompetitif akan memberi Megawati pengalaman berharga untuk meningkatkan kualitas permainan.

Selain berdampak ke individu, kiprah Megawati juga diharapkan mengangkat reputasi voli Indonesia di kancah internasional. Prestasinya bisa memotivasi atlet muda untuk terus berkembang dan berani mengejar impian bermain di luar negeri.

Kerja sama ini juga berpotensi memperkuat hubungan olahraga Indonesia-Korea Selatan. Bagi Hyundai Hillstate, merekrut Megawati bisa jadi awal kolaborasi jangka panjang dengan Indonesia di bidang voli.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Status UHC Kabupaten Sukabumi Turun, Pemkab Dorong Perusahaan dan Pegawai MBG Miliki BPJS Kesehatan

0

Wartain.com – Status Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Sukabumi mengalami penurunan setelah ratusan ribu peserta BPJS Kesehatan dinonaktifkan oleh pemerintah pusat. Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi kini mendorong seluruh perusahaan hingga pegawai program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memiliki jaminan kesehatan BPJS.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman menjelaskan, sebelumnya Kabupaten Sukabumi sempat mencapai status UHC. Namun pada 2026, terjadi penonaktifan sekitar 182 ribu peserta sehingga tingkat keaktifan kepesertaan BPJS menurun.

“Dulu kita sempat UHC, tetapi sekarang turun karena ada penonaktifan peserta dari pusat sekitar 182 ribu orang,” ujar Ade, Jumat (8/5/2026).

Ia menyebutkan, saat ini jumlah peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Kabupaten Sukabumi berada di kisaran 420 ribu jiwa. Karena itu, pemerintah daerah meminta perusahaan turut bertanggung jawab mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Kesehatan dan tidak sepenuhnya bergantung pada pembiayaan pemerintah daerah.

Menurut Ade, kewajiban tersebut telah diatur dalam perundang-undangan ketenagakerjaan, di mana perusahaan wajib memberikan jaminan kesehatan bagi tenaga kerjanya.

“Perusahaan jangan hanya mengandalkan BPJS yang dibayarkan pemda, sebab pekerja memang harus dijamin oleh perusahaan tempat mereka bekerja,” katanya.

Selain sektor perusahaan, Pemkab Sukabumi juga akan memperluas kepesertaan BPJS bagi pegawai dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang jumlahnya terus bertambah.
Ade menambahkan, saat ini terdapat sekitar 400 dapur MBG di Kabupaten Sukabumi dan seluruh pegawainya diwajibkan memiliki BPJS Kesehatan.

“Kami akan tindak lanjuti agar pegawai SPPG atau dapur MBG semuanya memiliki BPJS,” tandasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Perumda TJM Buka Sambungan Air Bersih Gratis Biaya Pasang, Fokus Kembangkan Jaringan Cibadak

0

Wartain.com – Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (TJM) terus berkomitmen meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perluasan akses air bersih.

Kabar terbaru, Perumda TJM kini menggulirkan Program Sambungan Langganan (SL) Mandiri sekaligus memulai proyek besar pengembangan jaringan perpipaan di wilayah Kecamatan Cibadak.

Program SL Mandiri ini hadir sebagai solusi bagi warga yang ingin mendapatkan akses air bersih dengan cepat melalui pendanaan internal perusahaan.

Berikut adalah poin-poin penting yang perlu Anda ketahui:

Daftar Jadi Pelanggan: Tanpa Biaya Pemasangan!

Salah satu daya tarik utama program SL Mandiri adalah tidak adanya biaya pendaftaran maupun biaya pemasangan.

Calon pelanggan hanya diwajibkan membayar uang jaminan sebesar satu bulan tagihan air setelah lokasi dinyatakan layak secara teknis.

Persyaratan yang perlu disiapkan:
1. Fotokopi KTP & Kartu Keluarga (KK).
2. Fotokopi rekening listrik (daya maksimal 2.200 watt).
3. 1 lembar materai.
4. Mengisi formulir di kantor cabang terdekat.

Fokus Pengembangan Jaringan Baru di Cibadak

Tahun ini, warga Kecamatan Cibadak mendapat perhatian khusus. Perumda TJM tengah menyiapkan pembangunan jalur pipa sepanjang 2,5 kilometer.

Proyek ini akan dimulai dari pertigaan Kampung Peuteuy mengarah ke Cikidang hingga menjangkau wilayah Desa Pamuruyan.

Langkah ini diambil untuk memastikan distribusi air tetap stabil dengan tekanan yang optimal bagi warga di kawasan tersebut.

Wilayah Anda Belum Terjangkau? Ini Caranya!

Bagi warga yang wilayahnya belum terlalui pipa distribusi, jangan berkecil hati. Perumda TJM membuka ruang bagi masyarakat untuk mengajukan usulan pengembangan wilayah.

Warga cukup mengirimkan:
1. Surat permohonan resmi dari lingkungan setempat.
2. Daftar nama calon pelanggan potensial.
3. Detail lokasi yang membutuhkan layanan.

Data tersebut akan menjadi dasar prioritas bagi Perumda TJM dalam menyusun rencana pengembangan jaringan di masa mendatang.

Komitmen Pelayanan Berkelanjutan

Pihak manajemen Perumda Air Minum TJM menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pelanggan selama ini.

Dengan bergabungnya masyarakat menjadi pelanggan baru, diharapkan tercipta sinergi untuk mewujudkan pelayanan air minum yang berkualitas, sehat, dan berkelanjutan bagi seluruh warga Sukabumi.

Ingin bergabung? Segera kunjungi kantor cabang Perumda Air Minum TJM terdekat untuk survei lokasi dan pendaftaran.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Ratusan Siswa SMAN 1 Jampangtengah Digembleng Marinir dalam Kegiatan Pancawaluya

0

Wartain.com – Ratusan siswa SMAN 1 Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, mengikuti kegiatan Pancawaluya yang dikemas berbeda dari biasanya. Dalam program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) tersebut, para pelajar diajak menjalani latihan fisik dan mental bersama pasukan elite Marinir TNI AL.

Area sekolah hingga lahan eks perkebunan di sekitar lingkungan pendidikan disulap menjadi arena outbound dan pelatihan ketangkasan. Berbagai tantangan disiapkan untuk menguji keberanian, fokus, dan kekompakan para siswa, mulai dari meniti tali tambang, latihan keseimbangan, hingga simulasi ketahanan mental.

Meski sempat merasa takut, para siswa perlahan mulai menikmati setiap tantangan yang diberikan instruktur Marinir. Salah satunya dirasakan Safa Sifa, siswi kelas X yang mengaku awalnya gugup saat harus melintasi tali tambang di ketinggian.

“Awalnya deg-degan karena belum pernah coba, tapi setelah diajarkan tekniknya ternyata seru dan menantang,” ujarnya.

Kepala pelatih outbound, Lettu Marinir Komarudin, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan membentuk mental siswa agar lebih disiplin, tenang, dan percaya diri dalam menghadapi tekanan.

“Yang paling penting bukan kekuatan fisik, tetapi bagaimana siswa mampu mengendalikan rasa takut dan tetap fokus,” katanya.

Menurutnya, latihan semacam itu dapat melatih konsentrasi sekaligus membangun karakter tangguh pada pelajar sejak dini.
“Kami ingin mereka belajar bahwa setiap rintangan bisa dilalui dengan ketenangan dan keyakinan diri,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Jampangtengah, Bahrudin, menyebut program Pancawaluya menjadi alternatif kegiatan pendidikan karakter yang lebih efektif dan ekonomis dibanding study tour.

“Ini cara sekolah menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan tanpa membebani biaya orang tua,” ungkapnya.

Ia menilai kegiatan tersebut membawa dampak positif terhadap perilaku siswa, terutama dalam hal kedisiplinan dan sikap saling menghargai.

“Perubahannya terlihat, anak-anak sekarang lebih tertib dan lebih kompak,” jelas Bahrudin.

Tak hanya melatih keberanian, program yang telah berjalan selama empat tahun itu juga dinilai mampu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih positif dan minim perundungan.

Bagi para siswa, pengalaman berlatih bersama Marinir menjadi momen berharga yang tak hanya memacu adrenalin, tetapi juga membentuk rasa percaya diri dan kerja sama tim.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Bulog Cianjur Serap Ribuan Ton Gabah, Stok Pangan Sukabumi Dipastikan Aman

0

Wartain.com – Perum Bulog Kantor Cabang Cianjur memastikan ketersediaan bahan pangan, khususnya beras, di wilayah kerjanya termasuk Sukabumi dalam kondisi aman hingga pertengahan 2026. Hingga Mei, Bulog telah menyerap sekitar 4.000 ton gabah dari petani lokal.

Pemimpin Cabang Bulog Cianjur, Sri Wahyuni, mengungkapkan bahwa proses penyerapan dilakukan secara bertahap sejak Februari dan terus disesuaikan dengan masa panen di berbagai daerah.

“Penyerapan masih terus berlangsung dan sifatnya dinamis mengikuti kondisi panen. Jadi tidak ada angka baku, semua disesuaikan dengan situasi di lapangan,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).

Ia menjelaskan, dalam hal distribusi, Bulog mengacu pada kebijakan nasional yang memungkinkan pengadaan gabah dilakukan lintas wilayah. Dengan demikian, kebutuhan stok tidak hanya bergantung pada satu daerah.

“Kalau pasokan di Sukabumi kurang, bisa kami penuhi dari daerah lain. Ini bagian dari sinergi nasional untuk mencapai target pengadaan 4 juta ton di tahun 2026,” jelasnya.

Untuk mendukung penyimpanan, Bulog Cianjur mengandalkan tiga gudang utama serta 10 gudang pilar yang tersebar di wilayah kerja.

Tak hanya fokus pada jumlah, Bulog juga memastikan kualitas beras yang disalurkan tetap terjaga. Setiap beras yang masuk gudang harus memenuhi standar dari Badan Pangan Nasional, seperti kadar air maksimal 14 persen, butir patah tidak lebih dari 25 persen, dan butir hampa maksimal 2 persen.

Sri menegaskan, pengawasan kualitas dilakukan sejak awal penerimaan hingga proses penyimpanan. Berbagai langkah perawatan rutin diterapkan, mulai dari penyemprotan, fumigasi untuk mencegah hama, hingga menjaga kebersihan lingkungan gudang.

“Kalau kualitas tidak sesuai standar, pasti kami tolak. Kami juga rutin melakukan perawatan agar beras tetap dalam kondisi baik saat didistribusikan ke masyarakat,” tutupnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Dorong Literasi Data, Pemkot Sukabumi Ajak ASN Ubah Angka Jadi Narasi Pembangunan

0

Wartain.com – Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menegaskan bahwa literasi memiliki peran strategis dalam membentuk pola pikir, sikap, hingga cara masyarakat menyampaikan pendapat. Hal tersebut ia sampaikan saat membuka webinar Literasi Statistik Daerah (LISDA) yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi, Kamis (7/5/2026).

Dalam kegiatan bertema “Mengubah Angka Kependudukan dan Kepariwisataan Menjadi Narasi Pembangunan Daerah Kota Sukabumi” itu, Bobby menyoroti pentingnya kemampuan mengolah data menjadi informasi yang mudah dipahami publik.

Menurutnya, data tidak cukup hanya disajikan dalam bentuk angka, tetapi harus dikemas secara menarik melalui visualisasi dan narasi yang komunikatif.

“Data yang baik harus bisa ‘bercerita’. Ketika dikemas dengan tepat, masyarakat akan lebih mudah memahami dan ikut terlibat dalam pembangunan,” ujarnya.

Webinar tersebut diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai perangkat daerah. Bobby juga memberikan apresiasi atas inovasi LISDA yang diinisiasi Diskominfo sebagai upaya meningkatkan literasi, khususnya di bidang data dan digital.

Ia menambahkan, penguatan literasi menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan kota yang partisipatif dan berbasis data.

“Literasi adalah kunci bagi kita semua untuk membangun Kota Sukabumi secara bersama-sama,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Sukabumi, Endah Aruni, menjelaskan bahwa LISDA merupakan inovasi untuk meningkatkan kapasitas literasi digital dan literasi data, tidak hanya bagi ASN, tetapi juga masyarakat umum dan kalangan akademisi.

Menurutnya, program ini dijalankan tanpa anggaran khusus dengan memaksimalkan sumber daya internal serta kolaborasi lintas perangkat daerah. LISDA juga menjadi pelengkap dari upaya penguatan literasi data yang sebelumnya telah dilakukan melalui platform Open Data Kota Sukabumi.

Dengan adanya inovasi ini, diharapkan pemanfaatan data dapat semakin optimal dan mampu mendukung pengambilan kebijakan yang lebih tepat sasaran di Kota Sukabumi.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Polisi Bongkar Peredaran Sabu di Sukabumi, Pria 30 Tahun Diamankan dengan Puluhan Gram Barang Bukti

0

Wartain.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial MFR (30), warga Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, diamankan petugas di pinggir jalan wilayah Desa Caringin, Kabupaten Sukabumi, Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya yang diungkap di salah satu rumah di kawasan perumahan di Kecamatan Cibeureum. Dari pengembangan itu, polisi berhasil mengidentifikasi dan menangkap MFR yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran sabu.

Kasat Res Narkoba Polres Sukabumi Kota, AKP Tenda Sukandar, menjelaskan bahwa saat penangkapan, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga kuat berkaitan dengan aktivitas peredaran narkoba.

“Dari tangan terduga pelaku, kami mengamankan 10 paket sabu dengan total berat 27,38 gram yang disimpan di dalam tas selempang, serta satu unit handphone yang digunakan untuk komunikasi,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).

Sebelumnya, petugas juga melakukan penggeledahan di rumah MFR. Dari lokasi tersebut, ditemukan satu paket sabu seberat 39,65 gram yang disimpan di rak sepatu. Temuan ini kemudian memperkuat dugaan keterlibatan MFR dalam peredaran narkotika.

Penggeledahan lanjutan yang dilakukan polisi kembali menemukan paket-paket sabu lainnya yang dibungkus dalam bekas bungkus rokok dan disimpan di dalam tas selempang milik pelaku. Secara keseluruhan, total barang bukti yang berhasil diamankan mencapai 67,48 gram sabu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, MFR mengaku memperoleh barang tersebut dari seseorang berinisial R yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Polisi pun masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.

“Pelaku mengaku hanya bertugas mengedarkan di wilayah Sukabumi. Saat ini kami masih memburu pemasoknya yang sudah kami tetapkan sebagai DPO,” jelas AKP Tenda.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba serta mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui aktivitas mencurigakan di lingkungannya.

Atas perbuatannya, MFR dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik