26.7 C
Jakarta
Minggu, Juli 5, 2026
Beranda blog Halaman 114

Kadisnakertrans Sukabumi Minta Pencari Kerja Waspadai Lowongan Palsu dan Pungli 

0

Wartain.com – Menjelang musim kelulusan sekolah serta perayaan Idul Adha 2026, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap maraknya penipuan berkedok lowongan pekerjaan dan praktik pungutan liar dalam proses rekrutmen tenaga kerja.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, mengatakan meningkatnya jumlah pencari kerja kerap dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk menawarkan pekerjaan palsu dengan iming-iming gaji besar dan proses penerimaan instan.

Menurutnya, masyarakat harus lebih teliti sebelum melamar pekerjaan dan memastikan informasi lowongan berasal dari sumber resmi serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Pencari kerja jangan mudah percaya pada tawaran yang menjanjikan masuk kerja cepat tanpa proses jelas. Pastikan informasi lowongan berasal dari lembaga atau perusahaan resmi,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).

Ia juga menegaskan bahwa proses rekrutmen resmi tidak memungut biaya apa pun kepada pelamar kerja. Karena itu, masyarakat diminta waspada apabila ada pihak yang meminta sejumlah uang dengan alasan administrasi, uang jaminan, ataupun biaya penempatan kerja.

“Kalau ada permintaan uang untuk bisa diterima bekerja, masyarakat harus berhati-hati karena hal tersebut patut dicurigai sebagai praktik penipuan atau pungli,” tegasnya.

Disnakertrans Kabupaten Sukabumi turut mengajak masyarakat memanfaatkan layanan resmi pemerintah dalam mencari pekerjaan, salah satunya melalui platform SIAPKerja.

Selain lebih aman, platform tersebut dinilai dapat membantu pencari kerja memperoleh informasi lowongan yang valid dan terpercaya.

Selain itu, warga juga diimbau segera melapor kepada aparat penegak hukum atau instansi terkait apabila menemukan dugaan penipuan maupun pungli dalam proses penerimaan tenaga kerja.

Adapun imbauan yang disampaikan Disnakertrans Kabupaten Sukabumi kepada masyarakat di antaranya: Mencari lowongan kerja melalui akun resmi SIAPKerja. Melaporkan indikasi pungli atau penipuan kepada pihak berwenang. Tidak mudah tergoda tawaran pekerjaan yang tidak jelas asal-usulnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

DP3A Sukabumi Percepat Pemenuhan Indikator Kabupaten Layak Anak 2026

0

Wartain.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mempercepat proses Evaluasi Mandiri Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan koordinasi lintas sektor hingga pendampingan intensif terhadap kecamatan dan desa/kelurahan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi mengatakan, saat ini capaian nilai Evaluasi Mandiri KLA Kabupaten Sukabumi telah mencapai 800,32 dari total nilai maksimal 1.000 poin.

Meski demikian, Agus mengungkapkan masih terdapat tantangan pada pemenuhan indikator Kecamatan Layak Anak dan Desa/Kelurahan Layak Anak yang baru mencapai sekitar 35 persen.

“Hal ini menjadi fokus utama percepatan karena keterlibatan kecamatan dan desa atau kelurahan memiliki kontribusi besar terhadap peningkatan nilai KLA Kabupaten Sukabumi,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima wartaincom, Sabtu (9/5/2026).

Sebagai dinas pengampu program KLA, DP3A terus mendorong seluruh perangkat daerah, camat, hingga pemerintah desa dan kelurahan untuk mempercepat penyelesaian indikator yang masih belum terpenuhi.

Agus optimistis capaian nilai evaluasi mandiri Kabupaten Sukabumi masih dapat meningkat melalui penguatan koordinasi serta pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Pemkab Sukabumi terus mendorong seluruh perangkat daerah, camat, serta pemerintah desa dan kelurahan untuk bergerak cepat menyelesaikan pemenuhan indikator KLA. Kami optimistis capaian nilai evaluasi mandiri masih bisa terus meningkat,” katanya.

Dalam rangka percepatan tersebut, Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak disebut telah melakukan monitoring harian, pendampingan teknis, hingga penguatan koordinasi lintas sektor agar seluruh indikator dapat terpenuhi sebelum batas akhir penginputan.

Agus menegaskan, program Kabupaten Layak Anak bukan hanya sekadar mengejar target penilaian, melainkan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak.

“Program KLA ini merupakan komitmen bersama untuk mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan berpihak pada anak di Kabupaten Sukabumi,” tandasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Nobar Persib vs Persija di Mapolres Sukabumi, Warga Disuguhi Hiburan dan Doorprize 

0

Wartain.com – Suasana akhir pekan di Kabupaten Sukabumi dipastikan bakal semakin meriah. Polres Sukabumi menggelar kegiatan nonton bareng pertandingan klasik Super League antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta pada Minggu (10/5/2026) sore.

Kegiatan yang dipusatkan di Mapolres Sukabumi tersebut akan dimulai pukul 15.30 WIB dan terbuka untuk masyarakat umum.

Antusiasme warga diperkirakan tinggi mengingat duel Persib kontra Persija selalu menghadirkan tensi dan gengsi besar di dunia sepak bola nasional.

Kapolres Sukabumi AKBP Samian mengatakan, kegiatan nobar digelar sebagai sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui hiburan yang positif dan penuh kebersamaan.

Menurutnya, sepak bola seharusnya menjadi ajang pemersatu, bukan memicu perpecahan. Karena itu, pihaknya mengajak masyarakat menikmati pertandingan dengan tertib dan tetap menjaga suasana kondusif.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan ruang hiburan yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Rivalitas di lapangan cukup menjadi bagian pertandingan, sedangkan di luar lapangan kita tetap menjunjung persaudaraan,” ujarnya.

Tak hanya menyiapkan layar nobar, panitia juga menyediakan makan dan minum gratis bagi seluruh penonton yang hadir. Beragam doorprize menarik pun telah disiapkan untuk menambah kemeriahan acara.

Laga Persib melawan Persija sendiri menjadi salah satu pertandingan paling dinanti pada pekan ke-32 Super League.

Persib Bandung saat ini tengah berupaya menjaga peluang dalam persaingan papan atas, sementara Persija Jakarta memburu hasil maksimal demi memperkuat posisi mereka di klasemen.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Dua Pelajar SMKN 1 Cibadak Jadi Korban Pembacokan, Polisi Buru Pelaku

0

Wartain.com – Aksi kekerasan antar pelajar kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi. Dua siswa SMKN 1 Cibadak menjadi korban pembacokan oleh sekelompok pelajar tak dikenal saat melintas di kawasan Cibadak pada Jumat sore (8/5/2026).

Peristiwa tersebut terjadi di dua titik berbeda, yakni di Jalan Raya Siliwangi dekat BRI Unit Cibadak sekitar pukul 17.00 WIB dan berlanjut ke Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di depan SDN 3 Cibadak beberapa menit kemudian.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kejadian bermula ketika lima pelajar SMKN 1 Cibadak selesai mengikuti kegiatan belajar dan pulang menggunakan dua sepeda motor. Saat melintas di Jalan Raya Siliwangi, mereka berpapasan dengan rombongan pelajar lain yang mengendarai sekitar lima sepeda motor.

Tanpa diduga, salah seorang dari kelompok tersebut langsung mengayunkan senjata tajam ke arah korban berinisial SS (16) hingga mengenai bagian kepala. Meski mengalami luka, korban tetap berusaha menyelamatkan diri bersama rekan-rekannya.

Namun, dua sepeda motor dari kelompok pelaku kemudian memutar arah dan melakukan pengejaran. Saat tiba di Jalan Perintis Kemerdekaan depan SDN 3 Cibadak, korban lainnya berinisial RG (18) turut terkena sabetan senjata tajam di bagian kepala sebelum pelaku melarikan diri.

Kapolsek Cibadak Kompol Idji Djubaedi membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, petugas langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga.

“Anggota Polsek Cibadak segera menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke RSUD Sekarwangi agar mendapatkan penanganan medis,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).

Dari hasil pemeriksaan sementara, para pelaku diduga berasal dari salah satu sekolah teknik di wilayah Cisaat. Akibat kejadian itu, SS mengalami luka serius di kepala hingga harus mendapat 17 jahitan, sedangkan RG mendapat lima jahitan.

Saat ini kondisi kedua korban dilaporkan mulai membaik setelah menjalani perawatan di rumah sakit.
Polisi pun masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas para pelaku yang terlibat dalam aksi penyerangan tersebut.

“Kami masih mendalami kasus ini dan melakukan pengejaran terhadap pelaku,” kata Idji.

Pihak keluarga korban telah membuat laporan resmi ke Polsek Cibadak. Selanjutnya, kasus tersebut direncanakan dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukabumi mengingat sebagian pihak yang terlibat diduga masih berstatus pelajar di bawah umur.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Lurah Palabuhanratu Sampaikan Klarifikasi Terkait Laporan GEMPPi Ke BKPSDM

0

Wartain.com – Kelurahan Palabuhanratu, memberikan klarifikasi terkait dugaan penyalahgunaan wewenang yang menyeret nama Lurah Palabuhanratu, Yadi Supriadi.

Sebelumnya, Yadi dilaporkan ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sukabumi pada Jum’at (8/5/2026) oleh Gerakan Mahasiswa Pribumi Peduli (GEMPPi) atas dugaan keterlibatan kelurahan dalam dokumen pengadaan biomasa atau sawdust untuk kebutuhan cofiring PLTU Palabuhanratu.

Namun, pihak kelurahan membantah tuduhan tersebut dan menegaskan keterlibatan itu semata-mata dalam kapasitas pelayanan publik demi mendukung kesejahteraan masyarakat.

Pelaporan tersebut merujuk pada Surat Perintah Kerja (SPK) Nomor: 002.SPK/SAMARATU/III/2026 tertanggal 1 Maret 2026 yang diterbitkan Koperasi Pegawai Samaratu (KOPPEG SAMARATU) dan ditujukan kepada Kelurahan Palabuhanratu. Dalam dokumen itu disebutkan adanya tanggung jawab pelaksanaan pekerjaan, jaminan pasokan, hingga target operasional. GEMPPi menilai hal tersebut Diduga melanggar kode etik Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menanggapi hal itu, Yadi menegaskan dirinya tidak terlibat dalam aktivitas bisnis maupun kontrak usaha. Ia menjelaskan persoalan bermula dari keinginan masyarakat dan pengusaha lokal di wilayah RW 20, RW 21, RW 32, dan RW 33 yang ingin memasok bahan bakar ke PLTU Palabuhanratu melalui skema kemitraan dengan KOPPEG SAMARATU.

Namun, warga terkendala legalitas karena belum memiliki payung hukum yang memadai untuk menjalin kerja sama tersebut.

“Kehadiran saya di sana sama sekali bukan untuk terlibat jual beli atau kontrak bisnis. Ini murni pelayanan publik. Masyarakat ingin berusaha dan meningkatkan ekonomi, tetapi terkendala legalitas saat bermitra dengan koperasi,” ujar Yadi di Kantor Kelurahan Palabuhanratu, pada Sabtu (9/5/2026).

Ia menilai pendampingan terhadap warga merupakan bagian dari tanggung jawab kelurahan. Menurutnya, RT dan RW merupakan bagian dari struktur pemerintahan di bawah kelurahan sehingga pihaknya berkewajiban memastikan masyarakat memperoleh perlindungan hukum dalam menjalankan usaha.

Lurah Palabuhanratu Sampaikan Klarifikasi Terkait Laporan GEMPPi Ke BKPSDM (foto : Ujeng)

“Kalau warga ingin berusaha tetapi belum memiliki naungan hukum, maka sebagai bagian dari pelayanan publik kami harus membantu mencarikan jalan agar kerja sama tersebut sah dan tidak merugikan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Tim Kuasa Hukum Lurah Palabuhanratu kemudian mempertegas bahwa keterlibatan kelurahan dalam dokumen kerja sama tersebut harus dipahami dalam konteks kemitraan dan pemberdayaan masyarakat.

Menurut tim kuasa hukum, kerja sama pengadaan bahan bakar di PLTU Palabuhanratu melibatkan PT Artha Daya Coalindo (PT ADC) sebagai mitra resmi berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas serta Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian.

Kuasa hukum menjelaskan, dalam skema tersebut kelurahan tidak berperan sebagai pelaku usaha, melainkan hanya sebagai fasilitator dan pendamping masyarakat. Kehadiran unsur kelurahan dalam SPK disebut bertujuan memastikan kemitraan berjalan sesuai aturan dan menguntungkan warga setempat.

Selain itu, pihak kuasa hukum menegaskan tidak ada ketentuan dalam Undang-Undang ASN maupun Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 yang melarang ASN mendampingi masyarakat dalam pemberdayaan ekonomi sepanjang tidak terjadi penyalahgunaan jabatan atau penggunaan anggaran negara.

Mereka juga menekankan bahwa SPK tersebut tidak diperoleh melalui proses tender maupun lelang, melainkan didasarkan pada konsep kemitraan koperasi.

Lebih lanjut, Tim Kuasa Hukum menyebut pelaksanaan pengadaan sawdust sepenuhnya dijalankan oleh masing-masing RW bersama pihak koperasi dan perusahaan. Posisi lurah hanya membantu memfasilitasi para Ketua RW karena RT dan RW tidak memiliki kewenangan formal dalam penandatanganan SPK.

“Posisi lurah hanya memberikan pelayanan dan memfasilitasi. Bukan menjadi pelaku usaha atau mengambil keuntungan. Ini bentuk pelayanan dan pemberdayaan masyarakat sesuai aturan yang berlaku,” tegas Tim Kuasa Hukum.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, pihak Kelurahan Palabuhanratu berharap masyarakat dapat memahami konteks keterlibatan kelurahan dalam kerja sama tersebut sebagai bentuk pendampingan dan pelayanan publik demi mendukung peningkatan kesejahteraan warga.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ujeng)

DP3A Kabupaten Sukabumi Gencarkan Edukasi Kesetaraan Gender Lewat Program BAGER

0

Wartain.com – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi terus memperkuat upaya edukasi masyarakat terkait pentingnya kesetaraan gender melalui program Belajar Gender (BAGER).

Program tersebut menjadi sarana pembelajaran untuk membangun pemahaman masyarakat agar lebih terbuka, adil, dan menghormati peran setiap individu tanpa membedakan jenis kelamin.

Melalui program ini, DP3A menekankan bahwa gender tidak hanya berbicara mengenai perbedaan biologis laki-laki dan perempuan, tetapi juga menyangkut peran sosial yang terbentuk oleh lingkungan dan budaya. Pemahaman tersebut dinilai penting untuk membentuk generasi yang saling menghargai serta bebas dari diskriminasi.

Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, mengatakan pendidikan mengenai kesetaraan gender perlu dikenalkan sejak usia dini. Menurutnya, anak-anak harus diberikan ruang yang sama untuk berkembang sesuai bakat dan minat mereka.

“Masih ada pandangan di masyarakat yang membatasi seseorang berdasarkan jenis kelamin. Padahal setiap individu memiliki kesempatan dan hak yang sama untuk berkembang,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).

Ia menambahkan, lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam menanamkan nilai kesetaraan. Anak-anak perlu diberikan kebebasan dalam memilih kegiatan, menentukan cita-cita, hingga mengambil peran kepemimpinan tanpa adanya stigma ataupun stereotipe gender.

Selain memberikan edukasi, DP3A Kabupaten Sukabumi juga menyoroti berbagai dampak negatif akibat ketidaksetaraan gender, seperti stereotipe sosial, keterbatasan akses ekonomi, hingga tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Melalui program BAGER, DP3A berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesetaraan gender semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan yang lebih inklusif, aman, dan berkeadilan bagi semua kalangan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Disdik Sukabumi Dorong Sekolah Humanis Lewat Sosialisasi Budaya Aman dan Nyaman 

0

Wartain.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi terus memperkuat upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah bagi peserta didik.

Salah satunya melalui sosialisasi Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman yang digelar di Aula Balai Penyuluhan dan Pengembangan SDM Wilayah III Hutan Diklat, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Jampangtengah, Jumat (8/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti 96 kepala sekolah dasar dari wilayah V dan VII yang meliputi Kecamatan Jampangtengah, Lengkong, Purabaya, Nyalindung, Sagaranten, Pabuaran, Curugkembar, Cidadap, dan Cidolog.

Melalui sosialisasi itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi ingin memastikan setiap satuan pendidikan mampu menghadirkan suasana belajar yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga menjamin keamanan, kenyamanan, dan kesehatan mental peserta didik.

Kasi Kesiswaan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Asep Cakra Pangestu, S.Pd., mengatakan regulasi tersebut menjadi pedoman penting dalam membangun budaya sekolah yang lebih humanis serta bebas dari tindakan kekerasan maupun perundungan.

“Sekolah harus mampu menjadi tempat yang aman dan menyenangkan bagi anak-anak. Lingkungan belajar yang sehat akan sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang dan pembentukan karakter peserta didik,” ujarnya.

Menurut Asep, penerapan budaya sekolah aman dan nyaman tidak bisa dilakukan oleh pihak sekolah saja, melainkan membutuhkan keterlibatan semua unsur, mulai dari guru, orang tua, hingga masyarakat sekitar.

Ia menegaskan, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi akan terus mendorong penguatan sistem pencegahan dini terhadap berbagai bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan melalui komunikasi dan pengawasan yang lebih baik.

“Keberhasilan pendidikan bukan hanya soal prestasi akademik, tetapi bagaimana sekolah mampu menghadirkan rasa aman, nyaman, dan bahagia bagi peserta didik selama proses belajar,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Drama Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Melaju, Mutiara Hitam Tertahan di Tengah Amuk Massa

0

Wartain.com – Stadion Lukas Enembe, Jayapura, menjadi saksi bisu pecahnya kerusuhan hebat usai laga krusial babak play-off Liga 2 Championship antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC pada Jumat (8/5/2026) sore. Kekalahan tipis 0-1 yang diderita tuan rumah memicu kemarahan ribuan suporter yang kecewa lantaran tim kebanggaan mereka, Mutiara Hitam, dipastikan gagal promosi ke kasta tertinggi BRI Super League musim depan. Sabtu, 9 Mei 2026.

Pertandingan penentu tiket terakhir promosi ini berlangsung sengit sejak sepak mula. Gol tunggal kemenangan Adhyaksa FC dicetak oleh penyerang asing Adilson Silva pada masa injury time babak pertama (45+1′) setelah memanfaatkan umpan matang dari Hashim Kipuw. Meski Persipura mendominasi penguasaan bola di babak kedua melalui aksi Jeam Kelly Sroyer dan Ramai Rumakiek, disiplinnya pertahanan tim tamu membuat skor 0-1 bertahan hingga peluit panjang ditiup wasit.

Sesaat setelah pertandingan berakhir pukul 19.00 WIT, situasi mulai tidak terkendali. Ribuan suporter yang berada di tribun mulai melemparkan botol mineral, petasan, hingga flare ke arah lapangan sebagai bentuk protes atas hasil minor tersebut. Tak lama berselang, massa yang tersulut emosi mulai menjebol pagar pembatas dan melakukan invasi ke tengah lapangan, memaksa para pemain Adhyaksa FC dan perangkat pertandingan dievakuasi petugas keamanan menggunakan tameng Brimob.

Kericuhan merembet hingga ke luar area stadion. Berdasarkan pantauan di lokasi, massa yang beringas mulai merusak fasilitas publik dan membakar setidaknya 20 unit kendaraan, termasuk mobil operasional milik kepolisian dan kendaraan pribadi warga yang terparkir di area stadion. Kepulan asap hitam membumbung tinggi di sekitar kompleks olahraga Sentani, menciptakan suasana mencekam di tengah upaya aparat memukul mundur massa menggunakan gas air mata.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, mengonfirmasi bahwa tindakan anarkis ini murni dipicu oleh kekecewaan mendalam suporter atas kegagalan Persipura kembali ke kasta tertinggi sejak terdegradasi tahun 2022 lalu. “Aparat keamanan telah berupaya maksimal melakukan pengamanan, namun jumlah massa yang besar dan emosional membuat situasi sempat sulit dikendalikan. Saat ini kami fokus pada sterilisasi area dan pendataan kerusakan,” ujarnya kepada awak media.

Dengan hasil ini, Adhyaksa FC resmi mengukir sejarah sebagai tim debutan yang berhasil promosi ke BRI Super League 2026/2027 menyusul PSS Sleman dan Garudayaksa FC. Sementara itu, Persipura Jayapura harus rela kembali berlaga di kasta kedua untuk musim ketiga berturut-turut, sebuah catatan pahit bagi klub pemegang empat gelar juara Liga Indonesia tersebut.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Disnakertrans Sukabumi Keluarkan Himbauan, Minta Pencari Kerja Waspada Loker Bodong

0
Oplus_131072

Wartain.com – Maraknya kasus penipuan berkedok lowongan kerja membuat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi angkat bicara. Modus yang digunakan pelaku semakin beragam, mulai dari meminta uang pendaftaran, menjanjikan penempatan cepat, hingga mencatut nama perusahaan besar. Kondisi ini merugikan masyarakat, terutama pencari kerja yang sedang butuh pekerjaan.

Untuk mencegah korban semakin banyak, Disnakertrans Kabupaten Sukabumi mengeluarkan himbauan resmi. Himbauan ini ditujukan agar warga lebih selektif, kritis, dan hanya mengakses informasi lowongan dari kanal yang terpercaya. Langkah preventif ini penting agar proses mencari kerja tetap aman dan bebas pungutan liar.

Berikut 4 poin himbauan dari Disnakertrans Kabupaten Sukabumi:

1. Cari Kerja Melalui Akun Resmi ‘Siap Kerja’

Disnakertrans meminta masyarakat memanfaatkan platform resmi milik pemerintah, yaitu akun ‘Siap Kerja’, untuk mendapatkan informasi lowongan kerja yang valid dan terverifikasi.

2. Laporkan Jika Ada Indikasi Pungli atau Penipuan  

Apabila menemukan indikasi pungutan liar atau penipuan berkedok lowongan kerja, masyarakat diimbau berani melapor ke aparat berwenang atau langsung ke Disnakertrans.

3. Jangan Mudah Tergiur Tawaran Pekerjaan

Warga diminta tidak langsung percaya dengan tawaran kerja yang menjanjikan gaji besar, proses cepat, atau meminta uang di awal. Cek dan pastikan legalitas perusahaan perekrut.

4. Cek Info Loker di Medsos Resmi Disnakertrans Kab. Sukabumi  

Untuk memastikan kebenaran informasi lowongan, masyarakat bisa mengecek update loker melalui media sosial resmi Disnakertrans Kabupaten Sukabumi.

Disnakertrans menegaskan, perlindungan terhadap pencari kerja jadi prioritas utama. Setiap laporan yang masuk terkait pungli atau loker fiktif akan ditindaklanjuti bersama aparat penegak hukum. Masyarakat diminta tidak takut melapor karena identitas pelapor akan dirahasiakan.

Dengan mengikuti himbauan ini, diharapkan warga Sukabumi bisa terhindar dari modus penipuan rekrutmen. Disnakertrans juga mengajak perusahaan untuk membuka lowongan secara transparan melalui kanal resmi agar tercipta ekosistem ketenagakerjaan yang sehat dan aman bagi semua pihak.***

Editor : Aab Abdul Malik

(SRM)

Veda Ega Pratama Siap Tampil Maksimal di Le Mans, Target Jadi yang Terbaik

0
Oplus_131072

Wartain.com – Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menyatakan kesiapannya tampil habis-habisan di seri Le Mans, Prancis. Rider Astra Honda Racing Team itu bertekad meraih hasil terbaik di ajang JuniorGP yang digelar di Sirkuit Bugatti, Le Mans.

Veda datang ke Le Mans dengan modal positif. Pada seri sebelumnya di Estoril, Portugal, ia sukses finis di posisi 5 besar setelah duel ketat dengan pebalap Eropa. Hasil itu menambah kepercayaan dirinya menghadapi trek legendaris Le Mans.

“Persiapan sudah maksimal. Fisik, mental, dan setting motor terus kami perbaiki bareng tim. Target saya jelas, jadi yang terbaik di Le Mans,” ujar Veda, Kamis (8/5/2026).

Sirkuit Bugatti Le Mans dikenal punya karakter stop and go dengan banyak tikungan lambat dan zona pengereman keras. Veda mengaku sudah mempelajari data dan video balap untuk beradaptasi cepat dengan layout sirkuit.

Tim Astra Honda juga melakukan evaluasi besar setelah seri Estoril. Fokus utama ada di peningkatan akselerasi keluar tikungan dan stabilitas saat late braking. Veda optimistis perubahan itu akan cocok dengan karakter Le Mans.

Ini jadi kali pertama Veda balapan di Le Mans untuk kelas JuniorGP. Meski rookie, ia tak mau sekadar jadi penggembira. Pengalaman balap di Eropa musim lalu jadi bekal penting menghadapi tekanan dan cuaca yang berubah-ubah.

Musim 2026 jadi musim kedua Veda di JuniorGP. Sejauh ini grafik performanya terus naik. Ia kini berada di posisi 6 klasemen sementara dengan 28 poin, hanya terpaut 15 poin dari pemuncak klasemen.

Veda sadar persaingan di JuniorGP sangat ketat. Pebalap Spanyol dan Italia mendominasi 10 besar. Namun ia yakin dengan kerja keras dan dukungan tim, pebalap Indonesia bisa bersaing di barisan depan.

Dukungan dari Tanah Air juga jadi motivasi tambahan. Veda mengaku banyak dapat pesan semangat dari fans Indonesia. “Saya mau buktikan anak Indonesia bisa kompetitif di Eropa. Le Mans jadi pembuktian,” tegasnya.

Balapan JuniorGP Le Mans akan digelar Minggu (11/5/2026). Veda akan start dari sesi kualifikasi Sabtu untuk menentukan posisi grid. Jika mampu tampil konsisten, peluang naik podium sangat terbuka.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)