26.7 C
Jakarta
Minggu, Juli 5, 2026
Beranda blog Halaman 113

Waspada UV Ekstrem, Sukabumi Cerah Berawan hingga Malam

0
Oplus_131072

Wartain.com – Cuaca di wilayah Sukabumi dan sekitarnya, termasuk Lembursawah, diprediksi cerah berawan sepanjang Minggu (10/5/2026). Meski peluang hujan kecil, warga diimbau waspada Indeks UV yang masuk kategori ekstrem pada siang hari.

Berdasarkan data http://Weather.com, suhu pagi ini tercatat 28°C dengan kelembapan 74% dan angin tenggara 14 km/jam. Kondisi berawan sebagian akan bertahan hingga siang dengan suhu tertinggi mencapai 29°C sekitar pukul 12.00–13.00 WIB.

Memasuki sore, langit mulai dominan berawan. Suhu perlahan turun ke 26°C pada pukul 16.00 WIB dan 24°C saat petang. Peluang hujan masih rendah, berkisar 9-24% dari siang hingga malam hari. Angin bertiup dari tenggara dengan kecepatan 6-18 km/jam.

Yang perlu diwaspadai adalah Indeks UV. Pada pukul 11.00–12.00 WIB, UV menyentuh level 11 atau kategori Ekstrem. UV baru turun ke level 10 (Sangat Tinggi) pukul 13.00 WIB, dan terus melandai ke level 3 (Sedang) pukul 15.00 WIB. Warga yang beraktivitas di luar ruangan disarankan pakai pelindung seperti topi, payung, atau tabir surya.

Untuk malam hari, cuaca diprediksi tetap berawan dengan suhu 23-24°C. Kelembapan meningkat hingga 98% menjelang pukul 21.00 WIB. Kualitas udara saat ini berada di angka 62 atau kategori Sedang.

Prakiraan cuaca dibeberapa wilayah Sukabumi, Minggu (10/5/2026), ada juga yang berpotensi diguyur hujan ringan sejak pagi hingga sore. Suhu berkisar 22-28°C dengan UV tetap Ekstrem di level 11. Kondisi serupa berlanjut Senin (11/5/2026) dengan hujan ringan hingga hujan pada siang hari.

BMKG mengimbau masyarakat tetap memantau prakiraan cuaca harian, terutama bagi petani dan warga yang masih menggunakan tungku kayu. Angin dan perubahan cuaca mendadak bisa meningkatkan risiko kebakaran.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Gelar Roadshow di Parakansalak, Kabid SDA DPU Sukabumi Tekankan Sinkronisasi Program Irigasi Lewat SIPD

0
Oplus_131072

Wartain.com – Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi, Yadi Supriyadi, menggelar roadshow sinergitas infrastruktur kewilayahan di Kecamatan Parakansalak, Jumat (8/5/2026).

Roadshow tersebut melibatkan camat, UPTD PU Wilayah III, serta Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Daerah Irigasi Cisukarame. Fokus kegiatan adalah meningkatkan kualitas jaringan irigasi dan menyelaraskan program keirigasian dengan prioritas pembangunan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Yadi menegaskan, sinkronisasi program jadi kunci agar pembangunan irigasi masuk skala prioritas daerah. Sesuai arahan pimpinan, seluruh usulan harus berbasis SIPD agar lebih terukur dan tepat sasaran.

“Program yang dijalankan harus benar-benar berdampak bagi masyarakat, khususnya petani. Jangan sampai pembangunan irigasi hanya jadi proyek tanpa manfaat,” tegas Yadi.

Menurutnya, roadshow ini menjadi ruang strategis untuk menyerap aspirasi langsung dari mitra cai di lapangan. Berbagai kebutuhan hingga kendala pengelolaan jaringan irigasi dibahas terbuka agar solusi yang diambil lebih akurat.

Yadi menambahkan, tantangan irigasi di lapangan cukup kompleks. Mulai dari kerusakan saluran, sedimentasi, hingga kebutuhan normalisasi. Karena itu, keterlibatan P3A sangat penting sebagai ujung tombak di tingkat petani.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antarwilayah dalam mengelola daerah irigasi. Kolaborasi antara pemerintah, UPTD, kecamatan, dan kelompok tani dinilai mampu mendongkrak produktivitas pertanian di Sukabumi.

“Saya berharap kolaborasi ini terus diperkuat. Pemerintah tidak bisa jalan sendiri. Peran serta P3A dalam pemeliharaan jaringan irigasi itu vital,” ujarnya.

Dalam forum itu, Yadi juga memaparkan sejumlah program peningkatan kualitas irigasi tahun ini. Termasuk strategi memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dan pemeliharaan jaringan air agar berkelanjutan.

Roadshow sinergitas ini akan terus digelar di beberapa titik irigasi lain di Kabupaten Sukabumi. Tujuannya memastikan seluruh program DPU Bidang SDA selaras dengan kebutuhan riil petani dan arah pembangunan daerah.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Kader Al-Masthuriyah Masuk AHWA Kemenag RI, KALAM Sukabumi: Amanah Besar untuk Kemajuan Pesantren

0
Oplus_131072

Wartain.com — Kabar membanggakan datang dari lingkungan pesantren dan alumni Al-Masthuriyah. Daden Abdullah M. Syakir, salah satu kader terbaik Al-Masthuriyah, dipercaya menjadi anggota Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) berdasarkan Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 609 Tahun 2026.

AHWA merupakan forum yang diberikan kewenangan dalam proses pengambilan keputusan dan seleksi anggota Majelis Masyayikh, lembaga yang memiliki peran strategis dalam penguatan sistem penjaminan mutu pendidikan pesantren di Indonesia.

Penunjukan tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Pengurus Daerah Keluarga Alumni Al-Masthuriyah (KALAM) Kabupaten Sukabumi, Jihad. Ia menyampaikan ucapan selamat dan penghargaan atas amanah yang diberikan kepada Daden Abdullah M. Syakir yang juga merupakan pembina PD KALAM Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan pemerintah menjadi bentuk pengakuan terhadap kapasitas, integritas, serta kontribusi tokoh pesantren dalam pembangunan pendidikan Islam nasional.

“Ini merupakan kebanggaan bagi keluarga besar Al-Masthuriyah dan masyarakat Sukabumi. Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Kang Daden Abdullah M. Syakir atas amanah sebagai anggota AHWA. Semoga dapat menjalankan tugas dengan baik serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pesantren di Indonesia,” ujar Jihad, Minggu 10/05/2026.

Ia berharap kehadiran tokoh asal Sukabumi dalam struktur strategis tersebut dapat memperkuat peran pesantren dalam menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keilmuan dan tradisi Islam yang moderat.

“Semoga amanah ini mampu mengangkat marwah pesantren Indonesia dan memperkuat posisi pesantren sebagai pusat pendidikan, peradaban, serta pembentukan karakter bangsa,” tambahnya.

Keberadaan AHWA sendiri dinilai memiliki posisi penting karena berperan dalam menentukan figur-figur yang akan duduk di Majelis Masyayikh. Lembaga tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kualitas dan standar pendidikan pesantren sebagaimana amanat Undang-Undang Pesantren.

Penunjukan Daden Abdullah M. Syakir pun menjadi momentum tersendiri bagi kalangan alumni dan keluarga besar Al-Masthuriyah untuk terus mendorong lahirnya kader-kader pesantren yang mampu berkontribusi di tingkat nasional.***

Editor : Aab Abdul Malik

(DH)

Fajar Baru di Tengah Badai Global: Mengawal Indonesia Menuju Pemimpin Tatanan Dunia

0
Oplus_131072

Oleh : Aam Abdul Salam/Sekjen PPJNA 98, Dewan Pembina Yayasan Majelis Dzikir Merah Putih, Sekjen Komite Nasional Kedaulatan Energi, Presidium MD KAHMI Sukabumi, Mantan Ketua Dewan Tani Indonesia (DTI) Jawa Barat

Wartain.com – Dunia hari ini sedang berdiri di tepi jurang yang amat curam. Ketegangan antara blok Amerika Serikat-Israel melawan poros Iran bukan sekadar riak politik biasa, melainkan dentum keras yang menandai runtuhnya tatanan lama. Di balik desing peluru dan diplomasi meja makan, ada pergeseran energi besar yang sedang terjadi dalam siklus alam semesta.

Secara spiritual dan historis, dunia kerap mengalami pergolakan hebat setiap 25 tahun sebagai bagian dari proses “pembersihan” tatanan. Ini bukan sekadar kebetulan geopolitik, melainkan momentum alam semesta untuk menyeimbangkan kembali ketimpangan.

Dominasi kekuatan tunggal mulai luruh, digantikan oleh kesadaran kolektif tentang kedaulatan dan keadilan. Dalam perspektif spiritual, badai global ini adalah “kontraksi” sebelum lahirnya era baru yang lebih manusiawi.

Secara ekonomi, ketergantungan dunia pada energi dan pangan menjadikan Indonesia sebagai pusat gravitasi baru. Konflik global di Timur Tengah memaksa dunia mencari jangkar keamanan baru. Di sinilah posisi strategis Indonesia bermain. Kita bukan lagi penonton di pinggir lapangan.

Dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah—dari nikel hingga energi hijau—Indonesia memegang kartu as dalam negosiasi global. Kekuatan ekonomi ini adalah fondasi politik untuk berdiri sama tinggi dengan negara-negara adidaya.

Di saat budaya Barat mulai kelelahan dengan narasi konflik, Indonesia menawarkan alternatif budaya “Jalan Tengah”. Nilai-nilai Pancasila yang mengedepankan musyawarah dan gotong royong menjadi oase di tengah gersangnya empati dunia. Menjadi negara adidaya tidak harus menjadi penindas; Indonesia berpeluang menjadi adidaya moral yang memimpin dengan teladan, bukan dengan ancaman militer.

Amanah Konstitusi dan Diplomasi Prabowo

Visi Presiden Prabowo Subianto dalam menghadapi turbulensi global ini sejalan dengan mandat suci UUD 1945: ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Langkah-langkah strategis yang diambil—mulai dari penguatan pertahanan hingga diplomasi ekonomi yang berwibawa—menunjukkan bahwa Indonesia siap mengambil tongkat estafet kepemimpinan global.

Namun, perjuangan ini bukanlah milik pemerintah semata. Kekuatan sejati seorang pemimpin terletak pada denyut nadi rakyatnya. Upaya besar Presiden Prabowo di panggung internasional membutuhkan “bahan bakar” berupa doa yang tulus dan dukungan yang solid dari seluruh elemen bangsa.

Momentum 25 tahunan ini adalah pintu gerbang. Jika kita bersatu, Indonesia tidak hanya akan lolos dari krisis, tetapi akan bangkit menjadi mercusuar yang memandu dunia keluar dari kegelapan perang.

Saatnya Indonesia memimpin, saatnya perdamaian dunia diwujudkan dari tanah Nusantara.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Drama Adu Penalti di Maguwoharjo: Garudayaksa FC Bungkam PSS Sleman Jadi Juara Liga 2

0

Wartain.com – Garudayaksa FC resmi menasbihkan diri sebagai juara Liga 2 Championship 2025/2026 setelah menumbangkan PSS Sleman lewat drama adu penalti yang dramatis. Pertandingan partai puncak ini digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu, 9 Mei 2026.

Kemenangan ini mengukuhkan dominasi tim asuhan Widodo C. Putro tersebut sebagai kekuatan baru di kancah sepak bola nasional.

Laga berlangsung sangat sengit sejak peluit pertama dibunyikan. Garudayaksa sempat membungkam pendukung tuan rumah di babak pertama setelah unggul 2-0 melalui gol Alfin Kelilauw pada menit ke-22 dan eksekusi penalti Everton Nascimento di menit ke-35. Namun, PSS Sleman yang tak mau malu di hadapan pendukungnya sendiri berhasil bangkit di babak kedua dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2 hingga waktu normal berakhir.

Pertandingan pun harus dilanjutkan ke babak tambahan (extra time) 2×15 menit, namun kedua tim gagal menambah pundi-pundi gol. Kondisi ini memaksa pemenang ditentukan melalui babak adu penalti. Dalam sesi tos-tosan yang menegangkan tersebut, Garudayaksa FC akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor penalti 4-3 (total skor 6-5), setelah salah satu penendang PSS Sleman gagal menjalankan tugasnya dengan sempurna.

Kemenangan Garudayaksa FC ini sekaligus melengkapi pencapaian mereka yang luar biasa sebagai tim debutan. Di bawah naungan patron Prabowo Subianto, tim ini tidak hanya sekadar naik kasta ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia, tetapi juga menyandang gelar juara. Sementara bagi PSS Sleman, kekalahan ini memupus harapan mereka untuk mengawinkan status promosi dengan gelar juara di kandang sendiri.

Terlepas dari hasil final tersebut, kepastian mengenai tim yang berhak naik kasta ke Liga 1 Super League musim depan sudah dikantongi. Selain sang juara Garudayaksa FC dan runner-up PSS Sleman, satu tiket promosi terakhir berhasil diamankan oleh Adhyaksa FC. Kepastian Adhyaksa FC promosi didapat setelah mereka mengalahkan Persipura Jayapura dengan skor tipis 1-0 pada laga playoff promosi yang digelar sehari sebelumnya.

Dengan hasil ini, ketiga tim tersebut resmi menggantikan posisi tiga tim yang terdegradasi ke Liga 2. Gelaran Liga 2 musim 2025/2026 pun ditutup dengan penyerahan trofi kepada kapten Garudayaksa FC di tengah gemuruh suporter yang memadati Stadion Maguwoharjo. Para kontestan kini bersiap menatap persaingan yang jauh lebih berat di kasta tertinggi pada musim mendatang.***

Editor : Aab Abdul Malik

Si Jago Merah Lahap Rumah Lansia di Sagaranten, Satu Ton Gabah Ikut Jadi Abu

0
Oplus_131072

Wartain.com – Asap hitam pekat membubung dari Kampung Ciherang, Desa Margaluyu, Sagaranten, Sabtu sore (9/5/2026). Warga berhamburan keluar rumah. Sumbernya: dapur rumah panggung milik pasangan lansia Endang (56) dan Sari (58) yang sudah dikepung api.

Semuanya berawal dari aktivitas rutin. Sari sedang menanak nasi di tungku kayu seperti biasa. Namun sore itu berbeda. Pandangan yang sudah rabun membuat Sari tak sadar ada bara yang jatuh ke dinding dapur. Kayu kering langsung menyambut. Dalam hitungan menit, api naik ke atap.

Pukul 16.30 WIB, api sudah tak terkendali. Endang yang sedang mencangkul di sawah hanya bisa terpaku melihat rumahnya dari kejauhan. “Saya lihat asap tebal, langsung lari. Tapi pas sampai, api sudah besar sekali,” kata Endang dengan suara bergetar.

Ketua RT 010, Wandi, mengaku detik-detik penyelamatan Sari berlangsung dramatis. Warga tak pikir panjang menerobos asap tebal. “Kuncinya cepat. Kalau telat sedikit, Ibu Sari bisa kejebak. Alhamdulillah selamat,” ujarnya.

Sayang, harta benda tak bisa diselamatkan. Petugas P2BK Sagaranten, Deniar Rumpaka, merinci kerugian korban: rumah ukuran 5×10 meter, Honda Supra Fit, gabah kering satu ton yang baru dipanen, uang tunai Rp6 juta, dan surat-surat penting. Taksiran kerugian menyentuh Rp60 juta.

“Api cepat sekali karena material rumah dominan kayu. Sumbernya dari tungku masak,” jelas Deniar.

Tim gabungan dari Damkar, Koramil 2211, Polsek Sagaranten, Satpol PP, Tagana, IPSM, dan warga baru berhasil melumpuhkan api setelah satu jam lebih.

Malam itu, Endang dan Sari hanya bisa menatap puing rumahnya yang menghitam. Keduanya kini menumpang di rumah kerabat. Pemerintah Desa Margaluyu mulai membuka donasi untuk meringankan beban korban.

Kejadian ini jadi alarm keras bagi warga yang masih setia dengan tungku kayu. Satu percikan, satu kelengahan, bisa melenyapkan semua yang dikumpulkan seumur hidup. Aparat mengimbau warga tidak meninggalkan dapur saat tungku menyala dan jauhkan kayu bakar dari sumber api.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Arema FC Tampil Perkasa, Gilas PSM Makassar 3-0 di Kanjuruhan

0

Wartain.com – Arema FC berhasil mengamankan poin penuh setelah menundukkan tamunya, PSM Makassar, dengan skor telak 3-0 dalam lanjutan laga BRI Super League yang digelar di Stadion Kanjuruhan. Kemenangan meyakinkan ini menjadi bukti efisiensi strategi “Singo Edan” dalam memanfaatkan setiap peluang di depan gawang lawan. Sabtu, 9 Mei 2026.

Pesta gol Arema FC dibuka pada menit ke-10 melalui titik putih. Dalberto yang maju sebagai eksekutor berhasil menyarangkan bola dengan tenang setelah sebelumnya Gabi dilanggar keras di dalam kotak penalti oleh barisan pertahanan PSM Makassar. Gol cepat ini langsung merubah ritme permainan dan meningkatkan kepercayaan diri skuad tuan rumah di awal babak pertama.

Memasuki babak kedua, Arema FC tidak menurunkan intensitas serangan. Pada menit ke-52, Gabi menambah keunggulan melalui sebuah sontekan manis yang gagal diantisipasi oleh penjaga gawang PSM. Meski PSM Makassar berusaha mengejar ketertinggalan, koordinasi lini belakang Arema yang dipimpin oleh disiplin tinggi berhasil mematahkan serangan tim tamu.

Kemenangan Arema FC akhirnya dikunci pada menit ke-69 lewat gol Vinicius. Gol ketiga ini tercipta melalui skema kerja sama tim yang sangat apik di lini tengah, diakhiri dengan penyelesaian akhir yang sangat tenang oleh sang pemain. Skor 3-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit.

Menariknya, berdasarkan statistik pertandingan, PSM Makassar sebenarnya lebih mendominasi jalannya laga dengan penguasaan bola mencapai 58% berbanding 42% milik Arema FC. Tim tamu juga melepaskan total 20 tembakan, jauh lebih banyak dari Arema yang hanya melakukan 11 percobaan. Namun, Arema tampil jauh lebih efektif dengan mencatatkan 7 tembakan tepat sasaran, sedangkan PSM hanya 6 tembakan.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi PSM Makassar yang tercatat melakukan 60 sentuhan di kotak penalti lawan dan 51 operan ke sepertiga akhir lapangan, namun gagal mengonversinya menjadi satu gol pun. Di sisi lain, lini pertahanan Arema FC tampil solid dengan mencatatkan 18 kali sapuan (clearances) untuk menjaga kesucian gawang mereka hingga akhir laga.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Kadisnakertrans Sukabumi Minta Pencari Kerja Waspadai Lowongan Palsu dan Pungli 

0

Wartain.com – Menjelang musim kelulusan sekolah serta perayaan Idul Adha 2026, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap maraknya penipuan berkedok lowongan pekerjaan dan praktik pungutan liar dalam proses rekrutmen tenaga kerja.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, mengatakan meningkatnya jumlah pencari kerja kerap dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk menawarkan pekerjaan palsu dengan iming-iming gaji besar dan proses penerimaan instan.

Menurutnya, masyarakat harus lebih teliti sebelum melamar pekerjaan dan memastikan informasi lowongan berasal dari sumber resmi serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Pencari kerja jangan mudah percaya pada tawaran yang menjanjikan masuk kerja cepat tanpa proses jelas. Pastikan informasi lowongan berasal dari lembaga atau perusahaan resmi,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).

Ia juga menegaskan bahwa proses rekrutmen resmi tidak memungut biaya apa pun kepada pelamar kerja. Karena itu, masyarakat diminta waspada apabila ada pihak yang meminta sejumlah uang dengan alasan administrasi, uang jaminan, ataupun biaya penempatan kerja.

“Kalau ada permintaan uang untuk bisa diterima bekerja, masyarakat harus berhati-hati karena hal tersebut patut dicurigai sebagai praktik penipuan atau pungli,” tegasnya.

Disnakertrans Kabupaten Sukabumi turut mengajak masyarakat memanfaatkan layanan resmi pemerintah dalam mencari pekerjaan, salah satunya melalui platform SIAPKerja.

Selain lebih aman, platform tersebut dinilai dapat membantu pencari kerja memperoleh informasi lowongan yang valid dan terpercaya.

Selain itu, warga juga diimbau segera melapor kepada aparat penegak hukum atau instansi terkait apabila menemukan dugaan penipuan maupun pungli dalam proses penerimaan tenaga kerja.

Adapun imbauan yang disampaikan Disnakertrans Kabupaten Sukabumi kepada masyarakat di antaranya: Mencari lowongan kerja melalui akun resmi SIAPKerja. Melaporkan indikasi pungli atau penipuan kepada pihak berwenang. Tidak mudah tergoda tawaran pekerjaan yang tidak jelas asal-usulnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

DP3A Sukabumi Percepat Pemenuhan Indikator Kabupaten Layak Anak 2026

0

Wartain.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mempercepat proses Evaluasi Mandiri Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan koordinasi lintas sektor hingga pendampingan intensif terhadap kecamatan dan desa/kelurahan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi mengatakan, saat ini capaian nilai Evaluasi Mandiri KLA Kabupaten Sukabumi telah mencapai 800,32 dari total nilai maksimal 1.000 poin.

Meski demikian, Agus mengungkapkan masih terdapat tantangan pada pemenuhan indikator Kecamatan Layak Anak dan Desa/Kelurahan Layak Anak yang baru mencapai sekitar 35 persen.

“Hal ini menjadi fokus utama percepatan karena keterlibatan kecamatan dan desa atau kelurahan memiliki kontribusi besar terhadap peningkatan nilai KLA Kabupaten Sukabumi,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima wartaincom, Sabtu (9/5/2026).

Sebagai dinas pengampu program KLA, DP3A terus mendorong seluruh perangkat daerah, camat, hingga pemerintah desa dan kelurahan untuk mempercepat penyelesaian indikator yang masih belum terpenuhi.

Agus optimistis capaian nilai evaluasi mandiri Kabupaten Sukabumi masih dapat meningkat melalui penguatan koordinasi serta pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Pemkab Sukabumi terus mendorong seluruh perangkat daerah, camat, serta pemerintah desa dan kelurahan untuk bergerak cepat menyelesaikan pemenuhan indikator KLA. Kami optimistis capaian nilai evaluasi mandiri masih bisa terus meningkat,” katanya.

Dalam rangka percepatan tersebut, Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak disebut telah melakukan monitoring harian, pendampingan teknis, hingga penguatan koordinasi lintas sektor agar seluruh indikator dapat terpenuhi sebelum batas akhir penginputan.

Agus menegaskan, program Kabupaten Layak Anak bukan hanya sekadar mengejar target penilaian, melainkan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak.

“Program KLA ini merupakan komitmen bersama untuk mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan berpihak pada anak di Kabupaten Sukabumi,” tandasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Nobar Persib vs Persija di Mapolres Sukabumi, Warga Disuguhi Hiburan dan Doorprize 

0

Wartain.com – Suasana akhir pekan di Kabupaten Sukabumi dipastikan bakal semakin meriah. Polres Sukabumi menggelar kegiatan nonton bareng pertandingan klasik Super League antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta pada Minggu (10/5/2026) sore.

Kegiatan yang dipusatkan di Mapolres Sukabumi tersebut akan dimulai pukul 15.30 WIB dan terbuka untuk masyarakat umum.

Antusiasme warga diperkirakan tinggi mengingat duel Persib kontra Persija selalu menghadirkan tensi dan gengsi besar di dunia sepak bola nasional.

Kapolres Sukabumi AKBP Samian mengatakan, kegiatan nobar digelar sebagai sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat melalui hiburan yang positif dan penuh kebersamaan.

Menurutnya, sepak bola seharusnya menjadi ajang pemersatu, bukan memicu perpecahan. Karena itu, pihaknya mengajak masyarakat menikmati pertandingan dengan tertib dan tetap menjaga suasana kondusif.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan ruang hiburan yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Rivalitas di lapangan cukup menjadi bagian pertandingan, sedangkan di luar lapangan kita tetap menjunjung persaudaraan,” ujarnya.

Tak hanya menyiapkan layar nobar, panitia juga menyediakan makan dan minum gratis bagi seluruh penonton yang hadir. Beragam doorprize menarik pun telah disiapkan untuk menambah kemeriahan acara.

Laga Persib melawan Persija sendiri menjadi salah satu pertandingan paling dinanti pada pekan ke-32 Super League.

Persib Bandung saat ini tengah berupaya menjaga peluang dalam persaingan papan atas, sementara Persija Jakarta memburu hasil maksimal demi memperkuat posisi mereka di klasemen.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)