26.7 C
Jakarta
Minggu, Juli 5, 2026
Beranda blog Halaman 112

Pengusaha dan Pemkec Jampangkulon Bersatu, Rumah Janda Lansia di Bojongsari Dibedah

0

Wartain.com — Kepedulian terhadap warga kurang mampu kembali ditunjukkan melalui kolaborasi antara para pengusaha di Kecamatan Jampangkulon dengan Pemerintah Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi.

Sinergi tersebut diwujudkan dalam program pembangunan rumah tidak layak huni (rutilahu) milik seorang janda lansia bernama Enung. Enung, warga Kampung Talagasari, Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, sebelumnya diketahui tinggal di rumah dengan kondisi memprihatinkan dan membutuhkan penanganan segera.

Melihat kondisi tersebut, Camat Jampangkulon Dading menginisiasi gerakan kepedulian bersama para pengusaha setempat untuk membantu memperbaiki tempat tinggal lansia tersebut.

Melalui penggalangan bantuan secara swadaya, dana pembangunan rumah berhasil dihimpun dari puluhan pengusaha di wilayah Jampangkulon. Bantuan tersebut kemudian digunakan untuk proses bedah rumah agar Ibu Enung dapat menempati hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Camat Jampangkulon, Dading, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut. Menurutnya, kepedulian para pengusaha menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para pengusaha yang telah bersama-sama membantu pembangunan rumah Ibu Enung. Mudah-mudahan segala rezeki dan kebaikan yang telah diberikan mendapat balasan berlipat ganda dari Allah SWT,” ujarnya.

Dading menambahkan, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta seperti ini menjadi langkah positif dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga lansia yang membutuhkan perhatian lebih.

Ia berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial tersebut dapat terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk saling membantu sesama.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Persib Menang 2-1 atas Persija, Polisi Pastikan Situasi Nobar di Sukabumi Tetap Kondusif

0
Oplus_131072

Wartain.com — Aparat kepolisian meningkatkan pengamanan saat laga panas Persib Bandung kontra Persija Jakarta yang berlangsung pada Minggu (10/5/2026).

Apel kesiapan personel digelar di kawasan TMC Exit Tol Parungkuda sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan selama kegiatan nonton bareng (nobar) di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan apel dipimpin langsung Kapolsek Parungkuda AKP Erman dan melibatkan personel gabungan dari Polres Sukabumi bersama jajaran Polsek. Pengamanan difokuskan pada titik-titik nobar yang diperkirakan dipadati pendukung Persib Bandung, terutama di kawasan Cicurug dan Cibadak.

AKP Erman menjelaskan, langkah pengamanan dilakukan untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif sejak sebelum pertandingan dimulai hingga usai laga berlangsung.

Menurutnya, potensi kerawanan umumnya terjadi setelah acara nobar berakhir, terutama saat massa suporter melakukan konvoi kendaraan di jalan raya.

“Personel kami tempatkan di setiap titik nobar untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Jika terjadi peningkatan situasi atau potensi gesekan, tim siaga akan langsung melakukan penguatan pengamanan,” ujarnya.

Sebanyak kurang lebih 100 personel diterjunkan dalam operasi pengamanan tersebut. Selain di wilayah utara Sukabumi sekitar Exit Tol Parungkuda, pengamanan juga dilakukan di wilayah selatan, termasuk kawasan Palabuhanratu.

Tak hanya melakukan penjagaan di lokasi nobar, aparat kepolisian juga mengintensifkan patroli mobile di sepanjang jalur Cicurug hingga Cibadak. Langkah itu dilakukan guna memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan aktivitas masyarakat tidak terganggu.

Pertandingan sendiri telah berakhir dengan kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta dengan skor 2-1. Hasil tersebut disambut antusias para Bobotoh yang menggelar nobar di sejumlah titik di Kabupaten Sukabumi.

Meski terjadi euforia kemenangan, situasi secara umum terpantau aman dan kondusif. Aparat kepolisian tetap melakukan pemantauan dan patroli pascapertandingan guna mengantisipasi konvoi maupun potensi gangguan ketertiban di jalan raya.

Polisi juga mengimbau seluruh suporter agar tetap menjaga ketertiban serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat lainnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Brace Adam Alis Bungkam Persija, Persib Menangi Derby Klasik di Samarinda

0

Wartain.com – Persib Bandung sukses mengamankan tiga poin krusial dalam laga bertajuk “El Clasico Indonesia” setelah menumbangkan Persija Jakarta dengan skor tipis 2-1. Pertandingan pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 ini digelar di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu sore (10/5/2026). Kemenangan Maung Bandung dipastikan lewat dwigol Adam Alis yang membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal lebih dulu.

Persija Jakarta sebenarnya memulai laga dengan kepercayaan diri tinggi meski harus bermain jauh dari ibu kota karena alasan keamanan. Macan Kemayoran membuka keunggulan pada menit ke-19 melalui aksi individu penyerang asing mereka, Alaaeddine Ajaraie. Memanfaatkan kelengahan lini belakang lawan, Ajaraie melepaskan sepakan kaki kiri akurat yang gagal diantisipasi oleh kiper Persib, Teja Paku Alam.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Persib yang mendominasi penguasaan bola hingga 66% merespons dengan tekanan bertubi-tubi. Menit ke-28, Adam Alis menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah memanfaatkan kesalahan koordinasi di lini pertahanan Persija yang dikawal Carlos Eduardo. Gol ini menjadi momentum kebangkitan anak asuh Bojan Hodak untuk terus menggempur pertahanan rival abadi mereka.

Petaka bagi Persija kembali datang di menit ke-37. Berawal dari umpan terobosan cerdik Thom Haye, Adam Alis kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mencetak brace. Ia berhasil memenangi duel satu lawan satu sebelum menceploskan bola ke gawang, membuat skor berbalik 2-1 untuk keunggulan Maung Bandung. Hingga peluit panjang dibunyikan, Persija yang mencoba menyamakan kedudukan gagal menembus tembok kokoh Persib.

Secara statistik, laga berlangsung sangat kontras secara taktikal. Persija yang bermain lebih pragmatis mencatatkan 30 kali sapuan (clearances) dan 29 kali tekel untuk menahan gempuran. Sebaliknya, Persib Bandung tampil sangat dominan dengan melepaskan 19 tembakan dan menciptakan 11 peluang emas. Efektivitas transisi dan akurasi operan yang mencapai 84% menjadi kunci dominasi Persib sepanjang 90 menit pertandingan.

Hasil ini semakin memperkokoh posisi Persib Bandung di puncak klasemen sementara dengan koleksi 75 poin, sekaligus memperpanjang tren negatif Persija yang belum pernah menang atas Persib dalam lima pertemuan terakhir. Bagi Persija, kekalahan di tempat netral ini menjadi pukulan telak dalam ambisi mereka menembus papan atas di sisa musim kompetisi 2025/2026.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Petani Ditipu Pupuk NPK ‘Zonk’, SMSI Sukabumi Raya Tuntut KP3 Turun ke Lapangan

0

Wartain.com – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sukabumi Raya menyoroti tajam kinerja Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Kabupaten Sukabumi. Sorotan ini muncul setelah ditemukannya pupuk NPK yang diduga palsu dan telah beredar belasan tahun di wilayah Sukabumi.

Ketua SMSI Sukabumi Raya, Eman Sulaeman alias Kang Sule, menyebut temuan ini sebagai kelalaian fatal. Hasil uji laboratorium Departemen Agronomi dan Hortikultura IPB University mengungkap pupuk merek “NaKCL PLUS/NK” hanya mengandung hara di bawah 2 persen. Padahal, label kemasan mengklaim kandungan Nitrogen 13% dan Kalium 18%.

“Ini temuan yang sangat fatal. Hasil lab sudah bicara bahwa kandungan Nitrogen dan Kaliumnya ‘zonk’. Pertanyaannya, selama ini KP3 kerjanya apa? Kok barang seperti ini bisa bebas beredar bahkan sampai belasan tahun,” tegas Kang Sule, Minggu (10/5/2026).

Pernyataan itu disampaikan didampingi Sekretaris SMSI Sukabumi Raya sekaligus CEO Lingkarpena.com, Aris Wanto, dan Bendahara sekaligus CEO Wartain.com, Siti Ratna Maymunah, S.Pd.

Berdasarkan Sertifikat Hasil Pengujian (SHP) No. 286/05/DL/26, pupuk tersebut hanya mengandung Nitrogen 0,26% dan Kalium 1,45%. Saat diuji sederhana, butiran pupuk tidak larut dan justru menyisakan tumpukan pasir kasar yang diduga pasir laut berpewarna. Kandungan hara yang ‘zonk’ ini jelas merugikan petani.

Kang Sule menegaskan KP3 yang melibatkan Dinas Pertanian, Kepolisian, dan Kejaksaan seharusnya jadi benteng terakhir petani. “Petani kita sudah susah, jangan lagi ditipu dengan pupuk palsu. Material pasir itu kalau masuk ke lahan terus-menerus bisa merusak struktur tanah. KP3 jangan hanya tajam di administrasi, tapi harus garang di lapangan,” kata mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) itu.

Ia mendesak tim KP3 segera mengambil langkah luar biasa untuk memutus mata rantai peredaran pupuk palsu. SMSI meminta aparat melakukan sidak ke semua kios, menarik barang, dan memproses hukum produsennya. “Kami di SMSI akan terus mengawal kasus ini sampai ada tindakan nyata. Jangan biarkan mafia pupuk berpesta di atas keringat petani Sukabumi,” tegasnya.

Kasus pupuk NPK ‘zonk’ ini menambah daftar persoalan distribusi pupuk yang merugikan petani. SMSI Sukabumi Raya memastikan akan terus memantau perkembangan penanganan kasus ini dan mendorong transparansi penegakan hukum agar tidak ada lagi petani yang jadi korban.***

Editor : Aab Abdul Malik

(SRM)

Gunung Dukono Halmahera Utara Erupsi, Lima Pendaki Luka dan Warga Diimbau Waspada Abu Vulkanik

0
Oplus_131072

Wartain.com – Gunung Dukono di Pulau Halmahera, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi pada Jumat pagi (8/5/2026) pukul 07.41 WIT. Letusan disertai kolom abu tebal setinggi 10.000 meter di atas puncak dan suara dentuman yang terdengar hingga permukiman warga.

Plt. Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria, menyebut erupsi terekam seismogram dengan amplitudo maksimum 34 mm dan durasi 967,56 detik. Kolom abu teramati berwarna putih, kelabu, hingga hitam dengan intensitas tebal. Arah sebaran abu condong ke utara dan berpotensi berdampak ke wilayah permukiman serta Kota Tobelo lewat hujan abu vulkanik.

Gunung Dukono saat ini berstatus Level II (Waspada). Aktivitas erupsi magmatik eksplosif Dukono memang kembali meningkat sejak 30 Maret 2026. Tercatat 199 kali erupsi dengan tinggi kolom 50–400 meter dari puncak sebelum letusan besar Jumat pagi. PVMBG mencatat rata-rata 95 kejadian erupsi sejak akhir Maret.

Dampak langsung erupsi menimpa pendaki. BNPB melaporkan sedikitnya lima pendaki mengalami luka-luka dan masih dalam pendataan petugas. Tim gabungan BPBD Halmahera Utara, BPBD Provinsi Maluku Utara, dan Basarnas terus melakukan penyisiran serta evakuasi terhadap pendaki yang berada di kawasan gunung saat aktivitas vulkanik meningkat.

PVMBG dan Badan Geologi mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Dukono, khususnya Kecamatan Galela dan Tobelo, mewaspadai sebaran abu vulkanik. Abu berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan, menghambat aktivitas warga, serta mengganggu kebersihan lingkungan. Dampak hujan abu sudah terpantau di Desa Mamunya, Kecamatan Galela.

Hingga kini BPBD masih melakukan pendataan lanjutan terhadap kondisi masyarakat maupun pendaki di sekitar kawasan terdampak. Warga diminta tidak beraktivitas dalam radius bahaya dan selalu memakai masker atau pelindung saat hujan abu terjadi.

Data Singkat Erupsi 8 Mei 2026:

Waktu: 07.41 WIT

Tinggi kolom abu: 10.000 meter di atas puncak

Amplitudo: 34 mm | *Durasi*: 967,56 detik

Status: Level II (Waspada)

Korban: 5 pendaki luka-luka, dalam pendataan

Dampak: Hujan abu ke arah utara, Desa Mamunya terdampak.(***)

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Rapat Pleno PP KALAM Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Organisasi

0

Wartain.com — Pengurus Pusat Keluarga Alumni Al-Masthuriyah (PP KALAM) menggelar Rapat Pleno sebagai bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mengevaluasi perjalanan program kerja selama ini, Minggu (10/5/2026) di Bogor.

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai elemen organisasi, mulai dari pengurus pusat, wilayah, daerah hingga komisariat, dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat silaturahmi antaralumni Al-Masthuriyah.

Sekretaris Dewan Pembina KALAM, Daden Abdullah M. Syakir, menyampaikan bahwa rapat pleno kali ini menjadi media silaturahmi sekaligus forum evaluasi terhadap perjalanan organisasi agar dapat menjadi pijakan dalam menentukan arah program KALAM ke depan.

“Rapat pleno PP KALAM kali ini merupakan media silaturahmi antar berbagai elemen organisasi dan sebagai evaluasi terhadap perjalanan organisasi selama ini untuk menjadi cerminan program KALAM di masa depan,” ujarnya.

Dalam rapat pleno tersebut, turut dihasilkan sejumlah keputusan strategis organisasi. Salah satunya adalah penetapan Sekretaris II, Muhammad Ikhsan, menjadi Sekretaris Umum PP KALAM.

Selain itu, forum juga membahas berbagai langkah penguatan organisasi yang diarahkan untuk meningkatkan manfaat KALAM, baik bagi para alumni maupun almamater Al-Masthuriyah.

Rapat pleno ini diharapkan mampu memperkuat soliditas internal organisasi serta mendorong lahirnya program-program yang lebih progresif, adaptif, dan berdampak bagi keluarga besar alumni Al-Masthuriyah di berbagai daerah.***

Editor : Aab Abdul Malik

(DH)

Pengurus Daerah dan Komisariat KALAM Sukabumi Hadiri Rapat Evaluasi Nasional di Bogor

0

Wartain.com — Pengurus Daerah Keluarga Alumni Al-Masthuriyah (KALAM) Kabupaten Sukabumi bersama para pimpinan komisariat turut menghadiri Rapat Evaluasi Pimpinan Pusat KALAM bertema “Muhasabah KALAM Menentukan Arah Ke Depan” yang digelar di Bogor, Minggu (10/5/2026).

Kehadiran jajaran pengurus dari Sukabumi menjadi bentuk komitmen dalam memperkuat soliditas organisasi alumni Al-Masthuriyah serta mendukung arah kebijakan dan program yang dirumuskan Pengurus Pusat KALAM.

Forum evaluasi tersebut dihadiri oleh pengurus dari berbagai tingkatan, mulai dari Pengurus Wilayah (PW), Pengurus Daerah (PD), hingga Pengurus Komisariat dari berbagai daerah.

Ketua Umum Pengurus Pusat KALAM, H. Ismail, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat rasa tanggung jawab seluruh pengurus terhadap kemajuan Al-Masthuriyah.

“Intinya silaturahmi sebagai bentuk tanggung jawab. Di dalamnya ada konsultasi dan penguatan bahwa kita punya tanggung jawab besar di pundak seluruh pengurus untuk kebaikan Al-Masthuriyah, baik di kalangan alumni maupun masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, jajaran Pengurus Daerah dan pimpinan komisariat KALAM Sukabumi menyambut positif pelaksanaan rapat evaluasi tersebut. Selain menjadi ruang konsolidasi organisasi, kegiatan itu juga dinilai mampu membangun kembali semangat pengabdian para pengurus di daerah.

Pertemuan tersebut membahas evaluasi program kerja organisasi serta penguatan koordinasi antar tingkatan kepengurusan agar program-program KALAM dapat berjalan lebih efektif dan berdampak luas bagi alumni maupun masyarakat.

Dengan mengusung semangat muhasabah, KALAM diharapkan terus berkembang sebagai organisasi alumni yang solid, aktif, dan mampu menjaga nilai-nilai perjuangan serta kebersamaan keluarga besar Al-Masthuriyah di berbagai daerah.***

Editor : Aab Abdul Malik

(DH)

Ketua Umum PP KALAM Tekankan Semangat Muhasabah dalam Rapat Evaluasi Nasional di Bogor

0

Wartain.com — Keluarga Besar Al-Masthuriyah melalui Pengurus Pusat Keluarga Alumni Al-Masthuriyah (KALAM) menggelar Rapat Evaluasi Pimpinan Pusat KALAM bertema “Muhasabah KALAM Menentukan Arah Ke Depan” di Bogor, Minggu (10/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pengurus dari berbagai tingkatan, mulai dari Pengurus Wilayah (PW), Pengurus Daerah (PD), hingga Pengurus Komisariat sebagai bentuk konsolidasi organisasi dan penguatan arah gerakan alumni Al-Masthuriyah ke depan.

Ketua Umum Pengurus Pusat KALAM, H. Ismail, menegaskan bahwa rapat evaluasi ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa tanggung jawab seluruh pengurus terhadap kemajuan Al-Masthuriyah.

Menurutnya, seluruh elemen pengurus memiliki amanah besar untuk menjaga dan mengembangkan peran organisasi, baik di lingkungan alumni maupun di tengah masyarakat.

“Intinya silaturahmi sebagai bentuk tanggung jawab. Di dalamnya ada konsultasi dan penguatan bahwa kita punya tanggung jawab besar di pundak seluruh pengurus untuk kebaikan Al-Masthuriyah, baik di kalangan alumni maupun masyarakat,” ujar H. Ismail.

Ia berharap semangat pengabdian seluruh pengurus dapat terus tumbuh melalui forum evaluasi tersebut. Program-program yang telah disusun di tingkat pusat maupun daerah diharapkan mampu berjalan lebih optimal dan memberi manfaat nyata.

“Harapan ke depan tambah semangat lagi menjalankan program-program KALAM, baik di tingkat pusat, wilayah maupun daerah, sehingga masing-masing bisa lebih menguatkan program organisasi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, H. Ismail juga mengingatkan bahwa dinamika organisasi kerap menghadirkan rasa lelah dan kejenuhan. Karena itu, forum silaturahmi dan evaluasi dinilai penting untuk menjaga semangat kebersamaan antar pengurus.

“Kadang-kadang kita ada di titik lemah dan titik jenuh. Dengan pertemuan ini saya kira menjadi vitamin untuk lebih bergairah lagi meningkatkan KALAM di masing-masing tingkatan,” tambahnya.

Rapat evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya KALAM memperkuat soliditas organisasi sekaligus merumuskan langkah strategis dalam menghadapi tantangan ke depan. Dengan semangat muhasabah, KALAM menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah pemersatu alumni Al-Masthuriyah yang aktif dalam bidang pendidikan, sosial, dan pengabdian masyarakat.***

Editor : Aab Abdul Malik

(DH)

Ratusan Guru di Sukabumi Terima SK Kenaikan Pangkat, Jadi Motivasi Tingkatkan Profesionalisme

0

Wartain.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi melaksanakan penyerahan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat pasca kenaikan jenjang Jabatan Fungsional Guru kepada ratusan tenaga pendidik di lingkungan Kabupaten Sukabumi.

Sebanyak 449 SK diserahterimakan kepada para guru yang berasal dari 47 kecamatan di Kabupaten Sukabumi. Para penerima terdiri dari guru jenjang Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Penyerahan SK tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus pengakuan atas dedikasi dan kinerja para guru dalam menjalankan tugas sebagai tenaga pendidik.

Selain itu, momentum ini diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi para guru untuk terus meningkatkan profesionalisme, kompetensi, serta kualitas pelayanan pendidikan kepada peserta didik.

Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa peningkatan jenjang jabatan fungsional guru bukan sekadar kenaikan administratif, melainkan bagian dari upaya mendorong mutu pendidikan yang lebih baik di daerah.

Melalui kenaikan pangkat ini, para guru diharapkan semakin termotivasi untuk terus mengabdi, berkarya, dan menghadirkan inovasi dalam proses pembelajaran, sehingga mampu mencetak generasi bangsa yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

Seluruh guru penerima SK pun mendapatkan ucapan selamat dan apresiasi atas capaian yang diraih. Semangat pengabdian dan dedikasi para guru diharapkan terus menjadi inspirasi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

RCRC Day 2026, PMI dan JRCS Perkuat Kesiapsiagaan Warga di Desa Rawan Bencana

0

Wartain.com – Palang Merah Indonesia (PMI) bersama Japanese Red Cross Society (JRCS) menggelar edukasi dan pelatihan pertolongan pertama (Basic First Aid) bagi masyarakat di wilayah rawan bencana Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sabtu 9 Mei 2026.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangkaian peringatan Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia atau Red Cross and Red Crescent Day (RCRC Day) 2026,

Kegiatan dilaksanakan di Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, serta Desa Cikahuripan dan Desa Cisolok, Kecamatan Cisolok. Program ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas masyarakat melalui Project School and Community Resilience (SCR) yang berfokus pada kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana gempa bumi dan tsunami.

Program Manager School and Community Resilience (SCR), Anwar Assyubali, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat berbasis komunitas di daerah rawan bencana sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan RCRC Day 2026.

Untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas, kegiatan edukasi dilaksanakan di empat titik lokasi pada masing-masing desa, khususnya untuk menjangkau kelompok rentan masyarakat.

Pelatihan diikuti berbagai unsur masyarakat, mulai dari pemuda, ibu rumah tangga, lansia, relawan desa, hingga anak sekolah. Peserta mendapatkan edukasi mengenai teknik dasar pertolongan pertama, penanganan korban pingsan, luka ringan, evakuasi sederhana, hingga langkah penyelamatan awal sebelum bantuan medis tiba.

Sementara itu, Kepala Perwakilan JRCS Indonesia, Teuku Awaludin, mengatakan bahwa
kegiatan pelatihan Pertolongan Pertama untuk masyarakat ini dirangkaikan dengan peringatan Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia tahun ini mengusung tema global “United in Humanity” atau “Bersatu Demi Kemanusiaan”

Selain penyampaian materi, PMI dan JRCS juga menghadirkan simulasi praktik langsung agar peserta mampu memahami tindakan pertolongan pertama secara cepat dan tepat saat menghadapi kondisi darurat maupun bencana.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)