26.7 C
Jakarta
Minggu, Juli 5, 2026
Beranda blog Halaman 122

Dewan Dadang Hermawan: Turnamen Desa Jadi Kawah Candradimuka Bakat Sepakbola

0
Oplus_131072

Wartain.com – Tim sepakbola Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, berhasil keluar sebagai juara pertama dalam turnamen sepakbola antar desa bertajuk “Se Alam Dunia”.

Turnamen digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Desa Ujunggenteng ke-18. Ajang ini diikuti 54 tim dari berbagai desa se-Kabupaten Sukabumi dengan sistem gugur.

Pertandingan final mempertemukan Desa Purwasedar melawan tim Desa Sukajadi, Kecamatan Cimanggu. Laga berlangsung 2 x 30 menit dan berjalan sengit.

Dalam laga puncak itu, Desa Purwasedar mengunci kemenangan dengan skor tipis 1-0. Gol penentu lahir di menit-menit akhir babak kedua lewat sontekan Anton, pemain bernomor punggung 10.

Kemenangan dramatis ini disambut euforia pendukung Purwasedar yang memadati lapangan. Gelar juara jadi kado manis bagi warga Ciracap.

Sementara itu, posisi juara ketiga diraih Desa Pasiripis setelah menundukkan tim Desa Buniwangi dengan skor 2-0 di partai perebutan tempat ketiga.

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PKB, Dadang Hermawan, menyampaikan bahwa turnamen antar desa ini jadi ajang penting mengembangkan bakat generasi muda, khususnya sepakbola.

“Turnamen ini menjadi arena pengembangan bakat anak-anak desa. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar,” ujarnya kepada  Minggu (3/5/2026).

Kepala Desa Ujunggenteng, Sahid Siam, menambahkan bahwa turnamen ini merupakan agenda rutin tahunan dalam rangka memeriahkan HUT desa.

Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan menyukseskan kegiatan tersebut. Mulai dari panitia, karang taruna, hingga rukun nelayan.

“Alhamdulillah pelaksanaan berjalan lancar. Selamat kepada para juara dan terima kasih kepada seluruh desa peserta. Semoga ke depan turnamen ini semakin semarak,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kepala Desa Purwasedar, Defi Susandi, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tim desanya. Ia berterima kasih kepada pemain, official, dan warga.

“Terima kasih kepada seluruh tim dan warga yang telah mendukung. Alhamdulillah Desa Purwasedar bisa meraih juara pertama,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Komisi I DPRD Rampungkan Raperda Tanah Terlantar, Iwan Ridwan: Titipan Allah Harus Bermanfaat

0
Oplus_131072

Wartain.com – Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi menuntaskan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pendataan, pelaporan, dan pemanfaatan kawasan dan tanah terlantar, Senin (4/5/2026).

Pembahasan dilakukan secara intensif antara Komisi I DPRD bersama Bagian Hukum, Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (DPTR), Dinas Pertanian, DPMPTSP, serta Dinas Ketahanan Pangan.

Hasilnya, Raperda tersebut disepakati bersama setelah sejumlah masukan sebagai penyempurnaan dari Biro Hukum Provinsi Jawa Barat ditindaklanjuti secara mufakat.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Iwan Ridwan, mengatakan secara substansi Raperda ini sangat penting sebagai landasan hukum bagi pemerintah daerah.

Landasan itu dibutuhkan untuk menyikapi lahan-lahan yang terindikasi terlantar serta perlu dibuat kebijakan pendayagunaannya oleh negara melalui pemerintah daerah.

“Kita berharap tanah atau lahan yang merupakan titipan dari Allah SWT dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga membawa kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi,” paparnya.

Ia menambahkan, setelah pembahasan selesai, Raperda ini akan dibawa ke rapat paripurna DPRD untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah yang definitif.

“Setelah selesai pembahasan hari ini, Raperda ini akan kita bawa ke Rapat paripurna DPRD untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah yang definitif,” ujarnya.

Dalam Raperda tersebut, objek tanah yang dimaksud terindikasi terlantar meliputi tanah Hak Guna Usaha (HGU), Hak Guna Bangunan (HGB), serta tanah yang diperoleh dari Dasar Penguasaan Atas Tanah (DPAT) yang sengaja tidak dimanfaatkan.

Iwan menekankan, Perda ini jadi pintu masuk penataan ulang aset tanah di Sukabumi. Lahan tidur bisa dialihkan untuk pertanian, ketahanan pangan, atau kepentingan publik.

Kesuksesan implementasi Raperda ini, kata Iwan, akan lebih maksimal dengan kerja sama yang baik. Masyarakat, ormas, serta pemerintahan desa diminta aktif mengawasi.

“Kesuksesan implementasi Raperda ini tentu akan lebih maksimal dengan kerjasama yang baik antara masyarakat, ormas serta pemerintahan desa dalam mengawasi tanah tanah terlantar di wilayahnya untuk disampaikan kepada pemerintah daerah. Semoga terjalin kerjasama yang baik,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Sensasi Prasmanan Khas Sunda di Depan Polres Sukabumi, Sop Ikan Marlin Jadi Andalan

0

Wartain.com || Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah pesisir Pelabuhanratu terus menunjukkan eksistensinya melalui ragam kuliner yang menggugah selera. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Warung Nasi Teh Iis Tea yang berlokasi di Citepus, Kecamatan Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Berada tepat di depan markas Polres Sukabumi, warung ini telah menjadi titik kumpul favorit bagi warga lokal maupun pengendara yang melintas selama tujuh tahun terakhir. Selasa,

Warung ini menawarkan konsep pelayanan prasmanan, sebuah daya tarik yang memberikan keleluasaan bagi pengunjung untuk mengambil porsi dan jenis lauk sesuai selera mereka sendiri. Langkah ini terbukti efektif dalam membangun kedekatan dengan pelanggan, karena menghadirkan suasana makan yang santai layaknya di rumah sendiri. Konsistensi dalam rasa dan pelayanan membuat usaha milik Bu Iis ini mampu bertahan di tengah persaingan bisnis kuliner yang semakin kompetitif.

Menu yang disajikan merupakan representasi kekayaan dapur Sunda yang autentik. Pelanggan dapat memanjakan lidah dengan berbagai pilihan lauk seperti karedok yang segar, perkedel, ikan mas goreng, hingga tempe orek yang gurih. Tak hanya itu, sebagai wilayah yang dekat dengan pelabuhan, olahan ikan laut segar menjadi sajian wajib yang selalu tersedia di meja pajangan setiap harinya untuk memuaskan hasrat kuliner para pengunjung.

Dari sekian banyak menu yang tersedia, Sop Ikan Ekor Marlin muncul sebagai primadona atau menu andalan yang paling banyak dicari. Tekstur daging ikan marlin yang padat namun lembut, dipadukan dengan kuah sop yang bening dan kaya akan rempah, memberikan sensasi kesegaran yang unik. Untuk melengkapi pengalaman bersantap, segelas es jeruk segar seringkali menjadi pilihan pendamping utama guna menetralisir rasa setelah menikmati hidangan laut.

Daya tarik utama lainnya dari Warung Nasi Teh Iis Tea adalah harganya yang sangat merakyat dan terjangkau oleh berbagai lapisan masyarakat. Hanya dengan mengeluarkan uang mulai dari Rp10.000, pelanggan sudah bisa menikmati seporsi nasi lengkap dengan lauk telur. Strategi harga ini sengaja diterapkan oleh Bu Iis agar warungnya tetap bisa diakses oleh siapa saja, mulai dari pekerja harian hingga wisatawan, tanpa harus menguras kantong.

Jam operasional warung ini tergolong cukup panjang, yakni mulai pukul 06.00 WIB pagi saat jam sarapan hingga tutup pada pukul 21.00 atau 22.00 WIB malam. Meskipun memiliki mobilitas tinggi dalam melayani pelanggan setiap hari, Bu Iis memutuskan untuk meliburkan usahanya pada hari Minggu guna memberikan waktu istirahat bagi pengelola. Hal ini justru membuat pelanggan seringkali merindukan masakan Teh Iis dan kembali memenuhi warung saat hari Senin tiba.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Camat Margahayu Hadiri Siraman Rohani ASN se-Kabupaten Bandung

0

Wartain.com – Camat Margahayu, Dr. Nur Hazanah, menghadiri kegiatan Siraman Rohani bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Kabupaten Bandung yang digelar pada Senin, 4 Mei 2026.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Bandung dalam rangka pembinaan mental dan spiritual ASN guna meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, serta etos kerja yang berintegritas.

Bupati Bandung, Dr. H. M. Dadang Supriatna, menekankan pentingnya peningkatan spiritualitas bagi ASN sebagai fondasi dalam menghadirkan solusi yang bijak serta pelayanan optimal kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Moh. Toha.

Menurutnya, kesehatan ASN tidak hanya mencakup aspek fisik, tetapi juga harus diimbangi dengan kesehatan mental agar mampu menghadapi berbagai persoalan dengan penuh pertimbangan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh ASN untuk memanfaatkan momentum menjelang bulan Dzulhijjah guna memperkuat keimanan dan meningkatkan kualitas ibadah sebagai bentuk refleksi diri dalam menjalankan tugas. Ia turut menyoroti pentingnya menjaga stabilitas daerah melalui hubungan harmonis antara buruh dan pengusaha sebagai penopang perekonomian Kabupaten Bandung.

Di tengah tantangan efisiensi anggaran dan tekanan inflasi, Bupati memastikan kondisi fiskal Kabupaten Bandung masih relatif stabil. Ia juga mengapresiasi kekompakan ASN serta mengingatkan agar tetap bersyukur dan menjaga kinerja demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.***

Editor : Aab Abdul Malik

(M. Nabil/Biro Bandung)

Kukuhkan Forum MTA, Bupati Asjap: Kuatkan Komitmen Wujudkan Tatakelola Pemerintah yang Melayani

0

Wartain.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat nilai keagamaan di jajaran aparaturnya. Hal itu dengan dibentuk dan dikukuhkannya Forum Majelis Ta’lim Aparatur (MTA) oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar di Pendopo, Selasa,5 Mei 2026.

Forum yang dipimpin langsung Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman untuk periode 2025-2030 ini, sengaja dibentuk sebagai wadah menghimpun aspirasi dan silaturahmi dalam pelaksanaan tugas di lingkungan aparatur Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Selain itu, forum ini dibentuk sebagai tempat merumuskan kebijakan, pengkajian, dan efektivitas pelaksanaan MTA.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk terus membina aparatur melalui keagamaan. Hal itu sebagai bagian strategi membangun SDM yang unggul, berintegritas, dan berakhlak mulia.

“Kehadiran forum ini sebagai ikhtiar membawa perubahan positif bagi mental dan spiritual aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Nilai-nilai religius menjadi landasan dalam membentuk karakter aparatur yang judul,amanah, dan bertanggungjawab dalam menjalankan tugas pelayanan publik kepada masyarakat,” ujarnya.

Bupati memiliki harapan besar terhadap forum ini. Terutama sebagai motor penggerak dalam menumbuhkan nilai nilai religius aparatur. Hal itu demi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah).

“Saya berharap kepengurusan Forum MTA ini mampu menghadirkan inovasi dakwah yang relevan bagi ASN,” harapnya

Oleh karena itu, bupati berpesan agar forum ini membuat program yang menarik, menyejukkan, dan mampu menjawab persoalan yang relevan dengan lingkungan kerja ASN.

“Di momentum ini, mari kita meneguhkan kembali komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani yang berlandaskan nilai-nilai iman dan takwa,” ungkapnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Sosialisasi Program Sekolah Lansia Digelar di Kecamatan Margahayu

0

Waetain.com || Pemerintah Kecamatan Margahayu melalui Camat Margahayu, Dr. Nur Hazanah, S.STP., M.Tr.I.P., M.A.B., melaksanakan kegiatan sosialisasi Program Sekolah Lansia pada Senin (4/5/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pendidikan sepanjang hayat, khususnya bagi warga lanjut usia.

Dalam sambutannya, Dr. Nur Hazanah menyampaikan bahwa Program Sekolah Lansia merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menyediakan ruang pembelajaran bagi para lansia. Program ini mencakup berbagai aspek, mulai dari kesehatan, sosial, hingga pengembangan keterampilan, guna mendukung para lansia agar tetap sehat, mandiri, dan produktif.

Selain itu, beliau juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung dan berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan program tersebut. Dukungan masyarakat dinilai sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang ramah lansia.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami manfaat Program Sekolah Lansia serta berperan dalam meningkatkan kualitas hidup para lansia di wilayah Kecamatan Margahayu.***

Editor : Aab Abdul Malik

(M. Nabil/Biro Bandung)

Disnakertrans Sukabumi Perkuat Peran Lembaga Desa untuk Tingkatkan Daya Saing Tenaga Kerja Sukabumi

0

Bisnisnews.net — Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi memperingati Hari Lembaga Sosial Desa yang jatuh pada 5 Mei 2026 dengan menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan kualitas tenaga kerja berbasis desa.

Momentum tersebut dimanfaatkan untuk menguatkan kolaborasi antara pemerintah daerah dan lembaga sosial desa dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, mandiri, dan siap menghadapi persaingan di dunia kerja.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, menyampaikan bahwa keberadaan lembaga sosial desa memiliki peran penting sebagai ujung tombak pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, lembaga desa dapat menjadi sarana efektif dalam menjembatani kebutuhan masyarakat dengan berbagai program ketenagakerjaan yang disediakan pemerintah.

“Melalui lembaga sosial desa, masyarakat dapat lebih mudah mengakses pelatihan, informasi lowongan kerja, hingga program peningkatan keterampilan. Ini menjadi langkah strategis dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten,” ujarnya.

Senada dengan itu, Sekretaris Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Suhendar, menekankan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar mampu mengikuti dinamika kebutuhan industri.

Ia menjelaskan, pihaknya terus mengoptimalkan berbagai program seperti pelatihan vokasi, pendampingan keterampilan, hingga fasilitasi penempatan kerja baik di dalam maupun luar daerah.

“Kami ingin memastikan masyarakat desa memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja saat ini. Dengan begitu, peluang untuk mendapatkan pekerjaan menjadi lebih terbuka,” ungkapnya.

Disnakertrans Kabupaten Sukabumi juga terus memperluas jangkauan program berbasis masyarakat guna mendorong terciptanya lapangan kerja baru serta meningkatkan kesejahteraan warga desa.

Melalui peringatan Hari Lembaga Sosial Desa ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat, sehingga peran lembaga desa dapat semakin optimal sebagai pilar dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor ketenagakerjaan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Tembus 8 Besar Madrid Open 2026, Ranking WTA Janice Tjen & Aldila Sutjiadi Melejit

0
Oplus_131072

Wartain.com – Peningkatan ranking WTA dirasakan oleh dua petenis Indonesia, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi. Posisi mereka kompak melejit berkat pencapaian gemilang di Madrid Open 2026.

Duet Janice Tjen/Aldila Sutjiadi mencuri perhatian saat tampil di Madrid Open 2026. Pasangan Indonesia itu mampu berbicara banyak dengan melaju hingga babak perempat final dalam turnamen level WTA 1000 tersebut.

Janice Tjen/Aldila Sutjiadi meraih dua kemenangan, termasuk mengandaskan unggulan. Pertama mereka berhasil melewati duet Eropa asal Ukraina-Denmark, Marta Kostyuk/Clara Tauson dengan skor 6-3, 7-6(7-1).

Kemudian di babak kedua, Janice Tjen/Aldila Sutjiadi mampu membuat kejutan besar. Pasangan peraih medali perunggu Asian Games 2022 itu menekuk duet Spanyol-Amerika Serikat sekaligus unggulan enam, Cristina Bucsa/Nicole Melichar-Martinez dengan meyakinkan 6-4, 6-2.

Langkah Janice Tjen/Aldila Sutjiadi terhenti di perempat final. Mereka kandas setelah melalui pertarungan sengit melawan pasangan gaek Laura Siegemund/Vera Zvonareva lewat super tie break 7-5, 5-7, 8-10.

Meski kalah, perempat final menjadi capaian terbaik Janice Tjen/Aldila Sutjiadi sebagai pasangan. Mereka mencapai torehan itu di turnamen WTA kelimanya secara bersama-sama.

Sebelumnya Janice Tjen/Aldila Sutjiadi pernah menjuarai turnamen WTA level rendah seperti WTA 125 Suzhou 2025 serta WTA 250 Chennai Open 2025.

Sementara di level elite, mereka terhenti di babak pertama WTA 500 Charleston Open 2026 dan melaju sampai perempat final WTA 250 ASB Classic 2026.

Capaian di Madrid ini jelas level berbeda. WTA 1000 adalah kasta tertinggi di bawah Grand Slam, dengan poin dan persaingan paling ketat.

Capaian terbaik sebagai pasangan itu sudah sangat cukup untuk mendongrak ranking WTA Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi. Posisi mereka langsung melejit cukup signifikan.

Berdasarkan ranking WTA terbaru per Senin (4/5/2026), keduanya kompak naik empat tingkat. Janice Tjen saat ini berada di urutan ke-41 dengan 1.966 poin.

Kenaikan ini membuat peluang mereka tampil di Grand Slam dan Olimpiade makin terbuka. Konsistensi di level 1000 jadi kunci amankan tiket Paris 2028.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Hadiri Pembukaan MTQ, Ketua DPRD Budi Azhar Tegaskan Visi Sukabumi Mubarakah Lewat Qur’an

0
Oplus_131072

Wartain.com – Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali, S.IP menghadiri Pembukaan MTQ ke-47 tingkat Kabupaten Sukabumi, Senin (4/5/2026).

Acara digelar di Komplek Ponpes Terpadu Darrusyifa Al-Fitroh Perguruan Islam Yaspida, Kecamatan Kadudampit. MTQ berlangsung 4–7 Mei 2026.

Dalam sambutannya, Budi Azhar Mutawali mengapresiasi terselenggaranya MTQ ke-47. Ia menyebut kegiatan keagamaan tahunan ini jadi momentum penting memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.

“MTQ tidak hanya sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an. Lebih dari itu, kegiatan ini punya peran strategis meningkatkan kualitas pemahaman serta pengamalan nilai-nilai Qur’ani,” tegas Budi.

Ia berharap pelaksanaan MTQ jadi sarana pembinaan generasi Qur’ani yang berintegritas dan berakhlak mulia. Generasi ini juga harus berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

“Nilai Al-Qur’an harus membumi dalam kebijakan dan perilaku sosial,” tambah Ketua DPRD dari Partai Golkar tersebut.

Lebih lanjut, Budi mendorong transformasi nilai Qur’ani sebagai landasan mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah alias Mubarakah.

DPRD berharap kegiatan berjalan lancar serta memberi manfaat berkelanjutan. Khususnya dalam memperkuat karakter religius dan sosial warga Sukabumi.

Menurutnya, MTQ juga jadi wadah mempererat ukhuwah Islamiyah. Pertemuan antar kafilah dari tiap kecamatan diharapkan menumbuhkan solidaritas dan kolaborasi dakwah.

Budi menegaskan, output MTQ tidak berhenti di piala dan piagam. Yang lebih penting adalah lahirnya duta-duta Al-Qur’an yang menggerakkan literasi Qur’ani di desa dan sekolah.

Karena itu, DPRD mendorong Pemkab agar pembinaan peserta MTQ dilakukan berkelanjutan, bukan hanya saat event. Anggaran pembinaan tilawah dan tahfidz perlu diperkuat di tingkat kecamatan.

“Dengan penguatan nilai Qur’ani dari keluarga hingga birokrasi, DPRD optimistis visi Sukabumi Mubarakah bukan sekadar slogan. Melainkan jadi karakter pembangunan yang membumi,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Bulan Mei Langit Bergetar : Seruan Do’a dan Berdzikir untuk Prabowo Gibran dan Indonesia

0

Wartain.com || Bulan Mei kali ini membawa pesan yang berbeda. Di tengah riuhnya percaturan geopolitik global yang memanas dan penuh ketidakpastian, ada sebuah kesadaran kolektif yang mulai mengkristal di tanah air: bahwa kekuatan sebuah bangsa tidak hanya terletak pada diplomasi dan ekonomi, melainkan pada kedekatan spiritualitasnya kepada Sang Khalik.

Melalui seruan bersama yang ditandatangani oleh *Anto Kusumayuda (Ketum PPJNA 98), Aam Abdul Salam (Sekjen PPJNA 88/Presidium MD KAHMI Sukabumi), Sihabudin SE dan Siti Ratna Maymunah, S.Pd (Ketum dan Sekum Yayasan Majelis Dzikir Merah Putih), dan Dede Heri, S.IP (Sekjen Rumah Literasi Merah Putih)* mengajak seluruh elemen bangsa untuk merapatkan barisan dalam dimensi batiniah, dalam rilis diterima redaksi Selasa (05/05/2026).

Seruan ini bukan sekadar imbauan rutin, melainkan sebuah bentuk kepedulian dan tanggung jawab untuk menjaga persatuan nasional “ketahanan bangsa” yang berbasis pada nilai-nilai ketuhanan.

Benteng Spiritual di Tengah Badai Global

Dunia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Gesekan antarnegara besar dan krisis pangan serta energi menghantui setiap bangsa. Dalam konteks inilah, melihat pentingnya “mengetuk pintu langit”. Melalui gema dzikir, sholawat, dan doa yang bergema dari setiap tajug, mushola, masjid, hingga pondok pesantren, kita sedang membangun perisai tak kasat mata bagi kedaulatan Indonesia.

Doa yang dipanjatkan bukan hanya untuk keselamatan diri, melainkan permohonan ampunan kolektif dan harapan agar Allah SWT, pemilik kehidupan alam semesta, menganugerahkan rahmat serta keberkahan bagi seluruh tumpah darah Indonesia.

Salah satu hal sangat penting dalam seruan ini adalah permohonan doa khusus untuk kesehatan dan kekuatan bagi *Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka*. Sebagai pemimpin yang akan menakhodai Indonesia di masa depan, beban yang mereka pikul sangatlah berat dalam menjalankan amanah memimpin negara.

Mendoakan pemimpin adalah tradisi luhur bangsa yang religius. Kita meyakini bahwa kepemimpinan yang kuat memerlukan kejernihan batin dan kesehatan fisik yang prima. Dengan dukungan doa dari jutaan umat di majelis ta’lim dan pesantren, kita berharap para pemimpin kita senantiasa dibimbing dalam mengambil keputusan besar demi perdamaian dan keberhasilan negeri di kancah internasional.

Seruan Bulan Mei ini juga merupakan instrumen persatuan nasional. Saat masyarakat berkumpul di musala atau masjid untuk bersholawat, sekat-sekat perbedaan politik seharusnya luruh. Kita kembali pada satu identitas: hamba Tuhan yang mencintai tanah airnya.

Bahwa ketahanan bangsa yang sejati bermula dari hati yang tenang dan jiwa yang bersatu. Mei harus menjadi saksi bagaimana getaran spiritualitas mampu meredam potensi perpecahan dan mengubahnya menjadi energi positif untuk pembangunan.

Mari kita penuhi majelis-majelis ilmu dengan harapan. Semoga melalui wasilah doa dan sholawat di bulan Mei ini, Indonesia dijauhkan dari marabahaya, dikuatkan pemimpinnya, dan diberkahi langkahnya menuju kemajuan yang hakiki.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)