26.7 C
Jakarta
Kamis, Mei 7, 2026
Beranda blog Halaman 1701

Rembuk Stunting Secara Hybrid, Bupati: Momentum Turunkan Stunting Terintergrasi

0

Foto by : wardogtactical

Wartain.com, Sukabumi || Pemerintah Kabupaten Sukabumi, melaksanakan rembuk stunting secara hybrid yang dipusatkan di Pendopo, Rabu, 09/08/2023. Kegiatan dalam rangka percepatan penurunan stunting ini, dibuka langsung Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami.

Dalam sambutannya, H. Marwan menyebutkan kegiatan ini menjadi momentum untuk menurunkan stunting secara terintegrasi. Terutama dalam keterlibatan pentahelix.

“Melalui kegiatan ini, kita merumuskan, menyepakati program-program untuk percepatan penurunan angka stunting. Semua itu tentu saja ada keterlibatan dari pentahelix,” ujarnya.

Apalagi, pemerintah pusat menargetkan angka stunting turun menjadi 14 persen pada 2024 mendatang. Maka dari itu, komitmen bersama sangat dibutuhkan dalam mewujudkan semua itu.

“Target penurunan stunting ini harus kita wujudkan bersama,” ucapnya.

Berkaitan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah berupaya semaksimal mungkin melalui berbagai aksi dan inovasi. Apalagi, H. Marwan meyakini cegah stunting itu penting. Terutama demi terwujudnya sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing.

“Kami telah berupaya dengan melibatkan dinas terkait. Seperti intervensi gizi melalui Dinas Kesehatan. Ada pula inovasi seperti Gadis Sukabumi (Gerakan Aksi Deteksi dan Intervensi Stunting di Sukabumi) , Roasting (Rabu Observasi dan Aksi Sinergi Penanganan Stunting), dan inovasi lainnya,” ungkapnya.l

Selain itu, Pemkab Sukabumi pun memaksimalkan peran Posyandu dan Puskesmas. Hal itu untuk memantau dan membantu masyarakat yang terindikasi stunting.

“Kami berupaya semaksimal mungkin agar target stunting di Kabupaten Sukabumi menurun dan berada di 14 persen,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Perwakilan BKKBN Jawa Barat Irfan Indriastono mengapresiasi kegiatan tersebut. Termasuk mengapresiasi Kabupaten Sukabumi yang telah banyak mengintervensi untuk percepatan penurunan stunting.

“Telah banyak yang dilakukan, termasuk komitmennya,” katanya secara virtual.

Maka dari itu, dirinya berharap ada rumusan dan program yang lebih konkrit hasil dari rembuk stunting ini.

“Ini forum luar biasa. Saya apresiasi inisiasi ini. Apalagi, manfaat dari kegiatan ini untuk kita semua,” harapnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan penandatanganan berita acara kesepakatan hasil rembuk stunting Kabupaten Sukabumi tahun 2023 oleh Bupati Sukabumi, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, IDI Kabupaten Sukabumi, dan perwakilan media.***

Editor : Raka Azi

(Aab/Ruswandi)

Tekan Inflasi : Pemerintah Kecamatan Palabuhanratu Gelar Gerakan Pangan Murah

0

Foto by : gilangramdani499

Wartain.com, Sukabumi || Upaya  menekan laju inflasi di Kabupaten Sukabumi, Pemerintah Kecamatan Palabuhanratu bersama Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, gelar gerakan pangan murah di halaman Kantor Kelurahan Palabuhanratu, Rabu 09/08/2023.

Camat Palabuhanratu, Ali Iskandar mengatakan, laju inflasi ini harus terus ditangani melalui berbagai upaya, satu diantaranya operasi pasar dan gerakan pangan murah.

“Tentu dengan adanya pangan murah ini, akan sangat membantu masyarakat untuk mengurangi resiko dari faktor ekonomi,” ucapnya.

Dikatakan Camat, pasar murah merupakan salah satu upaya yang dilakukan kecamatan yang berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan, serta pelaku usaha lain untuk bisa saling melengkapi.

“Kegiatan ini tidak hanya gerakan pangan murah semata, tapi juga dirangkaikan dengan senam berjamaah dan donor darah. Kegiatan ini dalam rangka memeriahkan hari jadi kab. Sukabumi ke 153 dan HUT ke 78 RI,” jelasnya.

Tekan Inflasi : Pemerintah Kecamatan Palabuhanratu Gelar Gerakan Pangan Murah

Dirinya berharap, dengan adanya pangan murah di wilayah Kecamatan Palabuhanratu bisa mengendalikan harga bahan pokok, sehingga kebutuhan gizi masyarakat bisa terpenuhi.

Ditempat yang sama, Kepala Bidang Diversifikasi dan Ketahanan Pangan Masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, Neni Yulianti menambahkan, gerakan pangan murah yang diinisiasi Kecamatan Palabuhanratu akan sangat memembantu terhadap tekanan laju inflasi daerah serta dapat memberikan kemudahan akses pangan murah terhadap masyarakat.

“Kami memasarkan pangan pokok dan strategis. Pangan pokok dan strategis ini ialah salah satu pangan yang dapat mempengaruhi terjadinya inflasi, antara lain beras, minyak, gula, bawang, beras dan lainnya,” ujarnya.

Untuk harga yang ditawarkan pada pasar murah ini sambung Neni, jauh lebih ekonomis dibandingkan dengan harga di pasaran. Misalnya harga bawang putih di pasaran seharga Rp. 40 ribu hingg 42 ribu namun disini dijual dengan harga 35 ribu, begitupun harga bahan pokok lainnya.

“Mudah-mudahan program ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Palabuhanratu dan menjadi program lanjutan dalam rangka menekan inflasi daerah,” pungkasnya.***

Editor : Raka Azi

(Aab/Godam)

Dr. Sundawan Salya: Berikan Materi Dalam Seminar Membangun Kemandirian Pelaku UMKM Sukabumi

0

Wartain.com, Kita Sukabumi || Pasca status pandemi dirubah menjadi endemi, diperlukan percepatan pemulihan terutama dalam bidang ekonomi. Hal inilah yang dilakukan oleh Asosiasi Pengusaha Mikro Kecil Menengah Mandiri Indonesia (APMIKIMMDO) cabang Sukabumi Raya, yang menggelar seminar sehari bertempat di aula Hotel Bounte Sukabumi, Rabu, 09/08/2023.

Seminar yang diikuti 100 pelaku usaha kecil tersebut, mengambil tema “Peranan UMKM Dalam Membangun Kemandirian Dan Ketahanan Ekonomi Daerah.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Cabang APMIKIMMDO Sukabumi Raya, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi, perwakilan Dinas Koperasi Usaha Mikro  Perindustrian dan Perdagangan Kota Sukabumi, Tokoh dan penggiat UMKM Kota/Kabupaten Sukabumi dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, ketua cabang APMIKKMMDO Sukabumi Raya, Aam Abdul Salam menyampaikan, kapasitas pelaku UMKM dalam meningkatkan usahanya sangat penting dilakukan, terutama pada saat endemi sekarang ini.

“Pelaku UMKM sebagai sektor real pondasi perekonomian di Indonesia harus lebih ditingkatkan kapasitasnya, karena pelaku UMKM adalah salah satu bagian penting, bertahannya ekonomi nasional dari berbagai badai yang menghantam ekonomi Indonesia,” ungkapnya.

Peningkatan kemampuan ini baik dari sisi legalitas, manajemen, kualitas produk, branding, kemasan, pemanfaatan teknologi, pemasaran bahkan sampai akses permodalan, perlindungan kerja dan kerjasama.

“Kalau mau maju, pelaku usaha jangan berdiam diri, buka seluas-luasnya akses segala aspek. Karena dengan cara seperti itulah usaha kita akan maju, dan kita bisa bersaing dengan pelaku usaha-usaha lainnya,” tegas Aam.

Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan Kota Sukabumi, Agus Mulyana mengatakan, secara umum Dinas mengapresiasi adanya kegiatan seminar yang dilakukan oleh APMIKIMMDO, karena dapat membantu peningkatan pengetahuan dan kemampuan pelaku UMKM diwilayahnya.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, APMIKIMMDO sangat peduli terhadap kemajuan UMKM, keberpihakan inilah yang kami butuhkan, karena memajukan UMKM tidak cukup sama dinas (pemerintah-red) saja, tapi penting juga di dukung oleh semua elemen,” katanya.

Dari 32 ribu UMKM yang ada di Kota Sukabumi, ini menjadi PR besar bagi semuanya, terutama dalam pembinaan bagi mereka pelaku usaha, agar terus memacu diri supaya memiliki kemampuan dalam peningkatan dan kemajuan usahanya.

Pada sisi lain, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi, Oki Widya Gandha menuturkan, pelaku usaha kecil sekarang juga harus mampu mengakses untuk perlindungan diri, baik jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, jaminan pensiun bahkan sampai jaminan kehilangan pekerjaan.

“BPJS Ketenagakerjaan sudah menyediakan program untuk memberikan perlindungan dan jaminan sosial kepada para pelaku usaha. Banyak sekali program yang bisa diakses oleh para pelaku usaha, agar mereka nyaman dan tidak usah cemas dalam melakukan pekerjaannya,” tutur Oki.

BPJS Ketenagakerjaan hadir dan melayani semua peserta tanpa batas. Selama dia memilik pekerjaan, apapun bidangnya, bisa menjadi peserta dan caranya sangat mudah.

“Untuk menjadi peserta sangat mudah, terutama bagi pelaku usaha Bukan Penerima Upah (BPU), bisa mendaftar langsung melalui aplikasi JMO, bisa juga melalui agen Perisai ataupun bisa datang ke kantor,” pungkasnya.

Salah seorang tokoh Sukabumi, Dr. Drs. Sundawan Salya, M.Si, yang didapuk menjadi pemateri memaparkan, berbicara kemandirian pelaku UMKM adalah berkaitan dengan apa yang ada dalam gagasan Bung Karno, yaitu ajaran Tri Sakti ; kedaulatan dalam politik, kemandirian dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam budaya.

“Saya menyoroti salah satu ajaran Bung Karno yaitu “Kemandirian Dalam Ekonomi.” Pertanyaannya, sudahkah kita mandiri dalam bidang ekonomi?” tanyanya kepada seluruh peserta seminar.

Dalam paparan selanjutnya, kemandirian ekonomi itu diawali dari keluarga terlebih dahulu. Kita harus memahami dulu manajemen kemandiriannya, jangan terlalu bergantung kepada orang lain.

“Perkembangan usaha yang kita geluti harus diawali dengan daya dukung manajemen yang bagus. Artinya sebelum kita merambah ke yang lain, keluarga dulu yang lebih penting, ini yang sering kita lupa. Sehingga ketergantungan sama orang sedikit demi sedikit akan hilang,” tutupnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Tim)

Waspada!!! Nomor HP Bupati Sukabumi Dicatut Penipu 

0

Wartain.com, Sukabumi || Masyarakat Kabupaten Sukabumi, diminta untuk terus lebih waspada dan hati-hati. Karena aksi penipuan mengelabui pengurus Masjid dengan mencatut nama Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami.

Dalam aksinya, pelaku menggunakan nomor WhatsApp +62 852-3482-1492 atas nama H. Marwan Hamami dan memasang foto Bupati beserta istrinya.

Awalnya si penipu memperkenalkan diri sebagai Bupati Sukabumi, lalu menanyakan perkembangan pembangunan masjid, kemudian berpura-pura untuk menawarkan bantuan.

Selain isi percakapan, juga tercatum bukti pengiriman dana sebesar Rp. 35.000.000.

Melalui selebaran di sosial media, Diskominfo Kabupaten Sukabumi klaim bahwa hal tersebut merupakan penipuan dan masyarakat di himbau untuk mengabaikan pesan dari nomor tersebut.***

Editor : Raka Azi

(Aab)

Kapolres Sukabumi Kota Bagikan Kain Sarung Kepada Pengemudi Opang

0

Foto by : Humas Polres Sukabumi Kota

Wartain.com, Kota Sukabumi || Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ari Setyawan Wibowo membagikan kain sarung kepada sejumlah pengemudi opang (ojeg pangkalan), yang sedang menunggu penumpang di pangkalan Simpang Taman Stroberry, Kadudampit Kabupaten Sukabumi, Selasa 08/08/2023.

Pada kesempatan yang sama, orang nomor Satu di Polres Sukabumi Kota tersebut turut memberikan motivasi dan mengajak para pengemudi ojeg untuk membantu Polri dalam memelihara kondusifitas kamtibmas.

Aksi Humanis dan upaya preemtif yang dilakukan AKBP Ari tersebut dilakukan sesaat sebelum menghadiri penyerahan bantuan air bersih oleh PT. Waskita Karya terhadap Pondok Pesantren al-Rahimiyah di Kampung Gandamaya Desa Cikahuripan Kecamatan Kadudampit Kabupaten Sukabumi.

Terpisah, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kasi Humas, Iptu Astuti Setyaningsih menyampaikan upaya preemtif Kepolisian menjadi kegiatan yang diutamakan dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.

“Apa yang dilakukan oleh pak Kapolres ini, baik yang membagikan kain sarung kepada sejumlah pengemudi ojeg maupun menghadiri penyerahan bantuan air bersih di Pondok Pesantren tersebut merupakan upaya preemtif Kepolisian dalam rangka meningkatkan jalinan komunikasi antara Polri dan masyarakat untuk menciptakan kondusifitas kamtibmas di wilayah,” ujar Astuti kepada awak media.

“Selain membagikan kain sarung, beliau juga mengajak para pengemudi ojeg ini untuk aktif membantu Polri dalam memelihara kamtibmas, menjaga kondusifitas serta menjadi pelopor anti anarkis dan anti kekerasan. Adapun peran masyarakat ini bisa dilakukan dengan memberikan informasi seputar kamtibmas maupun aktif dalam siskamling,” bebernya.

“Kami juga mengimbau dan mengajak kepada masyarakat untuk memberikan masukan atau informasi mengenai potensi ganguan kamtibmas kepada pihak Kepolisian, bisa dengan cara mendatangi Polsek terdekat atau melalui Hotline Lapor Pak Polisi-SIAP MAS di nomor 0811654110.” pungkasnya.

Editor : Aab Abdul Malik

(Azi/Godam)

Sekda Ade Suryaman Pimpin Rakor Persiapan Penilaian Pelayanan Publik Oleh Ombudsman 

0

Foto by : gilangramdani499

Wartain.com, Sukabumi || Pemerintah Kabupaten Sukabumi,  berupaya semaksimal mungkin agar hasil penilaian pelayanan publik oleh Ombudsman RI meningkat. Maka dari itu, berbagai persiapan dilakukan agar hasilnya lebih memuaskan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman,SH., MM mengatakan, daerahnya masih di kategori C penilaian pelayanan publik oleh Ombudsman RI di 2022 lalu. Nilai tersebut ingin ditingkatkan minimal satu level di atasnya.

“Tahun kemarin kita masih di posisi kuning atau C. Tahun ini, kita harus bisa naik minimal ke hijau atau B,” ujarnya saat memimpin rapat kesiapan penilaian pelayanan publik oleh Ombudsman RI di Pendopo Sukabumi, Selasa, 08/08)2023.

Oleh karena itu, dirinya ingin mengetahui kesiapan setiap perangkat daerah. Terutama yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu seperti di Puskesmas Cisaat, Palabuhanratu, Dinkes, Dinsos, Disdukcapil, Disdik, dan DPMPTSP.

Sekda Ade Suryaman Pimpin Rakor Persiapan Penilaian Pelayanan Publik Oleh Ombudsman

“Hasil rapat, semuanya sudah siap. Termasuk telah mengevaluasi hasil di 2022 untuk diperbaiki di 2023,” ucapnya.

Namun dirinya menekankan, bukan sekadar evaluasi saja. Akan tetapi, hasil evaluasi itu benar-benar diaplikasikan di 2023 ini. Sehingga, hasil penilaian untuk Kabupaten Sukabumi semakin tinggi.

“Begitu tahu kekurangannya, langsung benahi.Dokumen yang kurang lengkap, lengkapi dari sekarang. Sehingga, semuanya bisa sesuai dengan standar penilaian,” ungkapnya.

Tak hanya itu saja, dirinya pun meminta semua perangkat daerah untuk menjaga kekompakan dan kebersamaan. Dirinya meyakini, kekompakan dan kebersamaan dapat memberikan hasil yang lebih maksimal.

“Tolong jaga kekompakan dan kebersamaan untuk kesuksesan kita bersama. Apalagi target kita,Agustus ini harus sudah siap semuanya,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(RDN)

PT. Waskita Karya Persero Tbk Berikan Bantuan Sarana Air Bersih 

0

Foto by : wardogtactical

Wartain.com, Sukabumi || Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Surayaman menyampaikan, terimakasih dan apresiasi atas Program Bantuan Sarana Air Bersih Dari PT. Waskita Karya Persero Tbk.. Karena hal itu, menurut Sekda sangat membantu penyediaan sarana air bersih khususnya bagi lembaga pendidikan di wilayah lintasan tol bocimi.

Demikian disampaikan Sekda saat menghadiri Penyerahan Bantuan Sarana Air Bersih dari PT. Waskita Karya Persero Tbk. Bertempat di Al Rahimiyah Kadudampit, Selasa 8 Agustus 2023

“Bantuan dan kolaborasi ini akan meringankan pemerintah, terutama di wilayah lintasan tol Bocimi,” ungkapnya.

PT. Waskita Karya Persero Tbk Berikan Bantuan Sarana Air Bersih (foto by : wardogtactical)

Sekda berharap program bantuan ini bisa memberikan manfaat bagi penerima dan menjadi keberkahan serta amal ibadah bagi semua.

“Mudah mudahan dari setetes air yang dikeluarkan, menjadi seribu kebaikan amal ibadah,” pungkasnya.

Diketahui, penyerahan dilaksanakan secara simbolis oleh Head Social & Environment Responsibility Unit PT Waskita Karya Persero Tbk, Poppy Sukmawati, kepada sembilan penerima program Waskita peduli di wilayah operasi perusahaan, di lintasan pembangunan toll bocimi sesi tiga dan empat.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Azi/Ruswandi)

Tokoh Jabar Peduli Tri Sakti Kunjungi Pematung Di Yogyakarta

0

Wartain.com, Bantul || Wujud nyata keinginan besar berdirinya Monumen Plaza Ir. Soekarno, sejumlah tokoh pecinta amanah Bung Karno dan peduli Tri Sakti , kunjungi pengrajin patung Bung Karno di Pendhapa Art Space, Jalan Prof. Dr. Wirjono Projodikoro, Bantul, DIY, Minggu-Selasa  06-09/08/2023.

Menurut Ketua Gerakan Bhinneka Nasionalis (GBN) Syarif Bastaman yang turut hadir dalam acara tersebut, dirinya bersama tokoh lain berkunjung selama tiga hari ke tempat patung Bung Karno di buat untuk meninjau proses  pembuatannya.

“Hari ini kita berkunjung ke tempatnya Pak Dunadi, beliau adalah yang membuat patung untuk nanti (di dirikan) di GOR Saparua Bandung, namanya menjadi Monumen Plaza Ir. Soekarno. Melihat kesiapannya dan kita tinjau ini sudah 50 persen,” ujarnya.

Syarif menambahkan dirinya beserta rombongan akan datang lagi untuk meninjau tahap berikutnya, termasuk progres pembuatannya.

“Tadi kalau dia (Gunadi) bilang nanti ketika proses cor tahap 2 (dua), kemudian masuk pencetakan nanti kita akan di undang lagi untuk melihat apakah sudah pas atau belum”, ucap Syarif kepada wartain.com.

Tokoh Jabar Peduli Tri Sakti Kunjungi Pematung Di Yogyakarta

Turut memberikan suara seniman asal Yogyakarta, Dunadi, yang sekaligus mengerjakan pembangunan patung Bung Karno. Menurutnya, desain patung Bung Karno kali ini merupakan gambaran Bung Karno saat masih muda, tepatnya gestur ikonik saat peristiwa Indonesia Menggugat di Kota Bandung.

“Hasil diskusi bersama owner kemudian mengacu pada sejarah, tepatnya ini menggambarkan Bung Karno saat muda, tepatnya saat peristiwa Indonesia Menggugat di Bandung, saat beliau ceramah. Bagaimana saya mendalami ceramah beliau, kemudian penggambaran beliau saat masih muda, itu hasil dari litelatur yang saya baca dan diskusi dengan ahli sejarah yang bersangkutan,” paparnya.

Pembuatan patung di mulai bulan lalu tepat setelah peletakan baru pertama oleh Gubernur Jawa Barat, dan rencananya akan selesai pada bulan November.

“Ini kita bikin bulan lalu ketika Pak Gubernur (Ridwan Kamil) meletakan batu pertama sampai sekarang sekitar satu bulanan. Model itu biasanya sampai jadi sekitar 2,5 bulanan, untuk target selesai kita tergantung dari modelling ini, kita perlu berduskusi dengan beberapa pihak, meliputi, modellingnya, gesturnya, pendalaman karakter, dan yang lainnya masih panjang,” tambahnya.

Dunadi menambahkan, nantinya patung ini akan berdiri dengan total tinggi 15,5 meter di luar dari pembangunan pondasinya. Sehingga akan tampak gagah, dengan harapan, patung ini akan memberikan gambaran serta simbol perjuangan Bung Karno dalam memerdekakan bangsa Indonesia.*** (RAF)

Polisi Amankan Enam Remaja Di Sukabumi Bawa Sajam 

0

Foto by : Humas Polres Sukabumi Kota

Wartain.com, Kota Sukabumi ||  Senin 07/08/2023, sekitar jam 23.00 WIB, Tim Patroli Presisi Polres Sukabumi Kota mengamankan 6 (Enam) remaja yang kedapatan membawa Tiga buah senjata tajam jenis cerulit, gobang dan stik golf. Satu remaja, berusia  (15 tahun) diamankan di depan SPBU, Jalan Lingkar Selatan Desa Babakan Cisaat Sukabumi. Sedangkan 5 (Lima) remaja lainnya, diamankan di Jalan Rambay, Desa Sukamantri Kecamatan Cisaat Kabupaten Sukabumi.

Keenam remaja tersebut berhasil diamankan tim Patroli Presisi Polres Sukabumi Kota setelah menerima informasi warga yang disampaikan melalui Hotline Lapor Pak Polisi-SIAP MAS. Hal itu disampaikan Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kasi Humas, Iptu Astuti Setyaningsih.

“Memang betul, tadi malam sekitar jam 23.00 WIB, Tim Patroli Presisi Polres Sukabumi Kota berhasil mengamankan Enam remaja yang kedapatan membawa Tiga buah senjata tajam jenis cerulit, gobang dan stik golf. Saat ini keenam remaja tersebut masih kita amankan di Mapolres Sukabumi Kota untuk dimintai keterangan,” ujar Astuti saat ditemui awak media di Mapolres Sukabumi Kota, Selasa 08/08/2023.

“Keberhasilan ini tentunya tidak lepas dari peran serta masyarakat yang memberikan informasi kepada kami melalui Hotline Lapor Pak Polisi-SIAP MAS tentang adanya sekelompok remaja yang mengendarai sepeda motor dan bolak-balik, melintas di sekitar Jalan Rambay Cisaat Sukabumi,” bebernya.

“Informasi tersebut langsung kami respon dan alhamdulilah, Tim Patroli Presisi bisa mengamankan para oknum remaja tersebut berikut barang bukti Tiga buah senjata tajam jenis cerulit, gobang dan stik golf,” terangnya.

Ia juga megimbau masyarakat untuk tidak segan memberikan informasi kamtibmas kepada pihak Kepolisian, baik secara langsung maupun melalui Hotline Lapor Pak Polisi-SIAP MAS di nomor 0811654110.

“Kami mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan informasi mengenai adanya sekelompok remaja yang diduga telah membuat resah warga, dan kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak segan melaporkan atau menginformasikan segala potensi gangguan kamtibmas kepada pihak Kepolisian, baik secara langsung maupun melalui Hotline Lapor Pak Polisi-SIAP MAS di nomor 0811654110.” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Tim)

Kapuslitbang Polri Gelar Penelitian Dan Supervisi Tentang Indeks Pembangunan Kesehatan 

0

Foto by : Humas PoldaJabar

Wartain.com, Bandung || Brigjend Pol. Drs. Iswyoto Agoeng Lesama Doeta.M.si (Kapuslitbang Polri) bersama Tim, datang ke Mapolda Jabar dan di sambut oleh Karo Rena Polda Jabar, dan langsung menuju Aula untuk melaksanakan kegiatan Penelitian tentang Indeks Pembangunan Kesehatan Polri, di satker lingkungan Polda Jawa Barat dan Polres jajaran, Selasa, 08/08)2023.

Adapun maksud dan tujuan tersebut adalah, untuk mencari data, masukkan, dan informasi terkait pembangunan kesehatan pegawai negeri pada Polri (PNPP), faktor resiko dan perkembangan upaya pembangunan kesehatan bagi PNPP sebagai bahan dalam merumuskan role model indeks pembangunan kesehatan Polri.

Tujuan penelitian adalah merumuskan masukan untuk pimpinan Polri (Kapolri dan Kapolda) dalam rangka merumuskan role model indeks pembangunan kesehatan Polri.

Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, dengan melakukan 3 tahap diantara lainnya yaitu

FGD / wawancara dengan pejabat pengemban fungsi SDM dan pejabat fungsi kedokteran kesehatan Polri terkait kebijakan kesehatan, perkembangan kondisi kesehatan PNPP, faktor risiko dan perkembangan upaya pembangunan kesehatan bagi PNPP.

Pengisian kuesioner kepada seluruh PNPP Polda/Polres terkait kondisi kesehatan, perilaku kesehatan, akses dan pelayanan kesehatan serta kesehatan lingkungan tempat tinggal PNPP.

Pengumpulan data sekunder tentang manajemen kesehatan sumber daya kesehatan, peralatan dan fasilitas kesehatan, akses pelayanan, pembiayaan kesehatan serta pelayanan kesehatan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(M. Nabil)