26.7 C
Jakarta
Kamis, Mei 7, 2026
Beranda blog Halaman 1707

Presiden Instruksikan Jajarannya Tangani Kasus Kelaparan Di Papua Tengah

0

Wartain com, Jakarta || Presiden Joko Widodo menginstruksikan jajarannya, untuk melakukan penanganan secepatnya terhadap masalah kelaparan, yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir di wilayah Papua Tengah.

Dikutip dari laman resmi Kepresidenan RI, pernyataan tersebut disampaikan Kepala Negara, dalam keterangannya kepada awak media usai meresmikan Sodetan Ciliwung di Jakarta, pada Senin, 31/07/2023.

“Saya sudah perintahkan kepada Menko PMK (Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan), Menteri Sosial, BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), dan juga di daerah di Papua untuk segera menangani secepat-cepatnya,” ujar Presiden.

Menurut Presiden, masalah kelaparan tersebut dipicu oleh beberapa hal, utamanya adalah cuaca ekstrem. Dalam kondisi cuaca ekstrem, tanaman tidak bisa tumbuh di daerah tersebut, sehingga masyarakat kesulitan untuk mendapatkan bahan makanan.

“Tapi problemnya supaya tahu, itu adalah daerah spesifik yang kalau di musim salju itu yang namanya tanaman tidak ada yang tumbuh. Di ketinggian yang sangat tinggi distrik itu,” ungkap Presiden.

Selain itu, faktor keamanan juga menjadi salah satu masalah yang menyebabkan pengiriman bantuan tidak dapat berjalan dengan baik. Oleh karena itu, Presiden turut menginstruksikan jajaran TNI untuk membantu mengawal pengiriman bantuan tersebut.

“Di sana memang problemnya selalu seperti itu, medannya yang sangat sulit, pesawat yang mau turun pilotnya enggak berani sehingga problem itu yang terjadi,” ucap Presiden.***

Sumber presidenri.go.id

Editor : Raka Azi

(Aab/Ikhlas)

Seleksi Pemain Untuk Tim U-17 Berakhir Di Makassar

0

Wartain.com, Makassar || PSSI telah menyelesaikan rangkaian seleksi pemain untuk tim U-17, kota terakhir adalah Makassar, dan bertempat di Lapangan Bosowa Sport Centre (BSC), Minggu 30/07/2023.

Wakil Ketua Umum PSSI, Zainuddin Amali bersama Sekretaris Jenderal Yunus Nusi, Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri serta Budi Sudarsono dan Eka Ramdhani, memantau langsung jalannya seleksi pemain tim U-17.

Tercatat, sebanyak 225 pemain muda dari sejumlah daerah di Sulsel, Semarang, Sulbar, Maluku dan Papua, ikut bersaing memperebutkan tempat di tim U-17.

Waketum PSSI, Zainuddin Amali menjamin seleksi tim U-17 berjalan transparan. Dia menegaskan tidak ada pemain titipan dalam proses seleksi.

“Ini adalah kesempatan buat semua anak-anak muda. Jadi tidak ada ini, harus ini, titipannya ini, dan sebagainya. Kita objektif, kita membangun sepak bola ini dengan sungguh-sungguh dan dengan dasar,” ucap Amali.

Zainuddin berharap bisa menemukan talenta terbaik di Makassar. Proses seleksi dikawal Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri dan pemandu bakat Budi Sudarsono.

“Nah kalau ada yang mengatakan pemilihan salah-salah dan sebagainya, saya jamin tidak, karena yang melakukan ini adalah di bawah komando khusus Indra Sjafri langsung dan kemudian di berbagai tempat ada juga pelatih Budi Sudarsono,” tambahnya lagi.

“Dari sini akan dapat juga yang berkualitas sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan oleh pelatih kepala tim U-17 yang dipandu langsung oleh direktur teknik. Nanti dari sini dibawa ke Jakarta seleksi lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, optimistis bisa menemukan pemain berkualitas di Makassar. Apalagi banyak pemain yang memiliki postur atau tinggi badan ideal yang juga menjadi kriteria penilaian. Selain itu, pemahaman taktikal bermain tetap menjadi penilaian utama.

“Individual taktikal, pemahaman taktik. Dari 225 dapat 72 pemain, optimistis saya akan banyak dari Sulawesi Selatan,” kata Indra Sjafri.

Peserta yang mengikuti seleksi ini, datang dari berbagai daerah, salah satunya dari tanah Papua. Radowein, salah satu peserta asal Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen, Papua mengaku sangat bersemangat mengikuti seleksi ini. Ia berharap perjuangannya untuk sampai ke Makassar bisa berbuah hasil manis dengan membela tim U-17.

“Jadi lagi ikut seleksi karena dari kecil latihan itu supaya bisa bela Timnas Indonesia,” katanya.

Pemain berusia 16 tahun itu mengaku telah menempuh perjalanan panjang dari kampung halamannya ke Makassar. Dia datang ke Makassar menggunakan kapal.

“Perjalanan dari Serui kita pakai kapal ke Biak transit dan Biak ke Makassar,” tuturnya.

Radowein pun mengaku telah mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi ini. Sebelum ikut seleksi dia sudah rutin menjalani latihan mandiri karena fasilitas di kampungnya belum lengkap.

“Ya persiapan pasti, mental, fisik dan latihan mandiri karena daerah kami fasilitas belum lengkap makanya latihan mandiri. Pasti senang (kalau masuk) puji tuhan dan sangat bangga terutama orang tua,” bebernya.

“Tadi main enjoy dan saingan banyak terus yang main bagus-bagus semua,” tutupnya.***

Sumber pssi.org

Editor : Raka Azi

(Ikhlas)

BP2MI Terima Hasil Rakernas ASPTAKI

0

Foto by : Farit Manoppo

Wartain.com, Jakarta || Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani, terima hasil rekomendasi hasil Rakernas ASPTAKI, Jumat 28/07/2023. Surat tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum ASPATAKI, Saiful Mashud yang didampingi sejumlah pengurus.

Menurut Benny Rhamdani, salah satu hal yang di terima, merupakan kasus terkait overcharging yang di alami beberapa Pekerja Migran Indonesia.

“Mereka juga menyampaikan kasus terkait overcharging yang dialami beberapa Pekerja Migran Indonesia. Berbagai informasi dan usul saran Asosiasi seperti ini kami tampung. BP2MI mengakomodir, menindaklanjuti sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tuturnya.

BP2MI Terima Hasil Rakernas ASPTAKI

Terkait hal tersebut, Benny Rhamdani ucapkan terima kasih atas partisipasi publik, dan pihaknya menerima segala bentuk aspirasi bahkan kritik, demi terciptanya sinergi dan kolaborasi yang baik.

“Saya memberi respon, tentu BP2MI berterima kasih atas partisipasi publik, bentuk perhatian seperti ini. Bahkan bila ada kritik, saya dengan senang hati menerimanya. Walaupun kata Ketum ASPATAKI sampai sejauh ini belum ada kritik. Saya berharap BP2MI dan berbagai pihak terus membangun sinergi kolaborasi,” ucapnya.

Beliau juga mengajak kepada para aktivis, untuk memberikan suplai informasi yang valid di sertai bukti, sebagai salah satu langkah awal dalam menyelesaikan permasalahan yang melibatkan Pekerja Migran Indonesia.

“Ajakan saya kepada teman-teman aktivis NGO, Asosiasi P3MI untuk menyuplai informasi, kemudian disertai bukti dukungan yang valid untuk kita tindak dilapangan jika ada problem yang itu merugikan pekerja migran Indonesia,” pungkasnya.***

Editor : Raka Azi

(Aab/SRM/Ruswandi)

Bupati Sukabumi Raih Penghargaan Kak Seto Award

0

Wartain.com, Sukabumi || Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami, menerima penghargaan Kak Seto Award 2023, kategori Bupati inspiratif penggerak pembentukan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA). Dalam kesempatan penerimaan penghargaan tersebut, Bupati diwakili oleh Sekretaris Daerah Ade Suryaman. Acara berlangsung di Aula Polres Sukabumi, Senin, 31/07/2023.

Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi yang akrab di sapa Kak Seto mengatakan, Kak seto Award ini, sebagai upaya penghargaan dan dukungan kepada lembaga yang secara terus-menerus peduli, atas perlindungan anak dan pemenuhan hak anak.

“Ada empat hak dasar anak antara lain; hak hidup, hak tumbuh dan berkembang, hak perlindungan dari tindakan kekerasan dan hak didengar suaranya,” jelasnya.

Untuk itu, Kak Seto mengajak kepada lembaga pemerintah untuk terus memposisikan keempat hak dasar anak, agar bisa menjadi lembaga-lembaga sahabat anak.

“Marilah kita memposisikan sebagai sahabat anak, bahkan di tahun 2018 lalu saya ajak presiden dan beberapa kementerian untuk memposisikan itu,” katanya.

Bupati Sukabumi Raih Penghargaan Kak Seto Award

Kak Seto berpesan, mudah-mudahan Kab. Sukabumi bisa menyosialisasikan permainan tradisional kepada anak-anak, agar terus dipertahankan di era modernisasi.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kab. Sukabumi Ade Suryaman, penghargaan tersebut akan menjadi pemicu bagi pemkab. Sukabumi, untuk terus memberikan perlindungan terhadap anak dan pemenuhan hak anak.

“Ini merupakan kegembiraan bagi Kab. Sukabumi, selain mendapatkan penghargaan dari kementerian, Kab. Sukabumi juga mendapatkan apresiasi dari kak seto,” ungkapnya.

Dijelaskan Sekda, Kab. Sukabumi beberapa tahapan mendapatkan penghargaan KLA baik kategori pratama, madya maupun nindya, maka dari itu, dengan beberapa penghargaan yang diberikan ini bisa terus memotivasi pemerintah daerah, dalam memenuhi empat hak dasar anak, diantaranya hak hidup, hak tumbuh dan berkembang, hak perlindungan dan hak didengar suaranya. Sehingga di tahun yang akan datang Kab. Sukabumi bisa mendapatkan kategori utama.

“Mudah-mudahan dengan suport dari semua pihak, Kab. Sukabumi bisa mencapai penghargaan kategori utama ditahun yang akan datang,” tandasnya.

Diketahui, Kak Seto Award 2023 diberikan kepada Bupati Sukabumi, Kapolres Sukabumi dan Dandim 0622 Kab. Sukabumi.***

Editor : Raka Azi

(Aab/Isop)

Perwatusi Gelar Seminar Pencegahan Osteoporosis

0

Wartain.com, Sukabumi || Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (PERWATUSI) Kabupaten Sukabumi, menyelenggarakan Seminar Pencegahan Osteoporosis dengan Tema “Melalui Seminar Pencegahan Osteoporosis Dini, Kita Dampingi Masyarakat Bertulang Kuat dan Berbadan Sehat” di Gedung Wanita, Kota Sukabumi, Senin, 31/07/2023.

dr.Asep Suherman, M.Kes., Selaku ketua panitia mengatakan,  kegiatan Seminar Pencegahan Osteoporosis Dini bagi masyarakat ini, merupakan perwujudan program kerja DPC Perwatusi Kabupaten Sukabumi tahun 2023.

“Tujuannya untuk menambah wawasan dan pengetahuan, tentang bagaimana pencegahan osteoporsis lebih awal, dan tentunya bisa merawat tulang agar kuat dan badan tetap sehat, juga untuk mengingatkan tentang meningkatkan pola hidup bersih dan sehat, guna membentuk generasi yang berkualitas di masa yang akan datang,” terangnya.

Asep menambahkan, kegiatan ini merupakan implementasi dari upaya positif, dalam rangka edukasi komunikasi dan informasi, tentang kesehatan tulang bagi tenaga medis dan masyarakat. Karena itu, seminar ini menghadirkan narasumber profesional yaitu dr. Fajar Yulianto Karna Rajasa, SP.OT., dari RS. Sekarwangi dan Firman Septiadi, S.Pd., M.Pd., dari Universitas Muhammadiyah.

Perwatusi Gelar Seminar Pencegahan Osteoporosis

Kegiatan seminar diikuti oleh 125 peserta, dari 58 orang pemegang program lansia puskesmas, 20 orang pengurus Perwatusi, serta 47 orang instruktur senam kecamatan. Seminar dibuka langsung oleh Plt. Dinas Kesehatan Sukabumi Agus Sanusi, SKM., M.Si.

Agus Sanusi mengajak peserta, untuk menyampaikan kembali pengetahuan tentang pentingnya menjaga kesehatan tulang kepada masyarakat, baik melalui posyandu maupun tempat kerja masing-masing.

“Salah satu pencegahan osteoporosis itu dengan menjaga asupan nutrisi yang baik, seperti protein dan kalsium itu kan komposisi untuk memperkuat tulang”, ujarnya.

Agus juga mengingatkan, masyarakat untuk menyempatkan beraktifitas fisik, karena termasuk dalam salah satu wujud program “GERMAS” yang dicanangkan oleh pemerintah.***

Editor : Raka Azi

(Godam/Ikhlas)

Polres Sukabumi Kota Gelar Police Goes to School

0

Wartain.com, Kota Sukabumi || Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan terwujudnya kondusifitas kamtibmas, Polres Sukabumi Kota menggencarkan upaya preemtif dan preventif Kepolisian. Salah satunya melalui program Police Goes to School.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Ari Setyawan Wibowo, memberikan penyuluhan Kamtibmas terhadap pelajar, saat berkunjung dan menjadi pembina upacara bendera di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan di Sukaraja Sukabumi, Senin, 31/07/2023.

Selain Kapolres, program Police Goes to School juga dilakukan oleh sejumlah pejabat utama, dan Kapolsek Jajaran Polres Sukabumi Kota, di beberapa sekolah di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Ari Setyawan Wibowo melalui Kasi Humas, Iptu Astuti Setyaningsih mengatakan, program Police Goes to School, menjadi salah satu inovasi yang gencar dilakukan untuk meningkatkan kesadaran para pelajar terhadap Kamtibmas.

Polres Sukabumi Kota Gelar Police Goes to School

“Hari ini Polres Sukabumi Kota, menyelenggarakan program Police Goes to School, berkunjung ke sekolah, melakukan pembinaan dan memberikan penyuluhan Kamtibmas terhadap pelajar sekolah,” kata Astuti kepada wartawan, Senin, 31/7/2023.

“Program ini dilakukan oleh hampir seluruh pejabat utama Polres Sukabumi Kota maupun Kapolsek Jajaran. dan kebetulan tadi pagi, pak Kapolres hadir, menjadi pembina upacara bendera dan memberikan penyuluhan Kamtibmas, di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri Pertanian di Sukaraja Sukabumi,” tuturnya.

“Semoga melalui program ini, kesadaran masyarakat, khususnya pelajar sekolah terhadap Kamtibmas akan meningkat, sehingga mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif.” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ruswandi/Raika)

Wabup Sukabumi Hadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK Tingkat Jawa Barat

0

Foto by : gilangramdani499

Wartain com, Bandung || Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri, menghadiri acara peringatan Hari kesatuan Gerak PKK ke 51 tingkat Provinsi Jawa Barat, sekaligus launching Satu Data Keluarga (SaDarKa). Bertempat di Sport Center Arcamanik , Jl. Pacuankuda no.14 – Kota Bandung, Senin 31/07/2023.

Kegiatan tersebut,  turut dihadiri Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Ketua TP PKK Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya, serta perwakilan TP PKK Kabupaten Kota se-Provinsi Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Ketua TP-PKK Provinsi Jawa Barat Atalia Prayatya menyampaikan, Peringatan HKG PKK Ke-51 Tahun 2023 mengambil Tema “Bergerak Bersama Menuju Keluarga Sejahtera Dan Tangguh, Wujudkan Indonesia Tumbuh”, yang mengandung makna sangat mendasar, yakni kebersamaan dan keterpaduan untuk peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat secara keseluruhan, dalam mewujudkan Indonesia tumbuh yang pada akhirnya tercapailah harapan Indonesia Maju.

“Saya ingin kegiatan ini bukan hanya syarat sebagai kegiatan seremonial saja, tetapi TP PKK harus memberikan semangat baru, energi baru yang menggelora pada setiap gerak Langkah PKK, untuk bergerak Bersama menuju keluarga sejahtera dan tangguh dalam mewujudkan Indonesia maju,” ungkapnya.

Wabup Sukabumi Hadiri Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK Tingkat Jawa Barat (foto by : gilangramdani499)

Semengara itu, dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan, keinginan  warga muda Indonesia ini di tahun 2045, menjadi warga yang cerdas warga yang kompetitif, produktif, yang bebas dari stunting.

“Saya menghaturkan terima kasih selama 5 (lima) tahun Jabar juara lahir batin, banyak sekali dibantu oleh tim penggerak dari PKK, jumlahnya kurang lebih 1,5 juta yang hebat,” tandasnya.

Sementara itu Wabup seusai kegiatan menyampaikan, apresiasi dan terimakasih kepada TP PKK dan seluruh Stakeholder di Kabupaten Sukabumi yang terlibat, dikarenakan dalam Prosesi kegiatan Ini Kabupaten Sukabumi mendapatkan Juara 1 kategori Desa Gagah Bencana, dalam lomba Gagah Bencana Peduli Stunting tingkat Provinsi Jawa Barat.

“Kita bisa lihat, ternyata ketika kita ada Effort, Ikhtiar kita bersama untuk bersinergi dan berkolaborasi, akhirnya kita bisa menjadi juara satu. Ini adalah bentuk kerja sama kita” ujarnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Raka Azi/SRM)

 

Audiensi Tak Memuaskan, FPP Kembali Gelar Unjuk Rasa

0

Wartain.com, Sukabumi || Forum Pemuda Pelabuhan ratu (FPP) kembali melakukan aksi unjuk rasa, terkait dengan dugaan adanya monster pengendali anggaran pengadaan alat kesehatan antropometri, dan lemahnya penanganan stunting di Kabupaten Sukabumi.

Unjuk rasa ratusan pemuda FPP yang digelar di Halaman Setda Kabupaten Sukabumi ini, merupakan aksi lanjutan dari audiensi yang telah dilaksanakan oleh FPP dengan anggota DPRD dan Dinas Kesehatan (Dinkes). Mereka menilai adanya monster pengendali anggaran alat kesehatan antropometri, Senin 31/07/2023.

Pantauan koresponden di lapangan, ratusan massa aksi unjuk rasa FPP bergerak dari Lapangan Cangehgar, Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi. Mereka long march dari Lapang Cangehgar dengan membawa alat demonstrasi seperti banner dan tulisan tulisan dari kayu triplek.

FPP mengendus adanya dugaan proyek Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi telah diatur oleh salah satu orang yang merajai seluruh pengadaan Alkes yang masuk ke Kabupaten Sukabumi. Apalagi pengadaan Alkes tersebut dengan nominal milyaran rupiah.

Menurut Ketua Forum Pemuda Pelabuhan ratu (FPP), Friady Mahyuzar mengatakan, pemerintah segera mengambil langkah-langkah tegas dan transparan. Pasalnya hal itu berdampak langsung pada kualitas layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat.

“Ini harus diluruskan, maka sudah jadi kewajiban kami untuk terus mengawal melakukan pengawasan karena diduga ini ada anggaran yang dibajak oleh para oknum, atau adanya monster pengendali anggaran,” ujar dalam orasinya.

Lebih Lanjut Friady mengaku prihatin mengenai kurangnya transparansi dalam proses pengadaan alat antropometri di Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi.

Untuk itu, pihaknya meminta agar adanya transparansi mengenai proses tersebut dengan total anggaran yang mencapai Rp 27,4 miliar rupiah.

“Kami minta transparansi proses pengadaan alat antropometri yang ada di Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi dengan total anggaran Rp 27,4 M kurang lebih,” terangnya.

Friady, pihaknya tidak puas dengan jawaban dari jajaran Dinkes yang dihadiri oleh PPK dan Sekdisnya. Maka dari itu, saat ini melakukan unras ke Setda Kabupaten Sukabumi.

“Jawaban dari pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi dalam audensi tidak memuaskan, dan ketidakjelasan dalam menentukan pemenang pengadaan juga dikeluhkan,” tandasnya.

Menurutnya, mereka tidak bisa menjawab dasar mereka menentukan pemenang itu seperti apa yang rasa jelas aturan itu sudah tertuang dalam juklak juknis yang diedarkan oleh tiga Kementerian.***

Editor : Raka Azi

(Aab)

Jokowi Akan Bebaskan Pajak Mobil Listrik Yang Diimpor Utuh

0

Foto by : kemenperin

Wartain.com, Jakarta || Presiden Joko Widodo Mengggelar rapat terbatas dengan sejumlah menteri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 31/07/2023. Rapat tersebut membahas ekosistem kendaraan listrik Indonesia.

Salah satu yang hadir adalah Menteri Perindustrian Agus Gumiwang. Dikutip dari kumparanNews, Agus menjelaskan pemerintah akan menyiapkan regulasi bagi investor mobil listrik yang akan masuk ke Indonesia. Ia menegaskan, pemerintah menginginkan insentifnya kompetitif. Salah satunya dengan membebaskan pajak impor mobil listrik utuh completely build up (CBU), tanpa dirakit lagi di dalam negeri.

“Jadi kita ingin insentif fiskalnya itu kompetitif. Sekali lagi insentif fiskalnya harus kompetitif. Misalnya pajak CBU itu nanti bisa kita kembangkan. TPN-nya nanti bisa dinolkan,” kata Agus.

Untuk pemberian insentif, Agus mengatakan akan dirumuskan bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani. Namun, pada prinsipnya Presiden Jokowi setuju insentif fiskal harus lebih kompetitif.

“Jadi semua kebijakan fiskal kita harus lebih kompetitif dibandingkan dengan kebijakan fiskal yang diberikan negara-negara lain kompetitor kita dalam konteks mobil listrik,” tuturnya.

Pemerintah juga berencana melakukan relaksasi aturan yang tertuang dalam Perpres Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik, Berbaasis Baterai untuk Transportasi Jalan.

“Jadi yang dalam Perpres 55 diatur bahwa TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) ini pada tahun 2024, TKDN untuk mobil listrik itu diwajibkan 40 persen, itu kita relaksasi. Jadi 40 persennya itu ada pada 2024,” ungkapnya.

Meski belum tentu TKDN sebesar 40 persen bisa dicapai di 2026, namun Agus yakin bisa lebih cepat selama industri untuk menyuplai baterai kendaraan mobil listrik siap.

“Jadi sekitar 40-50 persen itu, kan, komponen di baterai. Jadi bisa saja lebih cepat. Tapi paling tidak nanti Perpresnya akan kita revisi di mana pada tahun yang sekarang Perpresnya (TKDN) 2024 40 persen, sekarang kita akan relaksasi jadi 2026,” ujarnya.

Setelah 2026, pemerintah akan kerja baru kita kejar TKDN 60 persen, tidak ada perubahan. Alasannya untuk percepatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.***

Sumber Kumparan.com

Editor : Raka Azi

(Aab/Rd. Haraqi Siliwangi)

Sekelompok Remaja Di Sukabumi Diamankan Polisi Kedapatan Bawa Sajam Dan Miras

0

Foto by : Humas Polres Sukabumi Kota

Wartain.com, Kota Sukabumi || Unit Patroli Polsek Baros Polres Sukabumi Kota, mengamankan sekelompok remaja yang tengah nongkrong di sekitar Jalan Proklamasi, Kelurahan Jayaraksa, Baros Kota Sukabumi, Sabtu 29/07/2023 malam.

Sebanyak 5 (lima) oknum pelajar sekolah dan 2 (dua) remaja lainnya, diamankan ke Polsek Baros karena kedapatan membawa sebuah senjata tajam dan sebotol minuman keras.

“Memang betul, tadi malam, saat kami sedang melaksanakan patroli rutin di wilayah, kami menemukan sekelompok remaja yang tengah nongkrong di sekitar Jalan Proklamasi. Sebagai upaya deteksi dini, kami pun menghampiri dan melakukan pemeriksaan terhadap sekelompok remaja tersebut, dan menemukan salah satunya membawa senjata tajam jenis cerulit dan miras,” terang Kapolsek Baros, Kompol Heri Hermawan kepada awak media, Minggu 30/7/2023.

Sekelompok Remaja Di Sukabumi Diamankan Polisi Kedapatan Bawa Sajam Dan Miras (foto by : humas polres sukabumi kota)

“Kegiatan yang kami lakukan ini tentunya merupakan upaya preventif Kepolisian untuk menciptakan kondusifitas kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” pungkasnya.

Hingga saat ini, ketujuh remaja tersebut masih diamankan di Mapolsek Baros guna dimintai keterangan. Enam remaja menjalani pembinaan, sedangkan seorang remaja yang kedapatan membawa Sajam dan Miras akan menjalani proses penyidikan dan terancam pasal 2 ayat (1) Undang-undang Darurat tahun 1951 dan terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara.***

Editor : Raka Azi

(Aab/Godam)