26.7 C
Jakarta
Senin, Oktober 5, 2026
Beranda blog Halaman 1904

Arsjad Akui Anggota TPN Ganjar Presiden Terus Bertambah

0

Wartain.com || Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Presiden Arsjad Rasjid mengaku anggota tim pemenangan bertambah.

Kendati demikian, dia masih merahasiakan siapa saja yang tergabung dalam tim pemenangan tersebut.

“Nanti akan ada banyak lagi tambahan teman-teman saudara kita yang akan masuk,” ujar Arsjad, Minggu 01/10/2023, mengutip Antara. 

“Jadi pelan-pelan, ini kan timnya harus berjalan dulu. Karena apa? Karena sambil berjalan banyak ingin bergabung, nah pelan-pelan. Tapi, nanti dulu boleh dong (nama-nama diumumkan),” tambahnya.

Ia juga mengatakan bahwa tenggat waktu pendaftaran calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) pada 25 Oktober 2023.

Untuk itu, tim pemenangan Ganjar Pranowo akan difinalisasi pada akhir minggu ini. Namun, semua proses finalisasi tersebut melalui berbagai tahapan.

“Kami kan sudah katakan terakhir waktu konferensi pers bahwa kami lagi finalisasi dan ini pada akhir minggu ini dilakukan finalisasi. Ini kan masih hari Minggu, nantinya kita akan tahapan, tahapan satu, tahapan dua, bukan apa, karena banyak kan kita harus inklusif,” jelas Arsjad. 

Ia menegaskan bahwa proses rekrutmen tim pemenangan Ganjar ini juga melalui tahap perencanaan dan menghitung budget agar terlaksana dengan lancar.

“Bayangkan ini kayak start up, yang mesti melakukan secepatnya merekrut sebanyak-banyaknya, melakukan semua proses perencanaan, planning, logistik segala macam budget-nya, jadi mohon tolong bantuannya juga, karena kita melakukan semua seketika sekaligus bersamaan,” tuturnya.

Diketahui, ada beberapa Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo yang terdiri dari Ketua Tim, yaitu Arsjad Rasjid, kemudian ada Wakil Ketua Tim Pemenangan Ganjar, yaitu Mantan Panglima TNI, Jenderal (purn) Andika Perkasa; Mantan Wakapolri, Komjen Pol (purn) Gatot Eddy Pramono; Ketua Harian Partai Perindo, Tuan Guru Bajang (TGB); Wakil Ketua Umum Partai Hanura, Benny Rhamdani dan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Angela Herliani Tanoesoedibjo.***

Foto: Antara/Narda Margaretha Sinambela

Editor: Raka A. Firmansyah

Bamsoet Ajak Masyarakat Semakin Meneguhkan Pancasila Sebagai Ideologi Negara

0

Wartain.com || Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Bambang Soesatyo mengajak masyarakat untuk semakin meneguhkan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara.

“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang selalu diperingati setiap 1 Oktober, sesuai Keputusan Presiden Nomor 153/Tahun 1967, tidak boleh sekadar menjadi upacara yang berlalu hanya dalam waktu beberapa jam saja. Melainkan harus menjadi pembangkit semangat untuk semakin meneguhkan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, serta UUD NRI Tahun 1945 sebagai konstitusi negara,” ujar Bamsoet usai membacakan naskah Pembukaan UUD NRI Tahun 1945, dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, Minggu 01/10/2023, dikutip dari Antara.

 

Upacara tersebut dipimpin oleh Presiden Joko Widodo sebagai Inspektur Upacara. Sementara Ketua DPR RI Puan Maharani sebagai pembaca teks Pancasila.

 

Bamsoet menjelaskan, lahirnya momentum Hari Kesaktian Pancasila tidak lepas dari tragedi G30S/PKI. Enam jenderal dan satu perwira dibunuh secara keji dan dibuang ke dalam sumur sedalam 12 meter di kawasan Lubang Buaya. Antara lain Jenderal Ahmad Yani, Mayjen R Soeprapto, Mayjen MT Haryono, Mayjen S. Parman, Brigjen D.I. Panjaitan, Brigjen Sutoyo Siswomiharjo, dan Lettu Pierre Andreas Tendean.

 

“Gerakan tersebut pada akhirnya berhasil diredam. Tragedi G30S/PKI tidak berhasil mengganti Pancasila dengan marxisme, leninisme, maupun Maoisme. Pancasila tetap teguh, tidak hanya sebagai ideologi bangsa melainkan juga sebagai sumber kekuatan moril dan spiritual bangsa. Pancasila membuktikan keberadaannya sebagai ideologi yang menyatukan. Sehingga kemudian setiap 1 Oktober diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila,” jelas Bamsoet.

Dia menerangkan, sebagai tindak lanjut, MPR RI mengeluarkan Ketetapan (TAP) MPRS Nomor XXV/MPRS/1966 tentang pembubaran dan pernyataan PKI sebagai organisasi terlarang, serta pelarangan penyebaran paham komunisme/marxisme-leninisme.

 

Hingga kini TAP MPRS tersebut masih berlaku, dan menjadi pegangan kuat bagi bangsa Indonesia dalam melindungi jati dirinya.

Di sisi lain, Pancasila tidak boleh dijadikan komoditas politik bagi sebagian kelompok. Pancasila merupakan milik bangsa, bukan milik segelintir orang. Menganggap diri paling pancasilais, sementara yang lainnya tidak, merupakan tindakan yang tidak dibenarkan serta tidak sesuai dengan semangat Pancasila.

 

“Jangan menjadi pengkhianat bangsa dengan menjadikan Pancasila sebagai alat provokasi pemecah belah bangsa. Tidak perlu merasa paling benar sendiri, paling Pancasila sendiri. Karena nilai-nilai Pancasila bukan untuk dikatakan atau didiskusikan, melainkan untuk diamalkan,” pungkas Bamsoet.***

Foto: Dok. MPR RI

Editor: Raka A. Firmansyah

Puan Maharani: Pancasila Jadi Bintang Penuntun Persatuan Rakyat

0

Wartain.com || Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan bahwa Pancasila bukan sekadar slogan, melainkan ideologi bangsa yang dapat menjadi bintang penuntun untuk menyatukan rakyat Indonesia di tengah tantangan zaman saat ini.

“Pancasila menjadi bintang penuntun pemersatu rakyat Indonesia, terutama dalam menghadapi seluruh tantangan zaman. Pancasila dapat membawa arah perjalanan bangsa ini untuk menjadi lebih maju,” kata Puan ketika upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Pondok Gede, Jakarta, Minggu 01/10/2023 sebagaimana dikutip dari keterangan tertulisnya.

Puan menilai Hari Kesaktian Pancasila penting dijadikan sebagai pengingat untuk seluruh rakyat Indonesia, khususnya bagi generasi muda yang akan menjadi penerus bangsa. Menurut dia, generasi muda harus memahami Pancasila secara utuh.

“Dengan pondasi berasaskan gotong royong yang terkandung dalam nilai-nilai Pancasila, generasi muda akan mudah mengentaskan sikap anti-perbedaan dan keberagaman yang saat ini menjadi ancaman bagi generasi penerus bangsa,” tutur Ketua DPR RI.

Sementara untuk masyarakat Indonesia secara umum, Puan mengingatkan untuk selalu mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita harus terus berusaha menghormati, menegakkan, dan mengamalkan prinsip-prinsip Pancasila serta bekerja bersama-sama untuk menciptakan masyarakat yang lebih adil, harmonis, dan damai di Indonesia,” ujar dia.

Bagi Puan, Pancasila merupakan panduan dalam menjaga persatuan dan keberagaman Indonesia. Terlebih, saat ini dunia kian kompleks dan mengalami perubahan pesat karena kemajuan zaman.

“Prinsip-prinsip Pancasila dapat digunakan sebagai landasan untuk menghadapi berbagai perbedaan pendapat, agama, budaya, dan latar belakang sosial yang ada dalam masyarakat,” imbuhnya.

Ia juga memandang bahwa Pancasila mengingatkan masyarakat untuk menjaga aspek politik, ekonomi, serta memperhatikan hak asasi manusia, keadilan sosial, dan keberlanjutan lingkungan.

Lebih lanjut, dia pun menyebut Pancasila adalah fondasi kokoh bagi negara yang beragam seperti Indonesia. Oleh sebab itu, ia menegaskan bahwa meninggalkan Pancasila sama halnya dengan mencabut jati diri bangsa dan mengkhianati amanat para pendiri bangsa.

“Mengganti Pancasila akan berdampak pada hilangnya karakter sebagai bangsa yang ramah, toleran, dan bergotong royong,” imbuh Puan.

Pada upacara itu, Puan didaulat membacakan Ikrar Kesaktian Pancasila yang berisi tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Berikut bunyi Ikrar Kesaktian Pancasila yang dibacakan Puan dalam upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, kami melakukan upacara ini menyadari sepenuhnya bahwa sejak diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945 pada kenyataannya telah banyak terjadi rongrongan. Baik dari dalam maupun luar negeri, terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurangwaspadaan bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara. Bahwa dengan semangat kebersamaan yang dilandasi oleh nilai-nilai luhur ideologi Pancasila, bangsa Indonesia tetap dapat memperkokoh tegak-nya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Maka di hadapan Tuhan Yang Maha Esa dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan. Menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.***

Foto: Dok. DPR RI

Editor: Raka A. Firmansyah

Polisi Periksa Tiga Saksi Imbas Dugaan Kasus Penganiayaan Timses Bupati Cianjur Terhadap Mahasiswa

0

Wartain.com || Polisi masih menyelidiki kasus penganiayaan yang diduga dilakukan Jamaluddin Junaidi Ghani, oknum anggota tim sukses (timses) Bupati Cianjur Herman Suherman terhadap Alief Irfan, mahasiswa Ketua Jaringan Intelektual Muda Cianjur.

Kasat Reskrim Polres Cianjur Iptu Tono Listianto mengatakan, sejauh ini mereka telah memeriksa 3 saksi dalam kasus penganiayaan itu. Selain itu, mereka juga telah melakukan olah TKP.

“Selain melakukan olah TKP, polisi juga telah memeriksa sebanyak tiga orang saksi dalam dugaan kasus penganiayaan ini,” kata Tono, kepada wartawan, Sabtu 30/09/2023, mengutip Kumparan

Belum dijelaskan siapa saja saksi yang telah diperiksa.

Tono mengungkapkan, polisi juga akan segera memanggil dan memintai keterangan dari terduga pelaku. Namun dia belum memastikan kapan terduga pelaku akan dipanggil.

“Pastinya kita juga akan segera memanggil terduga pelaku atau terlapor untuk dimintai keterangannya soal dugaan tindakan kekerasan tersebut,” jelasnya.

Aksi penganiayaan itu terjadi di tempat warung kopi di Jalan Kh Abdullah Bin Nuh, Kabupaten Cianjur.

Kejadian tersebut berawal ketika Alief Irfan dengan sejumlah rekan-rekannya hendak melakukan klarifikasi dugaan korupsi dalam pembiayaan umrah bagi anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cianjur dan tim sukses Bupati Cianjur, Herman Suherman, serta beberapa pejabat.

Alief mengatakan, tindakan kekerasan yang dialaminya tersebut berawal bermula ketika ia dihubungi Aspri Bupati Cianjur menghubunginya untuk berbicara terkait umrah bersama.

“Aspri Bupati Cianjur ini, kemudian mengajak bertemu di tempat Ngopi di Jalan Kh Abdulah Bin Nuh. Karena rencananya akan lakukan aksi unjuk rasa mempertanyakan sumber dana umrah ini dari mana,” katanya.

Jamaluddin membantah adanya aksi pemukulan terhadap korban. Dia mengeklaim hanya menampar korban.

“Tidak ada pemukulan, tapi hanya menampar korban. Itu pun sebagai bentuk peringatan agar korban dapat bersikap lebih sopan terhadap orang yang lebih tua. Karena, saat itu, korban ini sempat menggebrak meja,” ujar Jamaluddin.

Jamaluddin juga memastikan sumber dana untuk pemberangkatan umrah Anggota MUI dan tim sukses bukan dari APBD Kabupaten Cianjur.

“Seharusnya mereka melakukan kajian mendalam jika memang akan menyikapi suatu masalah atau persoalan. Jangan karena bersumber dari media sosial mereka langsung menuduh atau menduga adanya tindak korupsi,” katanya.

Jamaluddin menambahkan, pihaknya akan melaporkan balik korban terkait dengan adanya informasi bohong atau hoaks.***

Foto: Dok. Kumparan

Editor: Raka A. Firmansyah

DPR Usulkan Beberapa Hal Ke Pemerintah Dalam Upaya Peningkatan Literasi

0

Wartain.com || Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mengusulkan sejumlah hal kepada pemerintah untuk meningkatkan budaya literasi masyarakat Indonesia.

Hal tersebut dikemukakan Fikri setelah data Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) mengungkapkan bahwa minat baca masyarakat Indonesia hanya sebesar 0,001 persen atau satu dari 1.000 orang yang gemar membaca.

“Dari enam Kementerian/Lembaga yang mengampu program literasi, harus ada satu Kementerian/Lembaga yang menjadi koordinator dan menjalankan tugas membangun literasi di Indonesia,” katanya saat ditemui usai acara Diskusi Kelompok Terpumpun soal Budaya Literasi di Jakarta, Sabtu 30/09/2023 malam, melansir Antara.

Fikri mengatakan pihaknya akan mendorong enam Kementerian/Lembaga yang mengampu program literasi, dan bekerja sama dalam melaksanakan peta jalan pembudayaan literasi yang ditetapkan secara sungguh-sungguh dan saksama di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).

Selain itu, kata dia, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) untuk merespons kondisi darurat literasi dengan membuat program nasional, serta mengalokasikan anggaran yang memadai untuk Kementerian/Lembaga yang memiliki tugas pokok dan fungsi di bidang pendidikan dan literasi.

Hal tersebut, menurut dia, penting dilakukan mengingat minimnya alokasi anggaran literasi yang diperoleh oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI.

“Anggaran Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI tahun 2024 hanya Rp725 miliar. Anggaran Badan Bahasa yang mengampu program literasi di Kemendikbudristek hanya 0,72 persen dari keseluruhan anggaran Kemendikbudristek Rl,” kata Fikri yang merupakan Ketua Panitia Kerja Peningkatan Literasi dan Tenaga Perpustakaan DPR RI.

Alasan lain, kata Fikri, kondisi perpustakaan khususnya perpustakaan sekolah sangat minim, juga secara umum, tidak semua sekolah memiliki ruang perpustakaan sekolah.

Dia juga menyatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait dalam membuat perencanaan kebutuhan tenaga perpustakaan dan alokasi dalam formasi rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun 2024.

“Jumlah tenaga perpustakaan tidak sebanding dengan jumlah perpustakaan. Belum ada skema alokasi kebutuhan tenaga perpustakaan di KemenPAN-RB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) dan BKN (Badan Kepegawaian Negara),” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten Deputi Literasi, Inovasi, dan Kreativitas Kemenko PMK Molly Prabawati menyambut positif upaya tersebut, mengingat upaya tersebut sejalan dengan peta jalan pembudayaan literasi yang telah dicanangkan sejak 2021.

Molly mengatakan urusan soal literasi yang diampu oleh banyak Kementerian/Lembaga harus berada dalam satu payung hukum yang kuat dalam meningkatkan budaya literasi.

“Kami berharap melalui upaya ini, ke depannya akan ada Undang-Undang Literasi, sehingga urusan pembangunan budaya literasi bisa menjadi lebih kuat,” tutur Molly Prabawati.

Foto: Antara/Sean Muhammad

Editor: Raka A. Firmansyah

Mahfud: Kuatkan Persatuan Menjelang Pemilu

0

Wartain.com || Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI Mahfud MD mengatakan persatuan Indonesia penting untuk diperkuat dalam menghadapi tahun politik menjelang kontestasi Pemilu 2024.

“Sekarang persatuan mari kita perkuat, karena ini tahun politik dan di dalam tahun politik itu biasanya bibit-bibit perpecahan, bibit permusuhan, kampanye gelap dan sebagainya, baik negative campaign maupun black campaign itu bermunculan di mana-mana,” kata Mahfud MD usai menghadiri Upacara Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya, Jakarta, Minggu, 01/10/2023.

Ia mengatakan persatuan Indonesia yang tercantum dalam butir Pancasila di sila kedua menjadi hal penting yang selama ini paling kuat dan selalu menjaga keselamatan bangsa Indonesia.

“Dari lima (butir) Pancasila itu, yang masih agak lemah adalah Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, dan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, itu masih lemah di dalam pelaksanaannya karena menghadapi problema-problema,” tuturnya.

Mahfud mengatakan Pemilu 2024 merupakan momentum bagi masyarakat Indonesia dalam menentukan pilihan terhadap sosok pemimpin berikutnya.

Terkait itu, Mahfud berpesan agar masyarakat mengedepankan semangat persatuan Indonesia dalam mencari sosok pemimpin yang tepat, bukan mencari musuh.

“Dari Pemilu itu, kita memilih pimpinan nasional, pimpinan daerah wakil kita di DPR, DPRD, DPD, dan seterusnya. Ini kita pilih dengan sebaik-baiknya melalui semangat bersatu untuk menjaga keberlangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.***

Foto: Antara/Andi Firdaus

Editor: Raka A. Firmansyah

Cabor Balap Sepeda Sumbang Emas Dan Perunggu Asian Games 2023

0

Wartain.com, Hangzhou || Indonesia berhasil. menambah pundi-pundi medali. Kali ini datang dari cabang olahraga balap sepeda BMX putri, Amellya Nur Sifa, menyumbang medali emas untuk Indonesia di Asian Games 2023, melalui nomor Woman’s Individual Moto Run, yang berlangsung di Chun’an Jieshou Sports Centre BMX Sourse, China, Minggu, 01/10/2023.

Dalam perlombaan itu, dia finis lebih dulu, di depan pebalap tuan rumah Quangquan Gu yang berhak medali perak. Di urutan ketiga, pebalap BMX Indonesia, Jasmine Azzahra Setyobudi, yang meraih medali perunggu.

Tambahan dua medali yang diraih wakil dari cabang balap sepeda ini, membuat Indonesia kini mengemas 4 medali emas, 3 medali perak, dan 11 medali perunggu. Adanya penambahan medali ini sekaligus mendongkrak posisi tim Merah Putih naik tiga tingkat ke urutan 10.

Tiga medali emas sebelumnya disumbang oleh atlet menembak Muhammad Sejahtera Dwi Putra sebanyak dua medali emas, dan atlet wushu Harris Horatius.

Indonesia berpotensi menambah perolehan medali pada hari ini, Minggu, 1 Oktober 2023. Sejumlah atlet andalan, termasuk lifter senior Eko Yuli Irawan dari cabang angkat besi, akan bertanding pada 18.00 WIB.

Pada Asian Games 2018 yang digelar di Indonesia lima tahun lalu, Eko Yuli Irawan sukses menyabet medali emas untuk kelas 62 kg putra. Kali ini, lifter andalan Indonesia itu bakal turun di kelas 67 kg putra lantaran kelas 62 kg yang jadi spesialisasinya tak diselenggarakan di Asian Games 2022.

Meski harus naik kelas, Eko tetap punya kans meraih medali di Asian Games 2023. Hal itu berkaca dari hasil Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2023 yang digelar September lalu. Kala itu, ia sukses menyabet dua medali perak dari angkatan snatch dan total.

Selain Eko Yuli Irawan, ada sejumlah wakil Indonesia yang dijadwalkan mengikuti nomor final di Asian Games 2023 pada hari ini sehingga punya kans untuk menyumbang medali. Misalnya saja tim E-sport Indonesia, di nomor Peace Elite (versi Asian Games) atau Pandu Sukarya dari cabang atletik nomor halang rintang 3.000 meter putra.

Setelah dua hari berlalu tanpa podium, Indonesia akhirnya meraih emas dan perunggu dari cabang balap sepeda BMX Asian Games 2023.***

*Dikutip dari berbagai sumber

Foto : tangkapan layar/BPB

Editor : Aab Abdul Malik

(Ikhlas)

Waspada!!! Gempa Kembali Guncang Sukabumi, Getarannya Terasa Sampai Jakarta Dan Bandung 

0

Wartain.com, Sukabumi || Guncangan Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 5,4 kembali getarkan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Guncangan gempa juga dapat dirasakan oleh warga Sukabumi  hingga ke Jakarta dan Bandung.

Seperti yang dilansir dalam laman bmkg.go.id, terinformasi gempa bumi Sukabumi itu, terjadi pada pukul 11.00 WIB, Minggu 01/10/2023. Dengan pusat gempa berada di 32 km sebelah tenggara Kabupaten Sukabumi.

“Gempa bumi berada pada 32 km Tenggara Kab. -Sukabumi, Jawa Barat 11,” tulis BMKG melalui akun X.

Kordinat gempa berada pada titik 7,2 LS dan 106,59 BT. Dengan kedalaman  Gempa berada pada  89 km.

“Disclaimer : Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” lanjut BMKG.

Sementara itu, getaran gempa juga dirasakan oleh warga sekitar Sukabumi, seperti Cianjur, Bogor, Jakarta bahkan sampai ke Bandung.

Salah seorang warga Fitria Handayani, mengatakan, dirinya merasa kaget merasakan getaran gempa barusan. Ia mengungkapkan posisinya sedang memasask di dapur saat gempa terjadi.

“Duch, saya kaget, waktu gempa tadi saya lagi masak di dapur,. Saya beserta warga lain buru-buru keluar rumah, sambil menggendong anak,” kata warga Cijengkol RT 02 RW 04, Desa Cijengkol, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, kepada wartawan.com.

Selanjutnya, BMKG mengimbau kepada warga, untuk selalu waspada, karena dimungkinkan akan terjadi gempa susulan.

Sejauh ini, belum diketahui ada kerusakan yang diakibatkan guncangan gempa tersebut. Pihak BPBD Kabupaten Sukabumi juga belum menerima laporan keusakan atas kejadian gempa bumi ini.***

Sumber/Foto : bmkg.go.id

Editor : Aab Abdul Malik

(Tim)

Kemenparekraf Prediksi : Kereta Cepat Jakarta – Bandung, Bakal Serap Banyak Wisatawan Nusantara 

0

Wartain.com, Jakarta  || Pengoperasian Kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh tinggal beberapa hari lagi. Hal ini diyakini siap mewujudkan target 1,2-1,4 miliar pergerakan wisatawan Nusantara di tahun 2023.

Hadirnya Whoosh diyakini akan mampu menghubungan wisatawan ke berbagai lokasi wisata di Tanah Air. Hal itu diungkap oleh Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf/Baparekraf Dessy Ruhati, usai mengikuti joy ride Kereta Cepat Jakarta-Bandung “Whoosh”, Jumat 29/09/2023.

Menurutnya, Whoosh yang akan resmi beroperasi mulai 2 Oktober 2023, akan memberi dampak pada peningkatan kualitas sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Tanah Air. Terutama pada aksesibilitas wisatawan menuju berbagai destinasi dan sentra ekonomi kreatif di Jawa Barat.

“Kereta cepat ini, tentunya akan mendukung peningkatan kualitas pariwisata yang dapat membantu konektivitas ke berbagai destinasi wisata, sehingga dapat menggerakkan wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara,” kata Dessy Ruhati.

Diketahui hingga pertengahan semester tahun ini, jumlah pergerakan wisatawan Nusantara telah mencapai sekitar 433 juta. Dengan kehadiran kereta cepat serta berbagai prospek lain dari pemanfaatan konektivitas di sejumlah moda transportasi, diharapkan target 1,2-1,4 miliar pergerakan wisatawan Nusantara di tahun 2023 dapat tercapai.

Selain hadirnya transportasi khusus seperti Whoosh, Kemenparekraf juga meminta agar pelaku industri mulai membuat paket-paket perjalanan wisata untuk mendorong tercapainya target tersebut.

Diharapkan paket-paket wisata itu bisa memasukkan kereta cepat sebagai salah satu daya tarik ataupun transportasi pilihan.

“Sangat luar biasa, Ke depan (kereta cepat) akan juga dikembangkan tidak hanya sampai Bandung, tapi juga ujung Pulau Jawa seperti Surabaya. Dan mungkin di percepatan ini, dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045, KAI akan membuat juga (kereta cepat) di wilayah Sumatera dan Sulawesi ataupun berbagai daerah lain,” ungkap Dessy.

Saat ini kereta cepat Jakarta-Bandung Whoosh terbagi dalam tiga kategori kelas. First Class memiliki tiket di harga Rp 350.000. Selanjutnya Rp 300.000 untuk Business Class dan Rp 250.000 untuk kelas premium ekonomi.

Untuk kelas pertama atau first class ada di dua gerbong (kereta), dengan masing-masing kapasitas 18 tempat duduk. Sementara untuk kelas bisnis dengan susunan bangku 2-2 ada di satu gerbong (kereta) dengan kapasitas 28 tempat duduk. Sementara sisanya untuk kelas premium ekonomi berjumlah 555 tempat duduk dengan susunan bangku 2-3.

Kereta cepat Jakarta-Bandung Whoosh juga dilengkapi berbagai fasilitas, mulai kursi yang nyaman dengan ruang kaki lebar, stop kontak di tiap bangku, meja lipat, televisi, hingga toilet ramah disabilitas.

Kereta Whoosh yang berkecepatan maksimal hingga 350 kilometer per jam, nantinya akan berhenti di empat stasiun, yakni Stasiun Halim, Stasiun Karawang, Stasiun Padalarang, dan Stasiun Tegalluar.***

Foto : imgcdn.cna.com.tw

Editor : Aab Abdul Malik

(Tim)

BMKG Beberkan Faktor Cuaca Panas Terik Dalam Sepekan Terakhir

0

Wartain.com || Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut cuaca panas terik yang dirasakan sepekan hari terakhir bulan September, terutama pada siang hari, dipengaruhi dinamika atmosfer yang tengah terjadi.

Deputi Bidang Meteorologi Guswanto dalam keterangannya disiarkan di Jakarta, Sabtu, mengatakan berdasarkan data hasil pengamatan BMKG, suhu maksimum terukur selama periode tanggal 22 – 29 September 2023 di beberapa wilayah Indonesia terjadi cukup tinggi dengan kisaran suhu antara 35 – 38 °C pada siang hari, dimana suhu maksimum tertinggi selama periode tersebut ada yang mencapai hingga 38.0 °C yang terukur di Kantor Stasiun Klimatologi Semarang – Jawa Tengah pada tanggal 25 dan 29 September 2023, serta di Stasiun Meteorologi Kertajati, Majalengka – Jawa Barat pada tanggal 28 September 2023.

Sementara itu suhu maksimum terukur di wilayah Jabodetabek berada pada kisaran 35.0 – 37.5 °C, dimana suhu maksimum hingga 37.5 °C terukur di wilayah Tangerang Selatan pada tanggal 29 September 2023.

“Secara umum, fenomena suhu panas terik tersebut terjadi karena dipicu oleh beberapa kondisi dinamika atmosfer,” ujar Guswanto.

Guswanto menyebutkan saat ini kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia terutama di Jawa hingga Nusa Tenggara (termasuk Jabodetabek) didominasi oleh kondisi cuaca yang cerah dan sangat minimnya tingkat pertumbuhan awan terutama pada siang hari.

Kondisi ini tentunya menyebabkan penyinaran matahari pada siang hari ke permukaan bumi tidak mengalami hambatan signifikan oleh awan di atmosfer, sehingga suhu pada siang hari di luar ruangan terasa sangat terik.

Seperti diketahui, bahwa saat ini sebagian besar wilayah Indonesia terutama di selatan ekuator masih mengalami musim kemarau dan sebagian lainnya akan mulai memasuki periode peralihan musim pada periode Oktober-November ini, sehingga kondisi cuaca cerah masih cukup mendominasi pada siang hari.

Di akhir September ini, posisi semu matahari menunjukkan pergerakan ke arah selatan ekuator, yang berarti bahwa sebagian wilayah Indonesia di selatan ekuator termasuk wilayah Jawa hingga Nusa Tenggara mendapatkan pengaruh dampak penyinaran matahari yang relatif lebih intens dibandingkan wilayah lainnya, dimana pemanasan sinar matahari cukup optimal terjadi pada pagi menjelang siang dan pada siang hari. Namun demikian, fenomena astronomis ini tidak berdiri sendiri dalam mengakibatkan peningkatan suhu udara secara drastis atau ekstrem di permukaan bumi.

Ia menjelaskan, faktor-faktor lain seperti kecepatan angin, tutupan awan, dan tingkat kelembapan udara memiliki dampak yang lebih besar juga terhadap kondisi suhu terik di suatu wilayah seperti yang terjadi saat ini di beberapa wilayah Indonesia.

“Kondisi fenomena panas terik ini diprediksikan masih dapat berlangsung dalam periode Oktober ini, mengingat kondisi cuaca cerah masih cukup mendominasi pada siang hari, sehingga BMKG menghimbau kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga kondisi stamina tubuh dan kecukupan cairan tubuh terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan pada siang hari supaya tidak terjadi dehidrasi, kelelahan dan dampak buruk lainnya,” ujar Guswanto.***

Foto: Ilustrasi/Canva

Editor: Raka A. Firmansyah