26.7 C
Jakarta
Senin, Oktober 5, 2026
Beranda blog Halaman 1906

Tournament E-Sports Bupati Cup 2023, Dibuka Bupati Sukabumi 

0

Wartain.com, Sukabumi || E-sports Tournament Bupati Cup 2023, di GOR Pemuda Cisaat semarakan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke 153. Apalagi diikuti ratusan orang yang tergabung ke dalam berbagai tim. Hal yang tak kalah spesial, event tersebut dibuka langsung Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami, Sabtu, 30/09/2023.

Bahkan, H. Marwan pun mengapresiasi penyelenggaraan tersebut. Pasalnya, e-sports ini bisa menjadi ajang untuk mengajak generasi muda ke arah yang positif.

“Kegiatan ini bisa menjadi ajang silaturahmi, peningkatan skill, hingga produktivitas anak. Baik secara individu ataupun kelompok. Apalagi,anak yang ikut ini didominasi pelajar,” ujarnya.

Tak hanya itu saja, kegiatan ini pun menjadi ajang pencarian bakat untuk Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Terutama, atlet e-sports yang bisa berkancah di tingkat nasional ataupun internasional.

“E-sports ini merupakan salah satu cabang olahraga prestasi di Indonesia. Jadi, Kabupaten Sukabumi perlu memilikinya. Makanya, event ini menjadi ajang pencarian bibit untuk dibina dan menjadi atlet hebat,” ucapnya.

Oleh karena itu, H. Marwan meminta event semacam ini dibuat lebih besar. Sehingga tidak sekadar di Kabupaten Sukabumi saja.

Tournament E-Sports Bupati Cup 2023, Dibuka Bupati Sukabumi

“Kalau bisa buat agenda rutin dan event berskala besar. Baik tingkat provinsi ataupun nasional,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Marwan pun memberikan semangat kepada para peserta yang bertanding.

“Selamat bertanding dan tunjukan yang terbaik,” bebernya.

Ketua Panitia E-sports Tournament Bupati Cup 2023 Fajar Febrian menambahkan, kegiatan tersebut diikuti 88 tim. Mereka terdiri dari 64 tim mobile legends dan 24 free fire.

“Lomba ini akan memperebutkan piala bergilir dan uang tunai,” terangnya.

Dirinya berharap, event tersebut dapat memicu pembentuk atlet esports asal Kabupaten Sukabumi. Sehingga, ke depannya bisa membela Kabupaten Sukabumi.

“Mudah-mudahan dari event ini akan bermunculan bibit atlet e-sports,” pungkasnya.***

Foto : Dok. Pemkab Sukabumi

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Mimpi Warga Kampung Cikukulu Punya Jalan Hotmix, Dibayar Kontan Kades Nagrak Selatan

0

Wartain com, Sukabumi || Kemenangan telak Calon Kepala Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, no urut 3 Sutiawan alias Tutang, pada Pilkades serentak Siklus II Gelombang II, Kabupaten Sukabumi tahun 2023, menyisakan janji kepada pendukungnya khususnya warga Kampung Cikukulu RW 07.

Impian warga Kampung Cikukulu khusunya RW 07, yang ingin memiliki sarana jalan Hotmix, kini sudah ditunaikan oleh Sutiawan sebagai Calon Kades Nagrak Selatan terpilih.

Jalan lingkungan sepanjang 350 meter tersebut, kini sudah diperbaiki. Akses jalan yang menghubungkan beberapa kampung di Desa Nagrak Selatan dan beberapa desa disekitarnya, terlihat sudah bagus dan sangat layak untuk digunakan.

Ditemui wartain.com, Ketua RW 07 Kampung Cikukulu, Desa Nagrak Selatan, Jajang mengatakan, mimpi masyarakat ingin punya jalan aspal, sekarang sudah menjadi kenyataan. Hal ini bukti nyata dari kepedulian Kepala Desa dalam mewujudkan janjinya.

Mimpi Warga Kampung Cikukulu Punya Jalan Hotmix, Dibayar Kontan Kades Nagrak Selatan (foto : wartain.com/Isop)

“Puji syukur, Alhamdulillah, saya mewakili warga RW 07 dan sekitarnya, mengucapkan banyak terima kasih yang tak terhingga kepada pak Kades, yang telah menunaikan janjinya, untuk mengaspal jalan lingkungan bagi warga kami,” katanya kepada awak media, Sabtu 30/09/2023.

Menurut informasi yang diperoleh, jalan lingkungan ini memang sudah lama diimpikan oleh warga Kampung Cikukulu. Manfaatnya sangat luar biasa, karena mobilitas penduduk mulai dari akses pendidikan, kesehatan maupun ekonomi sangat besar.

“Insya Allah sekarang sudah tidak khawatir lagi warga menggunakan jalan ini. Apalagi kalau turun hujan, dengan tekstur jalan yang curam dan menanjak, sering kali terjadi kecelakaan. Sekarang dengan diperbaikinya jalan ini, kekhawatiran itu akan hilang,” pungkasnya.

Ditemui terpisah, kades Nagrak Selatan terpilih Sutiawan alias Tutang menuturkan, program pengaspalan jalan ini memang sudah lama diagendakan, akan tetapi baru terealisasi sekarang, karena ada beberapa kendala yang mengakibatkan pembangunan ini tertunda.

Kades Nagrak Selatan Terpilih Sutiawan, sedang memantau proses pengaspalan jalan ke Kampung Cikukulu (foto : wartain.com/Isop)

“Pembangunan pengaspalan jalan ini sudah lama direncanakan, bahkan sudah menjadi agenda prioritas. Akan tetapi karena dua tahun kita dilanda pandemi, maka anggaran yang tersedia untuk pembangunan fisik mengalami recofusing. Alhamdulillah sekarang terwujud,” tutur Sutiawan yang sudah menjabat tiga periode Kades Nagrak Selatan ini.

Selain memang sudah rencana, pengaspalan jalan ini juga merupakan bentuk janji politik Sutiawan sebelum Pilkades. Ia berjanji apabila terpilih lagi, segera jalan ini akan langsung diaspal.

“Ini bukti janji saya untuk mengaspal jalan. Mudah-mudahan warga Kampung Cikukulu bisa memanfaatkan dan mau memelihara sarana jalan yang sudah dibangun ini,” tutupnya.

Selanjutnya ia berharap, semua fasilitas yang sudah dibangun, termasuk jalan ini, dapat membuka akses untuk kepentingan warga dalam berkatifitas.

Diketahui, pengaspalan jalan ke Kampung Cikukulu tersebut, berasal dari anggaran Pokok Pikiran (Pokir) atau Aspirasi dari anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Hera Iskandar, dari Fraksi Partai Gerindra. Yang mana beliau mewakili dari Dapi 3 (tiga), termasuk Kecamatan Nagrak.***

Foto : wartain.com/Isop

Editor : Aab Abdul Malik

(Isop Mahardiana)

MUSDA Ke-7 Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia Kabupaten Sukabumi Dibuka Wabup 

0

Wartain.com, Sukabumi || Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri, membuka Musda Ke -7 Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kab Sukabumi, yang diselenggarakan di Gedung Islamic Centre, Cisaat, Kabupaten Sukabumi,  Sabtu, 30/09/2023.

Dalam laporannya, H. Usep Setiawan mengatakan,  Musda ini bertujuan untuk memilih kepengurusan yang baru, karena kepengurusan lama sudah habis masa baktinya.

” Musda ke – 7 IPHI Kabupaten Sukabumi, diikuti oleh 150 peserta, yang terdiri dari Ketua dan Sekretaris dari IPHI Kecamatan,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati mengatakan, Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi, mendorong kelancaran dan suksesnya seluruh rangkaian pelaksanaan kegiatannya, sekaligus menyampaikan apresiasi atas ikhtiar IPHI, untuk terus melanjutkan kebaikan melalui organisasi profesionalnya, menuju Kabupaten Sukabumi Sejahtera Lahir-Batin.

“Segenap jajaran IPHI dalam menjalankan amanah seperti demikian itu, tentu harus dibarengi dengan rasa kepedulian yang besar dan memiliki komitmen yang kuat, untuk terus memajukan organisasi ini secara profesional,” ungkapnya.

MUSDA Ke-7 Ikatan Persaudaraan Haji Kabupaten Sukabumi Dibuka Wabup

Masih dikatakan Wabup, Musda menjadi sangat penting untuk merumuskan program yang mampu menguatkan perannya, hingga mampu memberikan pelayanan terbaik, guna memberikan solusi atas ragam persoalan, dan memberikan informasi kebijakan tentang haji, dan terkait pemenuhan tugas dan tanggung-jawab IPHI sebagai wadah persaudaraan haji.

“Hal ini dimaksudkan tersebut, dipandang telah sejalan dengan substansi tema dari Musda VII Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia ini, yakni: Meningkatkan Peran IPHI dalam Mewujudkan Haji Mabrur Sepanjang Hayat,” ujarnya.

Wabub berharap, Musda ke-VI ini dapat menjadi ajang sarana evaluasi, introspeksi, muhasabah diri dan organisasi, dalam menyusun strategi demi kemanfaatan dan kemaslahatan umat, dengan Kolaborasi antar Pengurus IPHI dan Pemerintah Kab. Sukabumi, untuk bersama-sama menbangun Sukabumi sesuai dengan Visi dan Misi Kab. Sukabumi.

Hadir pada acara tersebut Kapolres Sukabumi, Dandim 0607 Sukabumi, Kepala Kemenag, Ketua IPHI Jabar, Ketua Baznas dan tamu Undangan lainnya.***

Foto : Dok. Pemkab Sukabumi

Editor : Aab Abdul Malik

(SRM)

Dua Siswa SMPN Di Cilacap, Ditetapkan Tersangaka Bullying 

0

Wartain.com, Cilacap || Polresta Cilacap menetapkan dua siswa SMPN di salahsatu sekolah  di Cimanggu, berinisial MK (15) dan WS (14), sebagai tersangka kekerasan dalam kasus bullying atau perundungan terhadap FF (14).

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Stefanus Satake Bayu mengatakan, penetapan tersebut dilakukan penyidik usai memeriksa sejumlah saksi, serta rekaman video yang beredar di media sosial.

“Iya, sudah menetapkan dua pelaku menjadi tersangka” ujar Bayu saat dikonfirmasi, Jumat 29/09/2023.

Bayu mengatakan kedua pelaku dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 80 UU Sistem Peradilan Pidana Anak, dengan ancaman hukuman 3,5 Tahun, serta Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

“Untuk penganiayaan ini dijerat Pasal 80 UU SPPA dan dilapis juga dengan Pasal 170 KUHP,” jelasnya.

Sebelumnya, peristiwa penganiayaan siswa SMPN itu, terekam dalam video yang viral di media sosial.

Dalam video tersebut, terdapat beberapa anak sekolah yang sedang berkumpul. Namun, penganiayaan dan perundungan itu paling banyak dilakukan oleh seorang siswa yang menggunakan topi hitam.

Pelaku menganiaya korban dengan memukul, menyeret, menginjak, dan menendang berkali-kali hingga tersungkur. Sementara korban tidak melawan sekali pun. Dia tampak tidak berdaya dan merintih kesakitan.

Beberapa temannya yang mencoba memisahkan bahkan mendapat ancaman oleh pelaku dengan menggunakan Bahasa Sunda, agar tidak ikut campur. Namun, ada pula temannya yang menertawakan, bahkan ikut menampar korban.***

* Dikutif dari berbagai sumber

Foto : ilustrasi/tempo.com

Editor : Aab Abdul Malik

(Tim)

Bupati Garut Menerima Audensi Kawan PMI, Ketua Asep Irfan : Kami Akan Bekerja Garda Terdepan Bela PMI

0

Wartain.Com, Garut || Dalam rangka mengoptimalkan pelindungan Pekerja Migran Indonesia sebelum, selama, dan setelah bekerja, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) memandang perlu melibatkan unsur masyarakat melalui pembentukan Komunitas Relawan Pekerja Migran Indonesia (Kawan PMI).

BP2MI menginisiasi terbentuknya Kawan PMI dan Perwira PMI sebagai wadah kolaborasi antarmitra pelindungan Pekerja Migran Indonesia dan masyarakat, yang resmi dikukuhkan di Grand Sunshine Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu, (22/7/2023).

Komunitas Relawan Pekerja Migran Indonesia (KAWAN PMI) Kabupaten Garut melakukan melakukan langkah kongkret dengan melakukan audensi pada Bupati Kabupaten Garut Bapak Rudy Gunawan menyampaikan agenda strategis kedepan Kawan PMI, bertempat di pendopo Garut, Jumat (29/09/2023).

Audensi tersebut di hadiri seluruh anggota Komunitas Relawan Pekerja Migran Indonesia (KAWAN PMI) dengan Ketuanya Asep Irfan dengan di terima langsung oleh Bupati Garut Rudy Gunawan. Menyambut baik atas kehadiran Komunitas Relawan Pekerja Migran Indonesia (KAWAN PMI) di Kabupaten Garut.

Salman Rizkatillah sebagai salah satu fasilitator di Kawan PMI mewakili Gen-Z kabupaten Garut termotivasi mengabdikan diri untuk peduli dan membantu pekerja migran Indonesia dalam menghadapi setiap permasalahan yang dihadapinya, ungkapnya.

Pekerja Migran Indonesia itu adalah pahlawan devisa yang banyak berjasa untuk negeri, sudah seharusnya mendapat perhatian dan perlindungan oleh semuanlapisan masyarakat salah satunya dari kami Kawan PMI, tegas Salman.

Asep Irpan Ketua KAWAN PMI Kabupaten Garut mengatakan audensi ini dilakukan dalam rangka menyampaikan kehadiran kami Komunitas Relawan Pekerja Migran Indonesia (KAWAN PMI) Kabupaten Garut, pasca setelah dikukuhkannya kami oleh Benny Ramdani Kepala BP2MI”.

Selain dari itu menyampaikan beberapa kasus perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Salah satunya yang mengalami kendala yakni ibu Ela Lestari.

Rudy Gunawan Bupati Garut menyambut dengan baik dan akan support atas kehadiran Komunitas Relawan Pekerja Migran Indonesia (KAWAN PMI) Kabupaten Garut.

“Bapak Rudy Gunawan sangat memperhatikan sekali persoaalan Pekerja Migran Indonesia (PMI) baik penempatan maupun perlindungan dan kedepannya pun beliau akan membuat pelatihan-pelatihan untuk masyarakat yang berminat menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) Seperti BLK yang sudah ada. Ini bisa menjadi salah satu solusi dari permasalhan ekonomi, ujarnya.

Kami Komunitas Relawan Pekerja Migran Indonesia (KAWAN PMI) Kabupaten Garut, akan hadir di lingkungan masyarakat menangani setiap permasalahan Pekerja Migran Indonesia (PMI) akan, sedang atau setelah pemberangkatan.

Kami akan mengoptimalkan peran dan bekerja membantu PMI seiring support yang di berikan Bupati Garut untuk di waktu yang akan datang, pungkas Asep Irfan.

(Rd.Haraqi Siliwangi)***

Maulid Nabi Dinodai Bom Bunuh Diri Di Pakistan, Puluhan Orang Tewas

0

Wartain.com || Perayaan Hari Maulid Nabi Muhammad SAW di Pakistan diwarnai peristiwa bom bunuh diri, baku tembak, hingga ledakan lainnya. Puluhan orang tewas dalam insiden memilukan tersebut.

Kejadian bom bunuh diri pertama terjadi di provinsi Balochistan, barat daya Pakistan pada Jumat 29/09/2023. Pelaku menargetkan prosesi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Para pejabat mengatakan seorang pengebom bunuh diri meledakkan bom ketika orang-orang dari masjid-masjid sekitar berkumpul di Mastung, sekitar 40 kilometer (25 mil) selatan ibukota provinsi, Quetta.

Ledakan bom bunuh diri di provinsi Balochistan tersebut menyebabkan lebih dari 50 orang tewas dan puluhan orang lainnya luka-luka.

Menteri Penerangan Balochistan, Jan Achakzai, mengimbau publik untuk melakukan donor darah guna membantu menolong para korban luka. Dia juga mengumumkan masa berkabung selama tiga hari.***

Foto: Reuters/Fayaz Aziz

Editor: Raka A. Firmansyah

Ganjar Berbicara Kedaulatan Pangan, Jokowi Terkesan

0

Presiden Joko Widodo dibuat terkesan oleh ide dan gagasan Capres 2024, Ganjar Pranowo terkait kedaulatan pangan saat acara Rakernas IV PDIP di JIExpo, Jumat 29/09/2023. Jokowi yakin, Ganjar mampu mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia itu.

“Tadi sudah disampaikan Ibu Ketua Umum Megawati terkait bagaimana kita harus menyiapkan pangan kita. Saya setuju sekali. Dan lebih setuju lagi dengan apa yang disampaikan Capres kita, pak Ganjar Pranowo,” kata Jokowi, melansir Kumparan.

“Tadi saya bisik-bisik sama pak Ganjar. Nggak usah lama-lama, perencanaannya disiapkan sekarang. Nanti habis dilantik (jadi presiden), besoknya langsung masuk soal kedaulatan pangan. Sehingga kedaulatan pangan, swasembada pangan bisa kita miliki,” ucapnya.

Lalu apa ide dan gagasan Ganjar yang berhasil membuat Jokowi terkesan itu? Saat menyampaikan pidato politiknya, Ganjar memaparkan ide dan gagasannya mewujudkan kedaulatan pangan. Ganjar akan menjadikan pangan sebagai supremasi kepemimpinan Indonesia di kancah dunia.

“Tema Rakernas PDIP kali ini sangat relevan, di mana kita harus mewujudkan kedaulatan pangan. Pangan harus jadikan supremasi kepemimpinan Indonesia di kancah dunia,” kata Ganjar.

Kedaulatan pangan lanjut Ganjar tentu tidak bisa terjadi begitu saja. Butuh peran serta pemerintah untuk menjadikan Indonesia menjadi negara swasembada pangan.

“Negara harus menjadikan petani dan nelayan sebagai tuan di negerinya sendiri. Kita harus jadikan sawah sebagai hamparan kesejahteraan dan laut sebagai hamparan kemakmuran,” tegasnya.

Caranya lanjut dia sangat beragam. Yang pertama dilakukan adalah menggenjot riset dan teknologi di bidang pertanian dan perikanan.

“Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan perguruan tinggi harus dilibatkan untuk mewujudkan inovasi di dua bidang itu. Sudah banyak inovasi yang ada saat ini, namun kita harus terus optimalkan itu,” ucapnya.

Penegakan hukum dan penataan tata ruang juga tak boleh diabaikan. Ilegal fishing harus diberantas dan tidak boleh lagi ada di negeri ini.

Pengelolaan pangan lanjut Ganjar harus dilakukan dengan baik dari hulu ke hilir. Selain mengembangkan inovasi teknologi dan modernisasi, pemenuhan sarana prasarana pertanian dan perikanan juga menjadi penting. Upskilling serta pemberian bantuan, insentif dan sarana lain juga harus tepat sasaran.

“Politik pangan ini sangat penting. Apabila kita bisa meningkatkan sektor pangan untuk kesejahteraan rakyat, maka kita bisa membawa Indonesia jaya, berdikari dan berdaulat. Dengan berpihak pada petani dan nelayan, maka kita bisa mempercepat untuk berdikari di bidang pangan,” pungkasnya.***

Foto: Dok. Kumparan

Editor: Raka A. Firmansyah

Ganjar: Kita Punya Sumber Pangan Bervariatif, Negara Lain Tak Punya

0

Wartain.com || Calon Presiden (Capres) dari partai PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, meminta agar modernisasi dan digitalisasi sistem irigasi bisa dipercepat dan mengalir ke lahan-lahan pangan. Sehingga, menurut Ganjar, lahan subur Indonesia bisa tetap dijaga.

“Biarkan sawah kita tetap menjadi sawah. Biarkan embung tetap menjadi embung yang akan memenuhi kebutuhan air, dan biarkan laut itu hidup dan menjadi tempat ikan-ikan berenang karena itu akan menjadi sumber pangan kita juga,” ucap Ganjar di Rakornas IV PDIP, JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Jumat 29/09/2023, mengutip Kumparan.

Ganjar juga mengingatkan pentingnya menggenjot kedaulatan pangan melalui keberagaman pangan seperti yang sebelumnya disampaikan oleh Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Misalnya, masyarakat yang memang makan papeda sebagai makanan pokok, maka sebaiknya tetap makan papeda dan tidak menggantinya dengan nasi.

“Biarkan yang makan papeda tetap makan papeda, biarkan yang makan thiwul tetap makan thiwul, dan yang makan beras juga makan beras, karena sorgum pun bisa menjadi sumber pangan. Biarkan. Karena itulah sumber pangan yang sangat variatif yang kita miliki. Negara lain tak memiliki itu,” tegas Ganjar.

Selain itu, Ganjar juga meminta agar bantuan insentif kepada para petani hingga nelayan harus tetap disalurkan dengan tepat. Seiring dengan perkembangan zaman, kata Ganjar, Indonesia juga tak bisa mengharapkan bisa berdikari pangan tanpa melakukan perubahan besar dari sisi teknologi.

“Teknologi modifikasi cuaca, smart farming, sekolah lapang iklim, ini menjadi begitu penting kemudian praktik-praktik ini bisa kita lakukan,” tutupnya.***

Foto: Dok. PDI Perjuangan

Editor: Raka A. Firmansyah

Indonesia Bersiap Hadapi Bencana Nuklir

0

Wartain.com || Indonesia bersiap hadapi bencana nuklir. Salah satunya ditunjukkan dengan simulasi kegawatdaruratan yang dihelat Kemenkes dan BRIN.

Simulasi berlangsung di Kawasan Sains dan Edukasi (KSE) Achmad Baiquni Yogyakarta dan RSUP. dr Sardjito. Hal ini diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan lintas sektor seperti BAPETEN, BRIN, PSC 119, Dinas Kesehatan dan Perhimpunan Organisasi Profesi.

Dalam kegiatan tersebut tenaga kesehatan yang mengikuti simulasi kegawatdaruratan bencana nuklir ini bertugas mengevakuasi pegawai KSE Achmad Baiquni yang terpapar radiasi nuklir dengan standar protokol dan prosedur evakuasi.

Menurut koordinator Instruktur Simulasi Kegawatdaruratan Bencana Nuklir RSUP dr. Sardjito, Andreas Dewanto kegiatan ini ditujukan agar tenaga kesehatan memahami prosedur dan petunjuk teknis saat melakukan tindakan penanganan medis. Khususnya pada pasien radiasi nuklir, pengendalian bahaya radiasi nuklir, dan dekontaminasi radiasi nuklir.

“Kemudian petugas kesehatan juga harus mengetahui standar proteksi diri atau alat pelindung diri yang harus digunakan dalam menghadapi pasien yang diduga terkontaminasi radiasi,” kata Andreas Dewanto dikutip dari situs Kemenkes, Sabtu 30/09/2023.

Beberapa hal yang menjadi perhatian dalam Simulasi Kegawatdaruratan Bencana Nuklir ini adalah APD tenaga kesehatan, alat monitoring radiasi, dan setting ruangan IGD yang dapat digunakan untuk proses dekontaminasi.

Andreas Dewanto menyebutkan setidaknya ada tiga zona yang perlu diterapkan saat tenaga kesehatan melakukan penanganan pasien dengan paparan nuklir baik di lokasi bencana maupun di IGD. Tiga zona tersebut terdiri dari hot zone, warm zone, dan cold zone.

  • Hot zone atau zona panas adalah area yang paling tinggi perannya yaitu area untuk pasien dengan radiasi yang baru masuk IGD atau baru tiba di RS.
  • Warm zone atau zona hangat yaitu area di mana dilakukan proses tindakan dan proses dekontaminasi pada pasien sehingga level paparan radiasi terhadap pasien lebih rendah.
  • Cold zone atau zona dingin adalah area di mana pasien sudah terdekontaminasi sehingga dinyatakan aman.

Ketiga zona tersebut harus menjadi perhatian dan diterapkan tenaga kesehatan pada kondisi darurat nuklir saat melakukan assessment klinis maupun monitoring radiasi baik dalam kondisi prehospital maupun saat pasien diterima di rumah sakit.

Setiap pertukaran zona, tenaga kesehatan harus melakukan assessment mandiri melalui personal dosimeter atau alat ukur serapan radiasi yang dibekali kepada setiap petugas. Setiap petugas kesehatan juga harus melakukan dekontaminasi mandiri sebelum berpindah ke zona dengan paparan radiasi yang lebih rendah.

“Jadi setiap petugas dibekali personal dosimeter, yaitu alat untuk mengukur seberapa banyak petugas itu sudah terpapar (radiasi), jadi kalau sudah banyak terpapar harus diganti dengan petugas lain.”

“Jadi perlu dipersiapkan prosedur-prosedur atau rencana hospital disaster plan dikaitkan dengan kasus bencana nuklir,” sambung Andreas Dewanto.

Kegiatan simulasi kegawatdaruratan bencana nuklir ini merupakan implementasi dari keputusan menteri kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/420/2018 yang menetapkan tiga rumah sakit rujukan Bencana Nuklir seperti RSUP Fatmawati Jakarta, RSUP dr. Hasan Sadikin Bandung, dan RSUP dr. Sardjito Yogyakarta.‎

Kepala Organisasi Riset Tenaga Nuklir Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Rohadi Awaludin menjelaskan, secara umum, penggunaan energi nuklir dibagi menjadi dua tipe. Yakni energi nuklir yang digunakan dayanya, dan radiasi (penggunaan non-daya dari energi nuklir).

“Energi nuklir memiliki keunggulan densitas tinggi, dapat memproduksi energi yang besar, dan rendah karbon. Sedangkan radiasi nuklir memiliki keunggulan radiasi energi tinggi, memiliki energi yang tinggi untuk menembus ke sebuah benda, dan mudah dideteksi,” paparnya dalam situs resmi BRIN.

Rohadi menguraikan, Indonesia juga memiliki fasilitas seperti reaktor nuklir, akselerator, dan iradiator.

“Terdapat tiga fasilitas reaktor nuklir di Indonesia, yakni Reaktor Kartini, Reaktor Triga, dan Reaktor G.A Siwabessy. Reaktor GA. Siwabessy digunakan untuk riset bahan bakar nuklir, radiografi neutron, analisis aktivasi neutron, pewarnaan batu permata, riset berkas neutron, dan produksi radioisotop,” terang Rohadi.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, pengunaan iradiator gamma telah dimanfaatkan rumah sakit yang memiliki fasilitas pengobatan nuklir. “Beberapa rumah sakit memiliki siklotron untuk produksi F-18, serta beberapa rumah sakit menggunakan nuklir untuk fasilitas radioterapi,” tambahnya.

Selain itu, pemanfaatan nuklir dalam radiofarmasi telah menghasilkan beberapa produk diantaranya MDP kit (methylene diphosphonate) untuk memindai tulang. “Kemudian untuk radiasi gamma dapat bermanfaat untuk mutasi pengembangbiakan variatas seperti padi dan kedelai,” jelasnya.

Terkait keberlanjutan nuklir yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, BRIN melalui Pusat Riset Teknologi Daur Ulang Bahan Bakar Nuklir dan Limbah Radioaktif yang bertugas untuk melakukan riset, pengembangan, penilaian, dan penerapan terkait beberapa hal. Dari teknologi pengolahan bahan baku nuklir, teknologi geologi nuklir, teknologi bahan bakar nuklir, dan teknologi pengolahan limbah radioaktif.

Rohadi menekankan diperlukan perbaikan terus menerus dalam pemanfaatan teknologi nuklir, terutama dalam keselamatan, keamanan, dan pengamanan.***

Foto: Shutterstock/PixelRaid

Editor: Raka A. Firmansyah

Kondisi Perekonomian Indonesia Bulan September 2023 Melambat, Apa Penyebabnya???

0

Foto : Kemenperin

Wartain.com, Jakarta || Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat indeks kepercayaan industri (IKI) pada September 2023 di angka 52,51 alias melambat 0,71 poin dibandingkan bulan sebelumnya.

IKI merupakan indeks yang dirilis Kementerian Perindustrian sejak November 2022. Indeks ini menggambarkan optimisme pelaku usaha terhadap kondisi perekonomian

“Melambat 0,71 poin dibandingkan dengan IKI Agustus 2023 yang mencapai 53,22,” kata Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arif dalam Konferensi Pers IKI September 2023 di kantornya di bilangan Jakarta Selatan, Jumat 29/09/2023.

Ia menyebut persentase pelaku usaha yang menyatakan kondisi usahanya meningkat ada 32,7 persen alias turun tipis dari 32,8 persen pada Agustus 2023. Meski begitu, Febri mengklaim kepercayaan industri masih sangat baik.

Lalu, pelaku usaha yang melaporkan ke Kemenperin bahwa industrinya masih stabil ada 44,8 persen di bulan ini. Sementara itu, pelaku usaha yang kondisinya menurun ada 22,5 persen atau turun dari 24,3 persen di Agustus 2023.

“Memang IKI turun 3 bulan berturut-turut, tapi masih pada level di atas 50 atau ekspansi. Jadi kita tidak usah khawatir. Sejauh ini industri manufaktur Indonesia masih bergerak cepat dibandingkan negara-negara lain,” tuturnya.

“Kenapa turun? Itu memang kami melihat disebabkan pasar global, beberapa harga komoditas turun, crude palm oil (CPO), nikel, logam mulia juga, pangan. Penurunan itu menyebabkan order atau permintaan dari beberapa subsektor turun,” sambung Febri.

Febri merinci beberapa subsektor yang masih kontraksi di bulan ini, antara lain tekstil; pakaian jadi; kayu, barang dari kayu, dan gabus; industri pengolahan lainnya; dan industri barang galian bukan logam.

Sedangkan subsektor yang masih ekspansi sangat tinggi di September 2023 ini adalah kendaraan motor trailer, alat angkut lainnya, dan industri bahan makanan.***

Sumber : CNN Indonesia

Editor : Aab Abdul Malik

(Tim)