26.7 C
Jakarta
Rabu, September 23, 2026
Beranda blog Halaman 1985

Ngeri!!!  Driver Taksi Online Jadi Korban Pembegalan di Cianjur

0

Foto : Ilustrasi

Wartain.com, Cianjur || Seorang Supir Taksi Online asal Jakarta, menjadi korban pembegalan, yang terjadi di Jalan Raya Cibeber, Kabupaten Cianjur, Jumat, 21/07/2023, pukul 01.30 dini hari. Pelaku merupakan penumpangnya sendiri, yang di bawa dari Jakarta ke Cibeber, Kabupaten Cianjur.

Diketahui, korban bernama Geflyn Trise yang tercatat sebagai anggota dari komunitas ODCJakarta. Korban sendiri mengendarai mobil Daihatsu Ayla, Nopol B 2067 BZP.

Korban menuturkan, kondisi dirinya terkini yang sudah membaik, sebelumnya korban sempat di bawa ke Rumah Sakit Sayang Cianjur, untuk mendapatkan perawatan karena mengalami luka ringan. Pelaku beserta barang bukti sebuah mobil minibus, sudah di amankan oleh pihak kepolisian dari Polres Cianjur.

“Alhamdulillah sekarang sehat dan aman, pelaku sudah tertangkap dan mobilpun aman,” ungkapnya.***

Kontributor : Intan

(Aab/Raka Azi)

Angkat Budaya Lokal, Drama Thriller “Teluh Jampang” Beri Edukasi

0

Foto by : gilanggramdani499

Wartain.com, Sukabumi || Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, menerima Audiensi Kofi Media, perihal Pembuatan Film Etnografi “Teluh Jampang”. Acara berlangsung di Ruang Rapat BKPSDM, Jum’at, 21/07/2023.

Rencananya pembuatan Film Teluh Jampang oleh Kofi Media (PT. Kota Film Indonesia) pada November 2023 nanti, bergenre Drama Thriller, yang akan tayang pada bulan April 2024 dengan durasi selama 90 menit, untuk metode pembuatan film tersebut menggunakan etnografi, yakni menguraikan atau menggambarkan aspek -aspek kebudayaan, pada suatu kelompok atau kehidupan masyarakat,

Angkat Budaya Lokal, Drama Thriller “Teluh Jampang” Beri Edukasi

Selain itu film tersebut juga bertujuan untuk menghilangkan stigma negatif yang ada di masyarakat, serta mempunyai pesan moral yang bersudut pandang, mengangkat nilai nilai keagamaan, budaya, wisata dan mengangkat tradisi kearifan lokal daerah.

Terkait dengan hal tersebut, Sekda mendukung dan menyambut baik kedatangan tim dari PT Kota Film Indonesia, menurutnya film tersebut diharapkan bisa mengangkat atau mempromosikan potensi budaya dan pariwisata yang ada di Kabupaten Sukabumi.

“Khususnya di daerah Pajampangan, seperti Cidolog, Sagaranten dan lainnya, bahwa banyak potensi kebudayaan serta wisata, selain mempromosikan budaya dan pariwisata, film Teluh Jampang ini bisa memberikan edukasi, dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” pungkasnya.***

Editor : Raka Azi

(Aab/Ruswandi)

Ini Dia!!! Klarifikasi Kapus Selajambe Atas Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas

0

Wartain.com, Sukabumi || Isu adanya pelayanan yang kurang bagus di Puskesmas Selajambe seminggu kebelakang, menjadi perhatian publik. Betapa tidak, akibat adanya postingan di akun facebook seseorang, yang mengatasnamakan keluarga pasien, yang konon katanya tidak bisa mengakses pelayanan kesehatan, jadi viral di dunia maya.

Dalam postingan itu disebutkan, sekira selepas Dzuhur, salah seorang pasien datang, bermaksud untuk berobat, tapi ketika sampai di Puskesmas tidak ada seorang pun petugas  yang melayaninya, hanya ada seorang petugas kebersihan saja, itu kalimat postingan yang belakangan sudah hilang dari postingan (dihapus- red).

Akibat dari postingan tersebut, tentunya membuat tudingan yang kurang sedap  terhadap pelayanan kesehatan yang ada di Puskesmas Selajambe.

Untuk menghindari isu semakin berkembang liar, tentunya pihak Puskesmas mempunyai hak jawab, untuk mengklarifikasi adanya tudingan yang jelek terkait pelayanan Puskesmas.

Dihubungi melalui sambungan telephone, Kepala Tata Usaha Puskesmas Selajambe, Dewi Maya Kania menyampaikan, situasi sebenarnya pada saat kedatangan pasien, yang hendak berobat, berawal dari kedatangan dua orang yang diduga suami istri, bermaksud untuk meminta pelayanan kesehatan,  pada hari Jumat, 14/07/2023, selepas Dzuhur (ba’da jumat-red).

“Saya pada saat kejadian sedang tidak ada ditempat, karena harus mengikuti pelatihan. Kemudian tiba-tiba petugas kebersihan telepon, katanya ada orang yg datang ke Puskesmas  mau berobat, tapi malah ngambil foto Puskesmas,” katanya.

Dewi menambahkan, menurut keterangan petugas kebersihan, yang datang dua orang ini, hanya menanyakan petugasnya dimana, karena ketidak tahuan sipetugas, lantas  dia mengatakan sudah pada pulang, padahal yang sebenarnya petugas kesehatan masih ada dilantai atas.

“Yang sebenarnya petugas kesehatan bukan tidak ada ditempat atau pulang, tapi sedang istirahat dan ada dilantai atas,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Selajambe Lenita Muhtar, melalui sambungan telepon juga menuturkan, hal yang sama seperti yang disampaikan oleh kepala TU. Puskesmas Selajambe sudah punya SOP, pelayanan dimulai pukul 08.00-14.00.

“Kebetulan juga saya pas kejadian lagi tidak ada di kantor, karena harus menghadiri acara di kecamatan,” kata Lenita kepada wartain.com, Jumat, 21/07/2023.

Menyikapi hal ini, tentunya sebagai kepala Puskesmas beliau bertanggungjawab, atas ketidaknyamanan terkait postingan seseorang di akun FB, dan beberapa pemberitaan di media online, yang “seolah-olah” menyudutkan pihak Puskesmas.

“Saya kaget saja, kenapa tiba-tiba isu ini mencuat, saya tidak membiarkan ini berlarut, karena saya pikir apa yang disampaikan orang itu, tidak benar, petugas kesehatan Puskesmas tidak ada yang pulang,” ungkapnya.

Selanjutnya Kapus mengatakan, beberapa petugas dihari itu memang lagi ada kegiatan di luar Puskesmas, diantaranya pelayanan posyandu, pendistribusian PMT untuk pencegahan stunting dan kunjungan untuk memberikan penyuluhan terkait kesehatan kepada masyarakat.

“Petugas kesehatan di Puskesmas banyak yang sedang tugas luar, yang ada di Puskesmas sedang istirahat karena waktunya, ada juga yang sedang mempersiapkan administrasi, untuk bahan akreditasi,” katanya.

Dia berharap, kejadian seperti ini tidak akan terulang lagi di masa yang akan datang. Dan tentunya ini menjadi pengalaman berharga bagi dunia kerja, khususnya dalam bidang pelayanan kesehatan masyarakat.

“Akan saya jadikan pembelajaran peristiwa ini, dan saya berharap tidak terulang, tapi saya juga menghimbau sekaligus mengajak, kepada siapapun yang bermaksud mengakses layanan kesehatan di Puskesmas, apabila merasa ada yang janggal, segara lapor kesaya, dan tidak perlu di posting di media sosial, baiknya tabayyun dulu saja,” pungkasnya mengakhiri wawancara.***

Kontributor : Yana Damara

Editor : Aab Abdul Malik

96 Persen Penduduk Kabupaten Sukabumi Terdaftar JKN

0

Foto by : dickymulyana

Wartain.com, Sukabumi || Kepala Cabang BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi Dwi Surini S.Pd. MM. AAAK menyampaikan, per 1 April 2023 sudah 96 persen penduduk Kabupaten Sukabumi menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN.

Sehingga, prediksi Universal Health Coverage (UHC) BPJS Kesehatan bisa lebih memudahkan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan secara cepat.

Menurut Dwi Surini secara persentase Kabupaten Sukabumi masuk ranking 8 di Jawa Barat. Namun secara jumlah penduduk, masuk kedalam dua besar.

“Maka dengan persentase tersebut Kabupaten Sukabumi sudah memenuhi ambang batas UHC saat ini,” ungkap Dwi Surtini saat pertemuan Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama BPJS Kesehatan Kabupaten Sukabumi Semester II Tahun 2023 di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, Jalan Siliwangi Kota Sukabumi, Kamis 20/07/2023.

Kerjasama yang sudah terjalin baik selama ini dengan Pemkab Sukabumi lanjut Dwi Surtini harus terus dipertahankan.

“Kerja keras dan koordinasi antar perangkat daerah sangat diperlukan agar target cakupan kepesertaan program JKN yang dikelola BPJS Kesehatan di Kabupaten Sukabumi tetap tinggi dan tentunya harus dipastikan tetap UHC,”terang Dwi Surtini.

98 Persen Penduduk Kabupaten Sukabumi Terdaftar JKN       ( Foto by : dickymulyana)

Di tempat yang sama Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman menyatakan mempertahankan UHC BPJS Kesehatan itu bertujuan untuk kemudahan masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan secara cepat.

“Kita akan mempertahankan UHC. Ketika mempertahankan UHC, masyarakat kalau berobat bisa langsung dilayani” ungkapnya.

Karenanya berbagai program terus disiapkan agar Kabupaten Sukabumi tetap UHC. Apalagi, batas minimal UHC di 2024 adalah 98 persen.

“Kita pun mencoba menyusun Perda yang bisa berkesinambungan dengan peningkatan UHC di Kabupaten Sukabumi,

Intinya Pemerintah daerah ingin memberikan kesejahtraan kesehatan bagi masyarakat kab sukabumi bisa terlayani oleh BPJS pungkasnya.

Dalam acara tersebut turut hadir, Kaban BPKAD, Kadisnakertran, Plt. Dinas Sosial, Sekdis Kesehatan serta ,Disdukcapil.***

Editor : Raka Azi

Kedapatan Bawa Sajam , Enam Oknum Pelajar Diamankan  Polsek Baros Sukabumi Kota

0

Foto by : Humas Polres Sukabumi Kota

Wartain.com, Kota Sukabumi || Polsek Baros Polres Sukabumi Kota, merespon cepat informasi warga dengan mengamankan Enam oknum pelajar sekolah, yang kedapatan membawa Sajam (senjata tajam) jenis cerulit dan gobang, di Jalan Lingkar Selatan, Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros Kota Sukabumi, Kamis, 20/07/2023.

“Memang betul, pada hari Kamis, 20/07/2023, sekitar pukul 17.00 WIB,  kami mendapatkan informasi dari masyarakat melalui saluran telepon,mengenai sekelompok oknum pelajar sekolah, yang tengah nongkrong di sekitar Jalan Lingkar Selatan, dan terlihat membawa sajam,” ujar Kapolsek Baros, Kompol Heri Hermawan, Jum’at, 21/07/2023.

“Kami langsung melakukan pengecekan ke lokasi, dan melakukan pemeriksaan terhadap Enam oknum pelajar sekolah, yang tengah nongkrong tersebut, dan berhasil menemukan 3 (tiga) bilah sajam, jenis cerulit dan sebilah gobang serta sebuah pil Tramadol,” sambungnya.

Kedapatan Bawa Sajam , Enam Oknum Pelajar Diamankan  Polsek Baros Sukabumi Kota (Foto by  : ( Humas Polres Sukabumi Kita)

Heri menjelaskan, Keenam oknum pelajar sekolah tersebut, diamankan ke Mapolsek Baros untuk dimintai keterangan.

“Keenam oknum pelajar sekolah, berikut barang bukti sajam dan obat berbahaya, tersebut langsung kami amankan ke Mapolsek untuk dimintai keterangan,” ungkap Heri.

“Untuk 4 (empat);oknum pelajar sekolah yang kedapatan membawa sajam, kami akan terapkan Pasal 2 ayat 1 Undang Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Sedangkan 2 (Dua) oknum pelajar lainnya akan menjalani pembinaan di Mapolsek Baros.” pungkasnya.***

(Aab/Godam)

Bidhumas Polda Jabar Gelar “In House Training” Di Polrestabes Bandung

0

Foto by : Humas Polda Jabar

Wartain.com, Bandung || Polrestabes Bandung, Polda Jabar, dalam rangka meningkatkan kemampuan anggota Polri dalam Bidang Kehumasan, Bidhumas Polda Jabar memberikan Pelatihan Peningkatan Kemampuan Tugas Anggota Polri, dengan Tema “IN HOUSE TRAINING”.

Kegiatan tersebut di laksanakan di Aula Satres Narkoba Polrestabes Bandung, yang di Pimpin Langsung Oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo S.IK.,M.Si. Kamis, 20/07/2023.

Wakapolrestabes Bandung AKBP Dwi Handono Prasanto, S.I.K. yang mewakili Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono, S.I.K., M.Si., M.Han. menyampaikan dalam sambutannya,  siap dalam menerima materi dari Staf Ahli Kapolda Bapak Dede Farhan Aulawi dan Bapak Kabid Humas Polda Jabar, semoga dengan adanya kegiatan ini bisa bermanfaat, dan di aplikasikan dalam melaksanakan tugas Kepolisian untuk menjadi lebih baik lagi, dalam menghadapi perkembangan situasi saat ini.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo S.I.K., M.Si. dalam sambutannya menyampaikan, dalam kegiatan ini adalah sebagai bentuk memberikan bimbingan dan arahan ke Polres-polres jajaran Polda Jabar, sebagai upaya untuk membekali personil, utamanya para Perwira dan petugas yang mengemban bidang kehumasan.

“Masyarakat saat ini sudah cerdas dan miliki pemikiran yang luas, dengan demikian kita (Polri) harus memikirkan apa yang dipikirkan masyarakat, dan harus bisa memprediksi. Apapun itu kita harus bisa menghadapinya, sebagai anggota Polri,” ucap Kabid Humas Kombes Pol Ibrahim Tompo.

“3 (tiga) kunci hal agar kita berhasil yaitu teknis, taktis dan strategis. Dan diharapkan kita menjadi seorang yang taktis dan membaca situasi yang berkembang,” jelasnya.

Kegiatan dengan tajuk “In House Training” ini, di hadiri oleh Wakapolrestabes Bandung AKBP Dwi Handono Prasanto, S.I.K., Kapolsek Jajaran Polrestabes Bandung, Kasihumas Polsek jajaran Polrestabes Bandung serta Perwira Opsnal Polrestabes Bandung.***

(M. Nabil)

Terima Kunjungan PWRI Kota Cilegon, Sekda: Momentum Kuatkan Silaturahmi

0

Foto by : gilangramdani499

Wartain.com, Sukabumi || Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, menerima kunjungan Anggota PWRI Kota Cilegon, Provinsi Banten, di Pendopo Sukabumi, Kamis 20/07/2023.

Ketua PWRI kabupaten Sukabumi, Bambang AA menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasi yang setinggi tingginya, dan juga rasa bahagia atas kedatangan anggota PWRI Kota Cilegon.

“Kami berkeyakinan, kedatangan pengurus PWRI Kota Cilegon, memberikan dampak positif serta energi tambahan buat PWRI Kabupaten Sukabumi dalam merealisasikan program programnya,” ujar Bambang AA.

Menurut Ketua PWRI Kota Cilegon, Jumhuri M.Pd, kunjungan tersebut untuk melakukan study banding sekaligus menimba Ilmu dan pengalaman, dalam pengelolaan organisasi PWRI.

“PWRI adalah salah satu wadah pemersatu para purnatugas, dari beberapa elemen masyarakat, sampai saat ini sudah mencapai 200 anggota, Mudah mudahan dengan adanya kunjungan ke Kabupaten Sukabumi, mendapatkan ilmu dan wawasan yang dapat diterapkan di PWRI Kota Cilegon, untuk kemajuan kedepan,” ungkapnya.

Terima Kunjungan PWRI Kota Cilegon, Sekda: Momentum Kuatkan Silaturahmi (Foto by : gilangramdani499).

Sekda mengatakan, kunjungan seperti ini merupakan momentum untuk menguatkan jalinan tali silaturahmi dan media berbagi informasi serta pengalaman.

“Karena kita ini satu rumpun dan sama sama bermula dari ASN, karena itu kunjungan ini adalah kunjungan persaudaraan,” ujarnya.

Menurut Sekda, PWRI adalah organisasi kemasyarakatan pensiunan, yang bersipat nasional, menjungjung tinggi persatuan dan kesatuan, hak asasi manusia, demokratis dan nirlaba.

Beliau berharap dengan adanya kunjungan PWRI Kota Cilegon, akan terus menguatkan tali silaturahmi, sehingga rasa kebersamaan dan persaudaraan terjaga dengan baik.

Pada kesempatan tersebut dilakukan cara bertukar cendramata, dan dilanjutkan dengan penampilan Angklung dari PWRI Rayon Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi.***

(Raka Azi/Raika)

Roasting Di Cikidang, Wabup Minta Kuatkan Sinergitas Untuk Mencegah Stunting

0

Foto by : gilangramdani499

Wartain.com, Sukabumi |` Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri Lakukan Kunjungan Lapangan Program Rabu Observasi dan Aksi Sinergi Penanganan Stunting (ROASTING), di Wilayah Kecamatan Cikidang. Bertempat di Aula Kantor Desa Cicareuh, Kec. Cikidang, Kamis, 20/07/2023.

Pemerintah Kecamatan Cikidang dan pemerintah Desa Cicareuh, telah melakukan langkah langkah dalam upaya pencegahan dan penurunan angka stunting, diantaranya melalui aksi Papanting (Penangkal dan Penanganan Anak Stunting), di Kecamatan Cikidang, serta Anting Emas (Aksi Nyata Tanggap Stunting Bersama Orang Tua Asuh).

Desa Cicareuh sendiri sampai saat ini menyisakan 14 kasus stunting, dari sebelumnya ada di angka 20 kasus, yang mana hal ini menjadikan Desa Cicareuh sebagai lokus pada roasting di wilayah Kecamatan Cikidang.

Wabup dalam arahannya menyampaikan, apresiasi atas capaian dan langkah langkah pemdes dalam menurunkan angka stunting di wilayahnya. Terlebih dengan beberapa inovasinya.

Roasting Di Cikidang, Wabup Minta Kuatkan Sinergitas Untuk Mencegah Stunting

“Visit ini ingin melihat sejauh mana perkembangan dan sinergitas, dalam menurunkan stunting di Kecamatan Cikidang, Alhamdulillah Perkembangannya cukup pesat,
sisa 14 ini mudah mudahan bisa terus menurun,” ungkapnya.

Bahkan untuk menjaga kasus new stunting di Desa Cicareuh, Wabup meminta seluruh stakeholders untuk lebih mengintervensi hal yang sensitif.

“Hari ini spesifiknya sudah bagus, tinggal yang sensitif, kebersihan lingkungan hingga ekonominya harus diperbaiki,” tambahnya.

Wabub berharap, semua pihak untuk terus bersinergi melanjutkan program kemanusiaan ini, demi terciptanya generasi yang lebih baik lagi

“Kita tidak boleh meninggalkan generasi yang lemah, harus menciptakan generasi yang kuat, Alhamdulillah di Cikidang stunting menurun” tutupnya.***

(Raka Azi/ RDN)

Pesan Bupati Sukabumi Di Hari Lansia Ke 27, Jadikan Momentum Tetap Produktif

0

Foto by : gilangramdani499

Wartain.com, Sukabumi || Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami, bersama Lembaga Lansia Indoensia (LLI), dan masyarakat merayakan Hari Lanjut Usia (Lansia) ke-27 di Kawasan Hotel Salabintana, Kamis, 20/07/2023. Perayaan tingkat Kabupaten Sukabumi ini, ditandai dengan pemotongan kue.

Kegiatan yang mengambil tema “Lansia Terawat Indonesia Bermartabat” ini, diawali dengan senam massal hingga pemeriksaan kesehatan. Termasuk di dalamnya terdapat bazar berbagai produk.

Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami mengatakan, penyelenggaraan kegiatan ini sebagai wujud bakti kepada orangtua. Apalagi, para lansia ini sudah banyak mengabdi dan ikut serta membangun Kabupaten Sukabumi.

“Saya bersyukur bisa hadir dan bersama-sama memperingati hari lansia di tempat ini. Kegiatan ini sebagai momentum berbakti kepada orangtua dan silaturahmi,” ujarnya.

Namun bukan itu saja, H. Marwan pun mengajak para lansia untuk terus bergerak. Meskipun, usia sudah tak lagi muda. Sebab hidup paling bermanfaat, ialah yang berguna bagi orang lain.

“Di usia lansia ini, tidak ada cerita berhenti bergerak dan berbuat baik. Selama masih bisa beraktifitas, lakukanlah perbuatan baik terhadap seksama,” ucapnya.

Pesan Bupati Sukabumi Di Hari Lansia Ke 27, Jadikan Momentum Tetap Produktif (Foto by : gilangramdani499)

Pemerintah Kabupaten Sukabumi pun, terus berupaya untuk meningkatkan layanan kesehatan, pendidikan, hingga kesejahteraan bagi masyarakat. Hal itu termasuk para lansia.

“Semangat terus dan manfaatkan sisa usia kita untuk berbuat baik. Yakin kita bisa berbuat baik,” ungkapnya.

Ketua LLI Kabupaten Sukabumi H. Jajang Abdurrahman mengatakan, peringatan hari lansia ini sebagai wujud eksistensi para lanjut usia. Terutama dalam pembangunan di daerah sesuai kemampuan dan keahlian.

“Hari ini sebagai penggugah semangat para lansia untuk tetap sehat dan eksis. Sehingga, kehadiran para lansia tidak menjadi beban lingkungan,” bebernya.

Berkaitan hari lansia ini pun, dirinya berterima kasih kepada bupati Sukabumi. Pasalnya, orang nomor satu di Kabupaten Sukabumi sangat perhatian terhadap para lansia.

“Terima kasih atas perhatian pak Bupati terhadap kami lansia,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut terdapat penyerahan berbagai bantuan. Hal itu seperti paket sembako dan nutrisi dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Hal itu ditambah kursi roda, tongkat ketiak, tongkat kruk, tongkat walker, serta sembako, dan nutrisi dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi, LLI, dan Baznas.***

Editor: Raka Azi

(Aab/Godam)

Gerakan Nasional Bumikan Trisakti, Menggetarkan Kota Bogor

0

Wartain.com, Kota Bogor || Mengusung tema Gerakan Nasional Bumikan Trisakti, Petisi Batu Tulis II Kota Bogor Menuju Indonesia Emas 2045, gerakan ini mengajak para pihak  melaksanakan seluruh amanat Bung Karno dan melestarikan seluruh peninggalan Sang Proklamator yang menjadi simbol spirit perjuangan Bangsa Indonesia khususnya di Kota Bogor.

Pemilihan Kota Bogor menjadi lokasi diskusi bukan tanpa alasan, salah satu tokoh Aktivis 98 Mulyadi dan Vayije Sitohang mengatakan, Bung Karno menjadikan Bogor sebagai tempat merenung, memikirkan tentang arah perjalanan bangsa ini.

“Kalau kita menilik sejarahnya Bung Karno, beliau lahir di Surabaya, masa kecil nya di Blitar, masa remajanya kembali ke Surabaya, dan di Surabaya itu beliau memahami dan mempelajari soal nilai- nilai agama, kemudian ketika dia ke Bandung, dia mempelajari tentang jati diri dan identitas diri, pada Saat jadi presiden, beliau memilih Bogor sebagai tempat merenungkan dan merefleksikan konsepsi- konsepsi berbangsa dan bernegara”, ucap Mulyadi panggilan akrab Kimung.

“Makannya kalau di Bogor dia datang, saya kira ini ada kolerasinya dengan sejarah Bung Karno pernah merancang, menata, menggodok soal bangsa dan negara tepatnya di batu tulis”, sambung Pajire kepada awak media.

Peserta Diskusi Dari Berbagai Elemen Pergerakan Antusias Membahas Konsepsi Tri Sakti

Di waktu yang bersamaan, Ketua Badiklat PDI Perjuangan, Yono Sudono berharap, lewat diskusi yang berlangsung di Cafe and Resto The Teras Dara, Jl. Ahmad Yani No 52, Kota Bogor, Kamis, 20/07/2023,  kali ini rakyat Indonesia tidak meninggalkan sejarah.

“Selain tentang Trisakti dia juga berbicara tentang “Jas Merah”, kembali saya tekankan jas merah disini bukan melupakan, tapi meninggalkan sejarah”, tuturnya.

Yono menambahkan, Trisakti punya nilai sejarah, dan masyarakat Indonesia harus faham mengenai arti Trisakti di lihat dari sudut pandang sejarah.

“Berbicara tentang Trisakti, yang perlu kita fahami yaitu inti dari Trisakti itu sendiri, ini yang harus kita fahami karena bernilai sejarah,” pungkasnya

Gerakan Nasional Bumikan Trisakti, Berkumandang di Kota Bogor

Diskusi  yang diikuti oleh sejumlah tokoh gerakan aktivis  seperti Masyarakat Indonesia Peduli Trisakti,  Relawan Trisakti untuk Ganjar Pranowo Presiden 2024,  Barikade 98 Jabar, Forum Diskusi Sinergi Indonesia (FDSI), Zilennial Djoeang Jabar,  Jaringan Simpul Pergerakan Rakyat Jabar untuk Ganjar Presiden 2024, diantaranya DR.Virna Sulfitri MBA, Akil Ginanjar Alfiat, Aab Abdul Malik dan sejumlah gerakan lain,  bersepakat dengan sejumlah poin kesepakatan dalam bentuk Petisi Batu Tulis II yaitu:

1. Bumikan Nilai Nilai Trisakti merupakan Spritual Bangsa Pondasi Penting Menuju Indonesia Emas 2045
2. Selamatkan Universitas Trisakti yang merupakan Simbol Trisakti, aset negara menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTNBH), jangan dikuasai oleh agen Proxy yang akan menghancurkan NKRI dan Merah Putih
3.Pindahkan Makom Peristirahatan Presiden Soekarno dari Blitar ke Istana Batu Tulis sebagaimana pesan Bung Karno.
4. Bukukan, cetak secara khusus, serta masukan Pidato Bung Karno 1 Juni hati lahir Pancasila, pada kurikulum pendidikan nasional, untuk memperkuat kesadaran nilai nilai kebangsaan pada seluruh generasi muda bangsa.
5.Tuntaskan dengan cepat pemindahan Ibu Kota Nusantara  (IKN)
6. Hormati seluruh situs tempat peninggalan Bung Karno, dengan tata kelola yang baik, serta memberikan jaminan kehidupan yang baik, pada seluruh keluarga para pahlawan pendiri bangsa, yang berjuang bersama Presiden Soekarno dalam mendirikan negara Indonesia
7. Menyatukan tekad perjuangan dalam satu gerakan bersama bergotongroyong, persatuan nasional dan memenangkan Ganjar Pranowo Presiden 2024, untuk kesinambungan Pembangunan Nasional dengan mewujudkan Kabinet Trisakti.***

Editor : Raka Azi

(Tim)