26.7 C
Jakarta
Jumat, Juli 10, 2026
Beranda blog Halaman 229

Presiden Prabowo Menggelar Ratas, Kumpulkan Tim Ekonomi dan Gubernur BI di Istana

0

Wartain.com || Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri kabinet dan Gubernur Bank Indonesia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/3/2026). Pertemuan mendadak ini difokuskan pada penguatan koordinasi antara otoritas fiskal dan moneter guna menghadapi dinamika pasar global yang kian fluktuatif.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan bahwa sinergi antara pemerintah dan Bank Indonesia (BI) menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Ia menilai, kondisi ekonomi domestik akan tetap terjaga jika aliran uang di dalam sistem terkendali dan pengawasan terhadap nilai tukar dilakukan secara ketat.

“Kalau kita memastikan perkembangan ekonomi bagus, uang di sistem cukup, dan BI mungkin monitor keadaan nilai tukar seperti apa. Jadi kerja sama yang erat antara pemerintah dengan BI perlu untuk menjaga stabilitas nilai tukar,” ujar Purbaya usai pertemuan.

Purbaya meyakini bahwa solidnya hubungan antara pembuat kebijakan fiskal dan moneter akan menjadi banteng pertahanan Indonesia terhadap guncangan eksternal.

“Kalau kompak seperti ini, enggak terlalu sulit mengendalikan gejolak pasar dunia,” tambahnya.

Di sisi lain, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto memberikan jaminan terkait ketersediaan pasokan kebutuhan pokok. Meski mengaku belum mengetahui detail agenda sebelum rapat dimulai, ia memastikan kondisi fundamental ekonomi nasional dalam posisi yang aman.

“Ya pangan sudah tersedia semuanya. Energi, BBM juga enggak usah khawatir ya. Semuanya stok, sudah oke kan semuanya tercukupi,” ungkap Aries.

Aries juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu negatif terkait kondisi ekonomi. Ia menegaskan bahwa kementerian terkait telah berkoordinasi untuk menjaga daya tahan nasional.

“Enggak ada masalahlah, fundamen ekonomi Indonesia kan kuat. Sudah disampaikan ke menteri-menteri yang lain kan. Saya rasa mungkin itu ya,” pungkasnya.

Rapat tersebut turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Gubernur BI Perry Warjiyo.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Sule)

Perhutani KPH Sukabumi Gelar Berbagi Takjil dan Bukber

0

Wartain.com | Perhutani KPH Sukabumi menggelar acara bagi takjil dan buka bersama (bukber) di Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bojonglopang Kabupaten Sukabumi, Selasa (10/3/2026). Kegiatan ini dimaksudkan mempererat tali silaturahmi, meningkatkan kebersamaan, dan memperkuat hubungan sosial di lingkungan karyawan Perhutani KPH Sukabumi dan masyarakat.

Administratur Perhutani KPH Sukabumi, Tofik Hidayat mengungkapkan, dengan berbagi takjil dan buka bersama ini, Perhutani KPH Sukabumi ingin menyebarkan rasa kebahagiaan, memupuk rasa syukur, serta meningkatkan kepedulian sosial.

“Kegiatan ini mengajarkan nilai-nilai empati, kebersamaan dan kekeluargaan. Hal ini akan berdampak positif dalam membangun hubungan sosial yang lebih kuat, meningkatkan komunikasi, dan menghindari konflik,” ujarnya.

Topik Hidayat menambahkan, kegiatan ini diharapkan bisa mendorong prososial (membantu sesama-red), memperkuat ikatan interpersonal dan menciptakan keharmonisan.

Jika kita sudah memiliki rasa empati bukan hanya memberi manfaat bagi yang lain atau sesama, tapi juga busa melahirkan kebahagiaan pribadi,’ pungkasnya.

Sementara, Asisten Perhutani (Asper) BKPH Jampangtengah, Iman Suwarman menyampaikan terimakasih kepada Administratur Perhutani KPH Sukabumi yang bisa menghadiri kegiatan berbagi takjil dan buka bersama di Kantornya.

“Alhamdulilah kegiatan ini berjalan dengan lancar. Kita bersyukur masih diberi kesempatan dan kemampuan untuk berbagai dengan saudara yang lain dalam berbagi takjil dan buka bersama. Semoga dengan ini membawa keberkahan untuk kita semua,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Suasana Tertib Warnai Pelaksanaan PSAJ di SMK Terpadu Insan Cita Warungkiara

0

Wartain.com || Pelaksanaan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) di Sekolah Menengah Kejujuran (SMK) Terpadu Insan Cita berlangsung dengan tertib. Kegiatan ujian tersebut diikuti oleh siswa-siswi kelas XII yang tampak serius mengerjakan soal di ruang kelas masing-masing. Sekolah yang berlokasi di Kampung Kedung, Desa Hegarmanah, Kecamatan Warungkiara ini memastikan seluruh proses ujian berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, Selasa (10/3/2026).

Sebelum memasuki agenda ujian akhir tersebut, para siswa sebelumnya telah mengikuti kegiatan pesantren kilat (Sanlat) yang dilaksanakan pada pekan lalu. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan karakter sekaligus penguatan nilai-nilai spiritual bagi siswa menjelang akhir masa pendidikan di sekolah.

Salah satu guru SMK Terpadu Insan Cita, Renaldi, mengatakan bahwa pihak sekolah telah menyiapkan pelaksanaan ujian dengan matang agar siswa dapat mengikuti PSAJ dengan baik. “Kami memastikan pelaksanaan ujian berjalan tertib dan kondusif sehingga siswa bisa fokus mengerjakan soal tanpa gangguan,” ujarnya.

Selama pelaksanaan ujian berlangsung, suasana di lingkungan sekolah terpantau tenang dan tertib. Para siswa terlihat fokus mengerjakan soal, sementara pengawas ujian memastikan proses berlangsung sesuai aturan yang telah ditetapkan.

Selain itu, pihak sekolah juga menyiapkan ruang kelas yang steril dan nyaman bagi peserta ujian. Penataan ruang serta pengawasan yang ketat dilakukan guna menjaga integritas pelaksanaan ujian sekaligus memberikan rasa aman bagi siswa.

Renaldi menambahkan bahwa pihak sekolah berharap seluruh siswa dapat mengerjakan ujian dengan maksimal sebagai penentu akhir perjalanan mereka di jenjang pendidikan menengah kejuruan. “Kami berharap siswa dapat mengerjakan ujian ini dengan penuh tanggung jawab dan memperoleh hasil terbaik,” katanya.

Penilaian Sumatif Akhir Jenjang ini menjadi salah satu tahapan penting bagi siswa kelas XII sebelum menyelesaikan masa studinya di SMK Terpadu Insan Cita.

Dengan pelaksanaan yang tertib dan kondusif, diharapkan seluruh rangkaian ujian dapat berjalan lancar hingga selesai.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ujeng)

Takbiran di Bali Dibatasi karena Bertepatan dengan Hari Suci Nyepi, Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri 20 Maret 2026

0

Wartain.com || Malam takbiran Idulfitri tahun ini memiliki situasi khusus di Bali. Pasalnya, malam takbiran bagi warga Muhammadiyah yang jatuh pada 19 Maret 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

Melalui kesepakatan bersama para tokoh lintas agama di Bali, kegiatan takbiran tetap diperbolehkan dilaksanakan, namun dengan sejumlah pembatasan guna menjaga kekhusyukan pelaksanaan Nyepi.

Muhammadiyah sendiri telah menetapkan bahwa Idulfitri 1447 Hijriah jatuh pada 20 Maret 2026. Dengan demikian, takbiran dilaksanakan pada malam sebelumnya, yakni 19 Maret. Sementara itu, pemerintah masih menunggu penetapan resmi melalui sidang isbat yang akan digelar oleh Kementerian Agama pada tanggal yang sama.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmat, menjelaskan bahwa pelaksanaan takbiran di Bali hanya diperbolehkan pada pukul 18.00 hingga 21.00 Wita. Selain itu, kegiatan takbiran tidak diperkenankan menggunakan pengeras suara luar dan tidak boleh dilaksanakan dalam bentuk takbir keliling.

“Takbiran hanya dapat dilakukan di dalam masjid atau musala dengan menggunakan pengeras suara bagian dalam,” jelasnya.

Sementara itu, pelaksanaan salat Idulfitri tetap diperbolehkan berlangsung di masjid atau musala terdekat dengan tetap memperhatikan kondisi dan kesepakatan yang berlaku di wilayah setempat.

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kementerian Agama, Arsyad Hidayat, menyampaikan bahwa pada sidang isbat mendatang, posisi hilal diperkirakan berada pada ketinggian antara 0 hingga 3 derajat dengan sudut elongasi sekitar 4 hingga 6 derajat. Posisi hilal tertinggi diperkirakan berada di wilayah Aceh.

Hasil sidang isbat tersebut nantinya akan menjadi dasar pemerintah dalam menetapkan secara resmi awal Syawal 1447 Hijriah bagi umat Islam di Indonesia.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Puluhan Anak Ikuti Pesantren Kilat Ramadhan di Masjid Jami Arrojaiyah, Kampung Rancaerang Cikakak

0
Oplus_131072

Wartain.com || Kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) Ramadhan bagi anak-anak usia sekolah dasar digelar di Masjid Jami Arrojaiyah yang berlokasi di Kampung Rancaerang RT 002/003, Desa/Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta dari kalangan pelajar sekolah dasar yang tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh pemuda/i Rancaerang, Selasa, (10/3/2026).

Sanlat Ramadhan tersebut merupakan agenda tahunan yang rutin dilaksanakan setiap bulan suci Ramadhan oleh para pemuda dan pemudi Kampung Rancaerang.

Program ini bertujuan untuk memberikan pembelajaran keagamaan kepada anak-anak sejak usia dini sekaligus mengisi waktu Ramadhan dengan kegiatan yang bermanfaat.

Selama mengikuti kegiatan sanlat, para peserta akan menjalani sejumlah tahapan pembelajaran yang telah disiapkan oleh panitia. Materi yang diberikan mencakup dasar-dasar keagamaan seperti pembelajaran membaca Al-Qur’an, praktik ibadah, hingga penguatan nilai-nilai akhlak bagi para peserta.

Panitia Sanlat Ramadhan, Eong, mengatakan kegiatan tersebut mendapat sambutan yang sangat baik dari masyarakat, terutama para orang tua yang ingin anak-anaknya mendapatkan pembinaan keagamaan selama bulan Ramadhan. “Alhamdulillah setiap tahun pesertanya selalu banyak. Anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan dari awal sampai akhir,” ujarnya.

Untuk dapat mengikuti kegiatan tersebut, setiap peserta dikenakan biaya administrasi sebesar Rp15.000. Biaya tersebut digunakan untuk menunjang kebutuhan kegiatan selama sanlat berlangsung.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta, panitia juga menyiapkan berbagai fasilitas seperti doorprize, sertifikat keikutsertaan, serta takjil untuk berbuka puasa bersama.

Selain itu, para peserta juga mendapatkan ilmu pengetahuan keagamaan yang diharapkan dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Tidak hanya berisi kegiatan pembelajaran, panitia juga menyelenggarakan sejumlah perlombaan untuk menambah semangat para peserta. Beberapa lomba yang digelar di antaranya lomba adzan, tahfidz Al-Qur’an, serta berbagai lomba islami lainnya yang melibatkan seluruh peserta sanlat.

Kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan di Masjid Jami Arrojaiyah ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 9 Maret hingga 13 Maret 2026. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan anak-anak dapat meningkatkan pemahaman agama sekaligus menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum untuk memperkuat nilai-nilai keislaman sejak dini.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ujeng)

Disdagin Sukabumi Fasilitasi 50 Pelaku UMKM dalam Gebyar Ramadhan 2026 di Cikembar

0

Wartain.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan Gebyar Ramadhan 2026 di Lapang Sepak Bola Bojong, Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Selasa (10/03/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendorong perputaran ekonomi masyarakat sekaligus membantu pelaku usaha memasarkan produknya selama bulan suci Ramadhan, dilaksanakan dari tanggal 10 sampai 12 Maret 2026.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni mengatakan, kegiatan Gebyar Ramadhan tahun ini melibatkan puluhan pelaku usaha dari berbagai sektor, khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Menurutnya, sedikitnya sekitar 50 pelaku UMKM dan pelaku usaha lainnya difasilitasi untuk membuka stan dalam kegiatan tersebut. Berbagai produk ditampilkan, mulai dari makanan olahan, kerajinan, hingga produk kebutuhan masyarakat lainnya.

“Hari ini kita melaksanakan Gebyar Ramadhan 2026. Ada kurang lebih 50 stan yang diisi oleh pelaku UMKM dan pelaku usaha lainnya. Ini merupakan bentuk fasilitasi dari pemerintah daerah untuk membantu mereka memasarkan produk,” ujarnya.

Dani menjelaskan, kegiatan bazar Ramadhan ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Terlebih sektor UMKM memiliki kontribusi yang cukup besar terhadap perekonomian daerah.

Ia menyebutkan bahwa sekitar 50 hingga 60 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) daerah ditopang oleh sektor usaha masyarakat, sehingga keberadaan UMKM harus terus didorong agar dapat berkembang.

“Kontribusi sektor ini terhadap PDRB cukup besar. Karena itu kita harus terus mendorong dan mempertahankan agar para pelaku usaha bisa berkembang dan semakin kuat,” jelasnya.

Selain bazar Ramadhan, pemerintah daerah juga melaksanakan sejumlah program lain untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri. Salah satunya melalui kegiatan operasi pasar murah (OPM) yang dilaksanakan di berbagai wilayah.

Menurut Dani, operasi pasar murah tersebut biasanya digelar bersamaan dengan kegiatan Muhibah Ramadhan yang dilaksanakan oleh Asep Japar di sejumlah kecamatan.

“Operasi pasar murah lebih fokus pada kebutuhan pokok masyarakat. Biasanya kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan agenda Muhibah Ramadhan Bupati,” katanya.

Dalam menjaga kestabilan harga, pihaknya juga terus melakukan pemantauan harga pasar setiap hari bersama tim pengendali inflasi daerah. Dari hasil monitoring tersebut, harga kebutuhan pokok hingga saat ini masih dalam kondisi relatif stabil.

“Kami melakukan monitoring harga setiap hari bersama tim pengendali inflasi daerah. Sampai saat ini harga masih terkendali, kenaikannya masih dalam batas toleransi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, jika ditemukan harga barang yang dijual melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET), pihaknya bersama instansi terkait akan segera melakukan penanganan di lapangan.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjaga selama bulan Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor UMKM.***

Editor : M. Nabil

(IFU)

Bupati Asep Japar Buka Bazar Ramadhan di Cikembar, Warga Serbu Sembako Murah

0

Wartain.com || Ribuan warga memadati Lapang Sepak Bola Bojong, Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Selasa (10/3/2026). Kehadiran mereka untuk berbelanja kebutuhan pokok dalam kegiatan Bazar Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sukabumi dan dibuka langsung oleh Asep Japar.

Dalam bazar tersebut, berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran. Mulai dari beras, telur, minyak goreng, sayuran hingga buah-buahan tersedia untuk masyarakat.

Selain sembako murah, bazar juga diramaikan oleh puluhan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang memamerkan serta menjual berbagai produk lokal. Mulai dari makanan olahan, kerajinan tangan, hingga busana.

Bupati Sukabumi Asep Japar mengatakan, Lapang Bojong dipilih sebagai lokasi bazar karena dinilai memiliki akses yang mudah dijangkau masyarakat serta berada di titik yang cukup strategis bagi warga Kecamatan Cikembar dan sekitarnya.

Menurutnya, kegiatan bazar Ramadhan ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi sarana bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat lebih luas.

“Tempat ini strategis dan mudah diakses masyarakat, sehingga kami memilih Lapang Bojong sebagai lokasi bazar agar masyarakat bisa datang dan memanfaatkannya dengan baik,” ujarnya.

Bupati juga mendorong para pelaku UMKM agar memanfaatkan momentum bazar Ramadhan sebagai sarana promosi dan peningkatan kualitas produk. Dengan begitu, diharapkan produk lokal Sukabumi semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Ia pun mengajak masyarakat untuk lebih mencintai serta membeli produk-produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami mengajak masyarakat untuk membeli produk lokal. Dengan begitu, kita ikut membantu menggerakkan perekonomian daerah,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan adanya program dukungan permodalan bagi pelaku UMKM melalui kredit tanpa bunga yang disediakan oleh BPR Sukabumi.

Program tersebut diharapkan dapat membantu pelaku usaha mengembangkan usahanya tanpa terbebani bunga pinjaman.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

PT Bogorindo Cemerlang Salurkan 400 Paket Sembako untuk Warga Desa Cimanggu

0

Wartain.com || PT Bogorindo Cemerlan menyalurkan bantuan sosial berupa 400 paket sembako kepada masyarakat Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekitar kawasan industri menjelang Hari Raya Idulfitri, Selasa (10/03/2026).

General Manager Kawasan Industri Cikembar, Irma Tjandra, mengatakan bahwa kegiatan berbagi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga hubungan baik dengan masyarakat yang telah berdampingan dengan perusahaan selama lebih dari satu dekade.

Ia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Cimanggu yang selama ini telah menerima dan mendukung keberadaan kawasan industri di wilayah tersebut.

“Untuk seluruh warga Desa Cimanggu, kami PT Bogorindo Cemerlang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena sudah lebih dari satu dekade, tepatnya 13 tahun, kita berdampingan di Desa Cimanggu. Kami diterima dengan baik dan disupport sehingga kawasan industri ini dapat terwujud dan berkembang hingga saat ini,” ujarnya.

Irma menjelaskan, penyaluran bantuan sembako ini merupakan bentuk perhatian perusahaan kepada masyarakat sekitar sekaligus ungkapan rasa syukur.

Iapun berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi warga serta mempererat hubungan antara dunia usaha dengan masyarakat.

“Semoga apa yang kami berikan ini menjadi bagian dari ucapan syukur dan terima kasih kami. Ke depan kami berharap hubungan antara dunia usaha dengan masyarakat sekitar dapat semakin harmonis,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Cimanggu, Baenuri Samsi, menyampaikan apresiasi atas bantuan sosial yang diberikan oleh pihak perusahaan yaitu PT Bogorindo Cemerlang kepada masyarakatnya.

Menurutnya, dari total 400 paket sembako yang dibagikan, pemerintah desa memprioritaskan penerimanya kepada warga lanjut usia dan masyarakat yang membutuhkan.

“Alhamdulillah pada kesempatan hari ini pihak Kawasan Industri Cikembar PT Bogorindo Cemerlang telah memberikan bantuan sosial berupa sembako kepada warga Desa Cimanggu. Dari 400 paket yang tersedia, kami memprioritaskan untuk lansia atau warga jompo,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kegiatan bantuan sosial tersebut telah menjadi agenda rutin perusahaan yang dilaksanakan setiap tahun menjelang Hari Raya Idulfitri sebagai bukti komitmen perusahaan terhadap masyarakat sekitar.

Baenuri juga menegaskan bahwa pemerintah desa bersama masyarakat berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan kawasan industri agar para investor yang masuk dapat merasa aman dalam menjalankan usahanya.

“Kami memiliki komitmen bersama antara pemerintah desa yang mewakili masyarakat dengan pihak perusahaan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan bagi perusahaan maupun investor yang ada di kawasan industri ini. Di sisi lain, masyarakat juga merasakan manfaat dari berbagai program sosial yang diberikan perusahaan,” jelasnya.

Ia berharap ke depan kerja sama antara pemerintah desa, masyarakat, dan pihak perusahaan dapat terus terjalin dengan baik sehingga keberadaan kawasan industri dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekitar.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Jelang Idulfitri, Camat Siaga Disnakertrans Pastikan Perlindungan Kerja Terpenuhi 

0
Oplus_131072

Wartain.com || Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Sukabumi H. Asep Japar meminta seluruh camat di wilayah Kabupaten Sukabumi untuk meningkatkan kesiapsiagaan guna memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, khususnya pada periode H-7 hingga H+7 Lebaran.

Hal tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Dinas Bulan Maret yang digelar di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, pada Senin (9/3/2026). Rapat yang dipandu Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman tersebut dihadiri para kepala perangkat daerah, asisten daerah, staf ahli, kepala bagian, serta camat se-Kabupaten Sukabumi.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan pentingnya kesiapan pemerintah di tingkat kecamatan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan selama masa libur Lebaran.

“Pemerintah kecamatan harus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal selama periode libur Idulfitri,” ujarnya.

Meski demikian, Bupati juga memberikan kebijakan khusus bagi camat yang memiliki keluarga di luar daerah agar tetap dapat pulang kampung, dengan pengaturan teknis yang tidak mengganggu pelayanan publik.

“Saya berikan rekomendasi. Tolong BKPSDM menyiapkan rekomendasi bagi camat yang ingin pulang ke kampung halaman,” kata Bupati.

Dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, menegaskan komitmen pihaknya dalam memastikan perlindungan dan kesejahteraan tenaga kerja, terutama menjelang momentum Hari Raya Idulfitri.

Menurutnya, Disnakertrans terus melakukan pengawasan serta koordinasi dengan perusahaan-perusahaan di wilayah Kabupaten Sukabumi untuk memastikan hak-hak pekerja terpenuhi, termasuk terkait kewajiban pemberian Tunjangan Hari Raya (THR).

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak perusahaan agar kewajiban kepada para pekerja dapat dipenuhi sesuai ketentuan, sehingga para pekerja dapat merayakan Idulfitri dengan tenang dan sejahtera,” ujar Sigit Widarmadi.

Ia menambahkan, Disnakertrans Kabupaten Sukabumi juga membuka ruang komunikasi bagi para pekerja yang membutuhkan informasi maupun pengaduan terkait ketenagakerjaan menjelang Hari Raya Idulfitri,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Keutamaan Orang yang Berpuasa di Hari yang ke-20 

0
Oplus_131072

Wartain.com || Memasuki hari ke-20 Ramadhan 1447 Hijriah, umat Islam di berbagai belahan dunia terus meningkatkan ibadah puasa dan amalan lainnya. Hari ke-20 Ramadhan diyakini memiliki sejumlah keutamaan dan fadhilah yang istimewa bagi mereka yang menjalankannya dengan penuh keimanan dan keikhlasan.

Dalam ajaran Islam, puasa Ramadhan bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjadi momentum untuk memperbanyak amal ibadah, memperbaiki diri, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu keutamaan yang disebutkan pada puasa hari ke-20 adalah turunnya perlindungan dari para malaikat bagi orang yang berpuasa.

Disebutkan bahwa pada hari tersebut, Allah SWT mengutus sebanyak 70 malaikat untuk menjaga orang yang berpuasa dari gangguan setiap setan yang terkutuk. Perlindungan ini menjadi bentuk kasih sayang Allah kepada hamba-Nya yang bersungguh-sungguh menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.

Selain itu, pahala bagi orang yang berpuasa pada hari ke-20 juga digambarkan sangat besar. Amal ibadah yang dilakukan pada hari tersebut dicatat dengan pahala setara dengan orang yang berpuasa selama 100 tahun. Keutamaan lainnya adalah dijadikannya puasa sebagai benteng atau parit pembatas antara diri seorang hamba dengan api neraka.

Tak hanya itu, orang yang berpuasa juga disebut akan memperoleh pahala seperti orang-orang yang termaktub dalam kitab-kitab suci Allah, yakni Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Qur’an. Hal ini menunjukkan betapa besar ganjaran yang diberikan bagi umat Islam yang menjaga ibadah puasanya dengan baik.

Secara waktu, hari ke-20 Ramadhan juga menjadi penanda berakhirnya fase sepuluh hari kedua yang dikenal sebagai fase maghfirah atau ampunan. Pada fase ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak istighfar dan memohon ampun kepada Allah SWT atas segala dosa yang telah diperbuat.

Selain memiliki keutamaan dalam ibadah, hari ke-20 Ramadhan juga memiliki nilai historis dalam perjalanan sejarah Islam. Tanggal ini sering dikaitkan dengan peristiwa Fathu Makkah, yaitu penaklukan Kota Makkah oleh Rasulullah SAW bersama para sahabatnya. Peristiwa tersebut menjadi simbol kemenangan Islam yang berlangsung dengan damai serta penuh kebijaksanaan.

Dengan berbagai keutamaan tersebut, umat Islam diharapkan dapat memanfaatkan momentum puasa hari ke-20 Ramadhan untuk semakin meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak doa, serta memperkuat keimanan menjelang sepuluh hari terakhir yang diyakini memiliki malam penuh kemuliaan, yakni Lailatul Qadar.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)