26.7 C
Jakarta
Jumat, Juli 10, 2026
Beranda blog Halaman 240

Fokus Penguatan Akhlak, PGRI Palabuhanratu Kawal Pembelajaran Karakter Selama Ramadan

0
Oplus_131072

Wartain.com || Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, aktivitas belajar mengajar di wilayah Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, resmi mengalami penyesuaian.

Berdasarkan instruksi Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi terkait pelaksanaan pembelajaran selama Ramadan 1447 H/2026, kurikulum sekolah kini lebih dititikberatkan pada penguatan karakter religius dan pembinaan akhlak peserta didik.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Palabuhanratu, Febri Bayu Nugraha, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan tersebut.

Ia menegaskan bahwa momentum Ramadan merupakan waktu krusial bagi para pendidik untuk membentuk pribadi siswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral yang kokoh.

“Ramadan adalah waktu terbaik bagi kita semua untuk melakukan spiritual recharge. Kami di PGRI Palabuhanratu berkomitmen memastikan setiap sekolah menjalankan program yang mengedepankan penanaman nilai-nilai akhlakul karimah,” ujar Bayu, Kamis 05/03/2026.

Menurut Bayu, skema pembelajaran Ramadan tahun ini mencakup rangkaian kegiatan keagamaan yang terukur, mulai dari tadarus Al-Qur’an dan kajian literasi keagamaan, hingga pemantauan ibadah harian oleh para tenaga pendidik.

Langkah ini selaras dengan kalender pendidikan yang menetapkan masa pembelajaran tatap muka hingga pertengahan Maret 2026, sebelum memasuki masa libur Idul Fitri.

Lebih lanjut, Bayu mengimbau para orang tua untuk aktif melakukan pengawasan di rumah guna menjaga sinkronisasi antara pendidikan di sekolah dan lingkungan keluarga.

“Pendidikan karakter tidak bisa hanya mengandalkan peran guru di sekolah. Sinergi antara guru, siswa, dan orang tua adalah kunci utama keberhasilan penguatan akhlak ini,” tambahnya.

Melalui penyesuaian jam belajar yang lebih fleksibel, diharapkan para siswa tetap dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk tanpa kehilangan haknya untuk mendapatkan pendidikan yang bermakna.***

Editor : Aab Abdul Malik

(FM)

Muhibbah Ramadan di Kecamatan Cibadak, Bupati Sampaikan Capaian dan Agenda Penting Pembangunan

0

Wartain.com || Bupati Sukabumi H. Asep Japar menyambangi Masjid Besar Assalam yang berlokasi di Jalan Raya Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Rabu, 4 Maret 2026. Kunjungan silaturahmi yang dikemas dalam Muhibah Ramadan 1447 Hijriah ini, didampingi pula Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, forkopimda, hingga kepala perangkat daerah.

Agenda rutin tahunan ini, bukan hanya sekadar silaturahmi, namun menjadi ruang untuk memaparkan berbagai keberhasilan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Hal itu sekaligus mendengarkan berbagai aspirasi masyarakat.

Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berhasil menoreh sejumlah prestasi selama satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas. Hal itu seperti swasembada pangan. Bahkan atas hal tersebut, Bupati menerima penghargaan dari Presiden RI H. Prabowo Subianto.

“Sektor pertanian, Alhamdulillah kami meraih penghargaan kedua terbaik terkait swasembada pangan oleh pemerintah pusat,” ujarnya.

Namun tak hanya itu, berbagai bantuan alat pertanian pun telah dibagikan kepada sejumlah petani. Hal itu untuk memperkuat sektor pertanian di Kabupaten Sukabumi.

“Agar semakin kuat swasembada pangan, kami pun membantu para petani dari sisi alat pertanian,” ucapnya.

Tak sampai di situ saja, Pemerintah Kabupaten Sukabumi pun terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Hal itu dengan pemberian beasiswa bagi pelajar terbaik di Kabupaten Sukabumi.

“Alhamdulillah kami terus berkomitmen memberikan beasiswa. Kami bekerjasama dengan Universitas Nusa Putra, UMMI, dan beberapa perguruan tinggi lainnya. Untuk beasiswa di UMMI akan dibuka sebentar lagi,” ungkapnya.

Di momen penuh keberkahan ini, Bupati Sukabumi pun memohon doa untuk masyarakat yang terdampak bencana di Kecamatan Bantargadung. Peristiwa pergeseran tanah tersebut, menyebabkan ratusan orang mengungsi.

“Bencana terus terjadi di Kabupaten Sukabumi, termasuk yang terbaru di Kecamatan Bantargadung. Mohon doa semua agar warga yang terdampak bencana dapat diberikan ketabahan,” pintanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati pun mengakui masih banyak pekerjaan rumah selama satu tahun kepemimpinannya. Namun, bupati bersama wakil bupati akan terus berusaha untuk mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah).

“Selama satu tahun kepemimpinan kami, masih banyak kekurangan. Namun mohon doa dan dukungan agar kami bisa mewujudkan Sukabumi yang lebih baik lagi,” ungkapnya.

Kabag Kesra Setda Kabupaten Sukabumi H. Andi Rahman mengatakan, muhibah ramadan yang merupakan agenda untuk mempererat ulama, Umaro,dan umat ini, telah lima kali dilaksanakan. Di mana masjid ini menjadi lokasi ke lima dari 10 titik yang dilaksanakan.

“Alhamdulillah kami telah lima kali melaksanakan muhibah ramadan di tahun ini,” bebernya.

Kegiatan ini bukan sekadar silaturahmi, namun diisi dengan berbagai bantuan sosial. Bahkan tahun ini terdapat hadiah umroh yang dibagikan Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk warga yang hadir.

“Selain bantuan sosial, tahun ini ada hadiah umroh yang dibagikan kepada masyarakat beruntung,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Ketua DPRD Sukabumi Budi Azhar Mutawali: Muhibah Ramadan Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah

0

Wartain.com || Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali menghadiri kegiatan Muhibah Ramadan 1447 Hijriah bersama Bupati Sukabumi Asep Japar dan Wakil Bupati Andreas di Masjid Besar Assalam, Kecamatan Cibadak, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan Muhibah Ramadan tersebut menjadi wadah mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Selain dihadiri unsur pimpinan daerah, acara juga diikuti Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Dalam kesempatan itu, Bupati Asep Japar menyampaikan sejumlah capaian pembangunan selama satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Andreas. Salah satu yang disoroti ialah keberhasilan sektor pertanian yang berhasil membawa Kabupaten Sukabumi meraih penghargaan tingkat nasional terkait program swasembada pangan.

Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, hingga masyarakat yang turut mendukung program pembangunan di sektor pertanian.

Selain sektor pertanian, pemerintah daerah juga terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa bagi pelajar berprestasi. Program ini dijalankan melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, seperti Universitas Nusa Putra dan Universitas Muhammadiyah Sukabumi.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali menegaskan bahwa kegiatan Muhibah Ramadan memiliki makna penting dalam memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara lembaga legislatif dan eksekutif.

Ia menilai berbagai program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah perlu didukung bersama agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“DPRD pada prinsipnya mendukung berbagai program strategis pemerintah daerah, terutama yang berkaitan dengan ketahanan pangan, pendidikan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Budi juga menekankan pentingnya menjaga sinergi dan stabilitas dalam proses pembangunan daerah. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara DPRD dan pemerintah daerah akan mempercepat realisasi program pembangunan.

Ia menambahkan bahwa bulan Ramadan menjadi momentum refleksi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat komitmen bersama dalam melayani masyarakat. DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar setiap kebijakan pemerintah dapat berjalan transparan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Hadapi Masa Libur Lebaran, Anggota Dewan Mansurudin Ingatkan Lonjakan Wisatawan Lokal  

0
Oplus_131072

Wartain.com || Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PAN, Mansurudin, mengikuti rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral tingkat menteri secara virtual. Rakor bidang operasional menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 itu juga diikuti Polri, TNI, relawan, dan sejumlah kepala perangkat daerah Kabupaten Sukabumi.

Rakor dipimpin oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Operasi Ketupat akan mulai digelar pada 13 hingga 25 Maret 2026 dengan fokus pengamanan di sejumlah objek vital seperti masjid, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, hingga lokasi wisata. Termasuk memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriyah.

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Mansurudin mengatakan sejumlah langkah strategis dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 telah disiapkan Polri. Di antaranya penempatan personel di titik rawan kemacetan, pengaturan arus lalu lintas, rekayasa lalu lintas, serta penerapan sistem one way dan contra flow.

“Saya kira pengamanan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini harus dimaksimalkan. Karena potensi mobilisasi masyarakat akan tinggi selama Lebaran, terutama di kantong-kantong objek wisata,” ujarnya seusai mengikuti rakor di Mapolres Sukabumi, Senin 02/03/2026.

Ia mengingatkan lonjakan wisatawan yang menggunakan kendaraan pribadi ke sejumlah destinasi di Kabupapten Sukabumi saat libur Lebaran perlu diantisipasi petugas pengamanan gabungan. Juga di pintu masuk dan keluar kawasan objek wisata harus diatur sedemikian rupa, sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan.

“Minimal menyiapkan kantong parkir tambahan di kawasan objek wisata. Kunci keberhasilan pengamanan libur Lebaran nanti terletak pada sinergitas seluruh unsur, mulai dari Polri, TNI, pemerintah daerah, dan stakeholder terkait,” tandasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Sekda Bersama Perangkat Daerah Ikuti Sosialisasi Pelaporan Indikator Kinerja ProSN

0

Wartain.com || Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H Ade Suryama mengikuti Sosialisasi Pelaporan Indikator Kinerja Program Strategis Nasional (ProSN) yang digelar Kementerian Dalam Negeri secara virtual, Rabu (4/3/2026). Kegiatan berlangsung di Setda Kabupaten Sukabumi bersama Kepala Baperida dan Inspektur Inspektorat dan beberapa OPD lainnya.

Sosialisasi dipimpin langsung oleh Inspektur Jenderal Kemendagri, Sang Made Mahendra Jaya.

Irjen Kemendagri menekankan bahwa Indonesia memiliki potensi besar sebagai negara maju. Karena itu, pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Gibran telah menetapkan berbagai Program Strategis Nasional (ProSN) sebagai prioritas pembangunan.

Menurutnya, keberhasilan ProSN sangat bergantung pada peran aktif pemerintah daerah. Komitmen kepala daerah dan wakil kepala daerah, sinergi pusat dan daerah, serta kapasitas implementasi kebijakan menjadi kunci utama agar program berjalan efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat.

“ProSN harus menjadi bagian dari program kerja pemerintah daerah, bukan sekadar formalitas administrasi. Evaluasi tidak hanya dilihat dari kelengkapan laporan, tetapi juga dari efektivitas dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Adapun fokus pengawasan pelaksanaan ProSN di daerah meliputi penanggulangan kemiskinan, ketahanan pangan, kesehatan untuk semua, perluasan akses pendidikan, hingga pertumbuhan ekonomi.

Pada April mendatang, tim APIP Direktorat Jenderal Kemendagri dijadwalkan turun ke daerah untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan ProSN.

Karena itu, Sekjen Kemendagri meminta para inspektur daerah selaku Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) memperkuat koordinasi dengan perwakilan BPKP di daerah.

Koordinasi tersebut dinilai penting mengingat setiap program strategis memiliki berbagai risiko, mulai dari risiko perencanaan, keuangan, pelaksanaan, hingga risiko sosial. Upaya mitigasi harus dilakukan secara berkelanjutan melalui identifikasi, analisis, evaluasi risiko, serta penyusunan strategi pengendalian yang tepat.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Sukabumi H Ade Suryama menyatakan Pemkab Sukabumi akan segera menindaklanjuti hasil sosialisasi tersebut melalui rapat koordinasi bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Pelaporan Program Strategis Nasional secara teknis berada di Baperida dan Inspektorat. Dalam waktu dekat akan segera kami bahas bersama para OPD agar pelaksanaannya terukur dan tepat sasaran,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Dekatkan Pelayanan Masyarakat, Dewan Junajah Gelar Baksos Pengobatan Gratis 

0
Oplus_131072

Wartain.com || Kegiatan bakti sosial berupa pengobatan gratis kembali digelar di Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu 04/03/2026. Aksi kemanusiaan yang diinisiasi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Jajah Junajah  Nurdiansyah. Ia hadir didampingi jajaran DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi serta pengurus PAC setempat.

Dalam keterangannya, H. Jajah Junajah yang bertugas di Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi menegaskan pentingnya kehadiran wakil rakyat di tengah masyarakat, tidak hanya dalam fungsi pengawasan dan legislasi, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Sebagai wakil rakyat, kami harus hadir langsung melihat kondisi masyarakat. Kesehatan adalah kebutuhan dasar. Kegiatan pengobatan gratis ini menjadi bentuk nyata kepedulian kami kepada warga,” ujarnya.

Diketahui, Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi membidangi sektor perekonomian dan keuangan daerah, termasuk perindustrian, perdagangan, serta pertanian dan perkebunan. Meski demikian, Jajah menilai persoalan kesehatan masyarakat juga berkaitan erat dengan kesejahteraan ekonomi keluarga.

Berdasarkan pantauan,  warga Desa Citepus tampak antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi cek tekanan darah, konsultasi medis, hingga pemberian obat secara cuma-cuma. Salah seorang warga mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah sangat membantu, apalagi bagi kami yang terkendala biaya untuk berobat,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

KPH Sukabumi dan Polres Sukabumi Kota Perkuat Sinergitas untuk Lingkungan Aman

0

Wartain.com || Administratur KPH Sukabumi, Tofik Hidayat, menerima kunjungan Kasat Binmas Polres Sukabumi Kota, AKP Ernita Dwicahyawati, pada Senin (02/03/2026). Kunjungan yang berlangsung di bulan suci Ramadan tersebut dalam upaya memperkuat sinergitas lintas sektoral serta meningkatkan pengamanan lingkungan perkantoran, sekaligus sebagai ajang silaturahmi.

Kedatangan AKP Ernita Dwicahyawati disambut langsung oleh Administratur KPH Sukabumi, Tofik Hidayat, didampingi Wakil Administratur Uday Jubaedi. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban di ruang kerja Administratur.

Administratur KPH Sukabumi, Tofik Hidayat, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan langkah proaktif jajaran Polres Sukabumi Kota dalam mendukung pengamanan lingkungan kantor. Menurutnya, dukungan kepolisian memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan aset perusahaan dan kelancaran operasional.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Ibu Kasat Binmas. Kehadiran kepolisian menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan kondusif. Semoga sinergitas yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, AKP Ernita Dwicahyawati menyampaikan bahwa kunjungannya difokuskan pada penguatan koordinasi pengamanan lingkungan kantor Perhutani. Pihaknya ingin memastikan situasi keamanan tetap terjaga agar aktivitas pelayanan dan operasional perusahaan berjalan dengan lancar.

“Kami hadir untuk bersilaturahmi sekaligus berdialog terkait kebutuhan pengamanan di lingkungan kantor Perhutani. Dengan komunikasi yang baik, potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi lebih dini,” ungkapnya.

Pertemuan diakhiri dengan diskusi mengenai situasi kamtibmas di wilayah Kota Sukabumi serta pertukaran informasi terkait potensi kerawanan di sekitar kawasan perkantoran. Kedua belah pihak sepakat untuk terus memperkuat koordinasi guna menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan kondusif.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Semen Padang Dominasi Laga, PSIM Yogyakarta Curi Poin di Haji Agus Salim

0

Wartain.com || Semen Padang FC harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang tanpa gol oleh PSIM Yogyakarta dalam lanjutan kompetisi BRI Super League yang berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Rabu (4/3/2026) malam. Meski tampil menekan sepanjang laga, tim tuan rumah gagal mengonversi dominasi mereka menjadi gol hingga peluit panjang dibunyikan.

Berdasarkan data statistik, skuad “Kabau Sirah” sebenarnya memegang kendali penuh dengan penguasaan bola mencapai 63% berbanding 37% milik Laskar Mataram. Kreativitas serangan tuan rumah terlihat dari 14 peluang yang tercipta serta 51 sentuhan di dalam kotak penalti lawan. Namun, penyelesaian akhir menjadi kendala utama setelah dari 22 percobaan tembakan, hanya 2 yang mengarah tepat ke gawang.

Hasil imbang ini kian memperberat langkah Semen Padang FC yang masih terseok-seok di zona degradasi. Tambahan satu poin tidak cukup untuk mengangkat posisi mereka dari peringkat ke-17 klasemen sementara BRI Super League. Di sisi lain, PSIM Yogyakarta menunjukkan pertahanan yang sangat solid dengan catatan 25 kali sapuan (clearances) demi mengamankan poin tandang. Keberhasilan mencuri poin di Padang ini membuat Laskar Mataram tetap kokoh bersaing di papan tengah, tepatnya di posisi kedelapan.

Laga ini menjadi catatan evaluasi besar bagi lini depan Semen Padang yang tampil kurang klinis meski unggul jauh dalam jumlah operan, yakni 472 operan dengan akurasi mencapai 85%. Sebaliknya, bagi PSIM Yogyakarta, kedisiplinan menjaga area sepertiga akhir dari 58 serangan lawan menjadi kunci sukses mereka tetap berada di jalur positif klasemen musim ini.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

FESTA 2026 Jadi Penggerak Ekonomi di Kota Sukabumi dan Momen Kebangkitan Pasar Lembursitu

0

Wartain.com || Upaya menghidupkan kembali geliat perdagangan di Pasar Lembursitu terus dilakukan Pemerintah Kota Sukabumi. Melalui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag), digelar Festival Ekonomi Semesta (FESTA) 2026 yang resmi dipusatkan di Pasar Lembursitu, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan ini dirancang sebagai langkah nyata untuk mengoptimalkan fungsi pasar rakyat yang selama ini belum berjalan maksimal. FESTA 2026 tidak hanya menghadirkan kemeriahan acara, tetapi juga menjadi strategi membangun ekosistem ekonomi yang melibatkan UMKM, pedagang ritel, hingga pelaku usaha lokal.

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menekankan pentingnya peran pasar tradisional sebagai pusat perputaran ekonomi masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak, mulai dari pedagang hingga warga, untuk bersama-sama memanfaatkan sarana yang telah disiapkan pemerintah.

“Pasar rakyat harus kembali menjadi pusat aktivitas ekonomi. Ini tanggung jawab bersama untuk menghidupkannya,” tegasnya.

Kepala Diskumindag Kota Sukabumi, Een Rukmini, menambahkan bahwa melalui FESTA 2026, pihaknya membuka kesempatan seluas-luasnya bagi pelaku usaha untuk menempati kios dan los yang tersedia. Puluhan unit tempat usaha disiapkan untuk sektor ritel, fesyen, hingga kuliner.

“FESTA menjadi ruang promosi bagi UMKM sekaligus upaya mendorong perputaran ekonomi agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Selain bazar UMKM, festival ini juga menghadirkan berbagai program pendukung, seperti promosi produk unggulan daerah, fasilitas transaksi non-tunai, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat daya beli. Pemerintah daerah bahkan memberikan insentif berupa pembebasan biaya sewa bagi pelaku usaha yang bergabung melalui skema yang difasilitasi Diskumindag.

Program ini sejalan dengan strategi pengendalian inflasi sekaligus peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Aktivasi kembali Pasar Lembursitu diharapkan mampu menciptakan peluang kerja baru dan memperluas akses pasar bagi produk-produk UMKM Kota Sukabumi.

FESTA 2026 akan berlangsung selama beberapa hari dan terbuka untuk umum. Dengan semangat kolaborasi, Diskumindag optimistis Pasar Lembursitu dapat kembali berfungsi sebagai pusat perdagangan yang dinamis, berdaya saing, dan berkelanjutan di Kota Sukabumi.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Mudik Gratis Jabar 2026 Masih Buka, Sisa 660 Kursi untuk Penumpang

0

Wartain.com || Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) hingga kini masih memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin mengikuti program mudik gratis Lebaran 2026. Antusiasme warga terbilang tinggi, namun kuota yang tersedia masih menyisakan ratusan kursi bagi calon peserta yang belum mendaftar.

Program ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya, sekaligus mengurangi beban pengeluaran menjelang Hari Raya.

Hingga awal Maret 2026, Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat mencatat kuota program yang disiapkan masih menyisakan 660 kursi dari total 3.040 kursi yang tersedia. Artinya, sebagian besar kursi telah terisi dan antusiasme masyarakat terbilang cukup tinggi.

Karena itu, masyarakat yang berminat diimbau untuk segera melakukan pendaftaran melalui aplikasi Sapawarga agar tidak kehabisan kuota, mengingat jumlah kursi yang tersisa kian terbatas dan diperkirakan akan segera terpenuhi dalam waktu dekat.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Dhani Gumelar, menjelaskan bahwa sebagian besar rute favorit telah penuh dipesan hingga Selasa (3/3/2026). Saat ini, hanya tiga rute yang masih memiliki kuota tersisa.

“Rinciannya, rute Bandung ke Sukabumi tersisa 288 kuota, Bogor ke Pelabuhan Ratu 156 kuota, dan Bogor (Cileungsi) ke Bandung 216 kuota,” ujar Dhani di Bandung.

Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan Jawa Barat (Dishub Jabar), sejumlah rute favorit pada arus mudik tercatat telah terisi penuh. Perjalanan dari Bekasi menuju Tasikmalaya, Purbalingga, dan Bandung misalnya, sudah tidak lagi menyisakan kursi.

Tak hanya itu, rute arus balik dari Yogyakarta menuju Bandung pun mengalami hal yang sama. Tingginya animo masyarakat untuk bepergian menjelang momentum tertentu membuat sejumlah trayek utama cepat dipadati calon penumpang.

Dishub Jabar mengingatkan masyarakat agar segera melakukan pendaftaran melalui aplikasi Sapawarga sebelum kuota yang tersedia terpenuhi. Antusiasme warga diperkirakan cukup tinggi, sehingga peluang bisa tertutup lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan.

Karena itu, masyarakat diimbau tidak menunda proses pendaftaran dan segera melengkapi persyaratan yang dibutuhkan. Adapun batas akhir pendaftaran ditetapkan hingga 12 Maret 2026.

“Masyarakat bisa memesan tiket yang masih tersedia melalui aplikasi Sapawarga. Pendaftaran dibuka hingga 12 Maret 2026,” pungkasnya.

Program mudik gratis ini terbuka bagi warga Jawa Barat dan masyarakat luar daerah yang ingin menuju Jawa Barat saat Lebaran 2026.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ujeng)