26.7 C
Jakarta
Rabu, Juli 15, 2026
Beranda blog Halaman 315

Liverpool Raih Kemenangan Telak atas Newcastle 4:1 di Anfield

0

Wartain.com || Liverpool tampil gemilang mengalahkan Newcastle 4:1 dipertandingan ke-24, Premier League. Di Stadion Anfield, pada Minggu (31/2/2026) dini hari.

Sedari awal, kedua tim saling jual serangan. Tapi kokohnya tembok pertahanan diantara kedua tim mampu mematahkan.

Newcastle hampir menciptakan gol melalui tendangan bebas Barnes, tapi membentur mistar gawang. Keberuntungan masih berpihak pada Liverpool.

Kendati, Liverpool lebih dulu terbobol dimenit 36, yang mana Newcastle memanfaatkan serangan dari sisi kanan melalui kaki Anthony Gordon. Skor 0:1 memimpin sementara untuk Newcastle.

Tak lama, selang beberapa menit Liverpool berupaya bangkit dengan terus melancarkan serangan. Assist dari Florian Wirtz dimanfaatkan dengan baik oleh Hugo Ekitike. Skor menjadi seimbang 1-1.

Tidak sampai disitu, The Reds terus berlanjut melancarkan serangan. Asuhan Arne Slot semakin bermain agresif dan cepat. Keunggulan 2:1 menit 43 untuk Liverpool, Hugo Ekitike kembali menorehkan gol kedua kalinya dari sisi kiri.

Skor tersebut tidak berubah, sampai peluit akhir babak pertama.

Memasuki babak kedua, ritme permainan The Reds semakin menjadi-jadi. Ekitike hampir saja membobol gawang Newcastle dengan memanfaatkan kesalahan bek, tapi tendangannya melebar kesisi kanan gawang.

Wirtz dari pemberi umpan kini ia menunjukkan kemampuannya mencetak gol dipertengahan babak kedua menit 67, setelah menerima umpan dari M. Salah.

Diketahui, menurut laporan yang dicatat, M. Salah berhasil menorehkan 10 assist dan 10 gol selama kompetisi Premier league saat ini.

Keunggulan Liverpool dengan skor 3:1, menambah kepercayaan diri. Sehingga intensitas permainan Liverpool meningkat, dan berhasil menguasai bola.

Menit permainan terus berlanjut. Mendekati akhir babak kedua pertambahan waktu, Ibrahima Konate berhasil mencatatkan namanya di papan skor. Keunggulan 4:1 untuk Liverpool penjadi penutup pertandingan. Pendukung The Reds bersorak memeriahkan kemenangan

Sementara, kemenangan telak ini mengantarkan Liverpool ke posisi 5 dengan perolehan poin 39 dibawah Chelsea.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ujeng)

Pola Makan Seimbang Jadi Kunci Diet Sehat dan Berkelanjutan

0

Wartain.com || Pola makan sehat dengan gizi seimbang menjadi kunci utama dalam menjalani diet yang aman dan berkelanjutan. Diet tidak lagi dipahami sebagai upaya mengurangi porsi makan secara ekstrem, melainkan mengatur asupan makanan agar sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Para ahli gizi merekomendasikan konsumsi makanan alami yang mudah dijumpai sehari-hari, seperti sayuran, buah-buahan, protein, dan karbohidrat dalam porsi seimbang. Sayuran seperti bayam, kangkung, brokoli, dan wortel dianjurkan untuk dikonsumsi secara rutin karena kaya serat dan rendah kalori.

Selain itu, sumber protein seperti ikan, telur rebus, dada ayam tanpa kulit, serta tahu dan tempe dinilai efektif membantu menjaga rasa kenyang lebih lama dan mendukung pembentukan massa otot. Sementara itu, karbohidrat tetap diperlukan sebagai sumber energi, namun porsinya perlu dikontrol, seperti nasi merah, nasi putih secukupnya, kentang rebus, atau ubi.

Buah-buahan juga disarankan sebagai camilan sehat, di antaranya pepaya, apel, pir, dan jeruk. Konsumsi buah tetap perlu dibatasi agar tidak berlebihan, terutama buah dengan kandungan gula tinggi.

Dalam menjalani diet sehat, masyarakat juga dianjurkan memperhatikan asupan cairan dengan memperbanyak minum air putih serta menghindari minuman manis dan kemasan. Teh atau kopi tanpa gula dapat menjadi alternatif minuman harian.

Diet sehat dinilai akan lebih optimal apabila dibarengi dengan aktivitas fisik ringan namun rutin, seperti berjalan kaki, bersepeda, atau senam ringan. Konsistensi dan pola hidup seimbang menjadi faktor penting dalam mencapai berat badan ideal sekaligus menjaga kesehatan jangka panjang.

Dengan menerapkan pola makan sehat dan teratur, masyarakat diharapkan tidak hanya mendapatkan berat badan ideal, tetapi juga tubuh yang lebih bugar dan terhindar dari berbagai penyakit akibat pola makan tidak seimbang.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Timnas Futsal Indonesia Tantang Vietnam di Perempat Final AFC 2026

0

Wartain.com || Timnas Futsal Indonesia akan menghadapi Timnas Futsal Vietnam pada babak perempat final AFC Futsal Asian Cup 2026. Pertandingan tersebut akan digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada Selasa, 3 Februari 2026, dengan kick off pukul 19.00 WIB.

Indonesia melaju ke babak delapan besar dengan status juara Grup A, usai tampil konsisten sepanjang fase grup. Sementara Vietnam memastikan tiket perempat final sebagai runner up Grup B, dan akan menjadi lawan skuad Garuda dalam laga krusial menuju semifinal.

Pertemuan kedua tim diprediksi berjalan ketat mengingat sama-sama memiliki kualitas permainan yang solid. Dukungan penuh publik tuan rumah diharapkan mampu menjadi energi tambahan bagi Timnas Futsal Indonesia untuk mengamankan satu tempat di babak empat besar.

Laga Indonesia kontra Vietnam menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan di fase perempat final AFC Futsal Asian Cup 2026, sekaligus momentum pembuktian kekuatan futsal Indonesia di kancah Asia.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Manfaat dan Mudharat Dukungan Indonesia terhadap Dewan Perdamaian Gaza Buatan Trump

0
Oplus_131072

Manfaat dan Mudharat Dukungan Indonesia terhadap Dewan Perdamaian Gaza Buatan Trump :  Analisis Geopolitik Kritis, Hukum Internasional, dan Etika Politik Global

Oleh : Kang Dzikri Nur/Pengamat Sosial Keagamaan

Wartain.com || Inisiatif internasional terkait pembentukan Dewan Perdamaian Gaza yang dikaitkan dengan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memunculkan perdebatan global, khususnya di negara-negara Global South seperti Indonesia. Artikel ini bertujuan menganalisis secara kritis manfaat dan mudharat dukungan Indonesia terhadap inisiatif tersebut dalam perspektif geopolitik kritis, hukum internasional, dan etika politik global. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif-deskriptif dengan pendekatan normatif dan kritis terhadap dokumen kebijakan, prinsip hukum internasional, serta dinamika politik global kontemporer.

Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun terdapat potensi keuntungan diplomatik dan kemanusiaan, dukungan tanpa prasyarat normatif yang tegas berisiko melegitimasi pendudukan Israel atas Palestina, bertentangan dengan prinsip self-determination dan amanat konstitusi Indonesia. Artikel ini menegaskan bahwa peran Indonesia seharusnya diarahkan pada pembentukan perdamaian substantif berbasis keadilan, bukan sekadar stabilitas geopolitik.

Kata kunci: Gaza, Palestina, geopolitik kritis, hukum internasional, politik luar negeri Indonesia

Pendahuluan

Konflik Palestina–Israel merupakan salah satu konflik terpanjang dalam sejarah modern yang mencerminkan kegagalan sistem internasional dalam menegakkan prinsip keadilan dan hukum internasional. Gaza, sebagai wilayah yang mengalami blokade berkepanjangan, telah menjadi simbol krisis kemanusiaan global dan ketimpangan relasi kekuasaan internasional.

Dalam konteks eskalasi konflik dan tekanan internasional, muncul gagasan pembentukan Dewan Perdamaian Gaza yang dikaitkan dengan Donald Trump. Inisiatif ini menimbulkan kontroversi karena rekam jejak kebijakan Trump yang secara konsisten berpihak pada Israel. Bagi Indonesia, yang secara konstitusional menentang segala bentuk penjajahan, dukungan terhadap inisiatif tersebut menghadirkan dilema serius antara kepentingan pragmatis dan konsistensi normatif.

Artikel ini berupaya menjawab pertanyaan utama: Sejauh mana dukungan Indonesia terhadap Dewan Perdamaian Gaza buatan Trump dapat dibenarkan secara geopolitik, hukum internasional, dan etika politik global?

Metodologi Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan normatif-kritis. Data dikumpulkan melalui studi pustaka terhadap literatur akademik, dokumen hukum internasional, pernyataan kebijakan luar negeri, serta analisis wacana geopolitik kontemporer.
Pendekatan geopolitik kritis digunakan untuk membaca perdamaian sebagai produk relasi kuasa, sementara analisis hukum internasional dan etika politik global digunakan untuk mengevaluasi legitimasi normatif dari inisiatif perdamaian yang ditawarkan.

Kerangka Teoretis

Geopolitik Kritis dan Perdamaian

Geopolitik kritis memandang perdamaian bukan sebagai kondisi netral, melainkan sebagai konstruksi politik yang sering kali mencerminkan kepentingan aktor dominan. Dalam konteks Palestina, berbagai inisiatif perdamaian sebelumnya menunjukkan kecenderungan mengelola konflik tanpa menyelesaikan akar ketidakadilan struktural.

Prinsip Hukum Internasional

Hukum internasional menegaskan hak bangsa Palestina atas self-determination, larangan pendudukan wilayah secara paksa, serta kewajiban akuntabilitas atas kejahatan perang dan pelanggaran HAM berat. Setiap inisiatif perdamaian yang mengabaikan prinsip-prinsip ini berpotensi melanggar norma hukum internasional.

Etika Politik Global

Etika politik global menekankan bahwa stabilitas tidak boleh dicapai dengan mengorbankan keadilan. Perdamaian yang etis harus bersifat substantif, yakni menghapus struktur penindasan, bukan sekadar menghentikan kekerasan secara temporer.

Potensi Manfaat Dukungan Indonesia
Dari perspektif realisme politik, dukungan Indonesia terhadap Dewan Perdamaian Gaza dapat memberikan keuntungan diplomatik jangka pendek. Indonesia berpeluang memperluas akses komunikasi dengan kekuatan besar serta memperkuat citra sebagai middle power yang aktif dalam isu global.

Selain itu, keterlibatan Indonesia berpotensi memperluas diplomasi kemanusiaan melalui bantuan medis, rekonstruksi, dan dukungan sipil bagi masyarakat Gaza. Dalam konteks ini, Indonesia dapat memanfaatkan soft power untuk memperkuat posisi internasionalnya.

Mudharat dan Risiko Strategis

Namun demikian, risiko strategis dari dukungan tersebut jauh lebih signifikan. Pertama, terdapat potensi legitimasi terhadap pendudukan Israel jika inisiatif perdamaian tidak secara eksplisit mengakui kemerdekaan Palestina. Kedua, rekam jejak politik Donald Trump yang pro-Israel menimbulkan keraguan serius atas netralitas dan tujuan substantif Dewan

Perdamaian Gaza.

Ketiga, dukungan tanpa syarat bertentangan dengan Pembukaan UUD 1945 yang menegaskan penolakan terhadap penjajahan. Keempat, secara domestik, langkah tersebut berpotensi menimbulkan delegitimasi politik dan resistensi masyarakat sipil.

Indonesia dalam Dinamika Tatanan Dunia Multipolar

Perubahan tatanan dunia menuju multipolaritas menuntut Indonesia memainkan peran yang lebih tegas sebagai bagian dari Global South. Dalam konteks ini, Palestina bukan hanya isu regional, melainkan simbol perjuangan global melawan dominasi dan standar ganda hukum internasional.

Dukungan Indonesia terhadap inisiatif perdamaian yang bias berisiko menempatkan Indonesia sebagai aktor pasif dalam struktur hegemoni global, alih-alih sebagai pengusung keadilan internasional.

Posisi Normatif dan Rekomendasi Kebijakan

Artikel ini merekomendasikan agar Indonesia hanya terlibat dalam Dewan Perdamaian Gaza dengan prasyarat normatif yang jelas, antara lain:
(1) pengakuan hak kemerdekaan Palestina,
(2) penghentian pendudukan dan blokade Gaza,
(3) mekanisme akuntabilitas internasional atas pelanggaran HAM,
(4) keterlibatan PBB, OKI, dan Global South secara seimbang.

Tanpa prasyarat tersebut, dukungan Indonesia berisiko menjadi legitimasi moral bagi ketidakadilan struktural.

Kesimpulan

Dukungan Indonesia terhadap Dewan Perdamaian Gaza buatan Trump menawarkan manfaat diplomatik jangka pendek, namun mengandung mudharat geopolitik, hukum, dan etika yang serius. Bagi Indonesia, isu Gaza bukan sekadar pilihan kebijakan luar negeri, melainkan ujian konsistensi konstitusional dan tanggung jawab moral dalam tatanan global.

Indonesia dihadapkan pada pilihan fundamental antara stabilitas semu dan keadilan substantif. Artikel ini menegaskan bahwa hanya pendekatan berbasis keadilan yang sejalan dengan identitas dan mandat historis bangsa Indonesia.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Budi Azhar Ajak Semua Pihak Bersinergi Majukan Pariwisata dan Agroindustri  

0
Oplus_131072

Wartain.com || Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali menegaskan keinginannya agar sektor agroindustri dan pariwisata bersinergi. Sehingga, 2027 menjadi fokus penyiapan ekosistem pendukung untuk penguatan keduanya.

Hal itu disampaikan Budi Azhar saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan kunci dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sukabumi Tahun 2027 di Bale Pangripta Bapperida, Kabupaten Sukabumi pada Kamis (29/1/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum krusial dalam menyelaraskan visi pembangunan daerah. Selain Ketua DPRD, hadir pula deretan anggota DPRD lintas fraksi. Hadir pula unsur pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.

Budi menegaskan bahwa RKPD 2027 merupakan penjabaran tahun ketiga dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Ia menyebut RKPD sebagai fondasi utama dalam menentukan arah kebijakan dan alokasi program prioritas.

“RKPD adalah instrumen vital untuk memastikan arah pembangunan kita tetap pada jalurnya. Fokus kita tahun 2027 adalah penyiapan ekosistem pendukung untuk penguatan agroindustri dan pariwisata,” ujar Budi Azhar dikutip Ahad (1/2/2026).

Ia menambahkan bahwa perencanaan harus dilakukan secara komprehensif melalui pendekatan teknokratis, politis, dan partisipatif agar menghasilkan kebijakan yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan riil warga.

DPRD Kabupaten Sukabumi juga memberikan catatan strategis bagi pemerintah daerah. Budi Azhar mengungkapkan bahwa isu infrastruktur, terutama jalan dan drainase, tetap menjadi aspirasi yang paling mendominasi dari masyarakat.

Langkah selanjutnya, Rancangan Awal RKPD 2027 ini akan dipertajam melalui agenda Reses Kesatu DPRD Kabupaten Sukabumi yang dijadwalkan pada 4 hingga 6 Februari 2026.

“Melalui reses nanti, kami akan memastikan aspirasi masyarakat terakomodasi secara optimal sehingga perencanaan tahun 2027 benar-benar realistis,” tambahnya.

Mengakhiri sambutannya, Ketua DPRD mengajak seluruh elemen untuk terus bersinergi demi mewujudkan visi Kabupaten Sukabumi yang MUBARAKAH atau Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Wabup Sukabumi Dampingi Staf KSP Tinjau Potensi Pertanian di Kalapanunggal

0

Wartain.com || Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas mendampingi kunjungan kerja Staf Khusus Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Republik Indonesia ke Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/1/2026). Kunjungan tersebut bertujuan meninjau langsung kondisi lapangan sekaligus memperkuat pelaksanaan program prioritas nasional di wilayah pedesaan.

Agenda kunjungan diawali dengan peninjauan lahan pertanian cabai yang menjadi salah satu komoditas unggulan masyarakat setempat. Dalam kesempatan itu, rombongan berdialog dengan para petani untuk menyerap aspirasi terkait produktivitas pertanian, pola distribusi hasil panen, serta kebutuhan sarana dan prasarana penunjang.

Tak hanya fokus pada sektor pertanian, rombongan juga memberikan perhatian pada aspek sosial kemasyarakatan. Staf KSP bersama Wakil Bupati menyerahkan bantuan sosial kepada pengurus Masjid Alwasilah, sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas keagamaan dan sosial yang menjadi penguat kehidupan masyarakat desa.

Wakil Bupati Andreas menyampaikan bahwa kunjungan KSP ke Sukabumi sebelumnya telah dilakukan di wilayah pesisir. Kali ini, fokus diarahkan ke kawasan pegunungan untuk melihat langsung potensi sektor pertanian yang dimiliki Kabupaten Sukabumi.

Ia menegaskan bahwa Sukabumi memiliki keunggulan komparatif yang lengkap, mulai dari sektor kelautan hingga pertanian darat. Bahkan, Kabupaten Sukabumi berhasil meraih peringkat kedua ketahanan pangan tingkat Provinsi Jawa Barat, yang menjadi bukti nyata kontribusi daerah dalam menjaga pasokan pangan.

“Potensi Sukabumi sangat besar, baik laut maupun darat. Letaknya strategis dan dekat dengan Jakarta, ini menjadi kekuatan tersendiri yang harus terus dikembangkan,” ujar Andreas.

Lebih lanjut, ia berharap potensi Sukabumi sebagai lumbung pangan Jawa Barat dapat memperoleh dukungan yang lebih kuat dari pemerintah pusat, khususnya dalam pembangunan infrastruktur.

Andreas menilai kualitas hasil pertanian dan sayuran Sukabumi sangat baik, namun masih membutuhkan akses jalan yang memadai untuk menunjang distribusi.

Menurutnya, infrastruktur yang baik akan berdampak langsung pada kelancaran distribusi hasil panen, ketersediaan pupuk, serta peningkatan kesejahteraan petani.

“Kami ingin aspirasi para petani ini tersampaikan ke pemerintah pusat. Harapan kami, Sukabumi bisa menjadi yang terbaik di Jawa Barat dengan petani yang semakin sejahtera dan sistem distribusi yang lancar,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

BKPSDM Sukabumi Gelar Seleksi Terbuka JPT Pratama 2026, Melalui BKPDM

0

Wartain.com || Pemerintah Kabupaten Sukabumi resmi mengumumkan pelaksanaan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2026. Kegiatan ini dibuka bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memenuhi syarat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Seleksi terbuka tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkab Sukabumi dalam menerapkan sistem merit secara konsisten, dengan mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, dan kompetisi yang sehat. Langkah ini ditujukan untuk menjaring calon pimpinan perangkat daerah yang memiliki kapasitas, integritas, serta profesionalisme tinggi.

Melalui mekanisme seleksi ini, diharapkan lahir figur-figur pimpinan yang mampu mendorong inovasi, memperkuat tata kelola pemerintahan, serta meningkatkan kinerja birokrasi agar lebih efektif dan akuntabel dalam melayani masyarakat.

Adapun informasi mengenai jabatan yang tersedia, persyaratan administrasi, tata cara pendaftaran, hingga tahapan seleksi dapat diakses melalui laman resmi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sukabumi, termasuk melalui QR Code yang telah disiapkan.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengimbau ASN yang memenuhi kualifikasi untuk memanfaatkan kesempatan ini dan berperan aktif dalam mengisi posisi strategis guna mendukung terwujudnya birokrasi yang profesional, berdaya saing, dan berorientasi pada pelayanan publik.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Minta Komitmen Pemkab Akomodir Beasiswa Anak Petani 

0
Oplus_131072

Wartain.com || Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi yang juga Ketua Fraksi PKS, Hj. Leni Liawati, S.Si., menyoroti sejumlah persoalan krusial yang dinilai harus menjadi prioritas pemerintah daerah, mulai dari jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin hingga pembangunan infrastruktur jalan.

Hal itu disampaikan Leni usai mengikuti rapat gabungan bersama pimpinan DPRD dan komisi terkait pembahasan arah kebijakan pembangunan menuju 2027. Dalam forum tersebut, DPRD mengaku telah mengantongi sejumlah bahan dan usulan strategis, namun meminta pemerintah memberikan kepastian program yang benar benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Yang paling utama adalah jaminan kesehatan untuk masyarakat miskin. Saat ini karena belum Universal Health Coverage (UHC), warga yang sakit tidak bisa langsung mengaktifkan BPJS dan harus menunggu hingga tanggal tertentu. Kondisi ini tentu menyulitkan,” ujar Leni, Minggu 01//2/2026.

Ia menjelaskan, meski sempat ada inovasi melalui skema bantuan menggunakan SKTM, kenyataannya masih terbentur aturan desil. Warga yang masuk kategori desil 6 hingga 10 tidak bisa menerima bantuan, sehingga berpotensi tidak mendapatkan layanan kesehatan secara optimal.

“Kami ingin ada gambaran jelas dari pemerintah, minimal untuk 2026 seperti apa penanganannya. Kalau bisa dituntaskan tahun ini, maka 2027 tinggal melanjutkan. Syukur syukur UHC bisa diaktifkan kembali,” tegasnya.

Selain kesehatan, Leni juga menyoroti banyaknya usulan pembangunan jalan dari desa. Menurutnya, persoalan infrastruktur hampir pasti menjadi pertanyaan utama masyarakat saat anggota dewan turun reses.

“Kami agak kaget karena mayoritas usulan desa adalah perbaikan jalan. Ini harus disiapkan jawabannya, karena saat bertemu warga pertanyaan mereka pasti seputar itu,” katanya.

Ia pun meminta adanya regulasi baru agar bantuan pembangunan jalan lingkungan tidak hanya difokuskan pada tujuh kecamatan tertentu atau kawasan kumuh saja, melainkan dapat diakses seluruh desa di Kabupaten Sukabumi.

“Para kepala desa sering mempertanyakan kenapa jalan lingkungan tidak bisa dibantu. Ketika diusulkan justru ditolak karena masih memakai aturan lama. Mudah mudahan ke depan ada kebijakan yang membuka ruang lebih luas,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Ketua DPRD Sukabumi Ajak Warga Gotong Royong Sambut Pembangunan Alun-Alun Sagaranten

0

Wartain.com || Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong menyambut rencana pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) atau alun-alun Kecamatan Sagaranten. Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan gotong royong bersama warga di Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten.

Dalam sambutannya, Budi Azhar menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Ia menegaskan, keterlibatan semua unsur masyarakat menjadi hal penting agar pembangunan alun-alun ini benar-benar dirasakan sebagai milik bersama.

“Kenapa saya ingin melibatkan semua? Karena saya ingin kegiatan ini tersosialisasi dengan baik, sehingga nantinya akan tumbuh rasa memiliki dan rasa bangga ketika pembangunan ini sudah terealisasi,” ujarnya, Minggu (01/2/2026).

Meski secara administratif pembangunan alun-alun berada di Desa Sagaranten, ia menegaskan bahwa keberadaan fasilitas publik tersebut nantinya akan menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Kecamatan Sagaranten, bahkan Kabupaten Sukabumi secara umum.

“Ini bukan hanya kebanggaan warga Desa Sagaranten saja, tapi kebanggaan kita semua,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Budi Azhar juga menyampaikan terima kasih kepada unsur Forkopimcam, di antaranya Camat Sagaranten, Kapolsek, serta pihak-pihak lain yang telah berkolaborasi dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan gotong royong tersebut.

Ia berharap seluruh rencana pembangunan alun-alun dapat berjalan dengan lancar, diberi kemudahan, serta membawa manfaat besar bagi masyarakat. Bahkan, menurutnya, kebersamaan dan kerja sama yang terbangun dalam proses ini memiliki nilai ibadah.

“Kita berharap apa yang sudah direncanakan dan dilakukan bersama ini bisa membawa keberkahan dan menjadi amal ibadah bagi kita semua,” tuturnya.

Lebih lanjut, Budi Azhar menekankan bahwa esensi terpenting dari kegiatan gotong royong ini adalah terjalinnya silaturahmi antarwarga dari 12 desa di Kecamatan Sagaranten yang dilakukan 2 hari, kemarin dan hari ini.

“Yang paling penting bagi saya adalah silaturahminya. Warga dari 12 desa bisa berkumpul, bertemu, dan saling mengenal. Itu nilai yang sangat berharga,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan kebersamaan sederhana melalui makan bersama, sebagai simbol kekompakan dan kebersamaan warga. Budi Azhar pun mengajak masyarakat untuk kembali melanjutkan kegiatan gotong royong pada keesokan harinya.

“Dengan kebersamaan, sesederhana apa pun yang kita nikmati akan terasa lebih nikmat,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Timnas Futsal Indonesia Imbang 1-1 Lawan Irak, Juara Grup A dan Lolos ke Perempat Final

0

Wartain.com || Tim Nasional (Timnas) Futsal Indonesia harus puas bermain imbang 1-1 saat menghadapi Timnas Futsal Irak dalam laga pamungkas Grup A AFC Futsal Asian Cup 2026. Pertandingan tersebut berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu, 31/1/2026.

Dalam pertandingan ini, Indonesia sempat unggul lebih dahulu di babak pertama. Gol pembuka Timnas Garuda dicetak oleh Samuel Eko pada menit ke-6 melalui sontekan jarak dekat setelah memanfaatkan peluang di depan gawang Irak. Keunggulan 1-0 tersebut mampu dipertahankan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Irak tampil lebih agresif dengan menerapkan skema power play. Strategi tersebut berbuah gol penyama kedudukan yang dicetak oleh kiper terbang Irak, Haedr Majed. Haedr Majed melesatkan tembakan mendatar yang tak mampu diantisipasi kiper Indonesia sehingga skor berubah menjadi 1-1.

Hingga peluit panjang dibunyikan, kedua tim gagal menambah gol. Hasil imbang ini memastikan Timnas Futsal Indonesia keluar sebagai juara Grup A, sementara Irak menempati posisi runner-up grup.

Atas capaian tersebut, Timnas Futsal Indonesia dipastikan lolos ke babak perempat final AFC Futsal Asian Cup 2026 dan akan menghadapi runner-up Grup B pada fase gugur selanjutnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)