26.7 C
Jakarta
Kamis, Juli 16, 2026
Beranda blog Halaman 330

Layvin Kurzawa Siap Buktikan Magis Eropa di Persib Bandung

0
Oplus_131072

Wartain.com || Tidak bisa dipungkiri, Layvin Kurzawa pernah menyentuh langit sepak bola dunia dengan nilai pasar fantastis saat masa jayanya berseragam Paris Saint-Germain. Kala itu, ia adalah salah satu bek kiri elite yang disegani di benua biru.

Namun, hukum alam sepak bola berlaku bagi siapa saja; seiring berjalannya waktu, dinamika kompetisi, faktor usia, dan minimnya menit bermain perlahan menggerus nominal harganya di bursa transfer. Kini, Persib Bandung bukan hanya menjadi pelabuhan baru, melainkan panggung pembuktian bahwa sang pemain Prancis belum habis dan siap menulis babak baru dalam karier panjangnya.

Bagi Bobotoh, angka di atas kertas hanyalah statistik, karena “kelas” adalah sesuatu yang permanen. Pengalaman Kurzawa berlatih dan bermain bersama megabintang selevel Neymar atau Mbappe adalah aset tak ternilai yang kini dimilikinya untuk membantu Pangeran Biru.

Dengan segudang jam terbang di level tertinggi Eropa, ekspektasi publik tentu ingin melihat apakah sentuhan, visi, dan mentalitas juaranya masih cukup tajam untuk mendominasi sisi kiri Liga 1 musim ini.

Uang bisa dicari, tapi pengalaman Eropa Kurzawa adalah senjata yang diharapkan bisa membawa dampak instan bagi Persib.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Duar! Dua Buah Truk Adu Banteng di Jalur Citarik-Palabuhanratu 

0
Oplus_131072

Wartain.com || Insiden kecelakaan lalu lintas melibatkan dua kendaraan angkutan besar terjadi di ruas Jalan Raya Citarik Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (24/1/2026) pagi.

Peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 05.45 WIB itu menyebabkan dua orang sopir mengalami luka luka serta mengganggu arus kendaraan di lokasi kejadian.

Tabrakan terjadi di kawasan Kampung Nagrog, Desa Citarik, Kecamatan Palabuhanratu, tepat di jalur yang dikenal memiliki kontur menanjak dan tikungan. Meski kondisi cuaca cerah dan jalan beraspal dalam keadaan baik, kecelakaan tidak dapat dihindari.

Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, sebuah truk Mitsubishi Fuso bermuatan kelapa melaju dari arah Palabuhanratu menuju wilayah utara Sukabumi. Saat melewati tikungan di jalur menanjak, kendaraan tersebut diduga kehilangan stabilitas hingga bergerak ke lajur berlawanan.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sebuah truk Hino tronton box. Jarak yang terlalu dekat membuat kedua kendaraan saling menghantam dengan keras. Benturan tersebut mengakibatkan salah satu truk mengalami kerusakan parah, sementara muatan kelapa berserakan ke badan jalan.

Akibat kejadian itu, sopir truk Mitsubishi Fuso mengalami luka cukup serius berupa patah tulang pada kaki kanan serta luka terbuka di bagian kepala dan tangan.

Sementara pengemudi truk Hino tronton box mengalami luka ringan berupa lecet dan memar pada bagian kaki.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kedua pengemudi harus mendapatkan perawatan medis,” ungkap petugas yang menangani peristiwa tersebut.

Proses evakuasi kendaraan berlangsung beberapa jam karena posisi truk dan muatan yang menutup sebagian badan jalan. Aparat kepolisian dibantu warga setempat melakukan pengaturan lalu lintas agar kemacetan tidak meluas.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan: Langkah Tegas atau Sinyal Politik?

0
Oplus_131072

Wartain.com || Penegakan hukum terhadap 28 Perusahaan yang dicabut lisensi atau izin pengelolaan Hutan oleh presiden prabowo merupakan langkah yang Tegas dan berani, salah satunya pencabutan izin usaha PT Toba Pulp Lestari (TPL) oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto banyak memantik tafsir politik yang jauh melampaui isu lingkungan dan kehutanan. Keputusan tersebut menjadi sorotan tajam karena perusahaan itu sebelumnya justru menerima penghargaan dari Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dikenal sebagai loyalis Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menilai, langkah Prabowo ini bukan kebijakan biasa. Menurutnya, pencabutan izin Toba Pulp merupakan sinyal politik berlapis yang dirancang rapi untuk memperlihatkan kepada publik apa yang ia sebut sebagai “keburukan geng Jokowi”, tanpa harus membuka konflik frontal dengan Jokowi secara langsung.

“Ini bukan sekadar soal izin perusahaan. Ini operasi politik tingkat tinggi. Prabowo sedang memperlihatkan kegagalan, bahkan kebusukan, kebijakan lingkar kekuasaan Jokowi dengan cara yang elegan dan konstitusional,” ucap Amir Hamzah dalam keterangannya, Jumat (23/01/2026).

Amir menyoroti kontras yang sangat mencolok antara sikap Kementerian Kehutanan di era transisi Jokowi dengan keputusan Prabowo setelah resmi berkuasa. Di satu sisi, Raja Juli Antoni memberikan penghargaan kepada Toba Pulp, yang oleh kementerian dinilai memenuhi standar tertentu. Namun di sisi lain, Prabowo justru mencabut izinnya.

“Kontradiksi ini disengaja untuk dibaca publik. Prabowo ingin masyarakat bertanya: bagaimana mungkin perusahaan yang diberi penghargaan justru dicabut izinnya? Dari situ publik akan menilai sendiri kualitas kebijakan dan integritas rezim sebelumnya,” ujar Amir.

Menurutnya, Raja Juli bukan aktor netral. Statusnya sebagai elite PSI — partai yang selama ini berada di orbit kekuasaan Jokowi dan Gibran — membuat penghargaan itu sarat muatan politik.

Analisis Amir Hamzah semakin tajam ketika dikaitkan dengan dinamika Pilpres 2029. Pernyataan Ahmad Ali, salah satu Ketua PSI, yang menyebut Gibran Rakabuming Raka berpotensi menjadi kompetitor Prabowo di Pilpres 2029, dinilai sebagai sinyal bahwa PSI tidak sepenuhnya sejalan dengan agenda dua periode Prabowo.

“Ini alarm serius bagi Prabowo. PSI secara terbuka sudah memosisikan Gibran sebagai pesaing, bukan penerus. Padahal basis pendukung Prabowo menginginkan stabilitas dua periode,” kata Amir.

Dalam perspektif intelijen politik, Prabowo dinilai mulai melakukan detachment strategy — menjaga jarak secara bertahap dari Jokowi dan jaringan politiknya, tanpa memicu kegaduhan yang bisa merusak stabilitas awal pemerintahannya.

Amir menegaskan, Prabowo sangat memahami risiko politik jika berhadapan langsung dengan Jokowi, sosok yang masih memiliki pengaruh kuat di birokrasi, partai politik, dan opini publik.

Prabowo bukan tipe yang menyerang langsung. Dia mantan Danjen Kopassus, naluri militernya kuat. Dia tahu kapan harus menyerang terbuka dan kapan melakukan silent operation,” katanya.

Pencabutan izin Toba Pulp dinilai sebagai bentuk serangan senyap, di mana kebijakan dijalankan atas nama hukum, lingkungan, dan kepentingan negara, tetapi dampak politiknya menghantam langsung simbol-simbol kekuasaan lama.

Lebih jauh, Amir Hamzah menyebut langkah ini sebagai pesan ganda. Ke publik, Prabowo ingin menunjukkan bahwa pemerintahannya tidak terikat kompromi politik masa lalu. Sementara ke elite politik dan bisnis, pesan yang dikirim jauh lebih tegas: tidak ada jaminan keamanan politik hanya karena kedekatan dengan Jokowi atau Gibran.

“Ini warning keras. Siapa pun yang merasa aman karena berada di lingkar Jokowi harus mulai menghitung ulang posisinya,” tegas Amir.

Dalam analisis geopolitik, Amir melihat Prabowo sedang memasuki fase awal konsolidasi kekuasaan. Membersihkan kebijakan kontroversial rezim sebelumnya dianggap penting untuk membangun legitimasi moral dan politik di mata rakyat.

“Prabowo ingin dikenang sebagai presiden yang memutus mata rantai oligarki lama, bukan melanjutkannya. Toba Pulp hanya pintu masuk,” ucapnya.

Meski belum tampak konflik terbuka, Amir meyakini relasi Prabowo–Jokowi akan memasuki fase kompetisi diam-diam, terutama jika Gibran benar-benar disiapkan sebagai kandidat presiden 2029.

“Saat ini masih senyap. Tapi arah anginnya jelas. Prabowo sedang mengamankan masa depannya, dan masa depan politiknya jelas tidak bisa disandarkan pada geng Jokowi,” tutup Amir Hamzah.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Advance Training Batch III, Ahmad Doli Kurnia Apresiasi Kinerja Kaderisasi HMI Badko Jawa Barat

0
Oplus_131072

Wartain.com || Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Jawa Barat secara resmi membuka kegiatan Advance Training (Latihan Kader III) Batch III Tingkat Nasional pada Jumat, 23 Januari 2026, bertempat di Balai Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Alam Wilayah IV, Kadipaten, Kabupaten Majalengka. Hadir dalam kegiatan tersebut Ahmad Doli Kurnia Tanjung.

Kegiatan kaderisasi tingkat lanjut ini diikuti oleh 38 peserta yang dinyatakan lolos proses screening ketat dari 46 peserta yang sebelumnya lulus tes jurnal dan administrasi. Peserta berasal dari berbagai cabang HMI di Indonesia, menegaskan posisi Advance Training ini sebagai ruang strategis pembentukan kepemimpinan nasional kader HMI.

Pembukaan kegiatan dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Wakil Ketua Baleg DPR RI, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, Kepala Kesbangpol Provinsi Jawa Barat,Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Majalengka, Kepala BP2SDM Kadipaten Majalengka, Guru Besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung Prof. Dr. H. Fauzan Ali Rasyid, M.Si., Ketua Baznas Kabupaten Majalengka H. Agus Asri Sabana, Ketua Bawaslu Kabupaten Majalengka, serta jajaran alumni dan senior HMI Jawa Barat, di antaranya Kang Berliana Karta Kusuma.

Ketua Umum Badko HMI Jawa Barat, Siti Nurhayati, dalam sambutannya menegaskan bahwa Advance Training merupakan ikhtiar strategis HMI dalam menyiapkan kader pemimpin bangsa yang memiliki integritas, kapasitas intelektual, serta keberpihakan pada nilai keadilan dan kemajuan.

“Advance Training ini bukan sekadar forum kaderisasi formal, tetapi ruang konsolidasi gagasan dan nilai. Badko HMI Jawa Barat ingin memastikan kader HMI mampu membaca realitas kebangsaan secara kritis, progresif, dan tetap berpijak pada nilai keislaman dan keindonesiaan,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Koordinator Steering Committee, Agus Bageur, menekankan bahwa desain dan kurikulum Advance Training Batch III disusun secara sistematis untuk menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Steering Committee memastikan proses kaderisasi berjalan objektif, ideologis, dan berorientasi masa depan. Materi dan metode dirancang untuk melahirkan kader yang tidak hanya cakap secara teoritik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kemampuan strategis dalam mengambil peran di ruang publik,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana, M. Imam Maulana, menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini merupakan hasil kerja kolektif dan dukungan berbagai pihak, baik pemerintah, akademisi, maupun alumni HMI.

“Kami berkomitmen menghadirkan Advance Training yang berkualitas, tertib, dan bermakna. Dukungan lintas sektor yang hadir hari ini menjadi energi moral bagi panitia dan peserta untuk menjadikan forum ini sebagai proses transformasi diri menuju kepemimpinan yang berdaya guna bagi umat dan bangsa,” ungkapnya.

Advance Training Badko HMI Jawa Barat Batch III Tingkat Nasional ini dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan rangkaian diskusi strategis, pendalaman ideologi, serta penguatan kapasitas kepemimpinan kader, sebagai bagian dari ikhtiar HMI dalam menyiapkan generasi pemimpin masa depan Indonesia.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

“Sakanca” Tempat Ngopi Ala Semi Cafe yang Menghidupkan Nongkrong Sederhana dengan Rasa Istimewa

0
Oplus_131072

Wartain.com || Di balik ramainya kawasan alun-alun Palabuhanratu, tepatnya di samping kantor Setda (Sekretariat Daerah) terdapat sebuah warung ngopi sederhana yang hampir sudah diketahui masyarakat Palabuhanratu, yaitu Sakanca. Konsepnya unik semi cafe, Sakanca selalu ramai oleh pengunjung dari berbagai kalangan yang datang untuk menikmati dan harga yang terjangkau.

Fadil (33) merupakan pemilik Warung Ngopi Sakanca, usia yang masih relatif muda serta seorang pelaku UMKM dimana memulai usahanya dari mimpi menghadirkan tempat nongkrong merakyat. Dengan konsep sederhana ini, ia ingin membuktikan bahwa usaha kecil ini dapat mengundang daya tarik dan menjadi ruang berkumpul yang hangat dan bernilai.

“Saya ingin Sakanca ini jadi tempat yang cocok semua orang tanpa harus mikir mahal atau apalah yang penting nyaman dan enak,” unkap Fadil saat ditemui di lokasi, Jumat 23/01/2026.

Menu yang ditawarkannya beragam, mulai dari minuman dengan harga Rp5.000–Rp15.000, cemilan Rp10.000–Rp15.000, bahkan tersedia makanan berat seperti ayam bakar dan ayam goreng. Selain itu, tersedia juga kopi manual brew seperti V60, Vietnam drip, dan espresso, dan menerima pesanan seperti catering untuk berbagai acara.

Diketahui, Sakanca didominasi oleh anak muda, pelajar, hingga masyarakat umum. Salah satu pelanggan, Nurdin, mengatakan, “Tempatnya sederhana tapi rasanya enak, harganya pun murah gak bikin bobol kantong, cocoklah buat nongkrong lama atau mengerjakan tugas karena ada Wi-Fi juga,” ucap Nurdin.

Sementara itu, rasa yang merakyat dan pelayanan yang baik, tak heran membuat Sakanca terus berkembang. Dalam sehari, omset bisa mencapai Rp600.000 dan saat akhir pekan cukup meningkat hingga Rp2.500.000. Sakanca buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 23.00 WIB.

Selain itu terkait dengan legalitas, Fadil mengatakan. “Alhamdulilla untuk legalitas kami sudah mengantongi seperti NIB dan Sertifikat Halal. Karena ini penting bagi saya sebagai UMKM, supaya pelanggan merasa aman dan usaha ini bisa berkembang lebih besar,” tutur Fadil.

Lebih lanjut, dukungan pemerintah sangat penting bagi UMKM. “Untuk pemerintah ini kalau UMKM dibina dan difasilitasi, saya yakin ekonomi daerah ikut bergerak khususnya di Palabuhanratu, daerah wisata. Jujur saya butuh pendampingan supaya bisa naik kelas,” tambahnya.

Sakanca menjadi bukti bagaimana UMKM lokal mampu tumbuh. Warung Ngopi seperti Sakanca tidak hanya menghidupkan ekonomi, tetapi juga menjadi ruang yang mempererat kebersamaan di Palabuhanratu.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Ujeng)

Presiden Prabowo Siap Hadir di HPN 2026, Menteri Fadli Zon Akan Letakkan Batu Pertama Museum Siber di Banten

0

Presiden Prabowo Siap Hadir di HPN 2026, Menteri Fadli Zon Akan Letakkan Batu Pertama Museum Siber di Banten

Wartain.com || Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan digelar pada Senin, 9 Februari 2026 di Provinsi Banten, dipastikan akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Kepastian tersebut terungkap dalam audiensi pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat dengan Kementerian Kebudayaan RI, yang berlangsung pada Jumat pagi (23/1/2026) di Jakarta.

Audiensi diterima oleh Muhammad Asrian Mirza, Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Media dan Komunikasi Publik. Demikian keterangan pers yang disampaikan Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus, Jumat malam.

“Bapak Presiden Prabowo sudah menjadwalkan kehadirannya pada HPN 2026 di Banten. Bapak Menteri Kebudayaan Fadli Zon juga siap hadir sekaligus melakukan peletakan batu pertama Museum Siber SMSI,” ujar Muhammad Asrian Mirza.

Dalam rangkaian HPN 2026 yang diselenggarakan SMSI, konstituen Dewan Pers, juga akan ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Museum Siber SMSI pada 7 Februari 2026 di Kota Serang. Pada kesempatan peletakan batu pertama museum tersebut, Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon akan hadir.

Dalam audiensi di Kementerian Kebudayaan, tim SMSI Pusat yang hadir antara lain Prof. Dr. Taufiqurochman, A.Ks., S.Sos., M.Si (Dewan Penasihat), Ilona Juwita (Wakil Ketua Umum Bidang Usaha Media Siber dan Digital), dr. Nishal (Direktur Media Crisis Center), serta Dyah Kristiningsih (Wakil Direktur Departemen Kesekretariatan dan Keuangan).

Ilona Juwita yang juga dikenal sebagai cucu tokoh seni budaya Pak Ogah, menyatakan kesiapannya mendampingi Menteri Kebudayaan dalam agenda peletakan batu pertama Museum Siber SMSI di Banten.

Ilona juga menyampaikan, bahwa Musium ini, merupakan musium media siber pertama yang akan di bangun di Indonesia.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan akrab tersebut juga membahas penguatan aliansi strategis antara media siber dan negara dalam pembangunan peradaban berbasis kebudayaan.

Kementerian Kebudayaan menegaskan komitmennya menempatkan kebudayaan sebagai fondasi utama pembangunan nasional, bukan sekadar sektor pelengkap.

Media siber dipandang memiliki peran penting dalam merawat dan menyebarluaskan nilai-nilai kebudayaan, termasuk memberi ruang bagi tradisi lokal, bahasa daerah, serta pengetahuan komunitas yang selama ini kerap terpinggirkan dalam arus utama pembangunan.

Pembangunan Museum Siber SMSI di Banten, kata Firdaus, diharapkan menjadi simbol kolaborasi negara dan media dalam menjaga memori, identitas, serta perjalanan pers dan kebudayaan Indonesia di era digital.

*Dari Cerita Rakyat ke Ruang Redaksi*

Sejarah Indonesia tidak terlepas dari kekuatan cerita dan tulisan.
Dari cerita rakyat yang diwariskan turun-temurun hingga budaya menulis di media massa, kata-kata telah menjadi perekat nilai dan identitas bangsa.

Dalam perjalanan sejarah, wartawan tidak hanya mencatat peristiwa, tetapi turut membangun kesadaran kolektif dan imajinasi kebangsaan.

Di era digital, peran itu berlanjut melalui media siber yang kini menjadi ruang kebudayaan baru.
Melalui jaringan media hingga ke daerah, SMSI berada pada posisi strategis untuk memastikan cerita Indonesia tetap berakar pada nilai-nilai lokal dan kebhinekaan.

Menurut Ketua Umum SMSI Firdaus, audiensi dengan Kementerian Kebudayaan menegaskan kembali pentingnya peran pers dan wartawan sebagai penjaga ingatan kolektif bangsa.

Di tengah tantangan zaman dan arus informasi yang cepat, wartawan dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga beretika, berakar, dan berpihak pada nilai kebudayaan.

Dari cerita rakyat hingga berita digital, pers tetap menjadi penjaga narasi Indonesia agar jati diri bangsa terus hidup dan berdaulat atas maknanya sendiri.***

Editor : Aab Abdul Malik

(SRM)

DP3A Kabupaten Sukabumi Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru 2026

0

Wartain.com || Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh masyarakat.

Momentum pergantian tahun ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk menumbuhkan rasa syukur, semangat baru, serta tekad bersama dalam meningkatkan kualitas diri dan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, H. Agus Sanusi, S.KM., M.Si., menyampaikan bahwa tahun baru merupakan waktu yang tepat untuk melakukan refleksi atas berbagai capaian dan tantangan yang telah dilalui, sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab ke depan.

“Mari sambut tahun yang baru dengan rasa syukur, semangat baru, dan menjadi pribadi yang lebih baik. Semoga keberkahan selalu menyertai langkah kita,” ujarnya, Jumat (1/1/2026).

Ia juga menegaskan bahwa DP3A Kabupaten Sukabumi akan terus berupaya meningkatkan program dan layanan di bidang pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak, sejalan dengan nilai-nilai profesionalisme dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui peringatan Tahun Baru 2026 ini, DP3A Kabupaten Sukabumi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat sinergi, menjaga optimisme, dan bersama-sama mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang lebih maju, inklusif, dan berkeadilan.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

MD KAHMI Sukabumi Siapkan Serangkaian Kegiatan Dies Natalis HMI ke-79

0
Oplus_131072

Wartain.com || Dalam rangka memperingati Dies Natalis HMI ke-79, MD KAHMI Sukabumi akan melaksanakan serangkaian kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempererat silaturahmi.

Kegiatan yang akan dilaksanakan meliputi:

1. Fasilitasi sertifikasi halal gratis bagi UMKM/pedagang kaki lima, yang diharapkan dapat membantu meningkatkan daya saing produk lokal.
2. Layanan kesehatan gratis, yang akan memberikan akses kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan.
3. Donor darah, yang diharapkan dapat membantu meningkatkan stok darah di PMI Sukabumi.
4. Konsultasi hukum gratis, yang akan memberikan akses keadilan bagi masyarakat yang membutuhkan.
5. Jalan santai dan penyebaran pamflet kegiatan, yang akan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kegiatan ini.

Ketua pelaksana Dies Natalis HMI ke-79 tingkat MD KAHMI Sukabumi, Abu Bakar Amo Lamahering, mengajak anggota KAHMI dan HMI untuk terlibat aktif dalam menyukseskan kegiatan ini.

“Saatnya wujudkan wacana pada aksi nyata,” ujar Amo.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat Sukabumi secara umum, tentang pentingnya gotong royong dan kepedulian sosial.

Dengan tema “Saatnya Wujudkan Wacana Pada Aksi Nyata”, MD KAHMI Sukabumi berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan semangat dan kepedulian masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan Sukabumi,” tutup Amo.

Sementara itu, Presidium MD KAHMI Sukabumi, Ferry Gustaman mengatakan, rangkaian kegiatan Dies Natalis HMI ke-79 tingkat MD KAHMI Sukabumi harus memberikan warna yang berbeda, harus kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami sangat setuju dan mendukung rangkaian kegiatan Dies Natalis HMI kali ini. Panitia sudah merancang beberapa agenda yang semuanya berpihak untuk kepentingan masyarakat,” kata Fergus sapaan akrab Gerry Gustaman.

“Kami mengajak kepada seluruh alumni dan anggota HMI, untuk berperan aktif menyukseskan Dies Natalis HMI ke-79 tingkat MD KAHMI Sukabumi ini,” pungkas Fergus.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Komisi III DPRD Sukabumi Soroti Potensi PAD yang Belum Tergarap

0
Oplus_0

Wartain.com || Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi menggelar rapat internal di Aula Taman Rekreasi Cimelati, Kecamatan Cicurug, untuk membahas sejumlah persoalan krusial terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD). Rapat ini dihadiri oleh anggota Komisi III dan beberapa pejabat terkait, dengan tujuan untuk mengidentifikasi potensi PAD yang belum tergarap dan mencari solusi untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Ketua Komisi III, Hera Iskandar, mengungkapkan bahwa banyak potensi PAD di wilayah Sukabumi Utara, khususnya Cicurug dan Cidahu, yang belum tergarap maksimal. Salah satu contohnya adalah pajak dan retribusi perusahaan yang justru mengalir ke pemerintah pusat karena kantor pusat perusahaan berada di luar daerah. Hal ini membuat Sukabumi kehilangan potensi pendapatan yang seharusnya dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, persoalan kendaraan ekspedisi berpelat nomor luar daerah yang lalu-lalang di Sukabumi juga menjadi perhatian. Pemerintah daerah Sukabumi menanggung dampak kemacetan, kebisingan, dan kerusakan jalan, namun manfaat pajaknya tidak kembali ke Sukabumi.

“Ini adalah masalah yang harus segera diatasi, karena kita tidak bisa terus-menerus menanggung biaya yang tidak seharusnya kita tanggung,” tegas Hera.

Hera juga menyinggung lemahnya optimalisasi BUMD serta perlunya evaluasi kinerja PDAM dan dewan pengawasnya. Menurutnya, BUMD harus lebih proaktif dalam meningkatkan pendapatan daerah, dan PDAM harus lebih efektif dalam mengelola sumber daya air.

“Kami akan terus mengawal dan memastikan bahwa potensi PAD Sukabumi dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Hera.

Rapat internal ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan PAD Sukabumi dan memperbaiki kinerja pemerintah daerah. Komisi III DPRD Sukabumi akan terus memantau dan mengawal implementasi kebijakan yang telah disepakati, serta mencari solusi untuk meningkatkan pendapatan daerah.

“Kami berharap, dengan kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan DPRD, Sukabumi dapat menjadi lebih maju dan sejahtera,” tutup Hera.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Ketua Fraksi Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi Hadiri Milad ke-51 LSM Sebara 83

0
Oplus_131072

Wartain.com || Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Sukabumi, Teddy Setiadi, menghadiri peringatan Milad ke-5 Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sebara 83 yang digelar di Taman Rekreasi Sendang Asri, Kampung Pangkalan, Desa Babakan Jaya, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (18/1/2026).

Kehadiran Teddy Setiadi dalam acara tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap peran serta organisasi kemasyarakatan dalam menjaga persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat. Acara milad ini berlangsung khidmat, tertib, dan penuh nuansa kebersamaan, dengan dihadiri berbagai elemen masyarakat dari lintas latar belakang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopincam Kecamatan Parungkuda dan Kecamatan Cidahu, Staf Ahli Bupati Sukabumi, para tokoh agama dan alim ulama, tokoh masyarakat, serta perwakilan sejumlah organisasi kemasyarakatan. Di antaranya Komando Baladewa Indonesia, Laskar Fisabilillah, A Cyber, Aliansi Sukabumi Bersatu, BEDIL, Lembaga Garuda Sakti, serta tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatan itu, Teddy Setiadi menyampaikan apresiasi atas kiprah LSM Sebara 83 yang telah lima tahun berkontribusi aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Ia menilai, keberadaan organisasi seperti Sebara 83 sangat penting sebagai mitra pemerintah dan DPRD dalam menjaga kondusivitas wilayah serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.

“Milad ke-5 ini bukan sekadar peringatan hari jadi, tetapi juga momentum refleksi atas peran dan kontribusi organisasi dalam membantu masyarakat. Saya berharap SEBARA 83 ke depan semakin solid, profesional, dan konsisten dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujar Teddy Setiadi.

Peringatan Milad ke-5 LSM SEBARA 83 juga diisi dengan berbagai kegiatan bernilai sosial dan keagamaan. Di antaranya pemberian santunan kepada anak yatim piatu sebagai wujud kepedulian sosial, serta tausiyah keagamaan yang mengajak seluruh hadirin untuk meningkatkan keimanan, mempererat ukhuwah, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antarorganisasi kemasyarakatan dan unsur pemerintahan, guna memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Para peserta dan tamu undangan tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Suasana kebersamaan, kekeluargaan, dan semangat persatuan begitu terasa sepanjang kegiatan berlangsung.

Melalui peringatan Milad ke-5 ini, LSM Sebara 83 diharapkan dapat terus meningkatkan perannya sebagai organisasi yang aktif, peduli, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari elemen pembangunan sosial di Kabupaten Sukabumi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)