26.7 C
Jakarta
Jumat, Mei 15, 2026
Beranda blog Halaman 556

Disdik Jabar Lakukan Penandatanganan Fakta Integritas Internal SPMB Bersih 

0
Oplus_131072

Wartain.com || Sebagai komitmen dan memastikan pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA, SMK, dan SLB di Jawa Barat (Jabar) tahun 2025 berjalan lancar, objektif, transparan, akuntabel, dan bebas dari pungutan, Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar melaksanakan penandatanganan Komitmen Bersama dan Pakta Integritas di internal Disdik Jabar.

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Kadisdik Jabar, Sekdisdik Jabar, Kepala GTK, Kepala Bidang PSMA, PSMK, PKLK, Kepala UPTD Tikomdik, Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cadisdik) Wilayah I s.d. XIII, Kepala Subbagian Tata Usaha Sekretariat, Kepala UPTD Tikomdik, Koordinator Kepegawaian, Perencanaan, dan Humas, kepala dan operator SMA, SMK, dan SLB negeri se-Jabar serta operator di Cadisdik Wilayah I s.d. XIII. Penandatanganan luring berlangsung di SMAN 3 Bandung, sedangkan sebagian penandatanganan daring dilakukan di Cadisdik dan sekolah masing-masing, Kamis (5/6/2025).

Sekdisdik Jabar, Deden Saepul Hidayat menegaskan, penandatanganan ini adalah komitmen bersama untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Sedangkan untuk Pakta Integritas berisi tiga poin. Kesatu, melaksanakan SPMB yang bersih dan transparan, mulai dari pengumuman pendaftaran hingga proses seleksi dan pengumuman hasil untuk memastikan bahwa setiap calon peserta didik dapat mengakses pendidikan pada jenjang selanjutnya.

Kedua, menjamin pelaksanaan SPMB sesuai aturan yang berlaku dan melakukan intervensi yang melanggar aturan. Ketiga, menjamin pelaksanaan SPMB bebas dari
pungutan liar.***

Foto : Disdik Jabar

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Didampingi Beberapa Menteri, Presiden Prabowo Shalat Iduladha di Masjid Istiqlal

0
Oplus_131072

Wartain.com || Presiden Prabowo Subianto melaksanakan salat Iduladha bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Masjid Istiqlal, Jakarta pada Jumat, 6 Juni 2025.

Diketahui, Prabowo yang mengenakan baju koko putih dengan peci hitam dan memasuki ruangan salat sekitar pukul 06.40 WIB.

Tampak berjalan bersama Prabowo yakni Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy dan Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla menuju Shaf atau barisan salat paling depan.

Prabowo kemudian duduk di tempat salat, terlihat Seskab Teddy yang ikut duduk disampingnya.

Salat Ied dimulai pukul 07.00 WIB, dipimpin oleh Imam H. Muzakkir Abdurahman, Lc, MA, dengan Imam Badal Drs. H. Hasanuddin Sinaga, MA.

Pejabat lainnya yang melaksanakan salat Istiqlal yakni Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Perindustrian, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Hadir juga, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo, Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Menteri Desa Ahmad Riza Patria, Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, Kepala Badan Pengelola Jaminan Produk Halal Haikal Hassan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Bungkam China 1-0, Timnas Indonesia Buka Asa Lolos Piala Duni 2026

0
Oplus_131072

Wartain.com || Timnas Indonesia berhasil unggul 1-0 atas China di babak pertama berkat gol penalti Ole Romeny di laga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Kamis (5/6) malam.

Di menit kedua Indonesia langsung meneror gawang China melalui tembakan keras Ricky Kambuaya dari luar kotak penalti. Namun tembakannya masih sedikit melenceng ke sisi kiri gawang China.

Pada menit keempat China mengancam gawang Indonesia melalui tembakan keras Wang Yudong. Namun tembakannya masih melenceng jauh di sisi kanan gawang Indonesia.

Di 15 menit pertama pertandingan berlangsung ketat dan panas dengan beberapa kali terjadi friksi antar pemain Indonesia dan China.

Pada menit ke-20 Egy Maulana Vikri mencoba menjadi otak serangan Indonesia. Umpan terobosan Egy mengarah tepat kepada Yakob Sayuri. Namun sontekan Sayuri kepada Ricky Kambuaya bisa dipotong bek China.

Di menit ke-21 Indonesia kembali mengancam gawang China lewat tembakan Ole Romeny. Namun tembakan Ole masih sedikit melenceng di sisi kanan gawang China.

Menit ke-22 China mengancam gawang Indonesia lewat sundulan Han Pengfei lewat situasi sepak pojok. Namun sundulan Pengfei masih melambung di atas mistar gawang Indonesia.

Pada menit ke-25 skema indah dimainkan lewat umpan direct dari Thom Haye kepada Ole Romeny. Lewat tembakan first time Ole Romeny mengancam gawang China. Sayangnya, tembakan Ole masih melambung di atas mistar gawang China.

Menit ke-28 umpan satu dua Egy dan Ole Romeny kembali menciptakan peluang untuk Indonesia. Namun sontekan Ole masih mengarah tepat ke penjaga gawang China.

Pada menit ke-30 China mencoba melakukan tembakan spekulasi melalui Zhang Yuning. Namun tembakan Zhang masih terlalu lemah dan melenceng di sisi kanan gawang Indonesia.

Di menit ke-40 wasit mendapatkan informasi dari VAR usai Ricky Kambuaya dijatuhkan pemain China di kotak penalti. Wasit kemudian mengecek VAR dan akhirnya memutuskan penalti untuk Indonesia.

Pada menit ke-45 Indonesia berhasil unggul 1-0 lewat gol penalti Ole Romeny. Tembakan Ole Romeny ke arah kanan berhasil mengecoh kiper China Yang Zexiang.

Hingga babak pertama berakhir tak ada gol tambahan yang tercipta. Indonesia unggul 1-0 atas China di babak pertama.

Susunan Pemain Indonesia vs China:

Timnas Indonesia XI: Emil Audero; Rizky Ridho, Jay Idzes, Justin Hubner; Yakob Sayuri, Joey Pelupessy, Thom Haye, Ricky Kambuaya Calvin Verdonk; Ole Romeny, Egy Maulana Vikri

China XI: Wang Dalei;Yang Zexiang, Han Pengfei, Zhu Chenjie, Hu Hetao; Wang Shangyuan, Xu Haoyang, Sai Erjiniao, Cao Yongjing; Zhang Yuning, Wang Yudong.***

Foto : Tangkapan Layar/RCTI

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Pemkab Cianjur Gelar Operasi Pasar Murah, 5000 Paket Untuk Warga Pacet Cipanas Dijual

0

Wartain.com || Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Industri (Kumdagin) menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) di dua kecamatan, yakni Pacet dan Cipanas, pada Rabu (4/6/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program prioritas Pemkab Cianjur untuk periode 2025–2029 dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

Kepala Dinas Kumdagin, Euis Jamilah, menjelaskan bahwa OPM ini merupakan langkah strategis untuk menangani potensi lonjakan harga komoditas di wilayah tertentu.

“Pasar murah ini merupakan upaya kami dalam memberikan subsidi kepada masyarakat agar mereka bisa memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau, khususnya menjelang Idul Adha,” ungkap Euis.

Adapun komoditas yang disubsidi pada kegiatan ini meliputi 5 kg beras premium, 3 liter minyak goreng premium, dan 2 kg gula putih premium. Harga normal ketiga komoditas tersebut adalah Rp170.250, namun berkat subsidi dari APBD Kabupaten Cianjur tahun 2025 sebesar Rp100.000 per paket, masyarakat hanya perlu membayar Rp70.250.

Wakil Bupati Cianjur, Ramzi, turut hadir dalam pelaksanaan pasar murah tersebut. Ia menyampaikan bahwa pasar murah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

“Alhamdulillah, pemerintah daerah bisa melakukan subsidi untuk pasar murah. Kita siapkan satu paket berisi beras, minyak goreng, dan gula pasir. Untuk tahap ini, disediakan masing-masing 5.000 paket di Kecamatan Pacet dan Cipanas. Ini bagian dari relaksasi ekonomi menjelang Idul Adha,” ujar Ramzi.

Pelaksanaan OPM ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga daya beli menjelang perayaan hari besar keagamaan.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Azam/Biro Cianjur)

Pamarican Siaga! Apel Gabungan Digelar untuk Pengamanan Malam Takbir

0

Wartain.com || Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Polsek Pamarican menggelar Apel Gabungan Kesiapsiagaan Pengamanan Malam Takbir pada Kamis, (5/6/2025).

Apel tersebut berlangsung di halaman Mapolsek Pamarican, dipimpin langsung oleh Kapolsek Pamarican IPTU Baehaki, dan diikuti oleh unsur Muspika, anggota Koramil, staf Kecamatan, Tagana, RAPI, RCS, Karang Taruna, Pramuka, MDMC, perwakilan pelajar tingkat SMA, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam arahannya, Kapolsek menegaskan pentingnya sinergi antar instansi dalam pengamanan malam takbir dan Hari Raya Idul Adha.

“Pengamanan ini kita laksanakan secara terpadu untuk memastikan masyarakat merasa aman dan nyaman saat menjalankan ibadah dan merayakan hari besar keagamaan,” ujar IPTU Baehaki.

Kapolsek juga menyampaikan bahwa pengamanan akan dilakukan melalui patroli keliling di berbagai titik strategis, termasuk jalur nasional, perbatasan antar kecamatan dan kabupaten, pusat keramaian, masjid, mushola, hingga lokasi penyembelihan hewan kurban.

Selain patroli, petugas gabungan juga akan menyampaikan imbauan Kamtibmas sebagai langkah preventif menjaga ketertiban umum.

“Kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” tambahnya.

Diharapkan melalui Apel Gabungan ini, pelaksanaan malam takbir dan Idul Adha di wilayah Kecamatan Pamarican dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan khidmat.***

Foto : Ape

Editor : Aab Abdul Malik

(Ape/Biro Ciamis)

Kapolsek Nagrak Hadiri Panen Raya Jagung Kuartal II Secara Virtual

0
Oplus_131072

Wartain.com || Kegiatan Panen Raya Jagung serentak Kuartal II tahun 2025, dilaksanakan oleh seluruh daerah di Indonesia dan disiarkan secara virtual yang dihadiri Oleh Presiden RI  H. Prabowo Subianto di Lanud Harry Hadisoemantri, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Kamis 05/06/2025.

Tidak ketinggalan, Kapolsek Nagrak, Camat Nagrak, Danramil Nagrak, BPP Nagrak serta unsur Kepala Desa se-wilayah Kecamatan Nagrak, turut serta mengikuti panen raya secara virtual, bertempat di Vila YSR, Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Dan yang sangat istimewa dihadiri langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar.

Ditemui wartain.com seusai acara, Kapolsek Nagrak, Iptu Asep Suhriat, SH mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan lembaganya dalam mensukseskan asta citanya Presiden Prabowo dalam ketahanan pangan.

“Ini merupakan bentuk dukungan dalam mensukseskan program asta citanya Presiden Prabowo, khususnya dalam ketahanan pangan. Kita dukung terus, dengan berupaya untuk memberikan pendampingan terhadap petani jagung, agar mereka memiliki pemahaman terhadap pentingnya ketahanan pangan nasional,” kata Kapolsek.

Ditanya terkait luasan lahan yang dikeluhkan petani yang tidak memiliki garapan. Kapolsek menyebut akan terus berupaya agar setiap desa memiliki lahan yang khusus akan ditanami jagung.

“Tentunya nanti akan kita komunikasikan pada pihak-pihak  yang memang memiliki lahan untuk bisa dipergunakan, bisa diperdayakan dan ditanami oleh masyarakat sehingga bisa mendukung ketahanan pangan nasional,” sebutnya.

Kapolsek lebih lanjut menjelaskan “Kerjasama nantinya dengan pemerintah daerah sendiri, kita sebagai fasilitator, jadi Polri sebagai fasilitator untuk mengkomunikasikan kemudian mendukung sehingga bagaimana ketersediaan dari lahan, kemudian ketersediaan dari bibit, pupuk hingga bagaimana teknis perawatan itu bisa disampaikan kepada para petani sehingga hasilnya bisa baik dan optimal,” lanjutnya.

Kapolsek berharap, semua pihak terus mengupayakan capaian dan target asta cita presiden. Sehingga meraih swasembada pangan yang benar-benar menguntungkan rakyat Indonesi.

“Kami harap, semua pihak serius mendukung asta citanya presiden. Dan secepatnya Indonesia meraih swasembada pangan, sehingga Indonesia menjadi negara yang berdaulat dalam ketahanan pangan,” pungkasnya.***

Foto : Aab

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Ajang FLS2N, OSN, dan O2SN di Kota Sukabumi Jadi Pilar Pembentukan Karakter dan Talenta Siswa

0

Wartain.com || Pemerintah Kota Sukabumi terus menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda melalui jalur pendidikan, seni, dan olahraga. Hal ini tampak dalam pembukaan ajang Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), Olimpiade Sains Nasional (OSN), dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kota Sukabumi yang digelar di SMP Negeri 7 pada Kamis, 5 Juni 2025.

Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembinaan yang konsisten terhadap peserta didik adalah kunci membentuk pribadi tangguh dan jauh dari perilaku menyimpang.

“Kalau pembinaan berjalan baik, anak-anak akan sibuk dengan hal-hal positif seperti lomba, festival, dan olimpiade. Mereka tidak akan punya waktu untuk menyimpang,” tegasnya.

Kegiatan ini menyasar siswa dari jenjang SD dan SMP se-Kota Sukabumi, sebagai wadah untuk menyalurkan minat, bakat, dan kreativitas sekaligus menumbuhkan jiwa kompetitif yang sehat. Turut hadir dalam pembukaan Wakil Wali Kota Bobby Maulana, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para kepala sekolah, guru, serta ribuan peserta yang antusias mengikuti berbagai cabang lomba.

Dalam pidatonya, Wali Kota menekankan pentingnya memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengenal potensi diri sejak dini.

“Minat adalah ketertarikan, bakat adalah potensi, dan jika diasah terus akan menjadi keterampilan. Itulah yang sedang kita dorong melalui kegiatan ini,” ujar Ayep Zaki.

Tak sekadar ajang kompetisi, kegiatan ini dipandang sebagai media pembentukan karakter—terutama mentalitas juang, sportivitas, dan rasa percaya diri. Wali Kota pun memberi pesan inspiratif kepada peserta:

“Tugas kalian bukan sekadar menang, tetapi menunjukkan kemampuan terbaik. Kalau ingin menang, usahakan maksimal. Kalau kalah, jadikan pelajaran.”

Kegiatan tahun ini diikuti oleh 2.038 siswa dan akan dilaksanakan dalam beberapa tahap; FLS2N jenjang SMP berlangsung hari ini di SMPN 7, sementara jenjang SD akan digelar 14 Juni 2025 di SDN CBM. OSN jenjang SD diselenggarakan daring pada 11–12 Juni, sedangkan OSN SMP pada 17–18 Juni. O2SN dilaksanakan secara luring pada 18–21 Juni 2025 di sejumlah lokasi, termasuk GOR Merdeka, Stadion Suryakencana, dan Kolam Renang Rengganis.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan kebijakan pendidikan nasional dan sejalan dengan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia, yang bertujuan membentuk siswa yang bebas dari tekanan negatif dan memiliki kualitas hidup yang tinggi.

Menurut panitia, tujuan utama dari pelaksanaan FLS2N, OSN, dan O2SN adalah menumbuhkan semangat belajar, kreativitas, serta ketangguhan mental siswa. Wali Kota pun mengingatkan agar anak-anak tidak dibentuk menjadi pribadi yang rapuh dalam menghadapi persaingan.

“Kita ingin anak-anak kita jadi pribadi kuat dan tangguh. Bukan yang mudah menyerah atau iri saat orang lain unggul. Itu tugas kita sebagai pendidik,” ungkapnya kepada para guru.

Di akhir kegiatan, Wali Kota juga memberikan pesan kepada dewan juri agar menjaga integritas dan memberikan penilaian yang objektif. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan bentuk investasi jangka panjang dalam pembangunan daerah.

“Anak-anak usia 14 tahun hari ini, dalam 10 tahun ke depan akan masuk dunia kerja. Maka tugas pemerintah adalah menyiapkan masa depan mereka mulai sekarang. Pendidikan adalah induk dari semua pembangunan, baik ekonomi, pertanian, hingga teknologi,” jelas Ayep Zaki.

Ia juga menambahkan pentingnya soliditas antar pemangku kepentingan pemerintahan. “Jika pimpinan dan jajarannya kompak, maka masyarakat akan ikut bergerak. Saya terbuka untuk kritik dan masukan, karena semangat kami adalah melayani rakyat secara utuh,” tutupnya.

Dengan pelaksanaan ajang-ajang pendidikan seperti ini, Kota Sukabumi berharap dapat terus membangun ekosistem pendidikan yang sehat, adil, dan memotivasi setiap anak untuk tumbuh menjadi generasi unggul dan berkarakter kuat.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Ketahanan Pangan, Kota Sukabumi Gelar Panen Raya Jagung Kuartal II

0

Wartain.com || Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digaungkan oleh berbagai daerah, termasuk Kota Sukabumi. Salah satu buktinya adalah kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II yang digelar pada Kamis (5/6/2025), di Kampung Tugu, Desa Selawangi, Kecamatan Sukaraja. Kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan hasil panen, tetapi juga menjadi simbol kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendukung program swasembada pangan nasional.

Digagas oleh Polres Sukabumi Kota, panen raya ini dilaksanakan secara virtual dan diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari berbagai wilayah. Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, yang hadir secara virtual dari lokasi panen, tampak didampingi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi. Sejumlah tokoh lainnya juga turut ambil bagian, baik secara daring maupun luring, termasuk Kapolres Sukabumi Kota, Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wakil Bupati Kabupaten Sukabumi, serta Kepala Staf Kodim 0607 Sukabumi.

Usai menghadiri rapat koordinasi daring, para pejabat langsung turun meninjau dan melakukan panen simbolis di lahan jagung. Momentum ini menjadi cerminan nyata kolaborasi antara pemerintah, aparat TNI-Polri, dan masyarakat petani dalam memperkuat fondasi ketahanan pangan dari tingkat daerah.

“Ketahanan pangan tidak bisa dibebankan hanya pada satu sektor. Ini kerja kolektif semua pihak—pemerintah, aparat keamanan, dan tentu saja petani sebagai ujung tombak,” ujar Wali Kota Ayep Zaki. Ia juga mengapresiasi kualitas hasil panen jagung yang dinilai sangat baik dan mendukung target nasional menuju swasembada pangan pada 2025.

Panen raya ini menjadi bukti bahwa koordinasi dan sinergi lintas sektor mampu menghasilkan dampak nyata dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan. Pemerintah Kota Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kerja sama multisektor guna menjamin ketersediaan pangan berkualitas dan berkelanjutan.

Dengan semangat kolaborasi yang terus dijaga dan kualitas produksi yang meningkat, Kota Sukabumi optimistis dapat berkontribusi aktif dalam menciptakan kemandirian pangan nasional.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Aturan Pemilihan Kepala Desa PAW Belum ada Kejelasan, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Diskusi dengan Forum Silaturahmi Masyarakat Desa Pawenang

0
Oplus_131072

Wartain.com || Belum adanya kejelasan tentang aturan Pemilihan Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW), memicu banyak pertanyaan dari berbagai kalangan masyarakat, khususnya masyarakat Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.

Atas hal tersebut, beberapa organ masyarakat yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Masyarakat Desa Pawenang, melakukan diskusi dengan Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi yang membidangi salahsatunya bidang pemerintahan, bertempat di Villa YSR, Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Kamis 05/06/2025.

Diketahui, diskusi yang digagas oleh Forum Silaturahmi Masyarakat Desa Pawenang tersebut, mempertanyakan,  pergantian atau Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) mengacu pada Undang-undang yang mana? Apakah Undang-undang Nomor 3 tahun 2024 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa atau masih menggunakan Undang-undang nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa?

Ditemui wartain.com, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Jalil Abdillah mengungkapkan, sejauh ini memang pihaknya belum membahas dan mempelajari secara detail, terkait mekanisme Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW), pasca keluarnya UU No 3 Tahun 2024.

“Kami di Komisi I belum membahas itu, karena memang Peraturan Pemerintah (PP) nya belum turun. Tapi, Kami akan terus melakukan koordinasi dengan dinas terkait dan kawan-kawan di DPRD terkait hal ini,” ungkap Jalil.

“Betul, di UU Perubahan itu yang di rubah kan hanya beberapa pasal saja, utamanya terkait perpanjangan masa jabatan Kepala Desa. Nah, secara otomatis Perda nya juga harus di rubah. Makanya, secepatnya Kami di Komisi I akan segera memanggil dan melakukan konsultasi terkait aturan ini,” tambah Jalil.

Sementara itu, Ketua Forum Silaturahmi Masyarakat Desa Pawenang, Ujang Oman mengatakan, pihaknya mau minta kejelasan saja soal mekanisme Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) yang sampai saat ini belum juga terbit, baik PP maupun Perda.

Aturan Pemilihan Kepala Desa PAW Belum ada Kejelasan, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Diskusi dengan Forum Silaturahmi Masyarakat Desa Pawenang (foto : Aab)

“Berdasarkan surat yang kami terima dari Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi nomor400.10.2.2/2173/DPMD/2025. Hal Kebijakan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu tanggal 5 Maret 2025 yang mengacu pada Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 100.3.5.5/2625/SJ tanggal 5 Juni 2024 Hal Penegasan Ketentuan Perubahan Pasal Peralihan terkait Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 Tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang desa, yang intinya pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu tidak dapat diselenggarakan sampai dengan perangkat peraturan terkait terbit. Bagi Kami masih menimbulkan banyak pertanyaan,” ungkap Ujang Oman.

“Dalam hal ini perlu kami mendapat penjelasan apakah surat Menteri dalam Negri termasuk juga pada Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu dan kalau memang benar hal itu sampai kapan Peraturan Pemerintah dan Peraturan Menteri Dalan Negri serta Peraturan Daerahnya terbit?” tanya Ujang Oman.

Selanjutnya, Ujang Oman menanyakan kembali, “Kalau Pemilihan Kepala Desa Antar waktu mengacu pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 dan menunggu PP, Permendagri dan Perda, tetapi kenapa jabatan Kepala Desa dan BPD 8 Tahun sudah diberlakukan mengacu pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024?”

Berdasarkan data,  di Desa Pawenang sendiri, jabatan Kepala Desa dijabat oleh  Penjabat sementara yang sudah berakhir pada bulan Mei 2025, sedangkan kepastian mengenai Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu masih belum jelas.

“Dalam hal ini juga bagi Kami sangat janggal, itu pengangkatan Pjs mengacu pada Undang-undang yang mana? Aturan turunannya belum turun. Kalau begitu pengangkatan Pjs juga bisa dikatakan “cacat” hukum. Ini yang belum Kami paham,” tegas Ujang Oman.

“Kami dalam hal ini telah melakukan upaya koordinasi dan konsultasi, baik dengan pihak Kecamatan sampai dengan DPMD Kabupaten Sukabumi dan jawabannya tetap sesuai dengan yang tertera dalam surat dari Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi,” pungkas Ujang Oman.

Berdasarkan surat edaran Sekda, di Kabupaten Sukabumi ada 8 Desa yang memenuhi ketentuan untuk melaksanakan  Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu, salahsatunya adalah Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak.***

Foto : Aab

Editor : Aab Abdul Malik

Reporter : Dul

Film “Behind Story Mesjid Sejuta Pemuda” Jadi Wadah Dakwah Kreatif dan Pemberdayaan Generasi Muda

0

Wartain.com || Film pendek “Behind Story Mesjid Sejuta Pemuda” tak sekadar hiburan, melainkan langkah konkret dalam memadukan dakwah dan kreativitas di era digital. Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menekankan pentingnya film sebagai alat komunikasi yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan dan membangun karakter pemuda.

“Di tengah gempuran konten yang tidak mendidik, film seperti ini adalah oase. Ia menawarkan narasi positif yang bisa menjadi inspirasi, khususnya bagi generasi muda,” ujar Bobby, Kamis (5/5/2025).

Penayangan film ini turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Ketua Bidang 1 TP-PKK Kota Sukabumi Kia Florita, Kepala Disporapar Tejo Condro, Camat Citamiang Aries Ariandi, serta para pengurus masjid dan santri.

Bobby menyebutkan bahwa kreativitas pemuda dalam memproduksi konten positif, seperti film ini, harus terus didukung. Menurutnya, Mesjid Sejuta Pemuda bukan hanya tempat ibadah, tetapi telah menjelma menjadi ruang produksi nilai-nilai keislaman yang dikemas secara modern dan relevan.

Ia mencontohkan bagaimana cerita sederhana dalam film, seperti kisah tukang cilok yang diusir namun akhirnya disambut di masjid, bisa menyampaikan pesan moral yang kuat. “Inilah bentuk dakwah yang membumi, relatable, dan sesuai dengan bahasa zaman,” tegasnya.

Lebih jauh, Bobby mengungkapkan peluang besar bagi karya-karya seperti ini untuk menembus festival nasional. Ia juga mengajak sineas muda untuk menjadikan media sosial sebagai ladang dakwah kreatif. “Jangan ragu bermimpi besar. Saya yakin film ini bisa jadi batu loncatan untuk karya layar lebar di masa depan,” ujarnya.

Menariknya, Bobby yang juga pernah terlibat dalam sinetron Kun Anta turut menegaskan kekuatan film dalam membentuk persepsi publik. Ia mengaku pernah menerima banyak cerita tentang anak-anak yang terdorong masuk pesantren setelah menonton sinetron tersebut. “Itulah kekuatan visual. Ia bisa menggerakkan hati, membentuk pilihan hidup,” kata Bobby.

Di akhir sambutannya, Bobby menyampaikan harapan agar film “Behind Story Mesjid Sejuta Pemuda” menjadi inspirasi nasional dan contoh nyata bahwa masjid bisa menjadi pusat kreativitas pemuda. “Kita tidak hanya butuh masjid yang ramai jamaah, tapi juga ramai ide dan karya. Film ini adalah awal yang baik,” pungkasnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik