26.7 C
Jakarta
Jumat, Mei 15, 2026
Beranda blog Halaman 594

Manajemen Persib Bandung Memberikan Himbauan kepada Bobotoh pada Laga ke-33

0

Wartain.com || Manajemen Persib Bandung memberikan himbauan kepada bobotoh supaya tidak melakukan konvoi setelah laga Persita vs Persib Bandung Jumat ini.

Diketahui Persib Bandung lawan Persita Tangerang akan berlangsung di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Jumat (16/5/2025).

Himbauan tersebut disampaikan Andang Ruhiat, Vice President of Operations PT PERSIB Bandung Bermartabat di laman resmi Persib Bandung.

“Kebahagiaan ini adalah milik bersama, dan sudah sepatutnya dirayakan bersama pula. Namun, kami berharap bobotoh dapat menahan diri dan tidak melakukan konvoi setelah laga Persita Tangerang vs Persib Bandung pada 16 Mei 2025,” katanya.

Selanjutnya Andang mengatakan, Persib tengah mempersiapkan pawai juara yang akan menjadi momen klimaks dari musim yang luar biasa ini.

“Mari kita sambut dengan penuh kesiapan dan kebersamaan. Kami sangat memahami semangat dan antusiasme Bobotoh untuk merayakan keberhasilan tim tercinta. Namun, mari kita jaga energi positif ini untuk momen yang lebih besar dan terorganisir: Pawai Juara Persib yang akan digelar pada Minggu, 25 Mei 2025,” Ujarnya.

Sebagai bentuk kecintaan terhadap Persib dan demi kelancaran perayaan akbar nanti, kami mengajak seluruh Bobotoh untuk mulai mempersiapkan diri sejak Senin, 19 Mei 2025 mendatang.

Adang mengajak semua untuk siapkan atribut kebanggaan, koordinasikan titik kumpul bersama komunitas, jaga kesehatan, dan tetap patuhi aturan yang berlaku.

“Kita rayakan kemenangan ini dengan cara terbaik, tertib, penuh cinta, dan tetap menjaga nama baik Persib di mana pun berada,” pungkas Adang.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

CEO Meta Mark Zuckerberg Ungkap Alasan Era Medsos Hampir Tidak Dilirik

0
Oplus_131072

Wartain.com || Dibuatnya akun media sosial seperti Facebook dulu fungsi utamanya adalah untuk menjalin hubungan online dengan teman dan keluarga.

Namun dalam dekade terakhir, media sosial telah menjadi lebih menyerupai media biasa.

Ada video promosi yang dibuat selebritas, berita, video, gelombang konten yang dihasilkan AI, dan lainnya. Orang-orang yang kita ikuti dan pesan yang mereka unggah semakin terasa jarang. Media sosial menjadi kurang sosial.

CEO Meta Mark Zuckerberg sendiri yang mengatakan masa awal Facebook menyatukan kembali teman-teman lama tampaknya sudah berakhir. Dalam kesaksiannya di sidang Federal Trade Commission (FTC) Zuck menyebut jumlah orang yang berbagi dengan teman-teman di Facebook khususnya, telah menurun.

“Bahkan jumlah teman baru yang ditambahkan orang-orang saya rasa telah menurun,” kata Zuckerberg, meski ia tidak menyebutkan seberapa tajam penurunan tersebut. “Saya tidak tahu angka pastinya.”

Mantan kepala operasi Meta, Sheryl Sandberg, juga pernah mengutarakan hal yang sama. “Berbagi dengan teman dan keluarga menurun drastis dari waktu ke waktu. Jika strateginya menargetkan teman dan keluarga, Anda akan mengalami masalah pendapatan yang serius,” ujarnya.

Popularitas TikTok yang meledak telah mengubah dinamika media sosial saat ini. “Bagi banyak pengguna, aplikasi sekarang berfungsi terutama sebagai mesin penemuan,” cetus Zuckerberg. Interaksi sosial semakin banyak muncul dengan kreator konten, daripada melalui interaksi dengan konten teman atau anggota keluarga.

Menurut Zuck, tulah sebabnya Meta menambahkan Reels dan baru-baru ini, fungsionalitas seperti TikTok Shop. Agar tetap relevan, Meta harus membuat platformnya lebih seperti TikTok dan berinvestasi besar dalam algoritma.

“TikTok masih lebih besar daripada Facebook atau Instagram, dan saya tidak suka jika pesaing kami lebih baik dari kami,” sebut Zuck seperti dikutip detikINET dari Ars Technica.

Dan karena Meta tidak tertarik membeli TikTok, satu-satunya pilihan Meta adalah menjadikan aplikasinya mirip TikTok untuk menghindari eksodus massal setelah pengguna Facebook mulai menurun untuk pertama kalinya pada tahun 2022.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(SRM)

Wujud Komitmen Dukung Sekolah Rakyat, Jawa Barat Sumbang Calon Kepsek Terbanyak

0
Oplus_131072

Wartain.com || Untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan di sekolah-sekolah berbasis komunitas atau Sekolah Rakyat, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru telah menyelenggarakan proses seleksi intensif untuk Bakal Calon Kepala Sekolah Rakyat.

Program ini merupakan bagian dari kolaborasi strategis dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia, yang berfokus pada pendidikan untuk masyarakat marginal dan terpencil.

Seleksi Ketat dan Terstruktur

Seleksi ini dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu pada tanggal 19–21 April dan 7–10 Mei 2025. Peserta berasal dari berbagai latar belakang pendidikan, dengan kriteria sebagai berikut:

* Kepala Sekolah Penggerak Angkatan 1, 2, dan 3

* Guru bersertifikat Calon Kepala Sekolah (data Sistem KSPS)

* Kepala Sekolah Aktif

* Usulan dari Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota

Dari total 604 calon yang diundang, sebanyak 518 peserta melakukan daftar ulang dan mengikuti tahapan seleksi berupa wawancara dengan lima aspek penilaian utama:

* Motivasi

* Kepemimpinan Visioner

* Kemampuan Coaching dan Mentoring

* Wirausaha Sosial

* Kemampuan Berbahasa Inggris

Hasil akhir seleksi menetapkan 159 nama yang dinyatakan layak dan direkomendasikan untuk melanjutkan ke seleksi lanjutan di Kementerian Sosial.

Jawa Barat Menjadi Salah Satu Provinsi dengan Lolosan Terbanyak

Provinsi Jawa Barat kembali menunjukkan komitmen luar biasa dalam bidang pendidikan dengan banyaknya pendidik dan kepala sekolah yang lolos seleksi.

Berikut adalah daftar nama-nama peserta dari Jawa Barat yang berhasil menembus seleksi nasional ini:

1. Ihsan Al Ma’ruf – SMAN 1 Cisolok, Kab. Sukabumi

2. Agus Sucipto – SMAN 1 Cisolok, Kab. Sukabumi

3. Nafsiyah Khoerunisa – SMAN 1 Kabandungan, Kab. Sukabumi

4. Susanti Retno Hardini – SMAN 1 Bandung, Kota Bandung

5. Wiwin Winarti – SMP Negeri 56, Kota Bandung

6. Neni Ratnasari – SMAN 1 Margaasih, Kab. Bandung

7. Setia Nugraha – SMAN 11 Bandung, Kota Bandung

8. Tintin Sri Supriatin – SMP Negeri 9, Kota Bandung

9. Arman Tirtajaya – SMAN 21 Bandung, Kota Bandung

10. Cucu Rukmini – SMAN 1 Soreang, Kab. Bandung

11. Neneng Nurjanah – SMP Negeri 5, Kota Bandung

12. Yanti Sofayantina – SMP Negeri 36, Kota Bandung

13. Erna Hamidah – SMP Negeri 51, Kota Bandung

14. da Nurlaelasari – SMAN 18 Bandung, Kota Bandung

15. Dida Firgiawan – SMAN 8 Bandung, Kota Bandung

16. Yudi Yansyah – SMAN 1 Tarumajaya, Kab. Bekasi

17. Lastri Fajarwati – SMP Negeri 19 Bekasi, Kota Bekasi

18. Nona Aliah – SMAN 2 Bekasi, Kota Bekasi

19. Fitri Puspitasari – SMP Negeri 3 Leuwiliang, Kab. Bogor

20. Zubaidah – SMP Negeri 2 Citeureup, Kab. Bogor

21. Revi Affandi – SMAN 3 Bogor, Kota Bogor

22. Sukmawati – SMP Negeri 230 Jakarta, berdomisili Kab. Bogor

23. Ikhsan Cahyana – SMAN 6 Bogor, Kota Bogor

24. Dewi Widyaningsih – SMAN 9 Bogor, Kota Bogor

25. Muhammad Ikhsan Ramadhan – SMP Negeri 41, Kota Bandung

26. Siti Nuraeni – SMP Negeri 6 Cimahi, Kota Cimahi

27. Sabarina Nur Sarah – SMP Negeri 36, Kota Bandung, domisili Kota Cimahi

Langkah Selanjutnya: Seleksi Lanjutan di Kementerian Sosial

Para calon kepala sekolah yang lolos dari Jawa Barat akan melangkah ke tahapan selanjutnya, yakni seleksi akhir di bawah koordinasi Kementerian Sosial Republik Indonesia. Diharapkan, mereka dapat menjadi pemimpin yang inovatif, inklusif, dan berdedikasi tinggi dalam membangun sekolah berbasis komunitas di berbagai wilayah Indonesia.

Surat resmi penyampaian hasil seleksi dengan nomor surat dan dua lampiran telah disampaikan kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial untuk tindak lanjut proses administratif dan teknis berikutnya.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(SRM)

Gelar Reses, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi : Ajang Silaturahmi dan Perkuat Hubungan Masyarakat dengan Legislatif 

0
Oplus_131072

Wartain.com || Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, S.Ip, M.Si., melaksanakan reses Ke-2 masa tahun sidang 2025, Senin, 12/05/2025.

Masa reses adalah periode di mana anggota legislatif (DPR atau DPRD) meninggalkan kegiatan sidang dan melakukan kunjungan ke daerah pemilihannya (Dapil) masing-masing untuk menyerap aspirasi dan mendengar keluhan masyarakat.

Dikatakan Budi Azhar Mutawali, S.Ip, M.Si., Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi dalam kesempatan kali ini salah satunya melakukan kegiatan reses ke-2 Masa Tahun Sidang 2025 di dua wilayah kecamatan yakni di Desa Tegalega Kecamatan Cidolog dan Desa Datarnangka Kecamatan Sagaranten.

Dijelaskan Budi bahwa kegiatan reses ini memperkuat silahturahmi dan hubungan antara legislatif dan masyarakat. Dimana dalam kesempatannya menyampaikan adanya beberapa perencanaan program yang masuk di pelaksanaan pembangunan fasilitas jalan umum kabupaten di tahun 2025.

“Tadi banyak masukan dan aspirasi dari warga, tentunya hal ini akan kami catat sebagai bahan untuk melaksanakan janji politik ketika kampanye,” ungkap Budi.

“Salah satu masukannya adalah program pembangunan meliputi jalan raya Cihaur – Datarnangka yang merupakan salah satu akses jalan penting dari wilayah Datarnangka menuju Sagaranten yang kondisi saat ini kurang baik. Kemudian ada pula jalan kabupaten yang melintasi wilayah Desa Datarnangka dengan kondisi serupa yaitu jalan Ancaen – Pabuaran yang masuk perencanaan pembangunan tahun 2025,” jelas Budi.

Diungkapkan pula dalam kegiatan menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen dan pengaduan masyarakat guna memberikan pertanggungjawaban moral dan politis kepada konstituen.

Kegiatan di hadiri oleh Kepala Desa Datarnangka, BPD, Karangtaruna, Tokoh Masyarakat, serta perwakilan dari Kecamatan Sagaranten, Bhabinkamtibmas Polsek Sagaranten dan Bhabinsa Koramil 0622-11 Sagaranten.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Reses di Jampangtengah, Asri Mulyawati Terima Usul dan Masukan Warga

0
Oplus_131072

Wartain.com || Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Fraksi Partai Golkar,  Asri Mulyawati, menggelar kegiatan reses kedua tahun sidang 2025 di Kecamatan Jampangtengah.

Diketahui, anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar tersebut, melaksanakan reses selama tiga hari, yaitu mulai  dari tanggal 5 hingga 7 Mei 2025. Asri menyambangi empat desa yang ada di Kecamatan Jampangtengah, yaitu Desa Nangerang, Bojongjengkol, Cijulang, dan Panumbangan.

Kegiatan reses ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk kepala desa, anggota BPD, tokoh MUI desa, kader PKK, Karang Taruna, hingga kelompok tani. Dalam setiap pertemuan, warga menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan yang dirasa mendesak.

“Sebagian besar masyarakat mengeluhkan kondisi jalan yang rusak, baik jalan kabupaten maupun jalan desa. Mereka berharap perbaikan bisa segera direalisasikan,” ungkap Asri pada Senin (12/5/2025).

Menurut Asri, setiap desa memiliki prioritas usulan berbeda. Desa Nangerang meminta perbaikan jalan kabupaten di Kampung Cijambe, sedangkan warga Bojongjengkol mengharapkan peningkatan akses jalan desa dari Kampung Cikurutug ke Pasirnangka. Adapun masyarakat Cijulang mengusulkan perbaikan ruas jalan Cimunding–Purabaya dan Cijulang–Cimerang.

Sementara itu, warga Desa Panumbangan menyoroti pentingnya pembenahan jalan desa dan jalan kabupaten sebagai akses utama mobilitas warga. “Sebagian jalan tidak tercover oleh Dana Desa, sehingga perlu diupayakan melalui anggaran dari dinas terkait seperti Perkim,” jelas politisi dari Fraksi Partai Golkar tersebut.

Asri menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh aspirasi yang terkumpul dalam forum reses tersebut ke pembahasan di tingkat DPRD. Ia menilai kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam mendorong pembangunan yang adil dan merata.

“Kami berupaya memastikan kebutuhan masyarakat desa bisa menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan daerah tahun anggaran mendatang,” pungkas Asri.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Mendikdasmen Sebut, Guru dan Murid Harus Beradaptasi di Era Digital 

0
Oplus_131072

Wartain.com || Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menyampaikan pesan penting yang ditujukan kepada seluruh guru di Indonesia.

Mendikdasmen menyatakan bahwa sekarang ini guru harus menyikapi tantangan dunia pendidikan masa kini yang semakin kompleks.

Dalam pernyataannya, Abdul Mu’ti menekankan bahwa guru masa kini tidak bisa lagi hanya terpaku pada penguasaan materi ajar semata.

Di tengah perubahan zaman yang pesat, guru dituntut untuk terus belajar, terutama di bidang teknologi dan literasi digital.

“Kami baru saja menerbitkan kebijakan-kebijakan yang memberikan ruang kepada para guru untuk dapat bekerja dengan sebaik-baiknya,” ujar Abdul Mu’ti dalam keterangan resminya.

Pesan Abdul Mu’ti ini disampaikan dalam sambutan Wabinar Pelaksanaan PPG bagi Guru Tertentu Tahun 2025 yang tayang di kanal Youtube Ditjen GTK pada 8 Mei 2025.

Salah satu kebijakan yang baru saja diterbitkan adalah pemberian satu hari khusus dalam seminggu yang didedikasikan bagi guru untuk belajar dan mengembangkan kompetensinya.

Hari belajar guru tersebut, lanjut Mu’ti, merupakan hari di mana guru tidak perlu mengajar di kelas.

Meski demikian, mereka tetap diwajibkan memenuhi ketentuan administratif yang berkaitan dengan status mereka sebagai pegawai negeri sipil maupun sebagai tenaga pendidik.

Mu’ti menjelaskan bahwa dunia saat ini tengah berada dalam apa yang disebut sebagai era eksponensial.

Yakni masa di mana perkembangan teknologi berlangsung begitu cepat dan masif, sehingga membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan.

Bukan hanya dalam cara manusia bekerja, berkomunikasi, dan belajar, tetapi juga dalam tatanan nilai, norma sosial, serta cara berpikir dan berperilaku generasi muda.

“Sekarang kita hidup dalam era digital, era di mana kita juga dituntut untuk menguasai kemampuan yang merupakan konsekuensi dari dunia digital itu,” kata Mu’ti.

“Teknologi tidak hanya memengaruhi kehidupan sehari-hari, tetapi juga membentuk kembali orientasi dan pandangan hidup anak-anak kita.” Imbuh Mu’ti.

Menurut Mu’ti, perkembangan ini tidak dapat dihindari, dan dunia pendidikan harus mampu beradaptasi.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Finish di Peringkat Tiga Terbaik, Timnas Futsal Putri Indonesia Lolos ke 8 Besar Piala Asia 2025

0
Oplus_131072

Wartain.com || Babak penyisihan group sudah selesai, ada delapan negara telah memastikan diri lolos ke babak perempat final Piala Asia Futsal Putri 2025. Berikut daftar delapan negara yang lolos perempat final Piala Asia Futsal Putri 2025 termasuk Indonesia.

Piala Asia Futsal Putri 2025 ini sekaligus menjadi ajang Kualifikasi Piala Dunia Futsal Putri 2025 yang akan digelar di Filipina pada 21 November hingga 7 Desember mendatang. Tiga tim terbaik Piala Asia Futsal Putri 2025 berhak lolos ke Piala Dunia Futsal Putri 2025.

Timnas Futsal Putri Indonesia masih memiliki peluang untuk lolos ke Piala Dunia Futsal Putri 2025. Itu lantaran Timnas Futsal Putri Indonesia mampu tampil gemilang dengan memastikan diri lolos ke babak perempat final atau delapan besar Piala Asia Futsal Putri 2025.

Kepastian itu didapat usai Timnas Futsal Putri Indonesia finis sebagai peringkat ketiga terbaik.

Tim asuhan Luis Estrela itu berhasil finis di peringkat ketiga Grup C dengan mengemas empat poin dari tiga pertandingan yang dijalani.

Dari tiga pertandingan yang dijalani di Grup C Indonesia mampu menang 5-1 atas Bahrain, imbang 0-0 lawan Thailand, dan takluk 2-5 dari Jepang.

Selain Indonesia, dua kontestan dari Grup C yaitu Thailand dan Jepang juga berhasil meraih tiket ke babak perempat final Piala Asia Futsal Putri 2025.

Thailand lolos ke perempat final Piala Asia Futsal Putri 2025 sebagai juara Grup C, sedangkan Jepang menjadi runner-up Grup C.

Kemudian dari Grup A, China dan Taiwan juga berhasil memastikan diri lolos ke perempat final Piala Asia Futsal Putri 2025. China lolos sebagai juara Grup A, sedangkan Taiwan sebagai runner-up.

Di Grup B ada tiga kontestan yang lolos ke perempat final Piala Asia Futsal Putri 2025 yaitu Vietnam, Iran, dan Hongkong. Vietnam sukses menjadi juara Grup C, Iran runner-up, dan Hongkong lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik.

Babak perempat final Piala Asia Futsal Putri 2025 akan digelar pada Selasa (13/5) di Hohhot, China. Indonesia akan bertemu China di babak perempat final Piala Asia Futsal Putri 2025.

Berikut ini 8 Negara Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal Putri 2025:
1. China
2. Indonesia
3. Thailand
4. Hongkong
5. Vietnam
6. Jepang
7. Taiwan
8. Iran (***)

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

PLN UP3 Sukabumi Dorong Kesadaran Keselamatan Ketenagalistrikan Melalui Edukasi Masyarakat

0

Wartain.com || PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sukabumi terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keselamatan masyarakat dalam penggunaan listrik melalui program edukasi keselamatan ketenagalistrikan. Kegiatan ini dilakukan secara berkelanjutan di berbagai wilayah baik di Kota maupun Kabupaten Sukabumi, dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terkait penggunaan listrik yang aman dan bertanggung jawab.

PLN UP3 Sukabumi memberikan edukasi seputar kelistrikan seperti penggunaan instalasi listrik yang sesuai standar, pencegahan bahaya listrik, potensi bahaya listrik di sekitar kita, pentingnya menjaga jarak aman saat beraktivitas di dekat jaringan listrik, serta melaporkan melalui PLN Mobile jika melihat ada potensi bahaya listrik.

Manager PLN UP3 Sukabumi, Yuniar Budi Satrio, menegaskan pentingnya edukasi keselamatan listrik agar masyarakat terhindar dari potensi bahaya yang ditimbulkan oleh penggunaan listrik yang tidak aman.

“Keselamatan ketenagalistrikan merupakan prioritas utama. Melalui edukasi ini, kami ingin memastikan masyarakat memahami cara menggunakan listrik dengan benar dan aman, sehingga dapat mengurangi risiko bahaya listrik. Kami mengajak masyarakat untuk selalu peduli terhadap bahaya listrik di sekitar kita,” jelas Budi, Senin 11/05/2025.

PLN UP3 Sukabumi Dorong Kesadaran Keselamatan Ketenagalistrikan Melalui Edukasi Masyarakat (foto : Istimewa)

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distrbusi (UID) Jawa Barat, Tonny Bellamy, menambahkan keselamatan ketenagalistrikan adalah tugas dan tanggung jawab bersama.

“Listrik adalah kebutuhan vital yang harus digunakan dengan bijaksana dan aman. Melalui program edukasi ini, kami ingin membangun budaya sadar keselamatan di tengah masyarakat. Tidak hanya soal pemakaian sehari-hari, tetapi juga bagaimana masyarakat memahami potensi risiko dan cara pencegahannya,” ujar Tonny Bellamy.

PLN juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan kondisi jaringan listrik yang berbahaya, seperti kabel terkelupas, pohon tumbuh dekat jaringan listrik dan kegiatan membangun di dekat jaringan listrik. Laporan dapat disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center PLN 123, atau kantor layanan PLN terdekat.

Dengan edukasi yang berkesinambungan, PLN berharap dapat membangun kesadaran kolektif dalam menjaga keselamatan ketenagalistrikan demi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(SRM)

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia Tinjau Pelaksanaan Pendidikan Karakter Panca Waluya 

0
Oplus_131072

Wartain.com || Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Seto Mulyadi meninjau pelaksanaan Pendidikan Karakter Panca Waluya di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi Cikole Lembang, Kab. Bandung Barat, Sabtu (10/5/2025).

Ia pun menegaskan, tak ada hak anak yang dilanggar dalam pendidikan karakter yang dilakukan.

“Sering banyak orang yang salah sangka. Meski ada unsur pendidikan oleh militer, tapi tetap menggunakan bahasa anak dan memenuhi hak-hak anak. Hak untuk tumbuh dan berkembang, mendapatkan perlindungan, didengar suaranya, bahkan ada cek kesehatan, dan psikologi,” terangnya.

Ia kembali menegaskan, pendidikan karakter ini dikawal dengan baik oleh berbagai unsur yang terlibat. Maka, pendidikan seperti ini sangatlah aman dan positif bagi anak-anak.

Di sana, Gubernur juga berdialog dengan seluruh peserta pendidikan karakter. Mereka mengaku betah dan nyaman berada di tempat pelatihan.

Peninjauan tersebut juga dihadiri Sekretaris Daerah Jabar, Herman Suryatman dan Kepala Bidang Pendidikan Khusus Layanan Khusus sekaligus Plh. Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas Disdik Jabar, Ai Nurhasan.***

Foto : Disdik Jabar

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Konsumsi Kunyit Dapat Sebabkan Gagal Ginjal, Hoax atau Fakta?

0
Oplus_131072

Wartain.com || Kunyit dikenal luas sebagai rempah tradisional serbaguna. Bumbu ini kerap hadir dalam berbagai hidangan khas Nusantara. Bukan cuma pewarna alami, kunyit juga dipercaya menyehatkan. Banyak orang mengolahnya menjadi minuman herbal untuk stamina tubuh.

Namun, muncul kekhawatiran soal efek kunyit terhadap ginjal. Isu ini memicu banyak pertanyaan di kalangan masyarakat.

Artikel ini akan membahas apakah kunyit bisa sebabkan gagal ginjal. Penjelasan diambil dari ahli ginjal dan pakar nutrisi.

1. Kandungan aktif dalam kunyit dan manfaatnya

Kunyit mengandung kurkumin, senyawa aktif yang memberi warna kuning khas. Dilansir dari Health Match (23/6/2022), kurkumin bersifat antioksidan dan antiinflamasi. Rempah ini sering dikonsumsi sebagai jamu bersama asam jawa untuk menjaga daya tahan tubuh.

Meski demikian, aromanya yang tajam dan rasa hangatnya membuat sebagian orang ragu akan efeknya pada organ dalam.

2. Benarkah kunyit bisa merusak ginjal?

Dilansir dari Times of India (23/2/2025), dr. Reetesh Sharma dari Rumah Sakit Asia di India menjelaskan, konsumsi kunyit dalam jumlah sedang tidak berbahaya.

Risiko muncul bila kunyit dikonsumsi berlebihan, khususnya dalam bentuk suplemen dosis tinggi. Kunyit memiliki kadar oksalat tinggi, yang bisa meningkatkan risiko batu ginjal. Ini berbahaya bagi individu dengan riwayat gangguan ginjal.

3. Konsumsi berlebihan bisa sebabkan gagal ginjal

Dosis tinggi kurkumin menambah beban kerja ginjal dalam menyaring zat kimia. Penelitian menyebutkan, konsumsi suplemen kunyit secara berlebihan bisa memicu gagal ginjal, terutama pada orang dengan penyakit bawaan.

Kurkumin juga bisa berinteraksi dengan obat tertentu seperti obat pengencer darah atau obat ginjal, sehingga penggunaannya harus hati-hati.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)