26.7 C
Jakarta
Jumat, Mei 15, 2026
Beranda blog Halaman 595

Godaan Kerja Ilegal di Mesir Nyaris Makan Korban, 2 CPMI Perempuan Berhasil Dicegah KemenP2MI di Soetta

0

Wartain.com || Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) melakukan pencegahan terhadap dua calon pekerja migran Indonesia (CPMI) berinisial TE dan ES hendak berangkat kerja ilegal ke Mesir.

Mulanya, tim KemenP2MI menerima laporan dugaan adanya keberangkatan CPMI ilegal ke Mesir. Tim kemudian berkoordinasi dengan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Serang dan pihak Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang untuk melakukan tindakan pencegahan.

“Tim melakukan koordinasi dengan BP3MI Serang dan pihak Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta untuk melakukan tindakan pencegahan,” kata Dirjen Pelindungan KemenP2MI, Rinardi dalam laporan tertulis, Minggu (11/5/2025).

Setelah dicegah berangkat, dua CPMI ilegal perempuan ini mengaku akan bekerja sebagai asisten rumah tangga ke Mesir dengan iming-iming gaji Rp 5 juta per bulan.

“Keduanya dijanjikan bekerja sebagai ART dengan gaji sebesar Rp 5 juta per-bulan,” kata Dirjen Rinardi.

Kemudian, dua CPMI yang telah dicegah keberangkatannya, ditampung di Rumah Ramah BP3MI Serang untuk pembinaan sebelum dipulangkan ke daerah asal.

“Kedua CPMI telah diselamatkan dan diserahkan ke Rumah Ranah BP3MI Serang untuk pembinaan dan fasilitasi pemulangan ke daerah asal,” kata Dirjen Rinardi.

Terpisah, Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding tak bosan mengingatkan bagi masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri untuk mengikuti prosedur yang sudah ditetapkan.

Menteri Karding menyebut 95 persen pekerja migran yang berangkat secara ilegal rawan mengalami kasus penyiksaan hingga tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

“Saya ingin menyampaikan bahwa sebenarnya masalah pekerja migran di luar negeri, masalahnya karena mereka berangkat secara ilegal,” kata Menteri Karding beberapa waktu lalu di Kepulauan Riau.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Kabar Gembira Bagi Lulusan S2/S3, ada Loker Penerimaan Asisten Peneliti

0

Wartain.com || Telah dibuka lowongan kerja (Loker) menjadi Asisten Peneliti. Berikut ini informasi pendaftaran Seleksi Penerimaan Asisten Peneliti (Research Fellow) tahun 2025. Pendaftaran Asisten Peneliti dibuka secara online hingga 14 Mei 2025.

Ada sejumlah bidang yang dibutuhkan di antaranya kardiovaskular, lingkungan hidup, hingga biosistem.

Kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan mulai dari S2 hingga S3.

Syarat Pendaftaran Asisten Peneliti UB 2025
1.Warga Negara Indonesia
2.Usia maksimal 45 tahun
3.Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, karena melakukan suatu tindak pidana kejahatan
4.Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta
5.Bukan CPNS/PNS atau TNI/Polri
6.Mempunyai kecakapan, keahlian, dan keterampilan yang diperlukan
7.Berkelakuan baik
8.Sehat jasmani dan rohani.
9.Persyaratan Dokumen
10.Foto berwarna 4×6
Surat lamaran
11.Hasil scan ijazah dan transkrip terakhir, termasuk ijazah/salinan sah ijazah penyetaraan bagi lulusan luar negeri
12.IPK minimal 3.00 dari 4.00
13.Hasil scan berwarna sertifikat akreditasi program studi, akreditasi prodi minimal B pada saat lulus.

Jadwal Seleksi Asisten Peneliti UB 2025
Pendaftaran: 8-14 Mei 2025
Pengumuman hasil seleksi administrasi: 18 Mei 2025
Seleksi penerimaan (wawancara): 20 Mei 2025
Seleksi penerimaan (psikotes): 21 Mei 2025
Pengumuman hasil seleksi: 4 Juni 2025.

Daftar Bidang dan Kualifikasi Asisten Peneliti UB 2025

Kardiovaskular, Pusat Studi Kardiovaskular
Kualifikasi: S2/S3 (diutamakan lulusan luar negeri)
Kebutuhan : 2 orang

Lingkungan Hidup, Pusat Studi Lingkungan Hidup
Kualifikasi: S2/S3
Kebutuhan: 2 orang

Smart Molecule of Natural Genetics Resource, Pusat Studi Smart Molecule of Natural Genetics Resource (Smonagenes UB)
Kualifikasi: S2/S3 (diutamakan lulusan luar negeri)
Kebutuhan: 2 orang

Pengembangan Riset Sistem Peradilan Pidana, Pusat Studi Pengembangan Riset Sistem Peradilan Pidana (Persada)
Kualifikasi: S2
Kebutuhan: 2 orang

Pesisir dan Kelautan, Pusat Studi Pesisir dan Kelautan (PSPK)
Kualifikasi: S2
Kebutuhan: 2 orang

Pengembangan Pangan Lokal, Pusat Studi Pengembangan Pangan Lokal
Kualifikasi: S2
Kebutuhan: 1 orang

Alga dan Lingkungan, Pusat Studi Alga dan Lingkungan
Kualifikasi: S2/S3 (diutamakan lulusan dalam negeri)/S3 (diutamakan lulusan luar negeri)
Kebutuhan: 1 orang

Kebumian dan Mitigasi Bencana, Pusat Kebumian dan Mitigasi Bencana
Kualifikasi: S3 (diutamakan lulusan dalam negeri)
Kebutuhan: 1 orang

Budaya dan Laman Batas, Pusat Studi Budaya dan Laman Batas
Kualifikasi: S2
Kebutuhan: 1 orang

Advanced System and Material Technology, Pusat Studi Advanced System and Material Technology (ASMAT)
Kualifikasi: S2/S3 (diutamakan lulusan luar negeri)
Kebutuhan: 1 orang

Peradaban, Pusat Studi Peradaban
Kualifikasi: S2
Kebutuhan: 1 orang

Pesantren dan Pemberdayaan Masyarakat, Pusat Studi Pesantren dan Pemberdayaan Masyarakat
Kualifikasi: S2
Kebutuhan: 1 orang

Pariwisata, Pusat Studi Pariwisata
Kualifikasi: S2
Kebutuhan: 1 orang
Biosystem, Pusat Studi Biosystem
Kualifikasi: S2/S3
Kebutuhan: 1 orang.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Jemaah Haji Asal Kabupaten Sukabumi Wafat di Madinah

0

Wartain.com || Duka menyelimuti keluarga besar jemaah haji Kabupaten Sukabumi. Salah satu jemaah asal Kampung Cimaja Girang, Desa Cimaja, Kecamatan Palabuhanratu, Agung Dewanto (60), meninggal dunia saat menunaikan ibadah haji di Madinah, Arab Saudi, pada Minggu (11/5/2025).

Kabar meninggalnya Agung disampaikan oleh Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Kabupaten Sukabumi, H. Abdul Manan. Ia mengatakan, informasi tersebut diterima dari Ketua Kloter 06 JKS pada malam hari di tanggal yang sama.

Menurut laporan medis dari tim kesehatan kloter, almarhum sempat mengeluhkan nyeri pada dada sebelah kiri dan mengalami sesak napas sesaat setelah tiba di hotel menjelang waktu salat Ashar. Tak lama kemudian, ia kehilangan kesadaran dan denyut nadinya tak terdeteksi.

“Saat itu istrinya langsung memanggil dokter kloter. Tindakan pertolongan pertama berupa pompa jantung dilakukan sekitar pukul 15.10 waktu Arab Saudi. Sayangnya, tidak ada respons,” terang H. Abdul Manan, Senin (12/5/2025).

Tim medis kemudian menghubungi dokter dari sektor 5 untuk penanganan lanjutan. Almarhum dilarikan ke RS Al Haram, Madinah, namun meski telah dilakukan upaya resusitasi jantung secara intensif, Agung Dewanto dinyatakan meninggal dunia pada pukul 16.35 WAS.

Agung diketahui memiliki riwayat penyakit jantung dan hipertensi kronis. Ia juga tercatat pernah menjalani tindakan pemasangan ring jantung (PCI) pada 2016. Dalam daftar keberangkatan, ia dikategorikan sebagai jemaah risiko tinggi atau risti berat.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, jenazah dishalatkan di area Raudhah, Masjid Nabawi, sebelum akhirnya dimakamkan di kompleks pemakaman Baqi, salah satu lokasi pemakaman paling mulia di Madinah yang menjadi tempat peristirahatan banyak sahabat Rasulullah SAW.

“Atas nama PPIHD Kabupaten Sukabumi, kami menyampaikan rasa duka cita yang mendalam. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar H. Abdul Manan.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Percepat Pembangunan Infrastruktur, Bupati Cianjur Kembali Mengadakan Program Gorol

0

Wartain.com || dr. Mohammad Wahyu Ferdian Bupati Cianjur kembali menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur lewat program Gotong Royong Lobaan (GOROL).

Kegiatan kali ini, Wahyu turun langsung ke lapangan untuk bergotong royong bersama warga membangun jalan desa di Walahir, Kecamatan Leles, Senin 12/05/2025

Kegiatan ini disambut antusias masyarakat yang selama ini berharap adanya perbaikan akses jalan utama desa.

Program GOROL menjadi wujud pendekatan kolaboratif antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan. “Bismillah, kita gas terus untuk perbaikan jalan. Mohon bersabar, bertahap, menuju 100 persen jalan mantap,” ujar Bupati dalam video dokumentasi kegiatan.

Langkah ini menjadi bagian dari target besar Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam mewujudkan konektivitas antarwilayah, mengurangi ketimpangan pembangunan, serta mempercepat roda ekonomi di desa-desa terpencil.

Warga berharap program ini bisa berlanjut secara merata ke seluruh pelosok kabupaten Cianjur.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Hari ini, Harga Emas Antam Kembali Turun

0

Wartain.com || Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau turun Rp23 ribu per gram pada Senin, 12 Mei menjadi Rp 1.905.000 dari sebelumnya Rp 1.928.000.

Sementara itu untuk ukuran lain juga mengalami hal serupa. Harga emas Antam 0,5 gram dibanderol sebesar Rp 1.002.500 setelah turun dari Rp 1.014.000. Harga emas Antam 2 gram Rp 3.750.000 setelah turun dari Rp 3.796.000.

Mengutip situs resmi Logam Mulia Antam, emas batangan yang dijual memiliki beragam ukuran, mulai dari 0,5 gram sampai 1000 gram.

Selain itu, ada pula ragam seri emas logam mulia batangan lainnya seperti Emas Batangan Gift Series, Emas Batangan Selamat Idul Fitri, Emas Batangan Imlek, dan Emas Batangan Batik Seri III

Berikut daftar lengkap harga emas Antam pada Selasa ini di luar pajak:

• Harga emas 0,5 gram: Rp 1.002.500
• Harga emas 1 gram: Rp 1.905.000
• Harga emas 2 gram: Rp 3.750.000
• Harga emas 3 gram: Rp 5.600.000
• Harga emas 5 gram: Rp 9.300.000
• Harga emas 10 gram: Rp 18.545.000
• Harga emas 25 gram: Rp 46.237.000
• Harga emas 50 gram: Rp 92.395.000
• Harga emas 100 gram: Rp 184.712.000
• Harga emas 250 gram: Rp 461.515.000
• Harga emas 500 gram: Rp 922.820.000
• Harga emas 1.000 gram: Rp1.845.600.000. (***)

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Kebakaran Hanguskan Satu Rumah, Polsek Malangbong Cek Lokasi

0

Wartain.com || Kebakaran hebat menghanguskan satu unit rumah panggung milik warga di Kampung Cipeutey, Desa Mekarasih, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, sekitar pukul 03.00 WIB. Senin (12/05/2025).

Rumah yang terbakar diketahui milik Dodi Maulana (39), seorang buruh harian lepas.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun pihak kepolisian, kebakaran bermula saat korban sedang membuat pindang di dapur menggunakan tungku kayu bakar.

Setelah meninggalkan dapur, api diduga menyambar bagian dinding rumah yang terbuat dari bilik, dan dengan cepat menjalar ke seluruh bangunan rumah.

Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara tradisional menggunakan ember dan alat seadanya. Namun, api baru berhasil dipadamkan secara keseluruhan setelah Unit Pemadam Kebakaran Sektor Malangbong tiba di lokasi.

Kapolsek Malangbong, AKP Suarna, menyampaikan bahwa pihak kepolisian bersama unsur TNI dari Koramil Malangbong, pemerintah desa, Satpol PP, dan tim pemadam kebakaran turut dikerahkan dalam penanganan kebakaran ini.

“Tidak ada korban jiwa pada peristiwa ini, namun seluruh bangunan rumah beserta isinya ludes terbakar. kerugian materil diperkirakan mencapai Rp150 juta.” ujar Kapolsek.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Kampung Jabon Manglid Ditetapkan sebagai Kampung Tertib Lalu Lintas, Wakili Sukabumi di Tingkat Jawa Barat

0

Wartain.com || Kampung Jabon Manglid yang berlokasi di Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, resmi ditetapkan sebagai Kampung Tertib Lalu Lintas oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Penetapan ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sukabumi Nomor 500.11.6./.366-Dishub/2025.

Kampung yang berada di kaki Gunung Salak ini menjadi perwakilan Polres Sukabumi dalam ajang Kampung Tertib Lalu Lintas tingkat Provinsi Jawa Barat. Keberhasilan ini mendapat perhatian khusus dari Polda Jawa Barat melalui supervisi langsung oleh Kasubdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda Jabar, AKBP Eti Haryati.

Dalam kunjungannya, AKBP Eti memberikan apresiasi terhadap kesiapan Kampung Jabon Manglid yang telah memenuhi indikator sebagai kawasan tertib lalu lintas. Indikator tersebut meliputi keberadaan gapura bertema keselamatan, rambu lalu lintas, cermin cembung, serta mural edukatif yang menyuarakan pentingnya mematuhi aturan berlalu lintas.

“Program Kampung Tertib Lalu Lintas adalah bagian dari inisiatif Korlantas Polri untuk mengedukasi masyarakat dan menekan angka kecelakaan. Kampung Jabon sudah memenuhi berbagai syarat sebagai kampung percontohan,” ungkapnya, Senin (12/5/2025).

Eti juga menyampaikan bahwa Kampung Jabon Manglid akan mewakili Jawa Barat dalam lomba Kampung Tertib Lalu Lintas tingkat nasional. Ia mendorong masyarakat untuk turut mempromosikan kampung tersebut melalui media sosial dan berharap wilayah ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain.

“Penilaian dari Korlantas Polri dijadwalkan pada akhir bulan ini. Semoga hasilnya maksimal,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Kamsel Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Sandi Praja, menjelaskan bahwa pemilihan Kampung Jabon Manglid dilatarbelakangi oleh letaknya yang strategis. Desa Cidahu merupakan destinasi wisata yang ramai dikunjungi, terutama saat akhir pekan dan hari libur. Kondisi ini membuat kawasan tersebut rawan kecelakaan lalu lintas.

“Jalur ini menjadi akses utama bagi para wisatawan. Selain itu, kampung ini juga berdekatan dengan SMK Tunas Bhayangkara, sehingga bisa dijadikan lokasi edukasi langsung bagi para pelajar,” jelas Sandi.

Ketua RT 02/03, Deni, menyambut baik penunjukan kampungnya sebagai kampung percontohan. Ia berharap kehadiran program ini dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan warga terhadap aturan berlalu lintas.

“Semoga ini membawa manfaat dan berkah bagi kami. Kami juga berterima kasih atas kunjungan dari Polda Jabar yang telah memberikan semangat bagi warga,” tuturnya.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Paoji Nurjaman Gelar Reses ke-2, Siap Kawal Aspirasi Warga

0
Oplus_131072

Wartain.com || Paoji Nurjaman, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PDI Perjuangan,  melaksanakan Reses Ke-2 Tahun Sidang 2025 di Kampung Cieurih, Desa Datarnangka, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Kamis (8/5/2025). Kegiatan ini dihadiri Kepala Desa Datarnangka, tokoh masyarakat dan perwakilan unsur warga setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Paoji menyampaikan bahwa Komisi III DPRD yang ia wakili memiliki ruang lingkup kerja yang mencakup sektor pembangunan, ekonomi, hingga keuangan daerah. Salah satu capaian penting yang telah dirampungkan oleh Komisi III adalah pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) terkait perubahan nomenklatur dan status hukum Perusahaan Umum Daerah (Perumda) BPR Sukabumi menjadi Perseroan Terbatas (PT) Bank Perekonomian Rakyat Sukabumi (Perseroda).

Transformasi ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme dan kinerja BPR Sukabumi agar lebih adaptif terhadap dinamika ekonomi, serta memperluas layanan khususnya dalam mendukung pelaku UMKM di Kabupaten Sukabumi,” ujar Paoji kepada

“Masyarakat sangat mengandalkan jalan ini untuk mobilitas ekonomi. Bahkan, kondisi jembatan yang hanya menggunakan batang pohon kelapa untuk penyeberangan kendaraan bermuatan menimbulkan potensi bahaya besar,” jelasnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Paoji berkomitmen untuk menyampaikan aspirasi warga kepada mitra kerja dan pihak pemerintah terkait agar segera ditindaklanjuti.

“Ini bagian dari tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat. Kami akan dorong agar perbaikan jalan dan jembatan ini segera mendapat penanganan serius,” tegas Paoji.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Pemkot Sukabumi Siap Tingkatkan Kapasitas Fiskal, Komitmen Dinyatakan Langsung ke Wamendagri

0

Wartain.com || Kota Sukabumi menunjukkan komitmen kuat untuk meningkatkan kapasitas fiskal daerah yang saat ini masih tergolong lemah. Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, kepada Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, usai pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Surabaya, pada 8 Mei 2025.

Dalam perbincangan tersebut, Wali Kota memaparkan sejumlah langkah strategis yang akan ditempuh untuk memperkuat kapasitas fiskal, salah satunya melalui perbaikan pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Saya langsung berbicara dengan Wamendagri, Bima Arya, dan kami siap mengikuti arahan pemerintah pusat. Kota Sukabumi kini dalam proses meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari status fiskal lemah menuju kuat, termasuk penyehatan BLUD dan BUMD. Intinya, tolong terus pantau Kota Sukabumi. BUMD dan BLUD harus bisa memberikan keuntungan,” ujar Ayep kepada awak media, Senin (12/5/2025).

Ia menambahkan, program peningkatan PAD dan penataan BUMD dan BLUD tersebut telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 serta Rencana Strategis (Renstra) Pemerintah Kota Sukabumi.

Sementara itu, dalam sambutannya saat membuka Munas VII APEKSI, Wamendagri Bima Arya menegaskan bahwa penguatan kapasitas fiskal merupakan kunci dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Saat ini, dari 98 pemerintah kota anggota APEKSI, hanya 10 kota yang tercatat memiliki kapasitas fiskal kuat.

Menurutnya, salah satu langkah penting dalam memperkuat fiskal daerah adalah melalui efisiensi anggaran.

“Efisiensi anggaran adalah bentuk investasi jangka panjang. Kita perlu membangun kultur dan pendekatan baru, menghilangkan pengeluaran yang mubazir agar tercipta ruang fiskal yang kokoh,” ujar Bima Arya.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan pendapatan dan belanja daerah agar uang yang beredar di masyarakat meningkat dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

Bentuk Kepedulian Legislator, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Teddy Setiadi Berikan Bantuan Gapoktan 

0
Oplus_131072

Wartain.com || Teddy Setiadi,  Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, Fraksi Partai Gerindra langsung merespons tuntutan para petani terkait legalitas gabungan kelompok tani (Gapoktan) dengan memberikan bantuan uang tunai untuk pengurusan akta ke notaris.

Hal tersebut Ia lakukan saat agenda reses kedua tahun 2025 di Kampung Sirnabakti RT 51/21, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi,  Kamis (8/5/2025).

Teddy menyampaikan bahwa banyak Gapoktan di wilayah tersebut masih belum memiliki legalitas formal secara hukum. “Kebanyakan baru punya legalitas tingkat desa. Padahal sesuai regulasi, harus ada SK dari Kemenkumham dan akta notaris. Itu yang saya fasilitasi,” ujarnya kepada wartawan.

Teddy menekankan pentingnya legalitas Gapoktan tidak hanya sebagai dokumen administratif, tapi juga sebagai pintu masuk untuk mendapatkan berbagai program bantuan pemerintah.

“Kalau legalitasnya sudah lengkap, saya harap itu dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mengakses program-program pertanian atau bantuan lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Teddy menyebutkan bahwa berbagai aspirasi yang disampaikan warga akan diperjuangkan melalui jalur resmi dan dimasukkan ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Beberapa di antaranya meliputi irigasi, MDTA, jalan lingkungan, sektor pertanian, dan ketenagakerjaan.

“Aspirasi yang bisa saya bantu secara pribadi, Insya Allah saya bantu. Selebihnya akan saya perjuangkan lewat mekanisme yang berlaku di Pemerintah Kabupaten Sukabumi,” pungkas Teddy.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)