26.7 C
Jakarta
Jumat, Mei 15, 2026
Beranda blog Halaman 597

Sambut Hari Kebangkitan Nasional, PLN Hadirkan Promo Diskon Tambah Daya 50%

0

Wartain.com || Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada 20 Mei mendatang, PT PLN (Persero) menghadirkan promo spesial Diskon Tambah Daya 50%. Program ini merupakan wujud PLN untuk terus mendukung semangat kebangkitan dan kemajuan masyarakat Indonesia melalui kemudahan akses layanan kelistrikan.

Melalui program bertajuk “Bangkit Lebih Terang”, pelanggan dapat menikmati potongan biaya sebesar 50% untuk layanan tambah daya mulai dari daya 450 VA hingga 5.500 VA yang ingin menambah daya hingga maksimal 7.700 VA. Promo berlaku mulai dari 10 Mei hingga 23 Mei 2025. Pelanggan yang memenuhi syarat dapat menikmati kemudahan tambah daya dengan harga spesial melalui transaksi di aplikasi PLN Mobile.

Untuk dapat mengikuti program ini, pelanggan harus telah menjadi pelanggan PLN sebelum 1 Mei 2024, melunasi seluruh kewajiban tagihan listrik, serta melakukan minimal satu transaksi pembelian token (untuk pelanggan prabayar) atau pembayaran tagihan (untuk pelanggan pascabayar) melalui PLN Mobile selama periode promo.

Setiap akun PLN Mobile dapat memperoleh maksimal empat voucher tambah daya untuk ID pelanggan (IDPEL) yang berbeda. Namun, setiap IDPEL hanya dapat mengikuti promo satu kali selama periode berlangsung. Program ini juga tidak dapat digabungkan dengan promo tambah daya lainnya dan pelanggan yang mengikuti program ini tidak dapat mengajukan permohonan turun daya setidaknya selama satu tahun sejak realisasi tambah daya.

Manager PLN UP3 Sukabumi, Yuniar Budi Satrio, menyampaikan bahwa program diskon tambah daya ini dihadirkan sebagai bentuk dukungan PLN untuk memudahkan pelanggan memenuhi kebutuhan listrik yang terus berkembang, baik untuk aktivitas rumah tangga maupun usaha.

“Melalui promo ini, kami ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk meningkatkan kapasitas listrik dengan biaya yang lebih ringan. Harapannya, tambahan daya ini bisa mendukung aktivitas sehari-hari, meningkatkan produktivitas, dan menciptakan peluang usaha baru. PLN berkomitmen untuk selalu hadir memberikan layanan terbaik dan solusi kelistrikan yang memudahkan pelanggan,” ujar Budi.

Proses permohonan dan pembayaran dilakukan sepenuhnya melalui PLN Mobile, dan setelah proses verifikasi serta konfirmasi pembayaran, petugas PLN akan melakukan penyambungan serta penyesuaian daya di lokasi pelanggan. Proses dilakukan sesuai standar keamanan dan ketentuan teknis yang berlaku tanpa perubahan jenis layanan atau penguatan jaringan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat, Tonny Bellamy, menegaskan bahwa program promo ini sejalan dengan upaya PLN dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui akses listrik yang lebih memadai.

“Kami memahami bahwa kebutuhan listrik masyarakat terus berkembang, seiring dengan peningkatan aktivitas ekonomi dan penggunaan peralatan listrik yang semakin beragam. Melalui program ini, PLN memberikan kemudahan agar masyarakat bisa meningkatkan kapasitas daya listrik secara lebih terjangkau. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan produktivitas masyarakat,” jelas Tonny Bellamy.

PLN mengajak seluruh pelanggan untuk memanfaatkan kesempatan emas ini. Segera unduh aplikasi PLN Mobile dan nikmati kemudahan layanan kelistrikan dalam satu genggaman.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(SRM)

Kota Sukabumi Catat Inflasi Tertinggi se-Jabar pada April 2025

0

Wartain.com || Kenaikan harga kebutuhan pokok terus menekan daya beli masyarakat Kota Sukabumi. Meski inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) per April 2025 tercatat sedikit menurun dibanding tahun sebelumnya, kota ini kembali mencatat inflasi tertinggi se-Jawa Barat sebesar 2,74 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) mencapai 109,52.

Kepala BPS Kota Sukabumi, Urip Sugeng Santoso, menjelaskan bahwa inflasi yang terjadi sepanjang Januari hingga April 2025 didorong oleh kenaikan harga pada hampir seluruh kelompok pengeluaran. Sektor makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar dengan andil inflasi sebesar 1,22 persen. Diikuti kelompok peralatan rumah tangga (1,05 persen), perawatan pribadi (0,54 persen), dan pakaian serta alas kaki (0,5 persen).

“Emas perhiasan, kopi bubuk, minyak goreng, hingga nasi dengan lauk adalah beberapa komoditas yang memberikan andil besar terhadap inflasi tahun ini,” ujar Urip dalam keterangannya, Minggu (11/5/2025).

Meskipun lebih rendah dibanding inflasi pada April 2024 yang mencapai 2,88 persen, tekanan harga tetap mempengaruhi pengeluaran rumah tangga. “Harga kebutuhan pokok yang terus naik secara perlahan namun konsisten telah mengurangi kemampuan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.

Kepala Sub Bagian Umum BPS Kota Sukabumi, Wisnu Eka, menyebutkan inflasi terjadi karena kombinasi berbagai faktor, mulai dari tingginya permintaan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), perilaku spekulatif pedagang, hingga terganggunya distribusi barang.

Menariknya, hanya kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan yang mengalami deflasi tipis sebesar -0,01 persen. Namun, ini tidak cukup untuk menahan laju inflasi secara keseluruhan yang tetap lebih tinggi dibanding kota lain seperti Bogor (1,86 persen) dan Depok (1,87 persen).

“Inflasi adalah ancaman senyap. Ketika tidak terkendali, ia perlahan mengikis kekuatan beli masyarakat dan melemahkan perekonomian lokal,” kata Wisnu.

Oleh karena itu, BPS mendorong pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah konkret. Strategi pengendalian harga pangan, efisiensi distribusi, serta kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci dalam meredam tekanan inflasi yang terus berulang setiap tahun.***(RAF)

Editor : Aab Abdul Malik

“Siswa Generasi Emas” Cianjur dapatkan Pengetahuan tentang Pembinaan Pemasyarakatan di Lapas Cianjur

0

Wartain.com || Kepala Lapas Cianjur berikan Penguatan Pendidikan Karakter Siswa Generasi Emas Cianjur seputar Pemasyarakatan (Sabtu, 10 Mei 2025). Kegiatan ini dihadiri secara langsung oleh Bupati Cianjur, dr. Mohammad Wahyu Ferdian. Turut hadir dalam kegiatan ini sebagai pembina, Danyon Yonif Raider 300/ Brajawijaya (Letkol.Inf. Ardha Cairova Pari Putra).

Kepala Lapas Cianjur, Eris Ramdani memandu Bupati Cianjur, Danyon Yonif Raider 300/ Brajawijaya, jajaran Forkopimda dan Siswa Generasi Emas Cianjur untuk meninjau Area Perkebunan, Blok Hunian, Area Perikanan dan Peternakan, Masjid At-taubah serta Penampilan ragam kegiatan pembinaan dan Kesenian Panghegar Lembaga Pemasyarakatan sebagai pengenalan program-program Lembaga Pemasyarakatan Cianjur;

Pada Kesempatan ini para Siswa Generasi Emas, Danyon Yonif Raider 300/Brawijaya turut melaksanakan penanaman bibit Cabai, pemberian pakan Ikan Lele dan Panen Telur Ayam.

Kegiatan selanjutnya diawali dengan sambutan dari Pembina Siswa, yaitu Danyon Yonif Raider 300/ Brajawijaya, Letkol.Inf. Ardha Cairova Pari Putra. Danyon Yonir Raider menyampaikan terimakasih atas penyambutan dari Lapas Cianjur yang begitu luar biasa. Pada kesempatan ini juga Siswa mendapatkan pengetahuan tentang Lembaga Pemasyarakatan serta program pembinaan yang berada di Lapas Cianjur;

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan Penguatan Siswa Generasi Emas yang disampaikan oleh Kepala Lapas Cianjur, Eris Ramdani dengan tema “Pemasyarakatan Napi menjadi Santri” yang menjadi salah satu program Lapas Cianjur dalam tugas dan fungsi membina Warga Binaan.

Dalam kesempatan ini, Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian dalam sambutannya menyampaikan “Siswa Generasi Emas ini merupakan Siswa pilihan dalam rangka peningkatan kedisiplinan dan menjadi pribadi dengan jumlah kebaikan yang terus bertambah.” (***)

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Polres Garut Gelar Operasi Pekat 2  Lodaya 2025

0

Wartain.com || Dalam rangka “Ops Pekat 2 Lodaya 2025” Polres Garut Tindak Tegas Aksi Premanisme di Wilayah Kabupaten Garut.

Pada Ops Pekat 2 Lodaya 2025 ini Polres Garut berhasil amankan 6 pelaku aksi premanisme,

Tiga pelaku premanisme Sdr. NIP (19), HF (39) dan MH (22), diamankan dengan berbagai kasus yang berbeda mulai dari meminta sumbangan secara ilegal dan juga ada yang melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam di wilayah Singajaya.

Saat ini para pelaku masih dalam pemeriksaan Sat Reskrim Polres Garut untuk di pengembangan kasus lebih lanjut.

Polres Garut melalui Satreskrim juga telah melaksanakan sidang tipiring terhadap tiga orang pelaku yang diduga melakukan tindak pidana ketertiban sosial dan ketertiban umum berupa meminta bantuan atau sumbangan secara ilegal di jalan, angkutan umum, atau tempat umum lainnya.

Kasat Reskrim AKP Joko Prihatin mengatakan “Sidang tipiring tersebut dilaksanakan di Pengadilan Negeri Garut dan dipimpin oleh hakim tunggal Mukhlisin, SH. dan Eva Khoerizqiah, S.H. sebagai Panitera Pengganti,”.

Ketiga pelaku tersebut adalah M (36), DR (58), dan HFM (37) kata Kasat Reskrim kepada awak media. Minggu (11/05/2025).

Mereka terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Mengganggu Ketertiban Umum” sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 Huruf – a Jo. Pasal 30 ayat (2) PERDA Kab. Garut No. 18 Tahun 2017.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Berikan Kenyamanan Calhaj,  Polres Garut Lakukan Pengamanan Pemberangkatan Jemaah Haji

0

Wartain.com || Kabupaten Garut melaksanakan kegiatan pemberangkatan jemaah haji untuk Kloter 22 Gelombang 1 Tahun 1446 H / 2025 M. Sabtu malam (10/05/2025).

Acara ini berlangsung di Pendopo Kabupaten Garut, Jl. Kiansantang No.2, Regol, Kec. Garut Kota, Kabupaten Garut, dengan jumlah jemaah yang diberangkatkan sebanyak 435 orang, didampingi 8 petugas haji.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, di antaranya Bupati Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., Ipu., Ketua DPRD Kabupaten Garut Aris Munandar, S.Pd., serta Kepala Kemenag Kabupaten Garut, Dr. KH. Saefulloh, S.Ag., M.Pdi.

Selain itu, turut hadir Ketua MUI Kabupaten Garut, KH. Sirojul Munir, Ketua Baznas Kabupaten Garut Sdr. Abdulah Efendi, dan sejumlah pejabat terkait lainnya, termasuk jajaran Polres Garut, gabungan Polsek, Denpom Garut, Satpol PP, Dishub, serta panitia petugas haji Kemenag Kabupaten Garut.

Seluruh pihak ini bekerja sama untuk memastikan kelancaran dan keamanan pemberangkatan.

Keberangkatan jemaah haji dimulai dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian.

Sebanyak 12 unit bus yang mengangkut jemaah haji dan petugas haji diberangkatkan menuju lokasi selanjutnya.

Kapolres Garut, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., menekankan pentingnya menjaga keamanan dan kelancaran pemberangkatan, serta memastikan setiap tahapan berjalan sesuai prosedur demi kenyamanan dan keselamatan jemaah.

Dengan pengamanan yang baik dan koordinasi antar instansi, diharapkan pemberangkatan jemaah haji dari Kabupaten Garut dapat berjalan lancar, aman, dan tertib.

“Keamanan dan kelancaran pemberangkatan jemaah haji merupakan prioritas utama kami, Kami akan terus melakukan pengamanan yang maksimal untuk memastikan para jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan aman dan tenang. Semoga seluruh jemaah haji Kabupaten Garut dapat menjalani ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan selamat,” Pungkas Kapolres Garut.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

DPD PPPAD Jawa Barat Dukung Program Pembentukan Satgas Anti Premanisme

0

Wartain.com || Berkaitan dengan adanya program pembentukan Satgas Anti Premanisme oleh Gubernur Jawa barat Kang Dedi Mulyadi (KDM), yang telah menyampaikan pernyataan keras mengenai maraknya premanisme yang meresahkan masyarakat, karena dinilai sebagai tindakan kriminal dan intimidatif hingga menimbulkan rasa takut dan meresahkan masyarakat.

TB.Dadang Rosidi selaku ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Putra Putri Angkatan Darat (PPPAD) Jawa barat mengatakan, “Saya mendukung penuh adanya program Satgas Anti Premanisme, karena Premanisme baik secara perorangan maupun terorganisir dengan mengatas namakan organisasi masyarakat (Ormas) dan LSM juga lembaga lainnya yang meminta dengan secara memaksa hingga melakukan tindakan arogansi yang kini telah berkembang nyata dimana – mana, baik di pasar, pabrik, jalan raya maupun di wilayah lainnya,” ucapnya.

“Kami sebagai masyarakat Jawa Barat dengan ini merasa prihatin yang mendalam terhadap maraknya tindakan – tindakan arogansi yang di lakukan preman. Kami sebagai Keluarga Besar Putra Putri TNI Angkatan Darat dalam wadah (PPPAD) Provinsi Jawa Barat, mengapresiasi kebijakan Gubernur tersebut,” jelasnya.

Lanjut, PPPAD merupakan organisasi yang lahir serta notabene sebagian besar pengurus maupun keanggotaannya dari perkumpulan Putra dan Putri Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat,
“yang mempunyai tujuan untuk turut serta menciptakan generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan luas, rasa memiliki, mencintai, dan saling menyayangi dengan toleransi serta dedikasi sesama yang sangat tinggi, bisa memberikan kontribusi terhadap segala bidang, baik dari segi pembangunan dan keamanan bangsa dan negara yang kita cintai,” jelasnya.

Terkait adanya penghinaan terhadap Jendral Purnawirawan Tri Sutrisno mantan Presiden RI yang sudah tersebar beritanya, “kami mohon kepada pihak berwenang agar menindak tegas atas perbuatan yang telah dilakukannya, tegakan hukum dengan sebenar – benarnya demi tegaknya supremasi hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI ) yang kita cintai ini,” pungkasnya.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

KRYD Polres Garut Kembali Amankan Knalpot Brong dan Miras

0

Wartain.com || Polres Garut laksanakan kegiatan KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) dalam rangka menjaga situasi kondusif di wilayah Kabupaten Garut. Sabtu Malam (10/5/2025).

Kegiatan KRYD ini fokus pada peredaran minuman keras (miras), narkoba, premanisme, Geng motor dan knalpot tidak sesuai spesifikasi Teknik/brong dan gangguan Kamtibmas lainnya di wilayah Hukum Polres Garut.

Kegiatan yang di mulai pukul 20.00 Wib ini melibatkan personel gabungan dari TNI, Brimob, Denpom III/2 Garut, Polres Garut, Dishub dan Sat Pol PP Garut.

Kapolres Garut AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., melalui Kabag Ops Kompol Maolana, mengatakan selain melakukan penindakan juga melakukan patroli dan himbauan pada daerah rawan.

Dari hasil kegiatan patroli ini Anggota Polres Garut berhasil mengamankan barang bukti berupa 87 botol minuman keras dan 86 buah knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis / brong.

Selain itu di amankan sebanyak 17 orang yang melakukan aksi premanisme seperti parkir liar, pak ogah dan perbuatan meresahkan masyarakat lainnya.

“Kegiatan patroli ini di harapkan dapat menciptakan situasi aman dan kondusif di Kabupaten Garut, serta menekan angka kejahatan dan gangguan ketertiban umum di masyarakat,” ujar Maolana.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Cintaku Bersamamu: Telaah Spiritualitas dan Pemikiran Ali Syariati, Membangun Masa Depan Islam

0
Oplus_131072

Oleh: Dzikri Nur/Pengamat Sosial Keaganaan

Pengantar Kesadaran

Wartain.com || Buku ini bukan sekadar paparan politik atau gagasan sosial. Ia adalah jeritan ruhani dari seorang pemikir revolusioner yang menggugah hati umat untuk kembali kepada makna Islam yang sejati—Islam sebagai kekuatan pembebas dari segala bentuk penindasan dan kejumudan.

John L. Esposito, dalam pengantar karyanya, mengakui Syariati sebagai tokoh yang menyatukan kesadaran modern dengan ruh keislaman. Ia tidak hanya menyerukan perubahan, tapi menyalakan bara cinta dan tanggung jawab di dada umat.

Telaah Bab per Bab (Rangkuman Awal)

1. Islam sebagai Ideologi Pembebasan
Syariati tidak melihat Islam sebagai sekadar ritual. Islam adalah sistem hidup yang membebaskan manusia dari perbudakan: baik itu penjajahan asing, kapitalisme, maupun otoritarianisme keagamaan. Ia menyeru pada tauhid—bukan hanya sebagai doktrin ketuhanan, tapi sebagai prinsip penolakan terhadap segala bentuk tirani.

2. Tanggung Jawab Intelektual Muslim
Umat Islam harus memiliki kesadaran sejarah dan tanggung jawab sosial. Intelektual, bagi Syariati, adalah mereka yang sadar, gelisah, dan berjuang demi masyarakatnya. Bukan yang tunduk pada kekuasaan, melainkan yang membangkitkan suara nurani rakyat.

3. Kritik terhadap Ulama Tradisional dan Barat Sekuler
Syariati tajam dalam mengkritik dua ekstrem: para ulama yang membiarkan Islam dibekukan dalam bentuk-bentuk kaku, serta para intelektual modern yang kehilangan ruh keimanan. Ia mengajukan jalan tengah: Islam progresif yang bersumber dari wahyu, tapi aktif membebaskan dan memimpin perubahan sosial.

4. Islam dan Masa Depan Dunia
Islam bukan hanya milik masa lalu, melainkan harapan masa depan. Tapi masa depan itu hanya akan lahir bila umat Islam keluar dari tidur panjang, menghidupkan kembali semangat awal Islam: keadilan, kasih sayang, dan perjuangan untuk kemanusiaan.

Makna Cinta dalam Pemikiran Syariati

Cinta dalam Islam, bagi Syariati, bukan cinta yang lemah lembut tanpa daya. Tapi cinta yang melahirkan pengorbanan. Cinta yang membuat Bilal bertahan di bawah batu, yang membuat Husein menolak tunduk pada Yazid. Cinta kepada Tuhan adalah bahan bakar revolusi batin dan sosial.

Refleksi untuk Umat:

Sudahkah kita menjadikan Islam sebagai kekuatan yang membebaskan dan memuliakan manusia?

Apakah kita masih memisahkan Islam dari perjuangan sosial?

Di manakah posisi kita: sebagai penonton sejarah atau pembentuk masa depan? (***)

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Sukseskan Program MBG, Mendagri Minta Seluruh Pemda Sediakan Tanah untuk Bangun Dapur SPPG 

0
Oplus_131072

Wartain.com || Percepat sukseskan program MBG,  Menteri Dalam Negeri RI (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyatakan dukungannya dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sebagai langkah konkret, Mendagri telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 500.12/2119/SJ tentang Dukungan Pemerintah Daerah dalam Penyediaan Tanah untuk Pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Tentunya kita harus dorong, kita dukung Kepala Badan Gizi Nasional agar terjadi percepatan untuk realisasi, artinya program-program beliau harus bisa dipercepat,” imbuh Tito, dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/5/2025).

Hal tersebut disampaikan Tito dalam Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 yang berlangsung secara virtual dari Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Kamis (8/5).

Dalam SE tersebut, para gubernur, bupati, dan wali kota diminta untuk meminjamkan tanah milik pemerintah daerah (Pemda) kepada Badan Gizi Nasional (BGN).

Setiap kepala daerah diminta mengusulkan tiga titik lokasi tanah di wilayah masing-masing provinsi, kabupaten, dan kota. Langkah ini diharapkan dapat membantu mengatasi keterbatasan jangkauan BGN, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), dengan menyiapkan lahan yang dapat dimanfaatkan sebagai SPPG.

Hal ini, kata Tito, merupakan bagian dari upaya menyukseskan program yang digawangi oleh BGN tersebut. Tito menilai selain untuk pemenuhan gizi, program MBG juga menjadi bagian dari upaya mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, serta membuka peluang yang dapat dimanfaatkan oleh daerah.

Pertama, kata Tito, program ini akan menyerap tenaga kerja. Artinya, masyarakat di daerah dapat dilibatkan dalam penyelenggaraan program MBG. Apalagi, diperkirakan setiap SPPG membutuhkan lebih kurang 50 orang relawan untuk menyediakan MBG tersebut.

Kedua, program ini juga akan mendorong terwujudnya ekonomi sirkular melalui rantai pasok pangan yang saling terhubung dan berkelanjutan. Pola ini akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Untuk itu, Tito meminta agar hasil efisiensi anggaran yang telah dilakukan Pemda dapat dialihkan untuk mendukung pelaksanaan MBG. Apalagi, Pemda telah diminta agar segera merealisasikan belanja APBD untuk program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan memicu aktivitas ekonomi, termasuk MBG.

“Ini harus cepat untuk direalisasikan supaya terjadi peredaran uang di masyarakat,” tandas Tito.

Sementara itu, Kepala BGN Dadan Hindayana berterima kasih atas dukungan konkret Tito melalui SE terkait pinjam pakai lahan aset Pemda tersebut. Ia menegaskan Pemda sangat berperan dalam menyukseskan program MBG ini.

 

Menurutnya, setidaknya terdapat tiga peran penting yang dimainkan Pemda dalam mendukung program tersebut. Pertama, pengembangan infrastruktur SPPG yang menjadi dapur umum atau tempat aktivitas masak-memasak.

Kedua, membina potensi sumber daya lokal dalam penyediaan bahan baku bagi program MBG. Dadan menjelaskan secara umum setiap SPPG melayani sekitar tiga ribu penerima manfaat.

Dengan jumlah tersebut, setiap hari dibutuhkan pasokan bahan baku dalam jumlah besar, seperti beras, telur, daging ayam, sayur, susu, dan buah. Menurut Dadan hal ini merupakan potensi ekonomi daerah yang bisa dikembangkan dengan hadirnya program MBG.

Ketiga, Pemda bersama BGN dapat menyalurkan program MBG kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Penyaluran ini dapat dilakukan dengan melibatkan kader Posyandu yang sudah ada.

Bahkan, BGN juga akan menyiapkan insentif bagi para kader dalam pendistribusian MBG kepada kelompok sasaran tersebut. Dadan menyebut BGN ingin memadukan satu dengan yang lainnya sehingga penyaluran ini bisa tepat sasaran dan tepat manfaat.

Sebagai informasi rapat itu turut dihadiri secara virtual oleh Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Hendrar Prihadi dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti. Sementara itu, Tito didampingi oleh para pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Kemendagri secara langsung.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Pelantikan IBI dan Launching Srikandi, Bupati Sukabumi : Bidan Garda Terdepan Keselamatan dan Kesehatan Generasi Bangsa

0

Wartain.com || Bupati Sukabumi H. Asep Japar menghadiri pelantikan pengurus harian cabang dan ranting Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Sukabumi di Gedong Mahoni, Kecamatan Sukaraja, Sabtu, 10 Mei 2025. Kehadiran H. Asep Japar yang didamping Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman ini, sekaligus meluncurkan Sistem Rekam Informasi Kesehatan dan Administrasi Digital IBI (Srikandi).

H. Asep Japar dalam kesempatan tersebut, mengapresiasi IBI Kabupaten Sukabumi. Terutama atas dedikasinya untuk masyarakat Kabupaten Sukabumi.

“Bidan merupakan garda terdepan mendampingi keselamatan, kesehatan, dan kelahiran generasi bangsa,” ujarnya.

Bahkan, bidan menjadi ujung tombak dalam memajukan bidang kesehatan dan kelahiran generasi bangsa. Selain itu, secara profesi bidan sangat dekat dengan masyarakat. Bahkan hidup di tengah-tengah masyarakat.

“Bidan pun berperan dalam memberdayakan perempuan dan masyarakat,” ucapnya.

Maka dari itu, kolaborasi dan sinergitas yang lebih baik harus semakin terjalin. Terutama dalam menbangun Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah).

“Kami telah meluncurkan program kesehatan gratis di Puskesmas. Di mana, dalam program ini ada peran serta para bidan. Mari kita memberikan kemudahan dalam pelayanan. Fasilitasi sebaik mungkin setiap orang yang ingin berobat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Asep Japar pun mengucapkan selamat kepada para pengurus yang baru saja dilantik. Dirinya berharap, kepengurusan yang terbaru ini bisa lebih baik lagi.

Pelantikan IBI dan Launching Srikandi, Bupati Sukabumi : Bidan Garda Terdepan Keselamatan dan Kesehatan Generasi Bangsa (foto : Istimewa)

“Paling penting, mari kita berkolaborasi dan bersinergi untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” bebernya.

Ketua IBI Kabupaten Sukabumi Ani Andriyani mengatakan, organisasi yang dipimpinnya berkomitmen untuk mendukung visi Kabupaten Sukabumi yang mubarakah.

“Melalui semangat kebersamaan, kami akan berkontribusi terhadap pembangunan kesehatan di Kabupaten Sukabumi,” tegasnya.

Dirinya berharap, kepengurusan ini dapat membuat organisasinya semakin handal dan profesional. Bahkan mampu beradaptasi dengan perubahan.

“Mari kita jaga solidaritas dan semangat profesionalitas untuk terus berkontribusi bagi Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)