26.7 C
Jakarta
Selasa, Juni 30, 2026
Beranda blog Halaman 84

Gempa di Malaysia Masters! Zaki Ubaidillah Cetak Sensasi Besar Singkirkan Lakshya Sen

0

Wartain.com – Kejutan besar yang mengguncang panggung bulutangkis dunia tercipta di babak 32 besar Malaysia Masters 2026. Pemain muda masa depan Indonesia, Moh. Zaki Ubaidillah, secara luar biasa sukses menumbangkan raksasa tunggal putra India yang juga merupakan unggulan kedelapan turnamen, Lakshya Sen, pada Rabu (20/5/2026).

Bermain tanpa beban di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Zaki membalikkan semua prediksi pengamat dengan menaklukkan pemain peringkat atas dunia tersebut. Tidak tanggung-tanggung, pebulu tangkis muda Indonesia ini menang lewat permainan straight game langsung yang dominan dengan skor akhir 21-17 dan 21-11.

Sejak awal gim pertama dimulai, Zaki langsung menggebrak dengan permainan berani dan tidak gentar menghadapi nama besar Lakshya Sen. Penempatan bola-bola sulit dari Zaki berulang kali mengecoh Sen, membuat tunggal putra andalan India tersebut tertekan dan gagal keluar dari ritme permainan yang dikendalikan Zaki.

Kejutan semakin menjadi-jadi di gim kedua saat performa Zaki justru kian meningkat tajam. Dengan stamina yang prima, Zaki sukses mendikte jalannya pertandingan dan memotong setiap serangan Sen, hingga akhirnya mengunci kemenangan dengan skor telak 21-11 yang disambut gemuruh penonton.

Kemenangan sensasional ini langsung menempatkan nama Moh. Zaki Ubaidillah sebagai buah bibir di turnamen BWF World Tour Super 500 ini. Hasil ini tidak hanya mengantarkannya ke babak 16 besar, tetapi juga menjadi bukti nyata regenerasi sektor tunggal putra Indonesia yang kian menjanjikan.

Keberhasilan menumbangkan pemain bintang seperti Lakshya Sen dipastikan akan mendongkrak rasa percaya diri Zaki secara drastis. Kini, pemain muda tersebut siap melanjutkan dongeng indahnya di Malaysia Masters 2026 dan menjadi ancaman serius bagi lawan-lawan berikutnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Terjebak Tikungan Tik-Tak China, Langkah Leo/Daniel Terhenti Prematur di Malaysia

0

Wartain.com – Kabar duka menyelimuti sektor ganda putra Indonesia di babak awal turnamen Perodua Malaysia Masters 2026. Pasangan berjuluk The Babies, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, terpaksa angkat koper lebih awal setelah ditumbangkan oleh wakil muda China, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi, pada Rabu (20/5/2026).

Bertanding di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Leo/Daniel harus terlibat dalam drama pertarungan sengit yang menguras fisik dan emosi. Melalui drama rubber game selama tiga gim, ganda putra Indonesia ini akhirnya harus mengakui keunggulan lawan dengan skor ketat 19-21, 21-13, dan 15-21.

Pertandingan berjalan sengit sejak gim pertama di mana kedua pasangan saling kejar-mengejar poin dengan tempo tinggi. Sayangnya, di poin-poin kritis jelang akhir gim pertama, Leo/Daniel melakukan beberapa kekeliruan kecil yang berhasil dimanfaatkan ganda China untuk mencuri kemenangan 19-21.

Leo/Daniel sempat membuka asa setelah bangkit secara luar biasa pada gim kedua dengan tampil menekan dan menang telak 21-13. Namun momentum positif tersebut gagal dipertahankan di gim penentu, di mana Hu/Lin langsung mengambil alih serangan dan membuat ganda Indonesia banyak bertahan.

Kekalahan prematur di babak 32 besar turnamen berlevel Super 500 ini tentu menjadi pukulan telak bagi Leo/Daniel. Sektor ganda putra yang selama ini menjadi lumbung gelar bagi Indonesia harus kehilangan salah satu wakil terbaiknya di hari pertama turnamen.

Hasil minor ini dipastikan menjadi bahan evaluasi besar bagi tim pelatih ganda putra Indonesia setelah kembali ke pelatnas. Leo/Daniel dituntut untuk segera membenahi konsistensi dan fokus mereka di poin-poin kritis demi menghadapi turnamen-turnamen penting berikutnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Yosep)

Main Sambil Cedera, Nathan Maulana Persembahkan Perak untuk Nagrak di LBMOS SD Tingkat Kabupaten Sukabumi 2026

0
Oplus_131072

Wartain.com – Nathan Maulana harus puas membawa pulang medali perak cabang olahraga tenis meja pada Lomba Bakat Minat Olahraga Siswa (LBMOS) Jenjang Sekolah Dasar 2026 tingkat Kabupaten Sukabumi. Siswa kelas V SDN 3 Pawenang, Kecamatan Nagrak itu kalah di final dari Naufal Rasyid Shidiq asal Ciemas, yang berlangsung di GOR PGRI Cikembar, Rabu 20/05/2026.

Kekalahan Nathan tak lepas dari kondisi fisiknya yang tidak prima. Sejak awal laga final, ia terlihat menahan sakit pada bagian engkel kaki yang terkilir dua hari sebelum pertandingan.

Meski begitu, Nathan tetap memilih turun gelanggang demi menjaga sportivitas dan nama baik sekolahnya. Sikap itu mendapat apresiasi dari banyak pihak yang hadir di arena pertandingan.

Padahal sebelumnya, perjalanan Nathan di turnamen berjalan mulus. Di babak 32 besar ia menang 3-0 atas wakil Kecamatan Curugkembar, lalu kembali menang dengan skor sama atas wakil Cidahu di 16 besar.

Dominasinya berlanjut di babak 8 besar saat menaklukkan wakil Cidolog 3-0. Laga terberat terjadi di semifinal melawan wakil Kecamatan Surade, di mana Nathan harus bermain sambil menahan nyeri dan menang 3-1.

Main Sambil Cedera, Nathan Maulana Persembahkan Perak untuk Nagrak di LBMOS SD Tingkat Kabupaten Sukabumi 2026 (foto : Aab)

“Saya masih bersyukur meraih medali perak ini. Jujur saja, sebelum pertandingan tiba-tiba kaki saya keseleo dan engkel terasa sakit banget,” ujar Nathan usai laga.

Ia mengaku kondisi yang kurang fit membuat penampilannya tidak maksimal. Namun semangat untuk membawa nama sekolah membuatnya tetap bertahan hingga akhir.

“Selain lawannya bermain bagus, memang saya kurang siap karena kondisi yang kurang fit. Ke depan Insya Allah saya akan terus berlatih untuk menjadi yang terbaik,” tambahnya.

Ayah sekaligus pelatih Nathan, Yudi Sutiadi, mengaku bangga dengan perjuangan anaknya. Ia menyebut perak adalah hasil terbaik mengingat kondisi Nathan yang sedang cedera.

“Walau hanya perak, ini hasil yang sangat bagus. Anaknya sangat semangat untuk bertanding. Ke depan saya akan terus gembleng dengan porsi latihan yang maksimal,” tegas Yudi.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Naufal Rasyid Shidiq Sapu Bersih Lawan, Raih Emas Tenis Meja LBMOS SD 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi

0
Main Sambil Cedera, Nathan Maulana Persembahkan Perak untuk Nagrak di LBMOS SD Tingkat Kabupaten Sukabumi 2026 (foto : Asb)

Wartain.com – Siswa SDN Ciloa, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Naufal Rasyid Shidiq tampil dominan dan keluar sebagai juara cabang olahraga tenis meja pada ajang Lomba Bakat Minat Olahraga Siswa (LBMOS) Jenjang Sekolah Dasar tahun 2026 tingkat Kabupaten Sukabumi, yang berlangsung di GOR PGRI Cikembar, Rabu 20/05/2026.

Naufal memastikan medali emas setelah menaklukkan Nathan Maulana dari Kecamatan Nagrak pada partai final. Kemenangan itu menjadi puncak dari performa impresifnya sepanjang turnamen.

Perjalanan Naufal menuju podium tertinggi tidak menemui hambatan berarti. Sejak babak 32 besar, siswa kelas VI itu terus menang dengan skor telak 3-0 atas wakil Kecamatan Kebonpedes.

Langkahnya berlanjut di babak 16 besar dengan kembali mengalahkan perwakilan Kecamatan Purabaya tanpa kehilangan satu set pun. Konsistensi permainan Naufal terlihat semakin solid.

Di babak 8 besar, giliran wakil Kecamatan Lengkong yang menjadi korban dengan skor serupa 3-0. Dominasi itu berlanjut saat ia mengalahkan wakil Kecamatan Jampangkulon pada babak semifinal.

“Alhamdulillah, saya merasa bersyukur atas capaian ini. Kerja keras dalam berlatih selama ini membuahkan hasil,” ujar Naufal usai pertandingan.

Naufal Rasyid Shidiq Sapu Bersih Lawan, Raih Emas Tenis Meja LBMOS SD 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi (Foto : Aab)

Ia mendedikasikan kemenangan tersebut untuk orangtua, guru, dan pelatih yang selama ini mendukungnya. Naufal juga menatap target lebih tinggi di level nasional maupun internasional.

“Prestasi ini saya dedikasikan buat kedua orangtua, guru-guru dan pelatih. Ke depan saya ingin menjadi atlet profesional di tingkat nasional dan internasional,” katanya.

Tono, orangtua sekaligus pelatih Naufal, menyebut hasil ini buah dari kedisiplinan dan semangat latihan anaknya. Ia menegaskan akan terus mendampingi cita-cita Naufal menjadi atlet profesional.

“Perjuangan yang tidak sia-sia. Selama ini terus berlatih mengasah kemampuan. Saya akan terus mendukung, yang penting rajin berlatih dan singkirkan rasa malas,” tegas Tono.

Penanggung jawab lomba tenis meja M. Danu Supriyatna menjelaskan, ajang LBMOS memang dirancang untuk menjaring bibit potensial dari sekolah dasar se-Kabupaten Sukabumi.

“Kami berharap ajang ini jadi modal awal bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat sesuai bidangnya,” ucapnya singkat.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

ASN Kabupaten Sukabumi Galakan Gerakan Penanaman Pohon untuk Lingkungan Lebih Hijau

0

Wartain.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui gerakan penanaman pohon yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga alam demi keberlangsungan hidup generasi mendatang.

Gerakan penanaman pohon ini dilakukan sebagai langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau, asri, dan sehat. Para ASN diajak untuk turut berperan aktif dalam menjaga keseimbangan ekosistem dengan menanam berbagai jenis pohon di area lingkungan kantor maupun lokasi lainnya yang membutuhkan penghijauan.

Selain menjadi simbol kepedulian terhadap bumi, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menumbuhkan budaya cinta lingkungan di kalangan aparatur pemerintah dan masyarakat.

Penanaman pohon dinilai sebagai langkah sederhana namun memiliki dampak besar bagi kualitas udara, kelestarian alam, serta pencegahan kerusakan lingkungan. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga alam dan terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Semangat gotong royong dalam menjaga bumi diharapkan dapat terus tumbuh demi mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.

Dokumentasi kegiatan penanaman pohon tersebut menjadi bukti bahwa perubahan positif dapat dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama.

Dengan semangat kebersamaan, penghijauan lingkungan di Kabupaten Sukabumi diharapkan terus berlanjut dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Hera Iskandar: Harkitnas Harus Jadi Titik Kebangkitan Generasi Muda di Era Digital

0
Oplus_131072

Wartain.com – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional setiap 20 Mei dinilai tidak cukup berhenti pada seremoni belaka. Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Gerindra, Hera Iskandar, menegaskan momentum tersebut harus menjadi titik tolak kebangkitan baru, terutama bagi generasi muda yang hidup di era digital.

Hal itu disampaikan Hera usai mengikuti upacara Harkitnas di Kabupaten Sukabumi, Rabu 20 Mei 2026. Ia mengingatkan bahwa semangat Budi Utomo pada 1908 perlu diterjemahkan ulang sesuai tantangan zaman.

“Hari Kebangkitan Nasional bukan hanya sekadar upacara pengingat sejarah bangsa. Ini adalah momentum bersejarah ketika Budi Utomo mampu menghimpun kekuatan-kekuatan daerah menjadi kekuatan nasional yang akhirnya melahirkan perjuangan besar melawan penjajahan melalui revolusi pemikiran,” ujar Hera.

Menurutnya, jika perjuangan generasi terdahulu fokus merebut kemerdekaan, maka generasi sekarang menghadapi tantangan berbeda. Kekuatan ekonomi dan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci agar bangsa mampu bersaing di tengah arus digitalisasi.

“Sekarang kekuatan bangsa justru ada di daerah-daerah dengan sistem birokrasi yang desentralistik. Tantangannya bagaimana kita meningkatkan ekonomi dan pengetahuan masyarakat, terutama di bidang digitalisasi. Ini yang harus menjadi semangat kebangkitan hari ini,” katanya.

Hera menitipkan pesan khusus kepada pemuda Sukabumi agar tidak tertinggal perkembangan zaman. Ia mendorong generasi muda memahami perubahan pola ekonomi dan teknologi yang bergerak cepat.

“Anak-anak muda Sukabumi harus melek digitalisasi. Mereka harus memahami perkembangan ekonomi yang kini bergeser ke arah digital. Semangat Kebangkitan Nasional hari ini adalah semangat Budi Utomo, tetapi dengan perspektif kekinian,” ungkapnya.

Ia menilai, penguasaan teknologi dan literasi digital menjadi modal utama untuk memperkuat daya saing daerah. Tanpa itu, potensi lokal akan sulit berkembang di pasar yang semakin terbuka.

Di sisi lain, Hera juga menyoroti ancaman narkoba yang dinilainya menjadi bahaya serius bagi masa depan anak muda. Ia menyebut peredaran narkotika dan pengaruh negatif di ruang digital sebagai tantangan besar yang harus dilawan bersama.

“Semangat kebangkitan hari ini harus diisi dengan langkah nyata. Generasi muda perlu dibekali ilmu, karakter, dan ketahanan agar tidak terjebak pada pengaruh merusak,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

BADKO HMI Jabar Apresiasi Kebijakan Dedi Mulyadi Soal Tata Ruang Puncak

0

Wartain.com – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Jawa Barat atau BADKO HMI Jabar memberikan apresiasi terhadap langkah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang menegaskan larangan pembangunan melebihi kawasan Istana Cipanas di wilayah Puncak.

Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah progresif untuk menjaga tata ruang dan melindungi kawasan resapan air di wilayah hulu. BADKO HMI Jabar melihat upaya itu sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam mengembalikan fungsi ekologis kawasan Puncak yang selama ini mendapat tekanan akibat alih fungsi lahan.

Ketua Umum BADKO HMI Jawa Barat, Siti Nurhayati, menilai sikap Gubernur sejalan dengan regulasi yang berlaku. “Sikap Gubernur Jawa Barat tersebut sejalan dengan semangat Undang-Undang Penataan Ruang, Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2008 yang menempatkan kawasan Puncak sebagai kawasan strategis nasional dengan fungsi konservasi dan resapan air,” ujarnya.

Menurut Siti, penertiban warung, rumah makan, dan bangunan di sepanjang kawasan Puncak menunjukkan adanya keberanian politik pemerintah. Ia menilai kebijakan itu berorientasi jangka panjang, bukan hanya untuk kepentingan sesaat.

“Puncak bukan semata kawasan wisata, tetapi juga benteng ekologis Jawa Barat. Karena itu, kebijakan penataan ruang harus dijalankan secara konsisten, adil, dan tidak tebang pilih,” kata Siti.

Ia menambahkan, pihaknya mengapresiasi langkah pemerintah yang mulai menempatkan kepentingan lingkungan hidup di atas kepentingan pragmatis pembangunan. Konsistensi, menurutnya, menjadi kunci agar kebijakan tidak kehilangan arah di tengah tekanan ekonomi.

Sementara itu, Ketua Bidang Lingkungan Hidup BADKO HMI Jabar, Imam Maulana, menyoroti aktivitas “Kebun Stroberi” di kawasan Puncak yang berada pada elevasi lebih tinggi dari Istana Presiden Cipanas. Kondisi itu memunculkan pertanyaan publik terkait kesesuaian tata ruang dan legalitas usaha.

“Kami memandang pemerintah perlu memberikan penjelasan secara terbuka kepada publik terkait keberadaan aktivitas tersebut. Jangan sampai muncul kesan adanya perlakuan khusus atau privilese dalam penegakan tata ruang,” tegas Imam.

Imam menegaskan, jika komitmen menjaga kawasan resapan air ingin ditegakkan, maka prinsip itu harus berlaku tanpa pengecualian. Penegakan aturan tidak boleh hanya menyasar bangunan kecil milik masyarakat.

BADKO HMI Jabar menyimpulkan bahwa konsistensi penegakan aturan menjadi kunci utama menjaga keberlanjutan lingkungan di Puncak. Upaya penyelamatan kawasan hulu harus menyentuh seluruh bentuk pemanfaatan ruang yang berpotensi mengganggu keseimbangan ekologis.***

Editor : Aab Abdul Malik

(DH)

Kapolsek Jampangkulon Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas di Peringatan Harkitnas ke-118

0

Wartain.com – Upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 tingkat Kecamatan Jampangkulon berlangsung khidmat di halaman Kantor Kecamatan Jampangkulon, Rabu 20 Mei 2026.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB itu dihadiri unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, dan warga. Hadir mewakili Polri, Kapolsek Jampangkulon AKP Muhlis, S.Ip., M.M., CPHR, bersama Aiptu Catur.

Dalam sambutannya, Kapolsek menegaskan bahwa Harkitnas bukan sekadar seremoni tahunan. Menurutnya, peringatan ini harus dimaknai sebagai momentum memperkuat persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan pembangunan nyata.

“Harkitnas di masa kini dimaknai dengan mengisi kemerdekaan melalui pembangunan di segala bidang, dan menjaga masyarakat untuk bersinergi dalam memelihara kondusifitas wilayah, khususnya wilayah hukum Polsek Jampangkulon,” ujar AKP Muhlis.

Ia mengajak masyarakat menjadikan kegiatan ini sebagai sarana mempererat sinergitas. “Jadikan kegiatan ini sebagai sarana untuk lebih menjaga sinergitas dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, supaya menjadi pribadi yang berimtak sehingga tercipta suasana yang aman dan nyaman di lingkungan masyarakat,” katanya.

Kapolsek juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan toleransi antarumat beragama. “Mari bersama-sama kita jaga situasi Kamtibmas yang kondusif dan menjaga toleransi umat beragama dalam berkehidupan bermasyarakat,” tegasnya.

Perhatian khusus diberikan pada pengawasan terhadap generasi muda. AKP Muhlis meminta tokoh masyarakat proaktif mengingatkan warga agar mengawasi anak-anak mereka dari pengaruh negatif.

“Kepada para tokoh masyarakat yang hadir, supaya menyampaikan kepada masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak guna mengantisipasi kenakalan remaja seperti penyalahgunaan obat terlarang, tawuran, geng motor, atau perilaku lain yang mengarah pada kriminalitas,” imbaunya.

Selain itu, ia mengingatkan bahaya informasi palsu di ruang digital. Masyarakat diminta lebih bijak bermedia sosial agar tidak mudah terprovokasi oleh isu yang memecah belah.

“Bijaklah dalam bermedia sosial. Waspada terhadap berita hoaks, provokatif, isu SARA, dan ujaran kebencian yang dapat memecah belah kerukunan umat beragama, persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkasnya.

Upacara berjalan lancar dan kondusif hingga selesai. Dokumentasi kegiatan telah disiapkan sebagai bagian dari laporan Polsek Jampangkulon.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Saeful Usman)

Layanan SIM Keliling Polres Sukabumi Hadir di Parungkuda 20 Mei 2026

0
Oplus_131072

Wartain.com – Warga Sukabumi dan sekitarnya yang masa berlaku SIM-nya hampir habis bisa memanfaatkan layanan SIM Keliling dari Polres Sukabumi. Pelayanan dibuka pada Rabu, 20 Mei 2026, di Pos Lantas Parungkuda mulai pukul 08.00 sampai 14.00 WIB.

Kali ini, layanan difokuskan untuk perpanjangan SIM A dan SIM C saja. Prosesnya terbuka untuk pemohon dari seluruh Indonesia. Syarat yang perlu disiapkan adalah fotokopi KTP atau surat keterangan pengganti E-KTP yang masih berlaku, beserta salinannya.

Polres Sukabumi menyarankan perpanjangan dilakukan paling lambat 14 hari sebelum tanggal kedaluwarsa. Jika ada kebutuhan mendesak untuk memperpanjang lebih awal, pemohon bisa berkoordinasi langsung dengan petugas di lokasi.

Bagi SIM yang sudah kedaluwarsa, layanan keliling tidak bisa memprosesnya. Pemohon harus datang ke kantor Satpas terdekat untuk membuat SIM baru, lengkap dengan E-KTP dan mengikuti ujian teori serta praktik.

Polres Sukabumi juga mengingatkan bahwa jadwal dan lokasi layanan dapat berubah sewaktu-waktu. Informasi terbaru akan disampaikan jika ada penyesuaian.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Upacara Harkitnas ke-118 Tingkat Kabupaten Sukabumi: Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara

0

Wartain.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar Upacara Peringatan ke-118 Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di Alun-alun Palabuhanratu, Rabu (20/5/2026). Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Sukabumi, H Asep Japar, sementara komandan upacara adalah IPDA Tri Yuda Rinaldy Ruslan dari Polres Sukabumi.

Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital RI yang dibacakan H Asep Japar, Meutya Viada Hafid menekankan bahwa semangat kebangkitan nasional harus terus hidup dan menyesuaikan tantangan zaman.

Menurutnya, Hari Kebangkitan Nasional yang berakar dari lahirnya Boedi Oetomo pada 1908 menjadi simbol perubahan perjuangan bangsa, dari perlawanan fisik menuju perjuangan intelektual dan diplomasi.

“Semangat 1908 adalah tonggak di mana perjuangan bangsa mulai melampaui sekat-sekat kedaerahan demi kedaulatan yang bermartabat,” kata Bupati membacakan sambutan menteri.

Ia menyebut tantangan bangsa kini telah bergeser. Jika dahulu perjuangan berfokus pada merebut kemerdekaan wilayah, maka saat ini Indonesia menghadapi pertarungan baru dalam menjaga kedaulatan informasi dan ruang digital.

Tema Harkitnas tahun ini, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, disebut menjadi pengingat pentingnya perlindungan generasi muda di tengah derasnya perkembangan teknologi dan media digital.

Pemerintah, lanjutnya, telah menjalankan sejumlah program strategis nasional untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia. Mulai dari Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, hingga layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat.

Di bidang ekonomi desa, pemerintah juga mendorong penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di tingkat desa. Program itu diharapkan mampu mendekatkan akses masyarakat terhadap pupuk, permodalan, distribusi hasil panen, hingga kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Tak hanya itu, isu perlindungan anak di ruang digital turut menjadi sorotan utama. Pemerintah disebut telah memberlakukan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak atau PP TUNAS.

Salah satu kebijakan yang mulai diterapkan sejak 28 Maret 2026 adalah penundaan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun ke platform digital berisiko tinggi.

“Kita ingin memastikan anak-anak sebagai tunas bangsa tumbuh di ruang digital yang sehat, aman, dan sesuai usia perkembangan mereka,” ujarnya.

Melalui momentum Harkitnas, pemerintah juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda untuk kembali menyalakan semangat persatuan dan gotong royong ala Boedi Oetomo.

Menurutnya, kebangkitan nasional tidak hanya dimaknai sebagai peringatan sejarah, melainkan gerakan kolektif untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat luas.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)