Wartain.com, Sukabumi || BP2MI, BP3MI, P4MI dan Kawan PMI Kabupaten Sukabumi melakukan kunjungan kerja ke kantor Kecamatan Gunungguruh, Rabu 22/11/2023.
Rombongan dari BP2MI, BP3MI, P4MI dan Kawan PMI diterima langsung oleh Sekmat Gunungguruh dan beberapa staf, di aula kantor Kecamatan .
Kunker ini dilakukan dalam rangka sosialisasi dan memberikan pemahaman terkait Pekerja Migran Indonesia (PMI). Baik itu prosedur pemberangkatan, penempatan, pencegahan PMI ilegal, perlindungan bahkan sampai pendampingan purna PMI.
Kepada wartain.com, Sekmat Gunungguruh Dra. Lilis Setianingsih M.Si mengatakan, dirinya menyambut baik kedatangan BP2MI dan rombongan, karena pihaknya bisa mendapatkan informasi dengan banyak terkait Pekerja Migran Indonesia (PMI).
“Kami menyebut baik dan apresiasi atas kehadiran rombongan dari BP2MI. Tentunya ini menjadi hal yang sangat penting apa yang disampaikan oleh BP2MI,” ucapnya.
Diketahui, tidak sedikit warga Kecamatan Gunungguruh yang menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI). Mereka tersebar diberbagai negara, tentunya dengan berbagai segmen pekerjaan yang berbeda-beda.

“Warga kami banyak yang mejadi PMI. Tentunya pihak Kecamatan Gunungguruh dan kita semua harus mengantisipasi berbagai permasalahan yang terjadi. Dan informasi ini sangat penting bagi kami,” tambah Lilis.
Hasil dari pertemuan tersebut, pihak Kecamatan Gunungguruh bersepakat akan terus menyampaikan informasi ini ke masyarakat luas. Tentunya melalui Kepala Desa dan instansi lainnya.
“Dari pertemuan itu kami akan menindaklanjuti dan melanjutkan komunikasi dengan BP2MI dan kawan PMI. Untuk kedepannya kita akan mensosialisasikan dan menginformasikan kepada desa-desa dan UPTD yang ada di wilayah Gunungguruh,” lanjut Sekmat.
Ia juga menginginkan, adanya pemberian informasi yang seluas-luasnya dari BP2MI atau Kawan PMI. Terutama terkait penempatan kerja bagi lulusan SMA/SMK sederajat.
” Kami ingin ada informasi tentang tenaga kerja yang memang berpendidikan SMA/SMK sederajat. Anak muda sekarang kebanyakan melek teknologi untuk bisa berangkat ke luar negeri. Sehingga meraka disana bisa melanjutkan sekolah untuk menambah ilmunya. Dan manakala pulang lagi ke Indonesia bisa menjadi lebih baik dari sisi ekonominya,” pungkas Lilis.***
Foto : wartain.com/Raika
Editor : Aab Abdul Malik
Reporter : Raika Putra Damara
