26.7 C
Jakarta
Sabtu, April 18, 2026

Latest Posts

Cerita Pemudik dan Wisatawan yang Terjebak Macet Berjam-jam di Arteri Parungkuda-Cibadak: Kami Tetap Enjoy 

Wartain.com || Masuknya hari raya Idulfitri 1447 H, disambut antusias  warga karena bisa mudik bertemu keluarga dan melakukan perjalanan untuk sekedar liburan.

Diperkirakan ada jutaan masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran. Alhasil,
kemacetan arus mudik dan wisatawan tak terbendung.

Keinginan masyarakat untuk pulang ke kampung halaman dan bertemu keluarga, juga untuk melakukan perjalanan wisata, menjadi fenomena tahunan yang tidak bisa dihindari. Faktanya, hampir setiap jalur lalin mengalami kepadatan, akibat meningkatnya volume kendaraan yang melintas.

Salahsatu jalur lalulintas yang mengalami kepadatan bahkan sampai macet total adalah jalur arteri Parungkuda-Cibadak. Mulai dari H-4 lebaran sampai H+ lebaran, arus lalin di jalur arteri tersebut mengalami peningkatan volume kendaraan.

Kemacetan pun tidak bisa dihindari. Petugas gabungan pengamanan dari Satlantas Polres Sukabumi, Dishub Kabupaten Sukabumi, Satpol PP, Pramuka dan unsur lainnya, terus berupaya mengular kepadatan yang terjadi di setiap titik kemacetan.

Diketahui, untuk mengurai kemacetan, petugas melakukan banyak rekayasa arus lalin, diantaranya; membuka fungsional tol Bocimi Seksi 3 keluar Karangtengah, memberlakukan one way sepenggal di jam-jam tertentu, mengalihkan arus lalin ke jalan alternatif serta meliburkan angkutan kota dihari-hari tertentu.

Cerita Mereka yang Terjebak Macet 

Salah seorang pemudik yang bertujuan akan balik Serang Banten, Abdul Latif Mulyadi, mengatakan dirinya sudah terjebak macet selama 4 jam di jalur alternatif Nagrak menuju Cibadak.

“Kami bernagkat dari rumah sodara jam 08.00 WIB, sampai pukul 12.35 baru sampai jembatan Pamuruyan. Artinya sudah 4 jam dari jalur Nagrak sampai sini,” kata Latif.

“Tapi, kami maklum. Kan sekarang waktunya orang-orang berangkat dan pergi untuk menikmati suasana lebaran. Bagi kami, macet seperti ini sudah biasa di hari lebaran. Ya, kita enjoy saja, habis mau gimana lagi,” tambah Latif yang diamini keluarganya yang lain.

Sementara itu, wisatawan asal Depok, Burhan, mengeluhkan hal yang sama. Dirinya mengaku, keluar dari pintu Tol Parungkuda pukul 10.15 WIB, sampai menjelang dzuhur masih tertahan di sekitar simpang Cikidang.

“Tadi Kami keluar pintu tol Parungkuda jam sembilan nan. Dzuhur baru nyampe simpang Cikidang,” keluh Burhan, yang hendak berwisata ke kawasan Jembatan Gantung, Kadudampit ini.

Burhan berharap, pembangunan jalan tol Bocimi seksi 3 segera selesai dan bisa digunakan oleh pengendara yang akan menuju wilayah Kabupaten/Kita Sukabumi.

“Kami tuh sudah sering lewat sini. Jadi, gak aneh kalau macet. Jangankan lebaran seperti ini, hari-hari weekend saja macetnya minta ampun. Tapi gak masalah, karena memang sekarang waktunya orang pada pergi dan berangkat. Kami tetap menikmatinya. Semoga saja pembangun tolnya segera rampung, biar lebih cepet lagi nyampe Sukabumi,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.