19.5 C
New York
Senin, Juni 24, 2024

Latest Posts

“Cemilan Mamah Esih”, Tampilan Biasa Rasa Juara

Wartain.com, Sukabumi || Tidak semua orang memiliki jiwa enterpreneur, terkadang kewirausahaan ini datang, berasal dari turunan, pendidikan, pengalaman atau hanya sekedar iseng

Berbeda dengan anak muda yang satu ini, Indra Saputra (25) tahun, remaja yang berasal dari Kp. Legok Peuteuy RT 01 RW 04, Desa Ridogalih, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, memiliki talenta kewirausahaan yang cukup potensial.

Lahir dan dibesarkan dari keluarga petani, dan tepat berada dilingkungan pertanian, tentunya banyak sekali hasil sumberdaya alam, yang dapat diolah dan dimanfaatkan, sehingga hasil pertaniannya memiliki nilai jual yang tinggi.

Salah satu hasil produksi pertanian diwilayahnya adalah, singkong, talas dan pisang. Hal inilah yang membuat Indra berpikir keras, bagaimana caranya agar hasil pertanian tersebut memiliki nilai tambah dan menghasilkan rupiah lebih besar lagi.

Tahun 2020, menjadi rintisan awal Indra, untuk mengolah bahan baku yang ada dilingkungannya, menjadi sebuah cemilan, yaitu keripik singkong, talas dan pisang. Indra memulai usahanya, dengan mengolah bahan-bahan baku tadi, menjadi makanan ringan dengan berbagai varian rasa.

Dengan modal awal hanya satu juta saja, Indra mampu memproduksi sebanyak 100 pics perhari dari ketiga jenis produknya, dengan rata-rata pendapatan berkisar antara 300-500 ribu perhari, dan kalau dihitung pendapatan bersihnya bisa mencapai enam juta perbulan.

Indra berharap, usaha yang digelutinya tersebut, akan terus berkembang dan menjadi besar,

Untuk memasarkan produknya, Indra memilih dua segmen pasar yaitu ofline dan online. Area pemasarannya mencakup lokal dan regional, meliputi wilayah Kota/Kabupaten Sukabumi, bahkan sudah sampai ke daerah Subang.

Pada sesi wawancara dengan koresponden, Indra menuturkan, kendala dan tantangan yang dihadapi, dalam membesarkan usahanya adalah, pertama bahan baku untuk produksi, kedua pemasaran dan yang ketiga permodalan.

“Kendala produksi, ketika banyaknya permintaan, tapi bahan bakunya kurang, terpaksa harus mencari bahan baku kedaerah lain, sementara untuk pemasaran, sekarang sudah banyak pesaing-pesaing yang produknya sama, sedangkan untuk modal, saya belum bisa mengakses kredit perbankan, karena masih agak takut kalau berhubungan dengan bank”, ungkap Indra.

Indra berharap, usaha yang digelutinya tersebut, akan terus berkembang dan menjadi besar, walupun banyak tantangannya, dia yakin suatu hari nanti akan sukses dan bisa memilik beberapa cabang usaha didaerah yang lain.

“Harapan saya kedepannya, semoga saya semakin sukses, dan semakin banyak orang yg mengenal produk saya, bahkan saya bisa mempunyai cabang baru, sehingga bisa membuka lowongan pekerjaan baru, bagi yg membutuhkan”, pungkasnya.

Diakhir sesi, indra juga menyampaikan keinginannya, suatu hari nanti produknya bisa merambah ke mancanegara. Kepada pemerintah khususnya dinas terkait, Indra meminta petunjuk serta arahannya, terutama sekali dalam proses pengemasan produk (branding), supaya tampilannya lebih baik lagi.

Tagline produknya, “Tampilan Biasa, Rasa Juara”.

No kontak pesanan : 085863644595

(Aab/Isop)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.