Wartain.com || Aula Desa Purabaya, Kecamatan Purabaya, Selasa (27/1/2026), dipenuhi semangat para Kader Pembangunan Manusia (KPM) dari berbagai penjuru Wilayah V Kabupaten Sukabumi.
Mereka berkumpul dalam Rapat Koordinasi Program dan Konsolidasi Forum Kader Pembangunan Manusia (FKPM), sebuah ikhtiar bersama untuk menekan angka stunting hingga nol.
Kegiatan ini dibuka langsung Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas, didampingi Kepala DP3A H. Agus Sanusi dan Kepala Disdukcapil Amir Hamzah. Sebanyak 69 anggota FKPM dari sembilan kecamatan hadir, membawa harapan yang sama: generasi Sukabumi yang lebih sehat dan berkualitas.
Ketua FKPM Kabupaten Sukabumi, Timan Sutiman, menegaskan rakor ini menjadi ruang menyatukan langkah dan strategi kader di lapangan. Menurutnya, target Sukabumi Zero Stunting hanya bisa tercapai bila seluruh kader bergerak seirama.
Dalam sambutannya, Andreas menekankan peran vital KPM di tingkat desa. Kader bukan sekadar pendata, tetapi juga pendamping dan edukator masyarakat, terutama dalam menjaga kesehatan ibu dan anak. Ia menyebut rakor ini sebagai momentum memperkuat sinergi dan kapasitas kader agar program pembangunan manusia benar-benar menyentuh kebutuhan warga.
Sementara itu, Agus Sanusi mengingatkan bahwa stunting bukan persoalan gizi semata. Pola asuh, perlindungan anak, hingga peran keluarga menjadi faktor penting yang tidak bisa diabaikan. Di sinilah FKPM dinilai memiliki posisi strategis dalam membangun kesadaran masyarakat desa.
Penekanan lain datang dari Amir Hamzah. Ia menyoroti pentingnya data kependudukan yang akurat sebagai fondasi kebijakan. Tanpa data valid, program penanganan stunting berisiko meleset dari sasaran.
Menutup kegiatan, Wakil Bupati Andreas mengajak seluruh kader FKPM terus menjalin koordinasi dengan desa, puskesmas, dan lintas sektor terkait.
Harapannya sederhana namun bermakna: setiap program yang dijalankan mampu memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Sukabumi.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Intan)
