26.7 C
Jakarta
Minggu, Februari 8, 2026

Latest Posts

Disdik Sukabumi Terapkan Pola Belajar Fleksibel demi Keselamatan Siswa di Tengah Cuaca Tak Menentu

Wartain.com || Cuaca tidak menentu yang masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi mendorong Dinas Pendidikan setempat untuk memberlakukan kebijakan pembelajaran yang lebih adaptif dan fleksibel.

Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga keselamatan peserta didik tanpa mengesampingkan hak mereka untuk tetap memperoleh pendidikan.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, menegaskan bahwa pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tidak lagi bersifat kaku dalam kondisi darurat cuaca. Sekolah diberikan kewenangan untuk menyesuaikan metode pembelajaran berdasarkan tingkat risiko lingkungan di masing-masing wilayah.

“KBM bersifat situasional. Sekolah dapat menerapkan pembelajaran daring atau belajar dari rumah apabila kondisi cuaca dan lingkungan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan murid,” ujarnya, Jumat (16/1/2026).

Ia menjelaskan, meskipun terdapat penyesuaian pola pembelajaran, satuan pendidikan tetap mengacu pada kurikulum nasional yang berlaku. Namun demikian, sekolah diperbolehkan melakukan penyesuaian kurikulum secara mandiri dengan memprioritaskan materi-materi esensial.

Penyesuaian tersebut diarahkan pada penguatan aspek psikososial peserta didik, kesehatan dan keselamatan diri, edukasi mitigasi bencana, serta peningkatan literasi dan numerasi yang dinilai krusial dalam situasi krisis.

Selain itu, metode pembelajaran juga dapat diterapkan secara adaptif, mulai dari tatap muka terbatas, pembelajaran jarak jauh, hingga pembelajaran mandiri.

Pola ini disesuaikan dengan kesiapan sekolah, kondisi peserta didik, serta ketersediaan sarana dan prasarana, khususnya di wilayah terdampak bencana.

Dalam aspek penilaian, Dinas Pendidikan menekankan pendekatan yang fleksibel dan humanis.

Sekolah tidak diwajibkan menuntaskan seluruh capaian pembelajaran sebagai syarat kenaikan kelas maupun kelulusan. Penilaian dapat dilakukan melalui berbagai metode, seperti portofolio, penugasan, tes tertulis, maupun pemanfaatan hasil pembelajaran sebelumnya.

Sebagai pedoman pelaksanaan di lapangan, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi juga telah menyampaikan surat edaran dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kepada seluruh satuan pendidikan, terutama yang berada di wilayah rawan bencana.

Di akhir pernyataannya, Herdiawan mengimbau peran aktif orang tua dalam mengawasi dan mendampingi anak-anak selama musim hujan dan cuaca ekstrem, terutama saat berangkat dan pulang sekolah.

“Kami meminta orang tua turut memantau dan mendampingi anak-anaknya agar keselamatan mereka tetap terjaga,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.