Wartain.com – Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 jadi momentum DPRD Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmen mendorong kualitas pendidikan yang inklusif dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.” Tema tersebut jadi ajakan terbuka agar semua elemen terlibat aktif memajukan dunia pendidikan.
DPRD menyebut partisipasi semesta mencakup pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, dunia usaha, hingga lingkungan sekitar. Pendidikan tidak bisa dibebankan pada sekolah saja, melainkan jadi tanggung jawab bersama.
Dalam pernyataannya, DPRD Kabupaten Sukabumi menekankan pendidikan bukan sekadar transfer ilmu. Lebih dari itu, pendidikan adalah fondasi utama membentuk karakter, memperkuat nilai moral, dan mencetak generasi unggul berdaya saing.
“Di balik setiap langkah kecil dalam dunia pendidikan, terdapat masa depan besar yang sedang dibentuk. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi semua pihak agar setiap anak mendapatkan hak pendidikan yang layak,” tulis DPRD.
DPRD menyoroti masih adanya kesenjangan akses pendidikan, terutama di wilayah pelosok. Pemerataan guru, sarana prasarana, dan infrastruktur digital harus jadi prioritas agar tidak ada anak Sukabumi tertinggal.
Lebih jauh, DPRD mengajak masyarakat memperkuat peran masing-masing dalam ekosistem pendidikan. Orang tua sebagai madrasah pertama, guru sebagai teladan, dan pemerintah daerah sebagai fasilitator kebijakan yang berpihak.
Semangat itu sejalan dengan filosofi Ki Hajar Dewantara: _Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tutwuri Handayani_. Artinya, setiap individu punya peran penting membangun dan mendukung pendidikan.
DPRD juga mendorong penguatan pendidikan karakter di tengah derasnya arus digital. Kecakapan teknologi harus dibarengi akhlak mulia agar generasi muda tidak kehilangan arah di era disrupsi.
Dengan kolaborasi lintas sektor, DPRD optimistis target pendidikan bermutu untuk semua bisa tercapai. Sekolah aman, guru sejahtera, kurikulum relevan, dan peserta didik berkarakter jadi indikator utama.
Momentum Hardiknas 2026 diharapkan jadi pemantik gerakan bersama. Dari ruang kelas hingga ruang keluarga, semua bergerak agar tidak ada anak di Sukabumi yang kehilangan hak belajarnya.
DPRD Kabupaten Sukabumi yakin, dengan semangat kebersamaan, cita-cita melahirkan generasi cerdas, tangguh, dan berakhlak mulia dapat terwujud demi Sukabumi yang lebih maju dan mubarokah.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Intan)
