26.7 C
Jakarta
Minggu, Juni 28, 2026

Latest Posts

Jembatan Cipamuruyan: “Jalan Mulus, Waktu Hemat” untuk Warga Cibadak & Bogor-Sukabumi

Wartain.com – Bayangkan lewat jalur Bogor–Sukabumi tanpa was-was di tikungan tajam. Mulai Sabtu 27/6/2026, itu bukan angan lagi. BBPJN DKI Jakarta–Jawa Barat resmi membuka Jembatan Cipamuruyan di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Suasana “deg-degan” pengendara berubah jadi lega.

Jembatan lama yang dulu “ngumpet” di tikungan dengan geometri kurang pas akhirnya dipensiunkan. Tempat itu langganan macet dan rawan kecelakaan. Kini posisinya diganti jembatan baru yang lebih lurus, lebih lebar, lebih aman.

Muhammad Maulana, Kasatker PJN Wilayah II Jabar, menyebut ini bukti nyata Kementerian PU hadir. “Kami ingin jalan nasional bukan cuma mulus, tapi juga menyelamatkan nyawa. Cipamuruyan kami fungsikan agar konektivitas Bogor–Sukabumi naik kelas,” ujarnya.

Hitungannya simpel: jalan lebih lurus dan arus lebih lancar. Mobil besar, truk logistik, sampai motor pelajar kini bisa lewat tanpa ngerem mendadak. Efeknya, waktu tempuh terpangkas dan risiko kecelakaan turun.

Secara teknis jembatan ini kokoh. Panjang 61,2 meter, lebar hampir 10 meter, satu bentang tanpa pilar tengah. Struktur atas pakai steel box girder serta pelat beton, lapis aspal, pot bearing, railing pengaman, trotoar, sampai expansion joint tipe strip seal.

Bagian bawahnya ditopang dua abutmen dengan pondasi bored pile. Artinya, jembatan siap menahan beban berat kendaraan logistik yang tiap hari hilir-mudik di koridor ekonomi Sukabumi.

Proses bangunnya cepat tapi disiplin. 150 hari kalender, Desember 2025 sampai Mei 2026. Selama itu BBPJN atur lalu lintas buka-tutup supaya warga tetap bisa lewat. Tidak ada cerita “jalan mati total” berbulan-bulan.

Manfaatnya langsung terasa di lapangan. Distribusi barang ke pasar, akses ke kawasan industri, sekolah, sampai destinasi wisata jadi lebih lancar. Jembatan ini ibarat “pipa besar” baru untuk aliran ekonomi warga Sukabumi.

BBPJN juga tidak lepas tangan setelah gunting pita. Tim akan rutin pantau dan evaluasi kondisi jembatan serta ruas jalan nasional. Tujuannya satu: infrastruktur harus awet, aman, dan berkelanjutan.

Cerita warga paling jujur. Indah, pelajar yang tiap hari lewat sini, bilang trotoar baru bikin pejalan kaki lebih aman. “Dulu mepet kendaraan, sekarang lega. Macet juga berkurang banget,” ceritanya sambil senyum.

Samsul, warga Cibadak, merasakan hal sama. Jarak 5 km ke pasar yang dulu makan waktu lama, kini lebih cepat. “Enak buat jalan kaki juga. Trotoarnya bagus. Rasanya beda jauh,” ucapnya.

Jembatan Cipamuruyan bukan sekadar beton dan baja. Ini simbol perubahan: dari titik blackspot jadi jalur harapan. Ketika infrastruktur beres, roda ekonomi muter, anak sekolah aman, dan waktu warga lebih berharga.

Jadi, kalau minggu ini kamu lewat Cibadak, coba rasakan bedanya. Lebih cepat berapa menit perjalanan kamu sekarang? (**)

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.