Wartain.com || Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Sukabumi, Mubtadi Latip, menghadiri audiensi bersama masyarakat Jampang yang menyoroti kerusakan jalan serta maraknya kendaraan over dimension over load (ODOL) di ruas Cikembang hingga Kiara Dua.
Dalam kesempatan tersebut, Mubtadi Latip mengapresiasi penyampaian aspirasi yang disampaikan oleh Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (JTM).
Menurutnya, aspirasi tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong perbaikan infrastruktur dan penegakan aturan lalu lintas.
“Aspirasi yang disampaikan JTM sangat baik, khususnya terkait permasalahan ODOL di ruas jalan antara Cikembang sampai Kiara Dua,” ujarnya.
Audiensi tersebut turut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, baik dari tingkat provinsi maupun daerah, termasuk perwakilan Dinas Perhubungan dan instansi terkait lainnya. Pertemuan ini menghasilkan sejumlah kesepakatan sebagai bentuk sinergi antar stakeholder dalam upaya perbaikan jalan.
“Alhamdulillah, sudah ada beberapa kesepakatan. Artinya, ada saling pengertian antara semua pihak dalam rangka pembangunan dan perbaikan jalan di ruas Cikembar hingga Kiara Dua,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil langkah sesuai kewenangan untuk membantu masyarakat, terutama dalam menindak kendaraan yang berpotensi merusak jalan.
“Tuntutan masyarakat jelas, yakni agar kendaraan yang berpotensi merusak jalan tidak lagi melintas. Dengan begitu, jalan akan lebih panjang dan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, Dinas Perhubungan juga akan meningkatkan pengawasan serta memberikan peringatan kepada para pelanggar, termasuk perusahaan yang menggunakan ruas jalan tersebut.
“Kami akan memberikan teguran kepada para pelanggar, khususnya perusahaan yang beroperasi di sepanjang ruas jalan ini agar menyesuaikan dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga kondisi jalan dan menjalankan peran sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing, guna menciptakan infrastruktur yang lebih baik dan berkelanjutan.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Intan)
