Wartain.com – Situasi di kawasan Jalan Veteran, Desa Cisaat, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, sempat memanas seusai pertandingan Semifinal Piala Presiden 2026 pada Selasa (4/8/2026) malam. Rombongan pendukung Persib Bandung dan Persija Jakarta yang melintas usai menggelar nonton bareng (nobar) terlibat adu mulut sekitar pukul 19.00 WIB di depan kompleks Sekolah Yasti.
Ketegangan dipicu saat kedua kelompok suporter berpapasan di lokasi. Meski sempat memancing suasana panas, insiden tersebut berhasil dikendalikan sehingga tidak berkembang menjadi bentrokan fisik.
Momen itu terekam dalam video warga yang kemudian beredar luas di media sosial. Dalam rekaman terlihat kedua kubu saling melontarkan teriakan bernada provokatif. Video lain juga memperlihatkan beberapa sepeda motor tergeletak di jalan, meski penyebabnya belum dapat dipastikan.
Kasi Humas Polres Sukabumi Kota Ipda Ade Ruli membenarkan adanya gesekan antarsuporter setelah kegiatan nobar semifinal berlangsung. Ia mengatakan situasi dapat segera dikendalikan berkat respons cepat warga bersama anggota Polsek Cisaat yang sedang berpatroli di sekitar lokasi.
“Memang terjadi gesekan antarsuporter pasca-nobar Semifinal Piala Presiden 2026. Namun tidak sampai terjadi bentrok fisik karena langsung dicegah dan diimbau oleh warga setempat bersama anggota Polsek Cisaat yang sedang melaksanakan patroli,” ujar Ade, Rabu (5/8/2026).
Saat kejadian berlangsung, personel Polsek Cisaat dengan kendaraan patroli 5309 C dan 5309 B sedang melintasi Jalan Veteran. Mengetahui adanya kerumunan dan ketegangan di depan Sekolah Yasti, petugas yang terdiri atas Panit Reskrim, Panit Intelkam, Ka SPKT, serta Bhabinkamtibmas Desa Cisaat segera turun melakukan pengamanan dan memisahkan kedua kelompok.
Petugas kemudian memberikan imbauan melalui pengeras suara agar seluruh peserta konvoi membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Seluruh rombongan konvoi diminta meninggalkan lokasi dan pulang. Setelah itu massa membubarkan diri menuju Jalur Lingkar Selatan,” kata Ade.
Sebagai langkah antisipasi, aparat kepolisian tetap mengawal pergerakan rombongan suporter hingga melintasi Jalur Lingkar Selatan guna mencegah munculnya gesekan lanjutan.
Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk warga sekitar dan seorang purnawirawan Polri yang berada di lokasi saat insiden terjadi. Dari hasil pendataan sementara, tidak ditemukan korban jiwa maupun kerusakan berarti akibat peristiwa tersebut.***(RAF)
Editor : Aab Abdul Malik
