26.7 C
Jakarta
Senin, September 21, 2026

Latest Posts

Pemkot Sukabumi Gandeng Pengusaha Muda Dorong Investasi dan Kawasan Industri

Wartain.com – Pemerintah Kota Sukabumi membuka ruang kolaborasi lebih luas dengan kalangan pengusaha muda untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengembangan investasi di daerah.

Komitmen tersebut mengemuka saat Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki bertemu dengan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Sukabumi Gifarry Shadira Putra bersama jajaran pengurus periode 2026–2029, Sabtu (19/9/2026) petang.

Dalam pertemuan tersebut, Ayep menyampaikan bahwa pemerintah daerah dan dunia usaha perlu berjalan beriringan dalam membangun perekonomian Kota Sukabumi. Salah satu peluang yang turut dibahas adalah pengembangan kawasan industri.

“Alhamdulillah hari ini bertemu dengan Ketua HIPMI bersama jajarannya. HIPMI memiliki visi dan misi yang sama dengan Pemkot Sukabumi, yaitu bagaimana kita akan membangun Kota Sukabumi dan mudah-mudahan membangun kawasan industri,” kata Ayep.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Peran masyarakat, termasuk pengusaha muda, diperlukan untuk menciptakan aktivitas ekonomi baru sekaligus memperluas peluang usaha dan investasi.

Ayep juga menekankan pentingnya menciptakan kemudahan bagi dunia usaha agar pengembangan ekonomi dapat berjalan secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyebut terdapat empat instrumen yang menjadi perhatian Pemkot Sukabumi dalam menggerakkan perekonomian daerah, yakni efektivitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), peningkatan konsumsi masyarakat, masuknya investasi, serta devisa.

“Untuk pembangunan daerah ini ada empat hal yang perlu diperhatikan. Satu, efektivitas APBD, kedua konsumsi terus naik, ketiga investasi masuk ke kota, keempat yaitu devisa. Itulah instrumen untuk memajukan Kota Sukabumi,” ujarnya.

Keempat aspek tersebut dinilai berkaitan dengan aktivitas ekonomi daerah. APBD menjadi instrumen pemerintah dalam menjalankan program pembangunan, sementara konsumsi, investasi, produksi dan perdagangan menjadi bagian dari aktivitas ekonomi yang melibatkan masyarakat serta dunia usaha.

Data BPS Kota Sukabumi dalam publikasi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) menurut pengeluaran juga mencakup sejumlah komponen pembentuk perekonomian daerah, antara lain konsumsi akhir, investasi, serta ekspor dan impor.

Ayep turut mengapresiasi keberadaan HIPMI sebagai wadah para pengusaha muda di Kota Sukabumi. Ia berharap potensi dan energi generasi muda dapat ikut mendorong perkembangan ekonomi daerah.

“Saya bangga dan senang dengan pemuda dan pemudi Kota Sukabumi yang tergabung di dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Kota Sukabumi yang keren-keren,” katanya.

Pertemuan tersebut menjadi salah satu ruang komunikasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha untuk membahas peluang investasi, pengembangan bisnis, serta potensi ekonomi yang dapat dikembangkan di Kota Sukabumi.

Pemkot Sukabumi berharap kolaborasi dengan kalangan pengusaha muda dapat terus diperkuat seiring dengan upaya menciptakan iklim usaha dan investasi yang lebih dinamis.***

Editor: Aab Abdul Malik

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.