26.7 C
Jakarta
Minggu, Agustus 2, 2026

Latest Posts

Lahan Bekas Kebun Jagung Terbakar di Sagaranten, Damkar Berhasil Cegah Api Merambat ke Permukiman

Wartain.com – Kebakaran lahan terjadi di Kampung Cibengang RT 21/07, Desa dan Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Minggu (2/8/2026). Kobaran api yang melalap rumpun bambu serta alang-alang di lahan bekas kebun jagung sempat menimbulkan kepanikan warga karena lokasinya berdekatan dengan permukiman.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui warga yang kemudian segera melaporkannya kepada petugas Pemadam Kebakaran Posko IX Sagaranten. Laporan diterima sekitar pukul 10.08 WIB, dan petugas langsung bergerak menuju lokasi. Delapan menit berselang, tepat pukul 10.16 WIB, tim pemadam tiba dan segera melakukan upaya pemadaman.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sagaranten, Jenal, mengatakan kebakaran diduga dipicu oleh api dari pembakaran sampah yang kemudian merambat ke vegetasi kering di sekitar lahan.

“Api membakar rumpun bambu dan alang-alang di lahan bekas kebun jagung. Jaraknya yang hanya sekitar 50 meter dari rumah warga sempat menimbulkan kekhawatiran api akan menjalar ke permukiman. Berkat respons cepat petugas Damkar, kebakaran berhasil dikendalikan sebelum meluas,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pendataan, luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 200 meter persegi dari total lahan seluas 800 meter persegi. Dalam proses pemadaman, satu unit mobil pemadam dari Posko IX Sagaranten diterjunkan ke lokasi dengan memanfaatkan pasokan air dari Sungai Karajeun. Seluruh proses pemadaman berlangsung sekitar 24 menit hingga api berhasil dipadamkan.

Jenal memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Selain itu, rumah-rumah warga di sekitar lokasi juga tidak terdampak karena api berhasil dipadamkan sebelum merambat lebih jauh.

Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dengan tidak melakukan pembakaran sampah maupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di area terbuka.

“Pada musim kemarau, rumput dan semak dalam kondisi sangat kering sehingga api mudah menyebar. Karena itu, hindari membakar sampah sembarangan agar tidak memicu kebakaran yang dapat mengancam permukiman maupun lahan di sekitarnya,” pungkasnya.***

Editor : Aab Abdul Malik

(Intan)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.