26.7 C
Jakarta
Rabu, Juni 10, 2026

Latest Posts

Lailatul Qadar: Malam yang Penuh dengan Keajaiban dan Kebijaksanaan

Oleh : Dzikri Nur/ Pengamat Sosial Keagamaan

Wartain.com || Lailatul Qadar adalah malam yang sangat mulia dan berharga dalam Islam. Malam ini dipercaya sebagai malam ketika Al-Qur’an pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Namun, apa makna dan arti Lailatul Qadar secara hakikat dan marifat?

Makna Lailatul Qadar Secara Hakikat

Secara hakikat, Lailatul Qadar adalah malam yang penuh dengan keajaiban dan keberkahan. Malam ini dipercaya sebagai malam ketika Allah SWT menurunkan rahmat dan ampun-Nya kepada hamba-hamba-Nya. Dalam Al-Qur’an, disebutkan bahwa Lailatul Qadar adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan (QS. Al-Qadar: 3-4).

Makna Lailatul Qadar Secara Marifat

Secara marifat, Lailatul Qadar adalah malam yang penuh dengan iluminasi dan kebijaksanaan. Malam ini dipercaya sebagai malam ketika hamba-hamba Allah SWT dapat menerima ilham dan kebijaksanaan langsung dari-Nya. Dalam hadits, disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW menerima wahyu Al-Qur’an pada malam Lailatul Qadar (HR. Bukhari).

Pengalaman Para Waliyullah

Para Waliyullah telah mengalami keajaiban dan keberkahan pada malam Lailatul Qadar. Berikut beberapa contoh:

– Imam Al-Ghazali mengalami Lailatul Qadar sebagai malam yang penuh dengan keajaiban dan keberkahan. Beliau menyatakan bahwa pada malam itu, hatinya menjadi terang dan jernih, serta merasa dekat dengan Allah SWT. Beliau juga menyatakan bahwa pada malam itu, dia menerima ilham untuk menulis kitab “Ihya’ Ulumuddin”.

– Imam Ibn Arabi mengalami Lailatul Qadar sebagai malam yang penuh dengan iluminasi dan kebijaksanaan. Beliau menyatakan bahwa pada malam itu, dia menerima ilham dan kebijaksanaan langsung dari Allah SWT. Beliau juga menyatakan bahwa pada malam itu, dia menulis kitab “Fusus Al-Hikam”.

– Syekh Abdul Qadir Jilani mengalami Lailatul Qadar sebagai malam yang penuh dengan kekuatan dan keberkahan. Beliau menyatakan bahwa pada malam itu, dia merasa dekat dengan Allah SWT dan menerima kekuatan untuk melakukan kebaikan dan kebajikan. Beliau juga menyatakan bahwa pada malam itu, dia menerima ilham untuk menulis kitab “Al-Fath Ar-Rabbani”.

Kesimpulan

Lailatul Qadar adalah malam yang sangat mulia dan berharga dalam Islam. Secara hakikat, malam ini dipercaya sebagai malam ketika Allah SWT menurunkan rahmat dan ampun-Nya kepada hamba-hamba-Nya. Secara marifat, malam ini dipercaya sebagai malam ketika hamba-hamba Allah SWT dapat menerima ilham dan kebijaksanaan langsung dari-Nya.

Para Waliyullah telah mengalami keajaiban dan keberkahan pada malam Lailatul Qadar, dan kita dapat belajar dari pengalaman mereka untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita.***

Foto : Istimewa

Editor : Aab Abdul Malik

(Dul)

Latest Posts

spot_imgspot_img

Don't Miss

Stay in touch

To be updated with all the latest news, offers and special announcements.