Wartain.com || Real Madrid harus pulang dengan tangan hampa setelah dipaksa menyerah oleh tuan rumah Mallorca dalam lanjutan La Liga Spanyol, Sabtu (4/4/2026) malam WIB. Bertanding di Stadion Mallorca Son Moix, skuad asuhan Alvaro Arbeloa kalah dramatis dengan skor 1-2.
Kekalahan ini membuat langkah Los Blancos untuk mengejar takhta juara semakin berat. Madrid tertahan di peringkat kedua klasemen dengan koleksi 69 poin. Sebaliknya, bagi Mallorca, tambahan tiga poin ini sangat krusial untuk membawa mereka keluar dari zona degradasi dan naik ke peringkat ke-17 dengan 31 poin.
Sejak awal laga, Real Madrid langsung memegang kendali permainan dan menunjukkan ambisi besar untuk meraih poin penuh. Namun, kokohnya pertahanan Los Piratas yang dipasang oleh pelatih Martin Demichelis membuat lini serang Madrid frustrasi.
Beberapa peluang tercipta melalui Aurelien Tchouameni yang melepaskan tembakan namun bola masih melambung jauh. Pemain muda Arda Guler juga sempat mengancam, tetapi tendangannya masih terlalu lemah sehingga mudah diamankan oleh kiper Mallorca, Roman.
Mallorca yang bermain lebih menunggu justru mampu mencuri keunggulan di babak pertama. Berawal dari umpan silang akurat Pablo Maffeo, Manu Morlanes yang muncul dari lini kedua berhasil mengontrol bola tanpa kawalan berarti sebelum melepaskan sepakan yang menaklukkan Andriy Lunin. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Drama Menit Akhir di Son Moix
Memasuki babak kedua, Madrid terus menggempur pertahanan tuan rumah. Kematangan strategi bertahan anak asuh Demichelis sempat membuat El Real kesulitan mencari celah. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-88 melalui situasi bola mati.
Bek sayap Trent Alexander-Arnold melepaskan umpan sepak pojok melengkung yang disambut dengan sundulan tajam oleh Eder Militao. Roman yang tampil gemilang sepanjang laga tak mampu membendung bola, dan skor pun berubah menjadi imbang 1-1.
Namun, kegembiraan pemain Madrid hanya bertahan sejenak. Tepat pada menit pertama masa injury time (90+1′), Mallorca kembali mengejutkan publik. Melalui skema serangan yang dibangun Mateo Joseph Fernandez, Vedat Muriqi berhasil menyontek bola masuk ke gawang Lunin. Skor 2-1 untuk keunggulan Mallorca bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Kemenangan ini menjadi bukti efektivitas permainan Mallorca yang mampu tampil disiplin dan kompak di bawah tekanan tim bertabur bintang. Gembok pertahanan yang rapi menjadi kunci keberhasilan mereka membungkam serangan bertubi-tubi dari Madrid.
Bagi Real Madrid, kekalahan ini menjadi sinyal waspada dalam perburuan gelar juara La Liga. Dengan sisa pertandingan yang ada, mereka tidak boleh lagi tergelincir jika ingin tetap menempel ketat pemuncak klasemen. Sementara itu, Mallorca kini memiliki modal kepercayaan diri tinggi untuk menjauh dari ancaman degradasi di sisa musim.***
Editor : Aab Abdul Malik
(Sule)
